Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementation of the Smart Indonesia Program (PIP) at State Islamic Senior High School (MAN) 3 Balangan Berkatillah, Akhmad; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Budiman, Arif; Sandi, Sandi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4925

Abstract

The Indonesia Smart Program (PIP), as regulated in Minister of Education and Culture Regulation No. 10 of 2020, is a strategic government policy designed to address various challenges in the education sector, including the lack of socialization to parents, mistargeting of aid recipients, a still-centralized determination process, and limited supporting human resources. This study aims to examine the implementation of PIP and the factors influencing it at MAN 3 Balangan, Lampihong District, Balangan Regency, employing a descriptive qualitative approach with a purposive sampling technique involving 12 informants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and then analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of PIP at MAN 3 Balangan has not been fully optimal, as indicated by weaknesses in actor interests, program benefits, determination structure, technical implementers, and inter-stakeholder coordination. Supporting factors include the availability of facilities, utilization of technology, well-organized administration, and adequate infrastructure, while inhibiting factors consist of limited information, restricted school authority, insufficient socialization, low participation, and uneven understanding among program managers. Therefore, it is recommended that the Ministry of Religious Affairs strengthen socialization, supervision, and coordination, while also encouraging active involvement of school principals, program managers, teachers, parents, and students to enhance the effectiveness of PIP implementation.
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN PADA BIDANG UMUM DI KANTOR DESA KAYAKAH KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Fatmah, Fatmah; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Sari, Ratna
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1742

Abstract

Pelayanan administrasi pemerintahan desa merupakan ujung tombak pelayanan publik yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara prima. Namun, pada Kantor Desa Kayakah ditemukan 4 fenomena masalah yaitu: (1) Petugas sering terlambat datang ke kantor desa sehingga masyarakat harus menunggu lama; (2) Kurangnya informasi kepada masyarakat mengenai persyaratan dan prosedur pelayanan karena belum tersedianya media informasi seperti papan pengumuman atau panduan tertulis; (3) Keterbatasan sarana dan prasarana pelayanan, di mana belum tersedia meja dan kursi tunggu sehingga pelayanan sering dilakukan secara lesehan; dan (4) Belum adanya standar waktu pelayanan yang pasti karena jam operasional kantor belum diterapkan secara konsisten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan administrasi pemerintahan pada bidang umum di Kantor Desa Kayakah dan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan informan secara purposive sampling berjumlah 13 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan secara keseluruhan dapat disimpulkan cukup baik. Pada dimensi tangibles (berwujud) dinilai kurang baik karena keterbatasan fasilitas fisik dan kerusakan alat kantor. Dimensi reliability (keandalan) dinilai cukup baik pada ketepatan waktu, namun kurang baik pada kejelasan prosedur karena ketiadaan SOP tertulis. Dimensi responsiveness (ketanggapan) dinilai cukup baik dalam membantu urusan warga secara cekatan. Dimensi assurance (jaminan) dinilai cukup baik pada etika petugas namun kurang pada pengawasan pimpinan. Dimensi empathy (empati) dinilai baik karena sikap ramah dan komunikatif petugas. Faktor penghambat yaitu keterbatasan anggaran desa untuk sarana dan prasarana, kurangnya media informasi pelayanan, ketiadaan arahan pimpinan terkait SOP serta lemahnya pengawasan dan ketiadaan sanksi. Faktor pendukung yaitu adanya pelatihan/BIMTEK bagi aparatur desa serta koordinasi dan kerja sama tim yang baik antar perangkat desa. Guna meningkatkan kualitas pelayanan, maka Pemerintah Desa Kayakah hendaknya segera menyusun dan memajang SOP serta papan informasi pelayanan secara tertulis agar masyarakat mendapatkan kepastian informasi. Perlu adanya pengalokasikan anggaran untuk perbaikan sarana prasarana kantor seperti ruang tunggu dan alat tulis kantor guna menunjang kenyamanan masyarakat. Selain itu, Kepala Desa hendaknya meningkatkan pengawasan melekat terhadap disiplin kerja perangkat desa, serta tetap mempertahankan sikap ramah dan kerja sama tim yang sudah berjalan dengan baik dalam melayani masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI KANTOR SAMSAT BARABAI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Erlina, Khairatun Nida; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1747

Abstract

Kantor Samsat Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah merupakan instansi pelayanan publik yang berkerjasama antara Badan Pendapatan Daerah, KAPOLRI, Jasaraharja, dan Bank Kalsel. Pelayanan PKB memiliki peranan penting dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah. Namun, dalam pelaksanaan ditemukan berbagai permasalahan seperti sikap petugas yang kurang ramah, ketidaktepatan waktu pelayanan, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kurangnya informasi yang jelas mengenai prosedur dan persyaratan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan PKB di Kantor Samsat Barabai Kabupaten HST serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang yang terdiri dari pejabat dan petugas Samsat serta wajib pajak. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, penggunaan bahan referensi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Samsat Barabai Kabupaten HST kurang baik. Hal ini terlihat dari indikator ketidaktepatan waktu pelayanan dan konsistensi kualitas pelayanan akibat gangguan sistem dan kelengkapan data serta kurangnya informasi tentang penambahan persyaratan, pada sikap petugas ditemukan petugas yang kurang ramah dan kurang adil dalam memberikan pelayanan serta perhatian sehingga menimbulkan kesan kurang peduli terhadap kebutuhan dan keluhan wajib pajak, serta keterbatasan fasilitas ruang tunggu karena ukuran ruangan yang memengaruhi kenyamanan wajib pajak. Pada indikator kesigapan, kecepatan, kesopanan, kepedulian, petugas cukup baik dan berupaya memberikan pelayanan yang sopan dan membantu, terutama kepada kelompok rentan. Pada indikator rasa aman dan kerapian, petugas sudah baik dalam mencerminkan sikap dan patuh dengan arahan atasan. Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan meliputi gangguan system jaringan yang sering terjadi, ruang tunggu sempit dan kursi tidak mencukupi, banyak wajib pajak datang dengan berkas tidak lengkap. Faktor pendukung adanya layanan Samsat Keliling (SAMKIL) ,Mall Pelayanan Publik (MPP), Aplikasi E-Samsat. Untuk meningkatkan Kualitas Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kantor Samsat Barabai Kabupaten HST, kepala kantor Samsat diperlukan peningkatan infrastruktur digital melalui pembaruan sistem jaringan, perluasan fasilitas fisik, serta evaluasi rutin bagi petugas guna meningkatkan kesopanan dan empati, terutama dalam memberikan pelayanan pada kelompok rentan sehingga pelayanan menjadi lebih partisipatif dan sesuai kebutuhan masyarakat.