Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Ketersediaan Fasilitas Umum terhadap Kepuasan Penghuni Komplek Perumahan Antara Residence Kota Makassar Basiri, Syamsu; Ashad, Hanafi; Hadi, Abd Karim
Jurnal Flyover Vol. 3 No. 1 (2023): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v3i1.1498

Abstract

Perumahan Antara Residence dibangun oleh PT. Haji Satir, sejak tahun 2010 hinga saat ini. Fasilitas Umum Perumahan merupakan syarat yang harus terpenuhi guna memberikan kepuasan bagi penghuninya. Ketersediaan fasilitas umum Perumahan Antara Residence fasilitas umum jalan, sanitasi, drainase, air bersih dan pembuangan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fasilitas umum yang dominan berpengaruh terhadap kepuasan penghuni perumahan antara residence, mengetahui kesesuaian ketersediaan fasilitas umum yang disediakan pengembang perumahan antara residence, mengetahui pengaruh ketersediaan fasilitas umum terhadap kepuasan penghuni perumahan antara residence. Dalam penelitian ini mendapatkan dua data yang bersifat berbeda, yaitu data kuantitatif (jawaban dari kuesioner) dan data kualitatif (jawaban dari wawancara). Dan diolah data dengan menggunakan uji statistik, dengan 5 klasifikasi skort, kemudain data disajikan dengan distribusi frekuensi relatif dan analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan menunjukkan bahwa fasilitas umum yang memberikan oleh pihak pengembang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penghuni di Perumahan Antara Residence. Faktor yng paling dominan mempengearuhi kepuasan penghuni adalah faktor fasilitas umum jaringan listrik dengan nilai rata-rata tingkat nilai 4,518. Masing-masing faktor dengan tingkat kesesuaian ketersediaa fasilitas umum berpengaruh positif, kecuali pada fasilitas umum sanitasi (-0,085), drainase (-0,245), dan pembuangan sampah (-0,085). Sedangkan pengaruh ketersediaan secara simultan telah memberikan pengaruh 63,5% terhadap kepuasan penghuni kepuasan konsumen Perumahan Antara Residence.
Kinerja Paving Block Dengan Menggunakan Bahan Pengikat Asbuton Lawele (LGA) Nurhalizah, Siti; Chatima, Husnul; Hadi, Abd Karim; Utina, Toni; Alifuddin, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/g7mmvj15

Abstract

Paving block merupakan salah satu jenis paving yang terbuat dari campuran agregat, air, dan bahan pengikat. Bahan pengikat yang umum digunakan untuk membuat paving block adalah semen. Namun, penggunaan semen sebagai bahan pengikat dapat menimbulkan masalah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai hasil uji kuat tekan apakah memenuhi syarat dari campuran Asbuton lawele sebagai perekat pada paving block. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen pada benda uji, mencakup Pasir dan Abu batu dengan bahan pengikat. Hasil untuk campuran Pasir LGA 40%, tinggi awal 8 cm berkurang menjadi 5,8 cm setelah pemadatan, menghasilkan penurunan tinggi (ΔL) sebesar 2,2 cm. Demikian pula, untuk Abu Batu LGA 40%, tinggi berkurang dari 8 cm menjadi 5,8 cm, dengan penurunan tinggi yang sama. Hasil menggunakan metode secara mekanis memiliki kekuatan tekan yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Kesimpulan semakin tinggi persentase Asbuton Lawele, makin tinggi nilai kuat tekan paving block yang dihasilkan, serta Asbuton Lawele berperan meningkatkan kekuatan dan daya tahan paving block.
Perbandingan Karakteristik dan Durabilitas Campuran HRS-WC dengan Bahan Ikat Starbit E-55 dan Retona Blend E-55 Faransyah, Fariz; Asis, Ryan Rifaldi Saputra; Hadi, Abd Karim; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/qtks0333

