Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Kejahatan Yang Berkembang Dalam Masyarakat Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa Waruwu, Firdamai Yanti; Hulu, Pergawan Canofan; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Primary Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 3 (2025): Primary Journal of Multidisciplinary Research, June 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/pjmr.v1i3.193

Abstract

This study examines the phenomenon of the increasing incidence of minor crimes in Banuasibohou 1 Village, Alasa Subdistrict, North Nias Regency, with a primary focus on its connection to drunken behavior resulting from the consumption of local alcoholic beverages. This issue has become a serious concern, as it not only disrupts public order but also undermines the cultural and traditional values long upheld by the Nias community. The aim of this research is to determine the extent to which the intensity of alcohol consumption contributes to the rise in criminal behavior within the village environment, as well as to understand the social and cultural roots of such behavior. The study was conducted using a mixed-methods approach, involving interviews, field observations, and quantitative surveys to test the hypothesis regarding the relationship between drunkenness and crime.
Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan Mendrofa, Cevin Wirnata; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, dan Hukum Vol. 2 No. 2 (2025): PAKEHUM- Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/pakehum.v2i2.602

Abstract

In the era of globalization and rapid development of information technology, challenges to national values and national identity are increasingly complex. The younger generation is faced with various foreign cultural influences that can affect their understanding and appreciation of the noble values of the nation. Therefore, Civic Education plays a role as a fortress in maintaining and instilling these values from an early age. As stated by Parawangsa, Dewi, and Furnamasari (2021), Civics Education in Primary Schools focuses on the formation of smart, skilled, and characterized citizens in accordance with Pancasila and the 1945 Constitution. In addition, civic education not only functions as a transfer of knowledge about the political and legal system, but also as a means of shaping the character and morals of students. This is in line with the view that Civics Education aims to foster and increase citizen participation in political and community life, both at the local and national levels.
ANALISIS PENERAPAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI (STUDI: PERGUB SUMUT NOMOR 31 TAHUN 2022) Bawamenewi, Adrianus; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32059

Abstract

Korupsi adalah tingkah laku yang menyimpang dari kewajiban suatu jabatan pejabat negara dengan menggunakan kekuasaan dan kesempatan untuk melakukan perbuatan secara melawan hukum dapat berupa penyuapan, gratifikasi, pencurian, pemerasan, nepotisme yang dapat merugikan keuangan dan perekonomian negara dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi. Terdapat tiga pendekatan utama untuk memerangi korupsi: penindakan, pencegahan, dan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan penerapan pendidikan anti korupsi dan apa saja nilai dan prinsip yang ditanamkan dalam penerapan pendidikan anti korupsi. Jenis penelitian ini adalah penelitan kepustakaan. Penelitian kepustakaan bertujuan mencari teori yang relevan, aturan, metode, ide yang dapat dipakai untuk mengkaji dan memberi solusi atas persoalan yang diteliti. Berdasarkan hasil pembahasan disimpulkan bahwa penerapan pendidikan antikorupsi yaitu dimulai dari kebijakan sekolah dengan memuat pada kurikulum baik dalam bentuk mata pelajaran mandiri atau insersi dengan beberapa mata pelajaran, penyampaian pengarahan dari pimpinan dan guru di sekolah. Sekolah memegang prinsip keteladanan, aktul, tersistematis dan berkelanjutan. Pendidikan antikorupsi dapat dilakukan dengan model memuat sebagai mata pelajaran/muatan lokal di kurikulum sekolah atau insersi dengan berbagai mata pelajaran. Nilai yang perlu ditanamkan yaitu jujur, disiplin, tanggungjawab, adil, berani, peduli, etos kerja, mandiri dan sederhana. Sementara prinsipnya adalah akuntabilitas, transparansi, kewajaran, kebijakan dan pengontrolan.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA UNTUK MEMBUAT MEDIA PRESENTASI INTERAKTIF Harefa, Anugerah Tatema; Lase, Berkat Persada; Bawamenewi, Adrianus; Harefa, Amstrong; Hulu, Syukur Kasieli; Lase, Fatiani; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32568

