Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Potensi Interaksi Obat Pada Peresepan Obat Peroral Pasien Dewasa Rawat Inap Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Komorbiditas Hipertensi Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Yesi, Yesi Susianti; Prawistya Sari, Agnes; Rahardjoputro, Rolando
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v3i2.401

Abstract

Diabetes mellitus termasuk dalam penyakit kronis (menahun) yang diderita pasien selama hidupnya penyakit ini berdampak pada sumber manusia dan melonjaknya biaya kesehatan. Hipertensi termasuk dalam penyakit silent killer karena hampir tidak memiliki gejala awal apabila terdapat gejala sering dianggap sebagai gangguan biasa, dapat mengakibatkan efek yang fatal yaitu kematian. Penyebab diabetes mellitus tipe 2 disertai hipertensi yaitu retensi natrium ginjal yang menyebabkan ekspansi volume, peningkatan resistensi vaskular yang disebabkan karena kurangnya vasodilatasi yang diperantarai nitric oxide dan peningkatan stimulasi simpatetik karena hiperinsulinemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat pada peresepan obat peroral pasien rawat inap diabetes mellitus tipe 2 dengan komorbiditas hipertensi di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan pendekatan depskritif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Data penelitian diambil dari rekam medis pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan komorbiditas hipertensi di instalasi rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2022. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden menunjukkan jenis kelamin yang terbanyak adalah perempuan dibandingkan laki-laki, perempuan sebanyak 61 (61%) sedangkan laki- laki sebanyak 39 (39%). Berdasarkan hasil dari 100 catatan rekam medis pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan komorbiditas hipertensi di instalasi rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2022 terdapat 64% pasien memiliki kriteria mayor sebanyak 0%, moderate sebanyak 64%, minor sebanyak 0% potensi interaksi obat diabetes mellitus tipe 2 dengan komorbiditas hipertensi.
EFEKTIVITAS ANTIBIOTIK EMPIRIS UNTUK PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS DEWASA DI RS X SURAKARTA Rahardjoputro, Rolando; Ernawati, Ernawati; Widyaningrum, Nova Rahma
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 2 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i2.2311

Abstract

Pneumonia komunitas masih menjadi salah satu penyakit infeksi dengan prevalensi tertinggi yang menyebabkan mortalitas dan morbiditas yang signifikan. Pneumonia komunitas memerlukan penanganan yang tepat agar didapatkan luaran klinis yang baik. Berbagai antibiotik empiris baik yang monoterapi maupun kombinasi untuk lini pertama banyak diresepkan oleh dokter kepada pasiennya di rumah sakit. Antibiotik empiris yang tepat akan menghasilkan efektivitas terapi yang baik sehingga evaluasi efektivitas perlu untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antibiotik empiris untuk pasien pneumonia komunitas dewasa di RS X Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain penelitian kohort retrospektif. Pasien dewasa yang rawat inap yang mendapatkan antibiotik untuk pneumonia komunitasnya diinklusikan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas antibiotik monoterapi levofloksasin mempunyai efektivitas tertinggi diantara antibiotik monoterapi seftriakson dan monoterapi azitromisin dimana ketiga antibiotik tersebut adalah antibiotik empiris lini pertama yang paling sering diresepkan oleh dokter.
SOSIALISASI KELAS RAWAT INAP STANDAR JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RSUD KARTINI KARANGANYAR Rizky, Wahyu; Sely Aprianda Syah Putri; Prasetyo, Budi; Rahardjoputro, Rolando; Oktavia, Fania; Putri, Tika Kusuma; Ayu, Ajeng Karisma; Pinto, Sufina; Pinto, Adelina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34214

