Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Ukuran Partikel Adsorben Ampas Teh dan Waktu Operasional terhadap Penurunan Konsentrasi COD dan Fosfat Limbah Laundry Putri Firdauzi Ulwi; Mirna Apriani; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya usaha laundry yang muncul memiliki dampak kurang baik terhadap lingkungan jika belum diolah dengan baik. COD dan fosfat menjadi paremeter pencemar yang dihasilkan oleh limbah cair laundry. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar COD dan fosfat adalah adsorpsi. Ampas teh merupakan limbah padat dalam jumlah banyak, mudah didapatkan, dan berpotensi untuk dimanfaatkan menjadi karbon aktif. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode adsorpsi menggunakan karbon aktif ampas teh yang diaktivasi dengan K2CO3. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi waktu operasional selama 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105 dan 120 menit. Variasi ukuran partikel adsorben sebesar 100 mesh dan 200 mesh. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran partikel adsorben dan waktu operasional terhadap penurunan konsentrasi COD dan fosfat limbah cair laundry. Proses penurunan konsentrasi COD paling optimum pada ukuran adsorben 100 mesh dengan waktu 15 menit mampu meremoval sebesar 86,86%. Persen penurunan konsentrasi fosfat paling optimum pada ukuran adsorben 100 mesh dengan waktu30 menit mampu meremoval sebesar 70,71%.
Pengaruh Kalsium Oksida (CaO) Abu Cangkang Kemiri dengan Penambahan Silika (SiO2) sebagai Substitusi Semen terhadap Kuat Tekan Batako Berlubang Yulia Riska Dwi Sinta; Luqman Cahyono; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu cangkang kemiri merupakan limbah dari sisa pembakaran boiler industri kecap dan sirup dengan jumlah 3 ton/hari dan belum dimanfaatkan sehingga dikirim kejasa pembuangan. Silika (SiO2) merupakan bahan kimia yang dapat beraksi dengan kapur bebas dalam campuran batako berlubang. Kalsium oksida dan silika termasuk komponen utama dalam semen yang dapat mempengaruhi kekuatan semen. Metode penelitian ini yaitu eksperimen dengan tujuan menganalisis potensi kalsium oksida pada abu cangkang kemiri dengan penambah silika sebagai substitusi semen pada kuat tekan batako berlubang. Analisis yang dilakukan yaitu pengujian sifat fisik material yaitu berat jenis pasir lumajang dan abu cangkang kemiri dan pengujian kuat tekan batako berlubang dengan 6 (enam) variasi batako yaitu 100 % semen, 0% silika : 5% abu, 5% silika : 0% abu, 5% silika : 10% abu, 5% silika : 15% abu, dan 5% silika : 20%. Pembuatan batako berukuran 30 cm × 15 cm × 10 cm dengan perbandingan pasir dan semen yaitu 5 : 1, FAS (0,5). Hasil kuat tekan batako pada masing – masing variasi batako umur 28 hari yaitu 34,20 kg/cm2; 41 kg/cm2; 41 kg/cm2; 17,42 kg/cm2; 26,13 kg/cm2; 17,63 kg/cm2. Kuat tekan optimum padasubstitusi 5% silika : 15% abu cangkang kemiri dengan kuat tekan 26,13 kg/cm2.
