Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Emisi Karbon Monoksida (CO) dari Aktivitas Transportasi di Jalan Tenaru Driyorejo Gresik Elsa Izabel Sugihono; Luqman Cahyono; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Gresik Jawa Timur telah menjadi salah satu sektor pusat industri dengan jumlah industri mencapai 6.653 pada tahun 2015 (BPS Pemerintah 2022). Bertambahnya industri di Gresik berbanding lurus dengan kenaikan kemacetan yang terjadi di jalan raya juga semakin tinggi. Hal ini menyebabkan jumlah kendaraan meningkat sehingga, berdampak pada tingkat pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beban emisi CO pada aktivitas transportasi di Jalan Tenaru Driyorejo Gresik berdasarkan waktu yakni hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Metode dalam penelitian ini menggunakan traffic counting yang dilakukan pada 3 jam puncak yakni pagi pada pukul 06.00 – 09.00 WIB, siang pada pukul 12.00 – 14.00 WIB, dan sore pada pukul 16.00 – 18.00 WIB. Hasil penelitian ini menunjukkan volume lalu lintas rata – rata tertinggi sebesar 20.187 unit/jam di zona 2 pada waktu siang dengan nilai beban emisi sebesar 33.167,0 g CO/km. Volume lalu lintas terendah sebesar 7.809 unit/Jam pada zona 1 waktu pagi dengan nilai beban emisi sebesar 9.921,3 g CO/km.
Preliminary Investigation Karakteristik Limbah Blasting Kapal dan Fly Ash PLTU menjadi Beton Ferrosemen Firda Fardina; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah timbulan limbah blasting yang dihasilkan dari industri galangan kapal dan limbah fly ash dari PLTU tergolong tinggi, serta mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3) yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serius. Pada penelitian ini, limbah blasting dan fly ash tersebut dimanfaatkan sebagai bahan material matriks pada beton ferosemen, di mana sebagian semen digantikan dengan silika dan aluminium oksida dari fly ash, dan agregat halus digantikan dengan pasir silika dari limbah blasting. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif berupa uji XRF dan uji TCLP pada limbah blasting, dan uji kuat tekan pada mortar yang sudah jadi. Hasil uji XRF menunjukkan adanya kandungan logam berat B3 berupa barium (Ba) sebesar 0,06%, Seng (Zn) sebesar 0,76%, dan Copper (Cu) sebesar 1,83%. Berdasarkan uji TCLP yang telah dilakukan, ketiga logam berat tersebut nilainya berada di bawah baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 Lampiran XI. Pada penelitian ini, mortar beton yang dibuat memiliki komposisi dengan rasio 1 semen:2 limbah blasting (1C-2SB) dan 1 semen:1 limbah blasting:50 fly ash (1C-1SB-50FA). Mortar 1C-2SB menghasilkan kuat tekan rata-rata yang lebih besar, yaitu 27,20 MPa (K-350) yang cocok untuk pembuatan saluran air, sedangkan 1C-1SB-50FA menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 21,07 MPa (K-250) yang cocok untuk pembangunan rumah bertingkat.
Pemanfaatan Limbah Fly Ash Sebagai Substitusi Semen pada Beton HVFA untuk Konstruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Asyhadi Adnin Istimrori; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi; Yuyun Tajunnisa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan batubara menimbulkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan timbulan limbah fly ash. Limbah Fly ash berpotensi dimanfaatkan sebagai substitusi semen karena material ini memiliki sifat sementius yang mirip dengan semen dan memiliki sifat pozzolanik. Substitusi semen dengan fly ash dalam jumlah lebih dari 50% dapat dilakukan dengan teknologi beton High Volume Fly Ash (HVFA). Perkembangan beton HVFA di Indonesia masih pada konsumen yang terbatas sehingga penelitian ini bertujuan untuk penerapan pada konstruksi bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan sampel beton dilakukan pengujian kelayakan teknis terhadap kuat tekan yang mengacu pada ACI 350M-06. Hasil penelitian menunjukkan komposisi beton HVFA dengan substitusi semen menggunakan 47% limbah fly ash dan CaCO3 sebanyak 3% menghasilkan kuat tekan sebesar 32,82 MPa pada usia beton 28 hari. Berdasarkan hasil tersebut, limbah fly ash terbukti layak teknis sebagai substitusi semen pada beton HVFA untuk konstruksi bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Karakterisasi Limbah Sandlasting Sebagai Substitusi Sebagian Agregat Halus Dalam Pembuatan Paving Block Ahmad Bashori; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim yang terus meningkatkan industri di bidang perkapalan. Produksi kapal tiap tahun terus meningkat dan menghasilkan limbah dari proses produksinya. Salah satu proses dari industri kapal yang menghasilkan limbah yaitu proses sandblasting. Limbah dari galangan kapal terutama limbah sandblasting yang merupakan kategori bahan berbahaya dan beracun (B3). Salah satu upaya yang dapat dilakukan atas permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan limbah sandblasting sebagai bahan pengganti agregat halus pada paving block. Saat ini paving block banyak diminati karena mudah dalam pemasangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas paving block dengan subtitusi sebagian material limbah sandblasting dan abu batu ditinjau dari hasil kuat tekan. Penelitian menggunakanmetode eksperimen dengan perbandingan 1 semen : 5 agregat halus, dengan perawatan tutup karung goni basah. Agregat halus yang digunakan pada penelitian ini yaitu limbah sandblasting, abu batu, dan pasir lumajang. Hasil penelitian yakni penggunaan limbah sandblasting sebesar 30 % dan abu batu sebesar 50 % dari agregat halus mendapatkan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 22,89 MPa. Mutu produk yang dihasilkan dari campuran limbah sandblasting dan abu batu termasuk mutu B, yang sesuai dengan SNI 03-0691-1996 yang dalam klasifikasinya digunakan sebagai peralatan parkir. Pemanfaatan limbah sandblasting dalam pembuatan paving block dapat mengurangi timbulan limbah sandblasting serta keberlanjutan industri kontruksi khususnya paving block.
