Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS RISIKO TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE Felia Fitri; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fvr0g432

Abstract

Sejak epidemi COVID-19 memaksa banyak sekolah untuk mengadopsi pembelajaran jarak jauh, pendidikan daring telah berkembang dengan pesat. Meskipun memberikan lebih banyak fleksibilitas dan akses, pembelajaran daring bukannya tanpa bahaya yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Analisis risiko yang komprehensif harus dilakukan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan manajemen dan pengambil keputusan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring. Ada berbagai potensi masalah dengan pendidikan daring, menurut penelitian sebelumnya. Ini termasuk masalah teknologi seperti koneksi yang lambat dan teknologi yang ketinggalan zaman, serta masalah yang lebih pribadi seperti kurangnya minat siswa, ketidakmampuan guru untuk berkomunikasi secara efektif satu sama lain, dan masalah kesehatan emosional dan mental siswa seperti stres dan kecemasan yang disebabkan oleh perasaan sendirian di kelas. Jika kita ingin pembelajaran daring memiliki efek buruk seminimal mungkin dan efek positif sebanyak mungkin, kita memerlukan langkah-langkah manajemen risiko yang baik, menurut penelitian tersebut. Penelitian studi ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia dan kesiapan teknologi merupakan penyebab utama risiko. Meskipun kendala teknologi merupakan kendala paling umum dalam penerapan kursus daring, latar belakang psikologis dan sosial siswa juga berperan dalam menentukan tingkat keterlibatan dan kinerja mereka. Untuk mengurangi dampak potensi hasil negatif, sekolah perlu meningkatkan infrastruktur teknis, menyediakan lebih banyak kesempatan pengembangan profesional bagi para pendidik, dan menerapkan pendekatan pendidikan yang lebih kolaboratif dan partisipatif yang memenuhi kebutuhan sosial dan emosional siswa
Analisis Risiko dalam Penyelenggaraan Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Tiara Cordelia; Merika Setiawati; Irsyad
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.784

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai risiko yang mungkin timbul selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menghadapi risiko multidimensi yang mencakup ranah operasional, kesehatan, dan digital. Risiko operasional meliputi fasilitas yang tidak memadai, kesiapan guru, dan inefisiensi penjadwalan. Risiko kesehatan telah meningkat secara signifikan sejak pandemi COVID-19, yang mengharuskan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan adaptasi pembelajaran hibrida. Sementara itu, risiko digital meliputi masalah keamanan siber, privasi data siswa, dan keterbatasan kompetensi guru dalam teknologi pendidikan (Mariani & Wijayanti, 2022).
Strategi Manajemen Risiko pada Kegiatan Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Putri Utami, Anggun Ramadhani; Irsyad; Setiawati, Merika
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to provide solutions or strategies to address obstacles in online courage-based learning activities in elementary schools based on the implementation of risk management. In today's era, the use of technology is increasingly developing, one example of which can be implemented in the educational realm. Online learning has become popular since the Covid-19 pandemic, and it is still implemented in several schools. It is not uncommon for elementary schools (SD) in Indonesia to still use the courage method in the teaching and learning process. Implementing courage-based teaching and learning activities inevitably faces many risks and challenges, both from the students themselves, teachers, and parents. These risks can include technical and psychological challenges, participation issues, and data security issues. Therefore, courage-based learning activities involve many parties. This research collected literature data, mostly obtained from journal articles.
Analisis Risiko dalam Pengambilan Keputusan Administratif di Sekolah Elshi Aidira, Della; Irsyad; Setiawati, Merika
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the importance of applying risk analysis to the administrative decision-making process in educational institutions. In education, every managerial decision carries potential risks that can impact service quality, resource efficiency, and the sustainability of school activities. Through a risk analysis approach, decision-makers can assess the likelihood and impact of an event, thus making policies more accurate, measurable, and problem-prevention oriented.
STUDI LITERATUR: PERAN MANAJEMEN RISIKO DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Emilsa Fitriana; Irsyad; Merika Setiawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5fq15f25

Abstract

Manajemen risiko merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan modern karena berbagai bentuk ketidakpastian dapat menghambat pencapaian tujuan pembelajaran dan menurunkan mutu layanan pendidikan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran manajemen risiko dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui studi literatur terhadap berbagai sumber teori, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen akademik yang relevan. Kajian menunjukkan bahwa risiko dalam pendidikan bersifat multidimensi, meliputi risiko operasional, keuangan, kesehatan, teknologi, sosial, reputasi, sumber daya manusia, kurikulum, dan risiko strategis yang semuanya dapat berdampak signifikan terhadap efektivitas proses belajar-mengajar. Melalui penerapan tahapan manajemen risiko identifikasi, analisis, mitigasi, serta pemantauan berkelanjutan. sekolah mampu meminimalkan gangguan, meningkatkan kesiapan pembelajaran, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Hasil kajian menegaskan bahwa integrasi manajemen risiko dalam tata kelola sekolah tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga strategis karena berkaitan langsung dengan penguatan tata kelola, peningkatan stabilitas operasional, serta pencapaian hasil belajar siswa yang lebih optimal. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko perlu menjadi bagian dari kebijakan pendidikan dan praktik manajerial sekolah agar kualitas pendidikan dapat terjaga sekaligus meningkat secara berkelanjutan.
ANALISIS DAMPAK DAN PENGENDALIAN RISIKO BENACANA ALAM TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN SISWA DI SEKOLAH Difa Tri Rahmadhani; Irsyad; Merika Setiawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/q0r89n85