Identifikasi Emisi CO Kendaraan Bermotor di Jalan Jemur AndayaniJalan Raya Kendangsari Industri Kota Surabaya dengan Model Caline-4 Umniati Huwaida Urwatul Wutsqo; Luqman Cahyono; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Jemur Andayani hingga Jalan Raya Kendangsari Industri Kota Surabaya merupakan jalan arteri sekunder dua arah yang menghubungkan Jalan Ahmad Yani menuju kawasan industri SIER. Kawasan industri SIER merupakan kawasan industri terbesar di Kota Surabaya yang didominasi oleh industri skala besar. Banyaknya sarana – prasarana di lokasi penelitian mempengaruhi mobilitas kendaraan bermotor tinggi, dan menyebabkan terjadinya kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi besaran emisi CO dari kendaraan bermotor dengan model Caline-4. Lokasi penelitian dibagi menjadi 2 segmen, kemudian dilakukan identifikasi berdasarkan waktu yakni hari kerja, hari transisi, dan hari libur. Pengambilan data dilakukan pada 3 jam puncak yakni pagi pada pukul 07.00 – 08.00 WIB, siang pada pukul 12.00 – 13.00 WIB, dan sore pada pukul 16.00 – 17.00 WIB. Hasil dari penelitian menunjukkan volume lalu lintas rata – rata tertinggi sebesar 11.760 unit/jam di hari transisi dengan nilai beban emisi sebesar 45,77 g/km di Jalan Raya Kendangsari Industri. Volume lalu lintas tertinggi di Jalan Jemur Andayani sebesar 6.095 unit/jam di hari kerja dengan nilai beban emisi sebesar 21,46 g/km. Model Caline-4 menunjukkan besaram emisi CO hari kerja sebesar 3,2 ppm di wilayah segmen 1. Pada hari transisi sebesar 5,5 ppm di wilayah segmen 2, dan pada hari libur sebesar 1,3 ppm di wilayah segmen 1.
Analisis Dampak Lingkungan Proses Pengolahan Air Limbah Industri Susu dengan Metode LCA Menggunakan Metode Penilaian Recipe 2016 Silvi Wijayanti; Luqman Cahyono; Adhi Setiawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi pengolahan air limbah di industri susu ditujukan untuk mengolah air limbah agar tidak mencemari lingkungan. Proses pengolahan air limbah membutuhkan adanya sumber energi listrik atau bahan bakar, mikroorganisme, dan bahan kimia untuk mengoptimalkan pengolahannya. Penggunaan bahan kimia, mikroorganisme, dan energi listrik ini menghasilkan dampak lingkungan yang baru. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui dampak lingkungan dari suatu proses/kegiatan adalah Life Cycle Assessment. Analisis dampak lingkungan ini dilakukan menggunakan software OpenLCA. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak ingkungan dari proses pengolahan air limbah industri susu. Penelitian ini menggunakan metode penilaian Recipe 2016 (H), dengan titik endpoint. Hasil penelitian menujukkan potensi dampak lingkungan yang muncul yaitu dampak human health sebesar 1,27 x 10-3 dan ecosystems sebesar 3,94 x 10-6. Kontribusi terbesar pada dampak human health berasal dari emisi CH4 yang dihasilkan dari unit proses UASB.
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam menentukan Alternatif Pengelolaan Limbah Masker di Kecamatan Sukolilo Rahmad Junaidi; Ayu Nindyapuspa; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini masker sudah membudaya pada masyarakat Indonesia untuk digunakan aktivitas sehari-hari. Pengelolaan limbah masker perlu mendapat perhatian khusus oleh masyarakat Sukolilo, baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat terutama terkait dengan pengelolaan sebelum limbah masker dibuang langsung ke lingkungan. Limbah masker yang menumpuk di Kecamatan Sukolilo dapat menjadi pencemaaran lingkungan karena bahan dari masker yaitu mikroplastik yang sulit terurai. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif pengelolaan limbah masker di Kecamatan Sukolilo, ada tiga alternatif yang dapat dipilih dalam pengelolaan limbah masker antara lain merobek masker sebelum dibuang, membuang limbah masker di tempat sampah/dropbox khusus masker, mencuci limbah masker dengan sabun sebelum dibuang. Metode penelitian yang digunakan untuk menarik kesimpulan tentang pemilihan alternatif pengelolaan limbah masker yaitu menggunakan pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang melibatkan responden ahli dalam bidang lingkungan. Berdasarkan hasil analisis AHP, alternatif pengelolaan merobek limbah masker sebelum dibuang ke tempat sampah mendapat nilai bobot paling tinggi karena pelaksanaan lebih mudah dan efisien untuk dilakukan oleh masyarakat.