Perancangan Pemilah Sampah Otomatis di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Elian Hardiawan; Alma Vita Sophia; Luqman Cahyono; Novita Yuliana
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pengelolaan sampah di PPNS belum menerapkan sistem pengelolaan sampah yang ideal menurut Undang-Undang No.18 Tahun 2008, tentang pengelolaan sampah. Proses pemilahan sampah dapat mempermudah pengelolaan sampah menuju proses pengelolaan lanjutan seperti untuk daur ulang menjadi kompos dan barang yang bernilai, oleh karena itu langkah inovatif ini bertujuan untuk membuat sistem otomatis agar mempermudah dalam memilah sampah sesuai jenis. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti mengusulkan sebuah penerapan pemilahan sampah secara otomatis dalam memilah sampah. Tempat sampah ini mengklasifikasikan menjadi 3 jenis sampah yaitu compostable,non-compostable, dan residue. Cara kerja sampah ini yaitu dengan sensor proximity kapasitif, induktif, dan inframerah untuk mengklasifikasikan jenis sampah. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroller ESP32 yang berfungsi sebagai sistem kontrol sensor dan aktuator. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan persentase rata-rata keberhasilan servo adalah 99,85% dan persentase rata-rata masing-masing sampah compostable adalah 65%, non-compostable adalah 85%, dan residue adalah 85%.
Analisis Pengaruh Penggunaan Limbah Sandblasting dengan Penambahan Karbon Aktif terhadap Nilai Kuat Tekan Roster Naufal Hakim Akbar; Luqman Cahyono; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah sandblasting merupakan limbah yang dihasilkan dari salah satu kegiatan di industri manufaktur kapal yaitu proses sandblasting dan termasuk dalam kelompok Limbah B3 dengan kode B323-1. Komposisi kimia pada limbah sandblasting sebagian besar merupakan silika dalam bentuk senyawa SiO2 yang dapat digunakan sebagai material subtitusi agregat halus pada campuran bata beton. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh komposisi penggunaan limbah sandblasting dengan penambahan karbon aktif tempurung kelapa sebagai material subtitusi agregat halus menjadi sebuah produk roster bata beton dan diharapkan dapat memberikan inovasi terhadap variasi produk yang dihasilkan. Pencetakkan dilakukan menggunakan cetakan persegi dengan dimensi 20 cm x 20 cm x 9,5 cm. Kualitas mutu roster bata beton yang dianalisis yaitu kuat tekan yang didapatkan akibat pengaruh substitusi limbah sandblasting. Semua variasi roster terdapat penambahan karbon aktif tempurung kelapa sebesar 8%, dengan variasi limbah sandblasting 20%, 40%, dan 60%. Nilai kuat tekan pada variasi 20%sebesar 0,63 N/mm2; variasi 40% sebesar 1,07 N/mm2; dan variasi 60% sebesar 0,7 N/mm2. Sedangkan, nilai kuat tekan roster bata beton yang beredar dipasaran sebesar 0,61 N/mm2. Standar yang digunakan untuk nilai kuat tekan yaitu SNI 03-1570-1989 tentang Bata Beton Karawang. Dengan demikian, penelitian ini berpotensi untuk mengembangkan teknologi ramah lingkungan dalam industri infrastruktur sipil.
Tinjauan Karakteristik Material Fly Ash dan Limbah Sandblasting untuk Pembuatan Paving Block Oka Syaputra; Ayu Nindyapuspa; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah sandblasting belum juga optimal sehingga menjadi tumpukan limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Jumlah timbulan limbah sandblasting yang dihasilkan dari galangan kapal sekitar 36.300 kg/bulan. Indonesia merupakan negara dengan penghasil baru bara terbesar di dunia yang mencapai 419 juta ton dan tiap satu ton menghasilkan fly ash sebesar 15-17%. Salah satu bentuk pemanfaatan limbah sandblasting dan fly ash adalah paving block. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi fly ash dan limbah sandblasting terhadap kuat tekan paving block. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Paving block yang digunakan berukuran 20x10x6 cm. Variasi substitusi fly ash yang digunakan yaitu 5%, 7,5%, dan 10%. Variasi sandblasting yang digunakan yaitu 80%. Variasi paving block antara lain 1C4SB, 1C4SB-25FA, 1C4SB-37,5FA, dan 1C4SB-50FA. Metode perawatan yang digunakan adalah metode penutup basah. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan, variasi dengan nilai terbaik adalah variasi 1C4SB-25FA dengan substitusi fly ash 5% yang memiliki nilai kuat tekan sebesar 30,12 Megapascal (MPa) dan termasuk ke dalam mutu B. Paving mutu B memiliki nilai rata-rata kuat tekan sebesar 20 MPa dan dapat digunakan sebagai pelataran parkir mobil.
