Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelayanan Kesehatan Promotif dan Preventif di Desa Totombe Jaya, Kabupaten Konawe, Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Ridwan, Bai Athur; Tasnim; Masriwati, Sitti; Siharis, Fatma Sari; Islaeli; Ulva, Sitti Marya; Yasmin, Laode Muhamad; Samsibar; Warnila; Handayani, Fitri; Nurhady
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i2.676

Abstract

Kegiatan yang bersifat promosi kesehatan dan pencegahan terhadap masalah kesehatan atau penyakit dapat dilakukan melalui Kuliah Kerja Nyata/Praktek Kerja Komunitas (KKN/PKK). Kegiatan KKN/PKK ini merupakan bentuk dari pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tridharma perguruan tinggi oleh sivitas akademika Universitas Mandala Waluya. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan lintas ilmu bidang kesehatan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas kesehatan dan kebutuhan yang mendukung kesehatan masyarakat sehingga dapat dilakukan upaya promotif dan preventif. Kegiatan KKN/PKK dimulai dengan survei kesehatan dan observasi langsung kondisi lingkungan masyarakat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat Desa Totombe Jaya masih rendah dari segi penanganan sampah dan kebiasaan merokok yang masih tinggi sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan morbiditas. Kemudian dilanjutkan dengan penetapan program kerja dan dilaksanakan melalui metode penyuluhan kesehatan dan pembuatan sarana penampungan sampah sementara dan kebun tanaman obat keluarga. Hasil yang diperoleh yaitu tumbuh kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan, tercipta lingkungan yang bersih dan tersedianya tanaman berkhasiat obat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlu adanya upaya pembangunan kesehatan di masyarakat melalui program-program yang sistematis dan berkelanjutan dengan melibatkan semua pihak untuk mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya.
Pengaruh Pemberian Senam Kaki Diabetik Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Lede Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Masriwati, Sitti; Dina, Hasnia; Samiru, Tuti Amniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/28093151.v3i1.38

Abstract

Berdasarkan data yang di dapatkan, jumlah penderita diabetes melitus di Puskesmas Lede pada tahun 2020 berjumlah 96 orang dan mengalami peningkatan di tahun 2021 sebanyak 110 Penderita. Dimana diantaranya sebanyak 52 penderita diabetes melitus tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar glukosa darah penderita diabetes melitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Lede Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre- eksperimen (uji coba) dan desain pre posttest dalam satu kelompok (One Group pretest- posttest design). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 orang dengan jumlah sampel 15 orang, teknik penarikan sampel yaitu simple random sampling. Analisis data penelitian menggunakan Paired Sample T Test untuk uji pengaruh dan Repeated Measure Anova untuk uji perbandingan yang terlebih dahulu dilakukan uji normalitas data menggunakan Shapiro wilk. Hasil uji pengaruh pemberian senam kaki diabetik diperoleh nilai thitung > ttabel dan nilai p= 0,000 < α = 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Lede. Hasil uji Repeated Measure Anova diperoleh pemberian senam kaki diabetik 3 kali seminggu selama 2 minggu lebih efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah rata-rata 30, 467 mg/dl. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan edukasi pada penderita diabetes melitus dan dapat menjadi informasi tambahan bagi peneliti-peneliti selanjutnya.
Hubungan Ditinggal Pasangan dengan Kecemasan Lansia di Wilayah Puskesmas Bungku Tengah Kabupaten Morowali La Ode Ardiansyah; Masriwati, Sitti; Noviati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i1.1101

