Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PHBS RUMAH TANGGA DI DESA KENDAWANGAN KIRI KECAMATAN KENDAWANGAN Sondang Bolon Gultom; Bambang Supraptono; Malik Saepudin; Suharno; Asmadi
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 2 (2025): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i2.445

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku yang menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan PHBS di Desa Kendawangan Kiri, Kecamatan Kendawangan. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi pendidikan, pendapatan, pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan, dan peran kader kesehatan. Desain penelitian ini adalah Study Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. PHBS baik sebanyak 62 responden (62%); pendidikan tinggi 59 responden (59%); pendapatan cukup 45 responden (45%); pengetahuan baik 64 responden (64%); sikap mendukung 59 responden (59%); Peran petugas kesehatan kurang berperan 59 responden (59%); peran kader kesehatan tidak berperan 98 responden (98%). Ada hubungan antara pendidikan (p=0,000); pendapatan (p=0,000); pengetahuan (p=0,000); sikap (p=0,000); dan peran petugas kesehatan (p=0,000); terhadap penerapan PHBS. Tidak ada hubungan peran kader kesehatan (p=0,524 ) terhadap penerapan PHBS.
Political Recruitment of the Prosperous Justice Party in Determining Legislative Candidates for the 2024 Election in Pontianak City Andriani, Vini Olivia; Asmadi; Padilah, Ahirul Habib; Patriani, Ira; Nge, Herri Junius
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 3 (2025) July - September
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i3.518

Abstract

The Prosperous Justice Party (PKS) is one of the parties participating in the 2024 Legislative Election in Pontianak City. Political recruitment, particularly in the recruitment of legislative candidates, is crucial for the party's continued success in participating in the Legislative Election. In its recruitment process, the Articles of Association (AD-ART) serve as the primary foundation for the PKS Party in conducting its political recruitment. This study aims to determine the political recruitment process carried out by the PKS Party in determining its legislative candidates for the 2024 Legislative Election in Pontianak City, and whether it complies with the AD-ART. The research method used in this study is a qualitative descriptive research method. The results of this study indicate that the recruitment process uses an open and closed recruitment system. The open recruitment process carried out by the PKS Party is generally aimed at all Indonesian citizens who have the interest and potential to become legislative candidates without exception. Meanwhile, the closed recruitment process is specifically for cadres who have been fostered and the party structures who then nominate themselves for legislative candidates. In the process of determining its legislative candidates, the PKS Party considers the quality, capacity, potential, and track record of each candidate. Apart from that, in the legislative candidate recruitment process, there was 1 point that was not implemented in accordance with the PKS Party's Articles of Association/Bylaws in its recruitment process.
PROVISION AND REJUVENATION OF LEARNING SUPPORT FACILITIES AT MTs BAITUL MUBAROK, KUBU RAYA REGENCY Asmadi; Sarpawi; Rizal; Iwan Supardi; Helyanto; Rona Ariyansyah; Muhammad Taufik Habibillah Ibnu Ahmad; Rasiwan; Muhammad Abduh; Susi Hariyani
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18812116

Abstract

The limited learning facilities at MTs Baitul Mubarok, including the absence of classroom ceilings, damaged doors, and unfit desks, chairs, and whiteboards, have hindered comfort and safety in the learning process. The Community Service Program (PKM) of the Civil Engineering Department at Politeknik Negeri Pontianak was carried out to provide and refurbish these facilities while offering practical learning experiences for students. The method included situation analysis, planning, material preparation, product fabrication in the workshop, and delivery to the partner. The program produced 36 desks, 76 chairs, 3 whiteboards, and 3 sets of classroom doors, all meeting the standards of Permendiknas No. 24/2007. The activity improved the quality of learning facilities, enhanced student comfort, and strengthened students' technical skills and social awareness, although ceiling repairs could not be completed due to budget limitations.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP PETUGAS DAN KETERSEDIAN PRASARANA DAN SARANA DENGAN PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RSUD ADE MUHAMMAD DJOEN SINTANG Martini; Suharno; Asmadi
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 5 No 01 (2026): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i01.472