Studi Kuat Lentur Pemanfaatan Fly Ash Sebagai Substitusi Semen dalam Pembuatan Papan Semen Rata dengan Penguat Serat Polypropylene dari Limbah Karung Plastik Putri Nabiilah Anwar; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 fly ash dari fasilitas PLTU termasuk limbah non B3 yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi bahan baku pembuatan barang konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan fly ash sebagai substitusi semen berpenguat serat polypropylene dari limbah karung plastik pada pembuatan papan semen rata non asbestos dengan metode penelitian secara eksperimental. Variasi fly ash yang digunakan sebesar 0%, 45%, 55%, dan 75% serta serat polypropylene sebesar 0,1% dari total massa campuran. Serat polypropylene dipilih karena mampu meningkatkan daktilitas. Benda uji yang digunakan berukuran 30 cm x 10 cm x 2 cm dengan usia curing selama 28 hari. Hasil pengujian kuat lentur mencapai nilai tertinggi pada variasi substitusi fly ash 45% sebesar 55,918 kg/cm2 , sedangkan variasi fly ash sebanyak 0%, 55%, dan 75% secara berurutan memiliki kuat tekan sebesar 40,726 kg/cm2; 53,074 kg/cm2; dan 51,066 kg/cm2. Hasil pengujian tersebut belum memenuhi nilai minimal pada SNI 8299:2017 yaitu sebesar 100 kg/cm2, namun masih dapat dimanfaatkan sebagai nilai acuan dalam pembuatan concrete tile untuk keperluan pedestrian.
Analisis Kualitas Paving Block Menggunakan Limbah Tulang Ikan dan Abu Sekam Padi sebagai Substitusi Semen Pramudya Ananta Candra; Denny Dermawan; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah makanan, terutama tulang ikan, merupakan salah satu jenis limbah organik yang sering dihasilkan dalam industri perikanan dan rumah tangga. Untuk mengatasi masalah ini, perlu diterapkan upaya pengelolaan limbah yang lebih baik, terutama dengan memanfaatkan potensi kandungan yang terkandung dalam tulang ikan. Hasil abu sekam padi yang dihasilkan dalam produksi genteng selama ini masih belum dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan limbah tulang ikan dan abu sekam padi dilakukan penelitian sebagai campuran pada paving block. Paving block merupakan suatu bahan bangunan yang banyak diminati masyarakat sebagai bahan lapisan penutup permukaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas paving block dengan menggunakan bahan campuran limbah tulang ikan dan abu ampas tebu sebagai pengganti sebagian semen dengan menggunakan metode perawatan yaitu tutup karung goni basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campuran ini menghasilkan paving block dengan kuat tekan rata-rata sebesar 36,56 MP pada variasi 5%. Dalam kesimpulannya, penggunaan campuran semen dengan limbah tulang ikan dan sekam padi dalam pembuatan paving block dapat menghasilkan produk berkualitas baik, sesuai dengan standar SNI 03-0691-1996. Dengan memanfaatkan limbah ini, kita tidak hanya mengurangi limbah industri, tetapi juga menciptakan solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam konstruksi jalan. Namun, penting untuk memperhatikan batas penambahan limbah agar tidak mengurangi kualitas paving block dan menjaga keandalan struktur jalan.
Analisis Uji Proksimat Biobriket dari Ampas Tebu dan Tulang Ikan Alifiah Revita Rahma; Adhi Setiawan; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui di Indonesia cukup banyak, diantaranya biomassa atau bahan- bahan limbah organik lainnya. Limbah biomassa ampas tebu dan tulang ikan dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif berupa biobriket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhkomposisi ampas tebu dan tulang ikan terhadap uji proksimat biobriket. Penelitian ini menggunakan metode pirolisis dengan suhu 500 derajat celcius untuk dekomposisi biomassa menjadi arang. Proses selanjutnya mengayak arang dengan ayakan ukuran 60 mesh agar ukuran karbon yang dihasilkan homogen. Jenis perekat yang digunakan adalah tepung tapioka dengan konsentrasi 10% dari berat biobriket. Analisis uji proksimat biobriket berdasarkan SNI 01- 6235-2000. Variasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi ampas tebu dan tulang ikan dengan persentase 50% tulang ikan dan 50% ampas tebu. Hasil uji menunjukkan biobriket dari ampas tebu dan tulang ikan memiliki kandungan kadar air 3,1%, kadar abu 46,4%, zat terbang 32,2%, karbon terikat 19,4% dan nilai kalor 2535,6 kal/gr. Hasil dari penelitian ini tidak ada yang memenuhi SNI 01-6235-2000 yang mengatur batas maksimum kadar air pada briket sebesar 8%, batas maksimum kadar abu sebesar 8%, kadar maksimum zat terbang sebesar 15%, kadar minimum karbon terikat sebesar 65%, kadar minimum nilai kalor briket sebesar 5000 kal/gr.