Abstract

Lansia adalah seseorang yang telah berusia 60 tahun keatas yang telah masuk ke tahap  akhir dari fase hidupnya. Fase hidup lansia sering mengalami permasalahan psikologis sebagai akibat ditinggal pasangan hidupnya. Di wilayah kerja Puskesmas Bungku tengah Kabupaten Morowali cakupan jumlah lansia yang ditinggal pasangan berjumlah 347 lansia baik laki-laki dan perempuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui analisis hubungan ditinggal pasangan dengan kecemasan lansia di wilayah Puskesmas Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Jenis penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian adalah adalah seluruh lansia ditinggal pasangan di wilayah Puskesmas Bungku Tengah tahun 2023 sebanyak 347 lansia dan sampel 78 orang yang diambil secara Stratified Random Sampling. Metode analisis hubungan menggunakan uji chi-square serta dilanjutkan dengan uji phi (φ) untuk melihat keeratan hubungan kedua variabel. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi square pada variabel ditinggal pasangan diperoleh p value (nilai signifikan) < α = 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai φ (0,306), sehingga disimpulkan ada hubungan yang lemah antara variable ditinggal pasangan dengan kecemasan lansia  wilayah Puskesmas Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Saran dalam penelitian ini adalah bagi keluarga hendaknya sering meluangkan  waktu bersama sehingga lansia merasa dicintai keberadaanya dan bagi penelitian selanjutnya dapat dijadikan acuan untuk melakukan penelitian permasalahan kecemasan pada lansia namun dengan skala penelitian yang lebih luas.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Mencuci Tangan Selama Pandemi Covid-19 Pada Siswa Di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan Masriwati, Sitti; Armayani, Armayani; Pongdatu, Merry; Ismawati, Ismawati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.618

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SD Negeri 1 Mawah menunjukkan bahwa jumlah seluruh siswa kelas I-VI sebanyak 131 siswa. Pelaksanaan pendidikan kesehatan (perilaku mencuci tangan) masih jarang dilakukan oleh pendidik khususnya dalam menanamkan perilaku mencuci tangan yang benar.  Selain itu orang tua masih sering membiarkan anaknya tidak mencuci tangan sesudah bermain atau mengkomsumsi makanan ringan. Mencuci tangan pakai sabun adalah salah satu  proses yang  secara tepat dan benar merupakan cara termudah dan efektif untuk mencegah berjangkitnya penyakit. Mencuci tangan dengan air dan sabun dapat lebih efektif menghilangkan kotoran dan debu secara mekanis dari permukaan kulit dan secara bermakna mengurangi jumlah mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus, bakteri dan parasit lainnya pada kedua tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mencuci tangan selama pandemi Covid-19 pada siswa di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimen dengan pendekatan “One Group Pre dan Post Test Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN 1 Mawah sebanyak 131 orang dengan jumlah sampel 57 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling, Metode analisis menggunakan Uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mencuci tangan selama pandemi Covid-19 pada siswa di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (p value = 0,000 < 0,05), dimana terdapat 35 responden (61,4%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori cukup dan 22 responden (38,6%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori kurang. Sedangkan untuk pemberian pendidikan kesehatan dari 57 responden, terdapat 50 responden (87,7%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori cukup dan terdapat 7 responden (12,3%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori kurang.
Pengaruh Focus Group Discussion Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Lansia Yang Menderita Hipertensi Tentang Gaya Hidup Dipuskesmas Kemaraya Kota Kendari Masriwati, Sitti; Krismiadi, Dedi; Dina, Hasniah; Amirudin, Nursoleha
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i2.890

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan sikap lansia tentang gaya hidup menyebabkan lansia mengalami hipertensi. Kasus hipertensi pada lansia dengan usia 60 keatas di Puskesmas Kemaraya pada tahun 2021 berjumlah 350 jiwa dan pada kasus 3 bulan terakhir tahun 2022 sebanyak 40 lansia. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh focus group discussion terhadap pengetahuan dan sikap lansia Penderita hipertensi tentang gaya hidup di Puskesmas Kemaraya Kota Kendari. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian pra-eksperimental menggunakan desain penelitian pre-test dan post test (one pretest-posttest). Populasi penelitian ini meliputi lansia  penderita hipertensi usia ≥ 60 tahun sebanyak 40 responden. Jumlah sampel adalah 29 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan pendekatan simple random sampling, metode analisis menggunakan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis statistic dengan uji wilcoxon pengetahuan lansia didapatkan nilai p-value = 0,000. Karena p-value < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima dan sikap lansia didapatkan p-value = 0,000. Karena p-value < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil menunjukan ada pengaruh focus group discussion terhadap pengetahuan dan sikap lansia Penderita hipertensi tentang gaya hidup di Puskesmas Kemaraya Kota Kendari. Diharapkan lansia dapat meningkatkan pengetahuan tentang gaya hidup yang berkaitan dengan penyakit hipertensi sehingga dapat mempengaruhi sikap lansia.