Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY DALAM PEMBELAJARAN RENANG BAGI SISWA SD Vera Septi Sistiasih; Sri Sumartiningsih; Hadi; Satrio Sakti Rumpoko; Muchhamad Sholeh
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.5814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran renang bagi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode survei dengan melibatkan 60 siswa kelas III dan IV di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta pada bulan Januari 2025. Instrumen penelitian berupa angket kebutuhan media pembelajaran yang mencakup aspek pemahaman konsep, kemudahan penggunaan, motivasi belajar, keamanan, dan kesiapan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki minat dan kebutuhan yang tinggi terhadap penggunaan media AR dalam pembelajaran renang, dengan skor rata-rata pemahaman materi sebesar 3,95 dan tingkat kepuasan siswa 4,05 dalam kategori tinggi. AR juga terbukti meningkatkan motivasi belajar dengan skor 4,20 dalam kategori sangat tinggi. Namun, aspek kemudahan penggunaan dan keamanan masih memerlukan perhatian, masing-masing dengan skor 3,75 dan 3,40. Selain itu, kesiapan guru dalam mengoperasikan AR memperoleh skor rata-rata 3,30, sehingga diperlukan pelatihan dan pendampingan sebelum implementasi. Secara keseluruhan, media AR memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran renang pada siswa sekolah dasar, terutama dalam membantu memahami teknik gerakan dasar secara visual dan interaktif.
Exploring the Role of Recreational Sports in Improving the Quality of Life in South Jakarta: A Multigenerational Study Dameria, Franciska Dina; Setiakarnawijaya, Yasep; Ilham; Hadi; Ishak, Asmadi Bin
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol. 8 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v8n2.p118-127

Abstract

Purpose: This study aims to examine the role of recreational sports in improving the quality of life among urban residents in South Jakarta through a multigenerational perspective. It seeks to understand how participation in non-competitive physical activities contributes to physical health, psychological well-being, social connection, and spiritual fulfillment across different age groups. Materials and Methods: The research employed a qualitative exploratory–descriptive approach to capture participants’ lived experiences and personal meanings of recreational sport. Twenty respondents representing four generations: Generation Z, Millennials, Generation X, and Baby Boomers, were purposively selected. Data were gathered through semi-structured interviews and short field observations focusing on activity type, motivation, perceived benefits, intergenerational interactions, and participation barriers. Thematic analysis was used to identify recurring patterns, similarities, and differences among generations. Data validity was strengthened through triangulation, participant verification, and reflective analysis. Result: The study revealed that recreational activities such as walking, gymnastics, yoga, and futsal significantly enhance physical fitness, emotional balance, and social relationships. Participants viewed these activities as opportunities for relaxation, stress relief, and self-expression. Intergenerational engagement fostered empathy and social cohesion, while some respondents associated recreational sport with spiritual awareness and gratitude. However, constraints such as limited open spaces, uneven access to facilities, and safety concerns remained significant challenges. Conclusion: Recreational sport serves as a multidimensional avenue for promoting health, emotional resilience, and intergenerational harmony. Integrating inclusive and accessible recreational programs into urban planning is essential for building healthier, more connected, and sustainable communities.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN DAN KEMANDIRIAN LANSIA DI POSYANDU KELUARGA DI DESA BENTEK KECAMATAN GANGGA Hadi; Febriati Astuti; Sukardin; Rohmiati
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/gzndn043

Abstract

Pendahuluan: Posyandu Keluarga adalah bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang dirancang untuk meningkatkan derajat kesehatan pada seluruh tahapan kehidupan, termasuk kelompok lansia. Keberhasilan kegiatan Posyandu Keluarga sangat ditentukan oleh tingkat keaktifan dan kemandirian lansia dalam berpartisipasi pada berbagai aktivitas yang disediakan, seperti pemeriksaan kesehatan berkala, senam lansia, dan kegiatan penyuluhan kesehatan. Lansia yang mampu berperan aktif dan mandiri umumnya memiliki kondisi kesehatan yang lebih optimal serta dapat mempertahankan peran sosialnya di lingkungan masyarakat. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan dan kemandirian lansia posyandu keluarga di Desa Bentek. Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden didapatkan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Hasil dari kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Dukungan keluarga kategori kurang sebanyak 61 responden (72,6%) ditunjukkan dengan kurangnya penghargaan yang diberikan kepada lansia, keaktifan kategori tidak aktif sebanyak 40 responden (47,6%) ditunjukkan dengan lansia tidak mengikuti olahraga seperti senam lansia, tidak mengikuti pendidikan kesehatan, pemeriksaan secara berkala, kemandirian kategori tidak mandiri sebanyak 67 responden (79,8%) ditunjukkan dengan tidak dapat melakukan aktivitas berat seperti naik turun tangga. Uji analisa data menunjukkan p value 0,003< 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia datang ke posyandu keluarga dengan kemandirian lansia di Desa Bentek.
DAMPAK KOMUNIKASI SBAR (SITUATION, BACKGROUND, ASSESMENT, RECOMMENDATION) PADA KUALITAS HANDOVER DI RUANG HCU (HIGH CARE UNIT) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Nirma Ayu Sari; Hadi; Febriati Astuti; Ageng Abdi Putra; Ni Nyoman Santi Tri Ulandari
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/czz6a906