Abstract

Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional (KRIS-JKN) merupakan kelas pelayanan rawat inap rumah sakit dalam program JKN yang ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan melakukan standarisasi minimal kelas rawat inap JKN melalui 12 kriteria. yang harus dipenuhi oleh rumah sakit, menuju satu kelas, mengutamakan keselamatan pasien dan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), dan dimungkinkan untuk naik kelas bagi peserta selain PBI dengan biaya sendiri, pemberi kerja atau asuransi kesehatan tambahan. Setelah melakukan sosialisasi Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia kepada Mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Program Sarjana Universitas Kusuma Husada Surakarta dan Mahasiswa Universidade Oriental Timor Lorosa'e, mahasiswa dapat mengetahui perbedaan Kelas Rawat Inap Asuransi Kesehatan Standar di Indonesia dan Timor Leste. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan media Zoom Webinar dengan sasaran mahasiswa semester Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Program Sarjana Universitas Kusuma Husada Surakarta dan mahasiswa Universidade Oriental Timor Lorosa'e (Unital) Timor Leste. kegiatan dilakukan pada bulan Mei 2024 dengan menggunakan menggunakan metode tanya jawab dan diskusi. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan ilmu. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa pemberian pengetahuan tentang Kelas Rawat Inap Standar dapat tersampaikan dengan baik kepada mahasiswa.
Gambaran Penggunaan Pengikat Fosfat pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Hemodialisis Sholihah, Inayatush; Santoso, Joko; Rahardjoputro, Rolando
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i2.2473

Abstract

Pasien hemodialisis membutuhkan terapi dengan pengikat fosfat untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas yang berkaitan dengan tingginya kadar fosfat dalam darah. Pengikat fosfat terdiri dari agen berbasis kalsium dan agen bebas kalsium. Penelitian sebelumnya melaporkan adanya efek samping hiperkalemia pada penggunaan pengikat fosfat berbasis kalsium dalam jangka panjang dan efek samping pada sistem gastrointestinal pada penggunaan  sevelamer dan lanthanum karbonat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan pengikat fosfat pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dan analisis kesesuaian dosis berdasarkan formularium. Pengambilan data dilakukan secara prospektif. Subjek penelitian adalah pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di sebuah rumah sakit akademik di kabupaten Sleman, D.I Yogyakarta. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Dari 79 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, sebanyak 49 pasien (62,03%) menggunakan kalsium karbonat, 20 pasien (25,32%) menggunakan sevelamer, 8 pasien (10,13%) menggunakan kalsium asetat, dan 2 pasien (2,53%) menggunakan lanthanum karbonat. Terdapat 3 pasien yang menerima dosis kurang dari standar dosis sevelamer yang direkomendasikan. Sebanyak 1 pasien dengan kadar fosfat 8,30 mg/dl menerima dosis 3x800 mg, sedangkan dosis standar yang direkomendasikan adalah 1200-1600 mg 3x sehari. Sebanyak 2 pasien dengan kadar fosfat 9,50 dan 9,30 mg/dl menerima dosis 3x800 mg, sedangkan dosis standar yang direkomendasikan adalah 1600 mg 3x sehari.
STUDI FARMAKOVIGILANS: POTENSI EFEK SAMPING PADA OBAT ANTIDIABETES ORAL PASIEN GERIATRI DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA DENGAN ALGORITMA NARANJO Luthfiananda, Berliana; Amrullah, Adhi Wardhana; Rahardjoputro, Rolando
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.23811

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Indonesia merupakan negara dengan peringkat ketujuh terbanyak di dunia dengan diabetes melitus. Salah satu populasi yang banyak mengalami diabetes melitus adalah pasien geriatri. Penggunaan obat jangka panjang khususnya pada pasien geriatri memicu munculnya permasalahan terkait obat salah satunya efek samping obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi efek samping yang disebabkan karena penggunaan obat antidiabetes oral. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan rancangan penelitian cohort retrospektif. Sampel dari penelitian ini adalah pasien geriatri rawat inap yang berjumlah 258 sampel yang masuk pada kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian didapatkan pasien dengan ADR berjumlah 45 pasien sebesar 17,44% dari keseluruhan pasien. Berdasarkan Algoritma Naranjo kejadian efek samping penggunaan obat masuk dalam kategori Possible.