Abstract

Aspal memiliki karakteristik yang berpengaruh terhadap kinerja campuran beraspal. Oleh karena itu diperlukan aspal dengan kualitas yang bagus sehingga nantinya akan dihasilkan campuran beraspal dengan kinerja yang baik, seperti aspal modifikasi Starbit E-55 dan Retona Blend E-55 yang memiliki keunggulan dibandingkan jenis aspal lainnya. Penelitian ini dilakukan pada lapisan HRS-WC bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik dan durabilitas pada aspal Starbit E-55 dan Retona Blend E-55. campuran Aspal Starbit E-55 memiliki karateristik marshall yang lebih baik dibandingkan campuran aspal Retona Blend E-55 dan Aspal Pen 60/70. Begitu pula Nilai Indeks Kekuatan Sisa pada Aspal Starbit E-55 lebih tinggi dibanding Aspal Retona Blend E-55 dan Aspal Pen 60/70 walaupun perbandingannya tidak terlalu signifikan. Nilai indeks kekuatan sisa dari masng-masing jenis aspal memberikan hasil yang memenuhi syarat yang telah di tentukan oleh Bina Marga 2018 yaitu ≥ 75%.
Pengaruh Variasi Suhu Pemadatan Campuran HRS-WC Menggunakan Serbuk Arang Kayu sebagai Filler Terhadap Nilai Kuat Tarik Tidak Langsung Adnan, Nabila; Khaerunnisa, Uswatun Hasanah; Hadi, Abd Karim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/4p62qb07

Abstract

Campuran HRS-WC digunakan untuk lapis aus, karena mempunyai kelenturan yang nyaman untuk dilalui kendaraan. Melihat kondisi arang kayu yang memiliki senyawa mirip dengan aspal, diharapkan pencampuran arang kayu sebagai filler sebanyak 1%, 2% dan 3% dapat meningkatkan kinerja dari lapis HRS-WC. Selain itu kinerja perkerasan dipengaruhi oleh suhu pemadatan, dengan begitu pada suhu pemadatan variasi yang digunakan adalah 125˚, 135˚, 145˚, dan 155˚C. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh variasi suhu pemadatan terhadap nilai karakteristik dan kuat tarik tidak langsung dengan menggunakan arang kayu sebagai filler pada campuran HRS-WC. Metode penelitian yang dipakai yakni metode eksperimental kepada campuran HRS-WC yang telah divariasikan yang kemudian dilakukan pengujian marshall test dan indirect tensile strenght. Hasil penelitian dengan variasi penggunaan arang kayu terbaik terdapat pada variasi 2% dengan stabilitas 1648,84 Kg dan variasi suhu pemadatan terbaik dengan arang kayu 2% terdapat pada suhu 145˚ dengan nilai stabilitas 1749,72 Kg serta variasi terbaik pada pengujian indirect tensile strenght terdapat pada suhu pemadatan 145˚ dengan variasi arang kayu 2% yaitu 75623,11 kPa.
Analisis Variasi Gradasi Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) Terhadap Parameter Marshall dan Permeabilitas Wiranata; Adam, Muhammad; Hadi, Abd Karim; Badaron, St Fauziah; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0mk2b451

Abstract

Stone Matrix Asphalt (SMA) adalah suatu campuran beton aspal panas yang memilki gradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar lebih dominan. Tujuan Penelitian ini Untuk menganalisa Variasi Gradasi Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) terhadap karateristik marshall dan Permeabilitas. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen. Dari Hasil Pengujian marshall Gradasi atas (65 % Kasar) menghasilkan nilai stabilitas, yang lebih tinggi dari gradasi ideal (70 % Kasar) dan gradasi bawah (75% Kasar). Dengan nilai Stabilitas tertinggi 805,67 kg sedangkan gradasi bawah memiliki nilai VIM lebih tinggi dibandingkan gradasi atas (65% Kasar) dan gradasi ideal (70 % Kasar) dengan nilai VIM tertinggi 7.16%.Dari Hasil koefisien permeabilitas gradasi bawah 0.2794, gradasi ideal 0.2515 dan gradasi atas 0.2398. dari ketiga variasi gradasi di dapatkan bahwa gradasi bawah (75% Kasar) memiliki koefisien permeabilitas yang tinggi Daripada Gradasi atas (65 % Kasar) dan Gradasi Ideal (70 % Kasar).