Abstract

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva untuk Membuat Media Presentasi Interaktif diadakan pada 29 Juli 2024, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan alumni Prodi PPKn Universitas Nias dalam merancang presentasi yang efektif dan menarik. Topik ini dipilih karena kebutuhan mendesak untuk menyajikan informasi dengan cara yang visual dan interaktif, seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan profesional. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan sesi pengenalan fitur Canva, pembuatan slide presentasi dengan elemen grafis, serta praktik mandiri yang didukung oleh instruktur. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, dengan mereka mampu membuat presentasi yang lebih estetis dan engaging. Evaluasi peserta juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode pelatihan. Pentingnya hasil ini terletak pada peningkatan kualitas penyampaian informasi oleh para alumni, yang dapat mempengaruhi efektivitas komunikasi dalam konteks akademik dan profesional. Kesimpulannya, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tetapi juga mendorong kreativitas dalam pembuatan media presentasi, memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta.
ANALISIS MOTIVASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMANFAATKAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NIAS TAHUN AKADEMIK 2023/2024 Telaumbanu, Ika Kristiani; Telaumbanua, Darisalim; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro; Lase, Fatiani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswa program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam memanfaatkan perpustakan Universitas Nias, untuk mengetahui kendala mahasiswa program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam memanfaatkan perpustakaan Universitas Nias, untuk mengetahui upaya perpustakaan memotivasi mahasiswa program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam memanfaatkan perpustakaan Universitas Nias. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah rekaman dengan menggunakan alat rekam HP (merekam semua pembicaraan) hasil gambar sebagai bukti nyata, kemudian buku catatan yang berfungsi untuk mencatat semua percakapan dengan sumber data. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa : Pertama, Motivasi mahasiswa program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam memanfaatkan perpustakaan Universitas Nias sudah cukup baik. Mahasiswa yang memanfaatkan perpustakaan merupakan mahasiswa yang mampu memperbaiki cara belajarnya untuk meningkatkan pengetahuan akademiknya baik itu mencari tugas kuliah dan referensi pembuatan skripsi mereka. Namun tidak sepenuhnya mahasiswa memanfaatkan perpustakaan karena adanya beberapa faktor. Kedua, Kendala yang dihadapi dalam motivasi mahasiswa program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam memanfaatkan perpustakaan Universitan Nias yaitu kesiapan sumber daya manusia (pegawai) dalam memahami dan mengetahui motivasi mahasiswa PPKn dalam memanfaatkan perpustakaan, perolehan referensi dan koleksi buku terbaru, serta fasilitas sarana dan prasarana yang minim atau kurang memadai. Ketiga, Upaya yang harus dilakukan dalam memotivasi mahasiswa program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam memanfaatkan perpustakaan Universitas Nias yaitu dengan cara memperbanyak koleksi buku terbaru, melengkapi sarana dan prasarana perpustakaan serta menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi mahasiswa.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI LITERASI BUDAYA DI UPTD SMP NEGERI 2 LAHOMI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Gulo, Teti Oi Nike; Lase, Berkat Persada; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro; Harefa, Anugerah Tatema
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya, untuk mengetahui kendala-kendala dalam penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya dan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya di SMP Negeri 2 Lahomi tahun Akademik 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah rekaman dengan menggunakan alat rekam HP (merekam semua pembicaraan) hasil gambar sebagai bukti nyata, kemudian buku catatan yang berfungsi untuk mencatat semua percakapan dengan sumber data. Dari hasil Penelitian ditemukan bahwaPelaksanaan program literasi budaya di SMP Negeri 2 Lahomi dengan memfungsikan lingkungan fisik sekolah melalui pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah, pembelajaran ekstrakurikuer, penegakan tata tertib sekolah maupun juga literasi sekolah serta pembelajaran PPKn penanaman nilai- nilai karakter kebangsaan.Penanaman karakter kebangsaan melalui literasi budaya siswa diharapkan dapat tumbuh sebagai generasi yang mencintai dan memahami warisan budaya bangsa serta memiliki karakter kebangsaan yang kuat, salah satunya dengan memberikan pemahaman pentingnya membaca kepada siswa, mengadakan kegiatan literasi yang berfokus pada nilai-nilai kebangsaan, seperti membaca karya sastra atau sejarah nasional, dan melalui buku-buku perpustakaan yang dapat memperkenalkan tokoh-tokoh inspiratif dan teladan yang mewakili karakter kebangsaan yang dihormati. Kendala yang dihadapi dalam penanaman pembentukan nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya adalah: 1) terbatasnya sumber daya seperti buku, materi, dan sarana pendukung; 2) Keterbatasan akses informasi dan komunikasi, terutama dalam hal peminjaman yang masih dilakukan secara manual; 3) kurangnya minat baca siswa; 4) situasi belajar yang kurang memotivasi para siswa untuk mempelajari buku-buku tertentu di luar buku-buku paket; 5) Meningkatnya penggunaan teknologi informasi elektronik. Upaya yang dilakukan adalah Meningkatkan pelayanan di dalam perpustakaan sekolah seperti menyediakan bahan bacaan dengan berbagai jenis buku yang mendukung, memberikan perhatian terhadap kenyamanan perpustakaan seperti kondisi ruangan yang cukup baik dan nyaman, serta rapi dalam penataan buku, dan mengendalikan atau membatasi anak dalam penggunaan alat media elektronik seperti gawai dan televisi.
PEMBINAAN ETIKA SOPAN SANTUN SISWA DI KELAS X MELALUI PEMBELAJARAN PPPKN DI SMA NEGERI 2 ONOHAZUMBA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Lombu, Mei Pasrah Kristin; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro; Bawamenewi, Adrianus; Harefa, Amstrong
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PPkn dalam pembinaan etika sopan santun siswa di kelas X melalui pembelajaran PPkn di SMA Negeri 2 Onohazumba tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. adapaun tujuan pengguanan pendekatan deskriptif adalah menggambarkan proses dari pelaksanaan penelitian yang di awali dengan observasi. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian itu sendiri dengan menggunakan handpone sebagai alat untuk merekam semua pembicaraan, hasil gambar sebagai bukti nyata dan buku catatan yang berfungsi untuk mencatat percakapan dengan sumber data atau informa. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian dan pembahasan disimpulkan pertama, pembinaan etika sopan santun cukup berkesinambungan dengan baik antara bapak dan ibu guru serta siswa. Pelaksanaan pembinaan etika sopan santun terhadap peserta didik diajarkan melalui kegiatan-kegiatan di sekolah maupun melalui proses pembelajaran melalui mata pelajaran PPKn dengan mataeri pembinaan etika sopan santun, hal ini juga mempunyai pengaruh dalam pembentukan moral peserta didik yang semakin menjadikan lebih taat dan bisa bertangung jawab atas perbuatannya masing-masing dan mendapat nilai etika serta nilai religius sehingga dapat menjadikan pribadi peserta didik yang lebih baik kedepannya. kedua, adapun kendalan dalam pembinaan etika sopan santun melalui pembelajaran PPKn yaitu karakteristik siswa yang berbada-beda, kurangnya pemahaman siswa tentang perilaku sopan santun dan kurangnya penanaman etika sopan santun di lingkungan keluargan yang berperan. ketiga upaya selama melakukan penelitian adapun temua yang di peroleh melalui wawancara yaitu hambatan atau kendala dalam pembinaan melalui pembelajaran.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENUMBUHKAN TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA DI LINGKUNGAN KAMPUS Harefa, Anugerah Tatema; Hulu, Syukur Kasieli; Lase, Berkat Persada; Harefa, Amstrong; Bawamenewi, Adrianus; Lase, Fatiani; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam menumbuhkan toleransi antarumat beragama di lingkungan kampus melalui metode studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa PKn berperan penting dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap nilai-nilai pluralisme, demokrasi, dan hak asasi manusia. Pendekatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif serta kegiatan ekstrakurikuler berbasis keberagaman terbukti efektif dalam menanamkan sikap toleransi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti konsistensi penerapan kurikulum dan evaluasi program. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap strategi pengembangan pendidikan toleransi di Indonesia, khususnya di tingkat perguruan tinggi.
Peran Guru dalam Penegakan Nilai-Nilai Hak Asasi Manusia pada Peserta Didik di Sekolah Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro; Waruwu, Deprianus; Zega, Perdamaian; Harefa, Berlin Syahputra; Zendrato, Arisman Jaya; Gea, Septiman Christian; Gea, Wanson Karunia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 4, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18326668

