Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Majalah Ilmiah MOMENTUM

Investigasi Model Numerik pada Simulasi Heat Sink Sirip Lurus Dengan Memvariasikan Jumlah Grid, Model Viscous dan Metode Pemecahan dengan Pendinginan Konveksi Bebas Safi'i, Muhamad; Sinaga, Nazaruddin; Priangkoso, Tabah; Susanto, Susanto; Digdoyo, Aji
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.10457

Abstract

Heat sink merupakan alat penyerap kalor yang banyak digunakan untuk mendinginkan komponen-komponen elektronika. Saat ini metoda numerik menjadi salah satu opsi untuk menyelesaikan masalah perpindahan kalor karena memiliki keuntungan yaitu lebih cepat, murah, dan mudah. Riset ini bertujuan untuk mencari model simulasi terbaik pada straight fin heat sink (SFHS) yang diharapkan memiliki laju pendingan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya yang banyak dijumpai dalam praktek. Dalam penelitian ini telah dilakukan perhitungan numerik dengan variabel geometri Lch=150 mm, Whs=75mm, Wfin=3 mm, Wch=9 mm, H=50 mm, dan Pfin=2,7 mm yang mengalami perpindahn kalor konveksi bebas. Parameter yang divariasikan dalam riset ini adalah jumlah grid, model viscous, dan metoda pemecahan persamaan, dan arah gravitasi udara. Perhitungan dilakukan dengan metoda volume hingga dengan menggunakan program aplikasi numerik Ansys Fluent. Hasil simulasi menunjukkan bahwa laju pendinginan SFHS dapat ditingkatkan dengan menggunakan variasi jumlah grid sebesar 931.900 dengan model viscous k-ε Realizable dan metoda pemecahan coupled. Terbukti bahwa metode tersebut menghasilkan penurunan temperature dengan peningkatan nilai koefisien perpindahan panas. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model simulasi yang didapatkan ini dapat digunakan untuk melakukan perhitungan-perhitungan numerik selanjutnya.
Studi Numerik Analisa Pengaruh Variasi Longitudinal dan Transversal Pitch terhadap Performa Fin and Tube Heat Exchanger Safi'i, Muhamad; Sinaga, Nazaruddin; Khoirunnisa, Martha; Putra Arya, Muhammad Iqbal Farhan; Nugroho, Agung; Priangkoso, Tabah; Susanto, Susanto; Suheri, Suheri; Heriyani, Oktarina; Effendi, Yafid
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.11945

Abstract

AbstrakFin and tube heat exchanger banyak digunakan dalam sistem pendingin, petrokimia, dan aplikasi HVAC&R karena pembuatannya lebih mudah, konstruksinya sederhana, rendah biaya, dan relatif mudah dalam perawatan menjadikannya salah satu yang paling umum digunakan. Peningkatan kebaikan perpindahan panas pada fin and tube heat exchanger telah banyak di investigasi guna untuk meningkatkan performanya. Riset ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio arah longitudinal dan transversal pitch pada fin and tube heat exchanger terhadap performa termalnya. Metode numerik menggunakan program komputer Computational Fluid Dynamics digunakan pada riset ini. 2 variasi rasio diajukan dalam riset ini yakni variasi untuk arah longitudinal pitch 18,05; 17,05; 16,05; 15,05; 14,05 (mm) sedangkan arah transversal pitch 11,7; 10,7; 9,7; 8,7; 7,7 (mm) dengan variasi kecepatan aliran fluida 0.5 m/s, 1 m/s, 1,5 m/s, 2 m/s, 2.5 m/s, 3 m/s, dan 3,5 m/s dengan heat flux konstan sebesar 100 W. Hasil terbaik penelitian ini di dapatkan pada variasi rasio arah longitudinal pitch 14,5 mm dengan nilai koefisien perpindahan panas sebesar 97,24 W/m²K, sedangkan rasio arah transversal pitch sebesar 11,7 mm dengan nilai koefisien perpindahan panas sebesar 107,82 W/m²K. Hasil tersebut mengkonfirmasi bahwa variasi rasio arah longitudinal pitch 14,5 mm dan rasio arah transversal pitch sebesar 11,7 mm dapat digunakan untuk aplikasi praktis dan dapat diterapkan secara langsung dilapangan.  
Analisis Variasi Basin Turbin Reaksi Vortex Ultra Low-Head Sudu Aksial Menggunakan Metode CFD Amin, Muhamad Shohibun; Suharno, Kun; Budiono, Herru Santosa; Safi'i, Muhamad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.12100