Rancang Bangun Pemantauan PM2.5 Berbasis Low Cost Sensor Menggunakan Klasifikasi Air Quality Index pada Industri Kimia Aryabima Dwian Nugroho; Luqman Cahyono; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan proses produksi di Industri Kimia dapat menghasilkan emisi partikulat, khususnya PM2.5. Kegiatan tersebut seperti proses grinding dan aktivitas transportasi pengangkut barang pada kawasan Industri Kimia. Selain itu, kendala pada proses produksi juga dapat menyebabkan bertambahnya emisi PM2.5, seperti kerusakan bagfilter yang dapat melepaskan partikulat halus tanpa melalui pengolahan. Berdasarkan kondisi tersebut, dapat membahayakan makhluk hidup yang menghirup udara di kawasan terkait. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang desain sistem monitoring PM2.5 berbasis low cost sensor pada Industri Kimia yang dapat mengklasifikasikan data yang dihasilkan oleh sensor dengan ISPU. Selain itu, terdapat sarana informasi kepada pekerja mengenai konsentrasi partikulat serta kualitas udara yang dihirup dan notifikasi peringatan jika kualitas udara terhitung kategori tidak sehat. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem monitoring tersebut yaitu dengan melakukan pemograman menggunakan software Arduino IDE dan diuji tingkat akurasi hasil pengukuran dengan membandingkan hasil pengukuran alat terkalibrasi yaitu HVAS. Hasil pengujian tersebut didapatkan data persentase error PM2.5 sebesar 10%. Dengan demikian, prototype memiliki akurasi pembacaan yang baik dan dapat diimplementasikan pada industri
Stabilisasi/Solidifikasi Limbah Mengandung Fenol Menggunakan Cangkang Kerang dan Bentonit Aura Sita Aulia Ramadhani; Ayu Nindyapuspa; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeboran dan pemisahan minyak menghasilkan limbah berbahaya berupa fenol. Menurut PP No. 22 Tahun 2021, limbah B3 perlu diolah agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode stabilisasi/solidifikasi (S/S) dengan bentonite dan cangkang kerang darah. Perbandingan bentonit:serbuk cangkang kerang darah dalam persen berat adalah 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100. Limbah artifisial pengeboran dan pemisahan minyak mengandung fenol 3000 ppm. Proses curing menggunakan metode perendaman dan penutup basah selama 28 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas bentonit dan cangkang kerang darah dalam mengimobilisasi fenol serta membandingkan hasil kuat tekan dengan syarat pada BAPEDAL No. 03 tahun 1995 dan hasil TCLP dengan baku mutu pada PP No. 22 Tahun 2021. Hasil kuat tekan pada benda uji metode perendaman perbandingan 100:0 sebesar 20,3 ton/m²; 75:25 sebesar 27,2 ton/m²; 50:50 sebesar 13,6 ton/m²; 25:75 dan 0:100 sebesar 6,8 ton/m². Sedangkan hasil kuat tekan pada benda uji metode penutup basah perbandingan 100:0 sebesar 33,9 ton/m²; 75:25 sebesar 27,2 ton/m²; 50:50 sebesar 13,6 ton/m²; 25:75 dan 0:100 sebesar 6,8 ton/m². Hasil kuat tekan pada kedua metode curing dengan perbandingan 100:0, 75:25, 50:50 melebihi nilai 10 ton/m². Hasil uji TCLP menunjukkan pada benda uji dengan perbandingan 100:0 di kedua metode curing melebihi TCLP B sedangkan pada perbandingan 75:25, 50:50 di kedua metode curing tidak melebihi TCLP B