Abstract

Limbah B3 rumah sakit berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik, sementara di RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang masih terkendala sarana, pengetahuan, dan sikap petugas, sehingga perlu dievaluasi agar pengelolaan limbah sesuai standar. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional . Populasi penelitian adalah seluruh petugas cleaning service pengelola limbah medis padat di RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang yang berjumlah 52 orang, yang sekaligus menjadi sampel menggunakan teknik total sampling . Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan ceklis, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil uji statistik menunjukkan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan petugas dengan pengelolaan limbah B3 (p-value = 0,014; PR = 1,962). Petugas dengan pengetahuan kurang, 1.962 kali lebih mungkin memiliki pengelolaan limbah B3 yang tidak baik. Ada hubungan yang signifikan antara sikap petugas dengan pengelolaan limbah B3 (p-value = 0,030; PR = 1,890). Petugas dengan sikap tidak setuju, 1.890 kali lebih rentan menerapkan pengelolaan limbah B3 yang tidak standar. Ada hubungan yang signifikan antara ketersediaan prasarana dan sarana dengan pengelolaan limbah B3 (p-value = 0,001; PR = 2,211).
GAMBARAN KONDISI SANITASI DEPOT AIR MINUM BIRU DI KOTA PONTIANAK Weni Wahyuni Aprilya; Asmadi; Abdul Syukur
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 5 No 01 (2026): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i01.475

Abstract

Peningkatan jumlah Depot Air Minum di Kota Pontianak dan temuan surveilans Kementerian Kesehatan RI tahun 2023 yang menunjukkan kontaminasi Escherichia coli pada air minum isi ulang. Data dari sumber terdahulu juga menunjukkan masalah sanitasi dan higiene di Depot Air Minum Biru, seperti praktik mencuci tangan yang kurang higienis dan lingkungan yang belum cukup ideal menunjukkan bahwa DAM Biru memerlukan perhatian dalam usaha mencegah kontaminasi yang disebabkan oleh kondisi dan fasilitas sanitasi yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sanitasi Depot Air Minum Biru di Kota Pontianak meliputi lokasi, desain bangunan luar dan dalam, fasilitas, penjamah, peralatan, dan sumber air baku. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan observasi menggunakan ceklist Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 17 Tahun 2024. Dengan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Sampel penelitian adalah tujuh DAM Biru di Kota Pontianak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketujuh DAM Biru secara umum telah memenuhi syarat sanitasi (≥80%) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 17 Tahun 2024. Namun, terdapat beberapa kekurangan, seperti kurangnya fasilitas cuci tangan di area luar di ketujuh depot Biru, beberapa kekurangan di fasilitas kamar mandi di dua dari tujuh depot biru, ketujuh penjamah di depot biru belum melakukan praktik cuci tangan yang baik dan tidak dilakukan secara berkala, dan belum adanya bukti pemeriksaan kesehatan berkala bagi seluruh penjamah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan Depot Air Minum Biru di Kota Pontianak memiliki Kondisi lokasi yang 100% memenuhi syarat. Namun untuk desain bangunan luar 100% masih belum memenuhi syarat. Bangunan dan fasilitasnya 100% memenuhi syarat konstruksi dan standar sanitasi. Kondisi penjamah telah memenuhi standar higiene 100%. Semua peralatan DAM 100% memenuhi standar, Sumber air baku DAM Biru juga telah 100% memenuhi syarat menurut Permenkes Nomor 17 Tahun 2024.
EFEKTIVITAS PENGOLAHAN BOD (BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND) PADA LIMBAH CAIR DENGAN METODE RBC (ROTATING BIOLOGICAL CONTACTOR) DI KLINIK PRATAMA POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK Rindu Puza Annisa Zaskia; Asmadi; Hajimi
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 5 No 01 (2026): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i01.477

Abstract

ABSTRAK Klinik Pratama merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang dalam aktivitas operasionalnya menghasilkan limbah cair domestik. Limbah cair tersebut mengandung bahan organik dan berbagai zat pencemar lain yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Hasil uji pendahuluan menunjukkan bahwa kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Pontianak mencapai 125 mg/L. Nilai ini jauh melebihi ambang batas baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68 Tahun 2016, yaitu 30 mg/L. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Rotating Biological Contactor (RBC) dalam menurunkan kadar BOD, melalui variasi waktu pengolahan. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi experiment) dengan empat variasi waktu pengolahan, yaitu 24, 48, 72, dan 96 jam. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata kadar BOD awal sebesar 513 mg/L. Setelah pengolahan, terjadi penurunan bertahap, yaitu menjadi 371 mg/L (27,73%) pada 24 jam, 245 mg/L (52,39%) pada 48 jam, 115 mg/L (77,75%) pada 72 jam, dan 49 mg/L (96,62%) pada 96 jam. Penurunan tertinggi diperoleh pada waktu 96 jam dengan efektivitas 90,62%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), menandakan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pengolahan. Dengan demikian, metode RBC terbukti efektif dalam menurunkan kadar BOD limbah cair Klinik Pratama, meskipun hasil akhir masih belum sepenuhnya memenuhi baku mutu yang berlaku.