Abstract

The purpose of this study is to determine the implementation and role of teachers in enforcing human rights values (HAM) to students in schools. with a historical-normative approach through literature and document analysis, in order to trace the historical construction and normative meaning of human rights values. The results of the study are that the role of teachers is very important in addition to the role of the parents of the students themselves. Teachers have implemented the implementation of human rights values to students in learning well, teachers have provided students with good education, attention to students, facilitate learning, and care. And the role of teachers in enforcing human rights to students is to participate in learning, because learning can include human rights values, especially in civic education learning, which is expected to enable students to apply Pancasila values in life. Teachers must also have a dynamic nature and quickly follow the developments of the times so that students become good and smart citizens.
Analisis Tugas Pokok dan Fungsi Panitia Pemungutan Suara Desa Niko’otano Dao dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Wilayah Kota Gunungsitoli Harefa, Turia Elden Theophilus; Lase, Fatiani; Lase, Berkat Persada; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tugas pokok dan fungsi Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Niko’otano Dao dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Wilayah Kota Gunungsitoli, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan upaya yang dilakukan dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Ketua PPS, anggota PPS, dan Kepala Desa, observasi lapangan, serta dokumentasi terkait tahapan pelaksanaan Pilkada. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa meskipun PPS Desa Niko’otano Dao telah melaksanakan tugasnya dengan baik, masih diperlukan peningkatan kapasitas, dukungan sarana yang memadai, dan penguatan koordinasi kelembagaan untuk mewujudkan penyelenggaraan Pilkada yang lebih efektif, transparan, dan partisipatif pada masa mendatang