Abstract

Pendahuluan : Komunikasi efektif dalam proses handover sangat penting untuk memastikan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan. Metode SBAR (Situation, Background, Assesment, Recommendation) telah digunakan sebagai standar dalam berbagai bidang kesehatan. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh komunikasi SBAR (Situation, Background, Assesment, Recommendation) terhadap kualitas handover di Ruang HCU (High Care Unit) Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Metode : kuantitatif dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan observasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 69 orang, dengan perhitungan sampel didapatkan sebanyak 46 perawat sebagai responden. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa dari 46 responden terdapat 93,5% perawat dengan komunikasi efektif, dilihat dari kualitas handover pada tingkat baik sebanyak 44 perawat (95,7%) dengan uji analisa chi square didapatkan p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan : dalam penelitian ini adalah ada pengaruh antara komunikasi SBAR (Situation, Background, Assesment, Recommendation) terhadap kualitas handover di Ruang HCU (High Care Unit) Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Karena penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kerangka pikir untuk pengembangan penelitian lainnya terkait pengaruh pelaksanaan komunikasi SBAR terhadap kualitas handover.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM TATA KELOLA KESELAMATAN LALU LINTAS DI KAWASAN SIMPANG SUNGAI DUREN Ika Maya Sari; Witri; Grace; Muhammad; Hadi; Nailla
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 06 Juni (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah Desa Simpang Sungai Duren dalam tata kelola keselamatan lalu lintas di kawasan simpang empat yang hingga saat ini belum dilengkapi dengan lampu lalu lintas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari perangkat desa, Ketua RT, serta masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan simpang empat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan pelaporan kepada pihak yang berwenang pada awal tahun 2026 sebagai bentuk respon terhadap kondisi simpang yang sangat membahayakan, ditandai dengan kemacetan, kecelakaan, polusi, dan gangguan yang telah berlangsung selama kurang lebih lima tahun. Namun demikian, realisasi konkret berupa pengadaan lampu lalu lintas belum terwujud akibat keterbatasan kewenangan di tingkat desa dan belum adanya kepastian dari instansi yang berwenang.
High-intensity interval training method in karate athletes: Can it improve power, agility, and endurance in the Kumite category? Hadi; Yudhistira, Dewangga
Journal Sport Area Vol 8 No 1 (2023): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(1).10656

Abstract

During a special period, physical exercise for Kumite athletes is targeted at developing the dominant physical condition. Arm muscular power, leg muscle power, agility, and anaerobic endurance are the dominant physical conditions in Kumite. The high-intensity interval training (HIIT) technique of physical exercise is in agreement with the characteristics of the energy system in Kumite. However, there are issues and contradictions in past research on its implementation. As a result, the purpose of this research was to put the HIIT training method to the test to develop muscle power in the arms and legs, agility, and anaerobic endurance in karate athletes in the Kumite category during the special preparatory periodization stage. This study employed an experiment using a one-group pretest-posttest design. The sample included 15 male and female Kumite athletes aged 20–25 years, weighing 50–80 kg, and standing 155–180 cm tall. Standing broad jump, two-handed medicine ball put, agility t-test, and running anaerobic sprint test were the instruments used. Interviews, questionnaires, and field tests were utilized to collect data. The data analysis technique employed descriptive analysis and the Wilcoxon nonparametric test. The overall value of Asymp.sig (2-tailed) was 0.001 to 0.009, according to the study's findings. The HIIT training method was found to have a significant effect on improving arm muscle strength, leg muscle power, agility, and anaerobic endurance in karate athletes in the Kumite category. Research has contributed to the sport of karate in the Kumite category through the application of training programs and models that correspond to the characteristics of the specific periodization. Subsequent research, of course, does not only focus on the special periods because other periods are also important.