Kajian Kelayakan Material Pasir Silika Limbah Blasting untuk Menggantikan Material Pasir pada Produk Paving Block Muhammad Fa’izin Amrulloh; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2021 pengoperasian kapal meningkat sebanyak 72.313.000, sehingga berdampak pada tingginya kebutuhan galangan untuk pemeliharaan kapal. Salah satu proses pemeliharaan adalah persiapan permukaan sebelum coating dengan teknik sandblasting. Jumlah timbulan limbah sandblasting di suatu perusahaan menghasilkan 145.200 kg/tahun, sehingga perlu adanya pengolahan lebih lanjut. Salah satu upaya yaitupembuatan paving block untuk memanfaatkan pasir silika limbah blasting sebagai material agregat halus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi pasir silika limbah blasting dan abu batu terhadap kuat tekan pada pembuatan bata beton (paving block). Metode yang digunakan adalah dengan cara mencampurkan semen dan agregat halus pada perbandingan 1:5 dan FAS konstan sebesar 0,4. Agregat yang digunakan adalah campuran pasir silika limbah blasting dengan abu batu, menggunakan perbandingan agregat 1:1 dan 2:3. Metode perawatan paving block selama 28 hari dengan ditutup karung goni yang telah dibasahi. Penelitian ini mengacu pada SNI 03-0691-1996 Bata Beton (Paving block). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kuat tekan bata beton (paving block) memenuhi mutu B dengan nilai 19,7 MPa dan 21,7 MPa. Pemanfaatan pasir silika limbah blasting untuk pembuatan paving block dapat mengurangi timbulan limbah blasting pada galangan kapal dan secara teknis layak untuk menggantikan material pasir.
Suistainable Material Melalui Pemanfaatan Limbah Sandblasting dan Fly Ash sebagai Bata Ringan dengan Variasi Foam Agent Eva Nur Suroidah; Luqman Cahyono; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan bata ringan dan banyaknya limbah sandblasting dan fly ash yang tidak terolah. Satu industri galangan kapal menghasilkan 12.100 Kg limbah sandblasting per bulan, sementara satu PLTU menghasilkan 600.000 ton FABA dalam satu bulan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sandblasting dan fly ash menjadi bata ringan dengan tambahan foam agent. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan eksperimen untuk mengidentifikasi komposisi bata ringan terbaik. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan foam agent 3,5% menghasilkan bata ringan dengan kuat tekan 10,18 Mpa dan massa jenis 1.580 Kg/m3, tetapi tanpa menggunakan limbah. Berdasarkan SNI 8640:2018, massa jenis maksimal bata ringan adalah 1.400 Kg/m3 dan kuat tekan minimal 2 Mpa. Variasi persentase foam agent yang digunakan pada penelitian ini adalah 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase foam agent 7,5% menghasilkan bata ringan dengan kuat tekan 3,4 Mpa dan massa jenis 1.282,05 Kg/m3, sehingga disimpulkan bahwa limbah sandblasting dan fly ash dapat dimanfaatkan menjadi bata ringan yang memenuhi standar SNI 8640:2018 menggunakan persentase foam agent 7,5%.
Identifikasi Emisi Gas Rumah Kaca dalam bidang Konstruksi Pada Tahap Pekerjaan Pipa (Studi Kasus: PT Adhi Karya Piping Package, Manyar Smelter Project) Fahrozi Maulana Mulyana; Ayu Nindyapuspa; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Adhi Karya Manyar Smelter Project merupakan salah satu perusahaan di bidang konstruksi dan ikut menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca dan menghasilkan pemanasan global yang telah menjadi masalah serius yang terjadi di lingkungan sekitar kita dalam beberapa tahun terakhir. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari PT Adhi Karya adalah CO2, CH4, dan N2O. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran potensi emisi gas rumah kaca dari proses utama dan proses penunjang yang dilakukan di PT Adhi Karya dalam tahap pekerjaan pipa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi data, dan survey perhitungan langsung di lapangan. Metode perhitungan gas rumah kaca yang digunakan mengacu pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta IPCC. Dari hasil analisis besaran emisi karbon yang dihasilkan dari pekerjaan pipa terbagi menjadi 2 proses yaitu proses utama dan proses penunjang, untuk proses utama menghasilkan emisi sebanyak 6.743,89 Kg CO2eq, dan untuk proses penunjang menghasilkan emisi sebanyak 43.424,89 Kg CO2eq