Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Refleksi Kristologis dalam Konteks Asia Yualin, Artha; Pasca, Aprilia; Verra, Verra; Sarmauli, Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/08wmq286

Abstract

This research aims to reflect on Christology in an Asian context. This research is beneficial for the development of theological science, particularly in the fields of Christology and contextual theology. This research uses a descriptive approach with a library research method. This study on Christological reflection in an Asian context focuses on the exploration, study, and analysis of various relevant written sources, both classical and contemporary. It can be concluded that Christology is the teaching about the person and work of Jesus Christ, which is inseparable from the doctrine of the Trinity and salvation. Christological reflection in an Asian context arises from the need to present the meaning of Jesus Christ in the reality of religious pluralism, poverty, and suffering that characterize Asian societies. Figures such as Kosuke Koyama with his Water Buffalo Theology emphasize simplicity and closeness to the common people; C.S. Song with his Story Theology emphasizes the importance of folklore and Asian cultural identity; and J.B. Banawiratma with his contextual approach opens dialogue with Islam. The application of contextual Christology in Asia is manifested in interfaith dialogue, social engagement to alleviate poverty, and contextual and tolerant Christian religious education.
Perkembangan Kerajaan Allah di Zaman Paulus Tiara, Tiara; Sona, Sona; Sarmauli, Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3x3jnn96

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan konsep Kerajaan Allah di zaman Paulus berdasarkan surat-suratnya, serta aplikasinya bagi kehidupan orang percaya masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan. Sumber data primer meliputi surat-surat Paulus dalam Perjanjian Baru serta karya teologis Donald Guthrie dan George Eldon Ladd, sedangkan sumber sekunder berupa artikel jurnal terkini yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Kerajaan Allah dalam Perjanjian Lama dan ajaran Yesus menjadi fondasi bagi pemikiran Paulus. Paulus mengembangkan pemahaman ini secara signifikan dalam tiga dimensi: eskatologis, etis, dan kristologis. Ia menggeser pemahaman Kerajaan dari eksklusivitas etnis menuju universalitas keselamatan, dengan menekankan bahwa Kerajaan Allah adalah tentang kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus (Roma 14:17). Paulus juga memahami gereja sebagai komunitas yang telah dipindahkan ke dalam Kerajaan Allah (Kolose 1:13) serta memberitakan Kerajaan sebagai tandingan terhadap klaim Kekaisaran Romawi. Kesimpulan penelitian ini adalah ajaran Paulus tentang Kerajaan Allah tetap relevan bagi orang percaya masa kini dalam menghidupi nilai-nilai Kerajaan, menjadi komunitas yang menghadirkan Kerajaan, serta hidup dalam tegangan "already but not yet" sambil bersaksi di tengah kemajemukan Indonesia.