Abstract

Penggunaan energi berlebihan menyebabkan berkurangnya sumber daya energi, memicu pemanasan global, efek rumah kaca dan polusi udara. Penelitian energi ramah lingkungan, termasuk energi air, menjadi penting. Salah satu inovasi adalah turbin reaksi vortex ultra-low head yang cocok untuk sungai dan irigasi dengan arus dan head rendah. Turbin ini memanfaatkan aliran air untuk menghasilkan energi bersih dan menawarkan solusi energi hijau. Penelitian ini fokus pada simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) untuk mengoptimalkan desain basin turbin, dengan memvariasikan bagian inlet dengan ukuran 180 mm, 200 mm dan 220 mm serta memvariasikan bagian outlet dengan ukuran yang digunakan yaitu 120 mm, 130 mm dan 140 mm. Hasil penelitian Geometri turbin reaksi vortex ultra-low head dengan basin 220-120 mm dengan nilai tertinggi pada debit 8,312 L/s, force 74,149 N, turbulensi 6,673 m/s², dan kecepatan aliran 35,100 m/s, Geometri turbin reaksi vortex ultra-low dengan basin 180-140 mm dengan nilai terendah pada debit 5,792 L/s, force 55,411 N, turbulensi 4,987 m/s², dan kecepatan aliran 26,230 m/s. Geometri turbin reaksi vortex ultra-low dengan basin 220-120 mm menjadi desain turbin yang paling ideal dalam penelitian ini, sehingga desain tersebut dapat dijadikan acuan dalam perancangan turbin reaksi vortex ultra-low dan memungkinkan dapat diterapkan secara langsung dilapangan secara praktis.  
Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance Safi'i, Muhamad; Sinaga, Nazaruddin; Priangkoso, Tabah; Suheri, Suheri; Muhammad, Rouf
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.12682

Abstract

The heat load on computer chips during computing performance is the main topic, so a cooling device is needed. Heat sink is one of the tools commonly applied to reduce the heat load during computing performance of computer systems. Various heat sink configurations have been widely developed and studied to obtain designs with the best thermal performance. This research was conducted to investigate the best design on a straight fin heat sink (SFHS) that has the best thermal and hydraulic performance. SFHS with fin thickness variations of 1 mm, 2 mm, and 3 mm are proposed in this study. The numerical method was carried out using the Computational Flui Dynamics program by considering fluid flow velocities of 4 m/s, 6 m/s, 8 m/s and 10 m/s. The numerical results show that the cooling rate of SFHS can be increased by using SFHS with a thickness of 3 mm and a fluid flow velocity of 10 m/s with a maximum Nusselt number value of 59.74. Therefore, it is concluded that the SFHS has prospects for further study and can be applied practically in the field for micro electronic components and computer systems. Keywords: Heat sink, SFHS, Straight fin.
Comparative Study of Thermoelectric Generator Module Performance with Various Types of Plate Materials Pramanda, Wibi; Muhammad, Rouf; Joko Sumbogo, Yuliarto; Jiwo Satrio, Hutomo; Ramadhan Nur, Hamid; Maladzi, Radhi; Safi'i, muhamad; Nuruz Zaman, Mochamad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.12692

Abstract

Advanced materials are used in thermoelectric generator (TEG) technology to turn heat into electricity using the Seebeck effect, which helps make better use of heat sources. The Seebeck effect is a result of the temperature disparity that exists between the two surfaces of the TEG. The configuration utilized in this investigation comprises several primary components, including the water block, thermoelectric, heat exchanger plate, and heater plate. The water block is positioned on the cold surface side of the thermoelectric to optimize the cooling process, while the heater plate is positioned on the surface side to facilitate the heating process. Initially, we position the heater plate to avoid direct contact between the heated surface side and the material plate. The plates consist of both copper and aluminum elements. This is done to facilitate the identification of the configuration systems, specifically TEG A (copper) and TEG B (aluminum). The research findings indicate that the TEG B configuration system, when subjected to a heating rate, yields superior voltage, current, and power outputs.