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi akibat kondisi geografis dan geologisnya. Berbagai jenis bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan letusan gunung api kerap menimbulkan dampak signifikan terhadap sektor pendidikan, khususnya pada keberlangsungan proses pembelajaran di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak risiko bencana alam terhadap proses pembelajaran siswa serta mengkaji strategi pengendalian risiko bencana yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa bencana alam berdampak pada aspek akademik, psikologis, dan sosial siswa, yang ditandai dengan terjadinya learning loss, menurunnya motivasi belajar, serta munculnya trauma psikologis. Pengendalian risiko bencana dapat dilakukan melalui penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), integrasi pendidikan pengurangan risiko bencana dalam kurikulum, penguatan kepemimpinan sekolah, serta penyediaan dukungan psikososial pascabencana. Pengelolaan risiko bencana yang komprehensif diharapkan mampu menjamin keberlanjutan pembelajaran dan meningkatkan ketangguhan sekolah terhadap bencana.
PERAN IDENTIFIKASI RESIKO DALAM PENGELOLAAN SEKOLAH Salma Shafira; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/zrwg2m72

Abstract

Artikel ini menelaah peran identifikasi risiko dalam pengelolaan sekolah melalui pendekatan studi literatur. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana identifikasi risiko dapat mendukung efektivitas pengelolaan sekolah, baik dari aspek akademik maupun non akademik. Metode yang digunakan adalah telaah literatur terhadap artikel dan dokumen terkait manajemen risiko di lembaga pendidikan. Hasil telaah menunjukkan bahwa identifikasi risiko berperan penting dalam mendeteksi potensi masalah sejak dini, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, mendorong tindakan proaktif, serta membangun budaya kewaspadaan dan kolaborasi di lingkungan sekolah. Proses ini mencakup pemantauan terhadap absensi, motivasi belajar, kualitas evaluasi, fasilitas sekolah, keamanan, serta tata kelola administrasi dan keuangan. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan terbukti memperkuat ketepatan identifikasi dan mendukung mitigasi risiko secara berkesinambungan. Identifikasi risiko bukan hanya kegiatan administratif, tetapi merupakan instrumen strategis yang mampu meningkatkan kesiapsiagaan, keberlanjutan kualitas pendidikan, dan keselamatan seluruh warga sekolah. Temuan ini menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan untuk merancang sistem identifikasi risiko yang komprehensif dan adaptif.
MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI DALAM IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN (AI) PADA PERUSAHAAN MODERN Dwi Rahmiyana Febriana; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f0r9g042

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah berdampak signifikan terhadap perusahaan modern dengan meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga menimbulkan berbagai risiko teknologi yang memerlukan manajemen yang tepat. Studi ini menganalisis risiko yang muncul dalam implementasi AI, termasuk bias algoritmik dan kerentanan keamanan siber. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko teknologi, termasuk tata kelola AI, audit algoritmik, model transparansi, dan penguatan keamanan data, merupakan langkah krusial untuk memastikan implementasi AI yang aman dan bertanggung jawab. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan seperti pengembang, manajer risiko, regulator, dan pengguna akhir dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. Temuan studi juga menegaskan perlunya organisasi menerapkan pendekatan proaktif melalui kepatuhan terhadap standar internasional serta evaluasi etis secara berkala guna mengurangi dampak negatif dan meningkatkan akurasi sistem. Dengan mengintegrasikan strategi mitigasi risiko secara komprehensif, perusahaan dapat mengoptimalkan manfaat AI sekaligus menjaga kepercayaan pengguna, meningkatkan ketahanan digital, dan memperkuat daya saing bisnis di era teknologi yang semakin kompleks.
PENGARUH PENILAIAN RISIKO TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN SEKOLAH Wardah Qoniah Salsabila; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/t8r1ec58

Abstract

Penilaian risiko merupakan salah satu komponen penting dalam manajemen modern yang berfungsi untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi, termasuk di lingkungan pendidikan. Dalam konteks sekolah, penilaian risiko membantu pihak manajemen dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang dapat menghambat pelaksanaan program pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya, perubahan kebijakan, maupun gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian risiko terhadap efektivitas manajemen sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan standar manajemen risiko internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan penilaian risiko secara sistematis mampu meningkatkan efektivitas manajemen sekolah, terutama dalam aspek perencanaan, pengambilan keputusan, pengawasan, dan evaluasi program. Sekolah yang menerapkan penilaian risiko memiliki kemampuan lebih baik dalam mengantisipasi potensi hambatan serta merespons perubahan lingkungan pendidikan secara adaptif. Dengan demikian, penilaian risiko berperan signifikan dalam menciptakan tata kelola sekolah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
STRATEGI PENGENDALIAN RISIKO DALAM MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF Zahra Aksell Vahrezy; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ker8eh20

Abstract

Manajemen sekolah merupakan suatu proses yang kompleks dan dinamis karena melibatkan berbagai komponen, seperti sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembiayaan, serta hubungan dengan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, sekolah tidak terlepas dari berbagai potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan. Risiko tersebut dapat bersumber dari faktor internal, seperti kesalahan pengambilan keputusan, lemahnya sistem pengawasan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya disiplin kerja; maupun faktor eksternal, seperti perubahan kebijakan pemerintah, kondisi sosial ekonomi, serta bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian risiko yang efektif dalam manajemen sekolah agar kegiatan pendidikan berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah tentang manajemen risiko di lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pengendalian risiko di sekolah meliputi empat tahapan penting, yaitu identifikasi dan analisis risiko, perencanaan strategi pengendalian, implementasi kebijakan mitigasi, serta evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan. Kepala sekolah memiliki peran utama dalam mengoordinasikan seluruh elemen sekolah, membangun komunikasi yang efektif, dan menciptakan budaya partisipatif dalam pengelolaan risiko. Melalui penerapan strategi pengendalian risiko yang sistematis dan terukur, sekolah dapat meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjamin mutu layanan pendidikan yang berkelanjutan.