Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Transformasi Audit Keuangan Berbasis Digital Dalam Penguatan Tata Kelola Keuangan Dan Financial Sustainability UMKM Dan Koperasi Nurjanna Nurjanna; Rustan Rustan; Andi Arifwangsa Adiningrat; Sitti Mukarramah; Sitti Zulaeha
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.10034

Abstract

Transformasi digital menjadi tuntutan strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi dalam menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompleks. Namun, pada praktiknya, banyak UMKM dan koperasi di Kota Makassar masih menghadapi permasalahan dalam tata kelola keuangan dan audit yang ditandai dengan pencatatan manual, lemahnya pengendalian internal, serta rendahnya kualitas laporan keuangan. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan akses pembiayaan dan rendahnya keberlanjutan finansial usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi audit keuangan berbasis digital dalam memperkuat tata kelola keuangan dan meningkatkan financial sustainability UMKM dan koperasi di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pengelola UMKM, pengurus koperasi, auditor, serta pendamping UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan audit keuangan berbasis digital mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan, serta memperkuat proses pengambilan keputusan usaha. Meskipun demikian, implementasi audit digital masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan literasi digital, infrastruktur teknologi, dan resistensi terhadap perubahan. Secara keseluruhan, transformasi audit keuangan berbasis digital berkontribusi positif terhadap penguatan tata kelola keuangan dan keberlanjutan finansial UMKM dan koperasi, sehingga memerlukan dukungan pelatihan, pendampingan, dan kebijakan yang berkelanjutan
EVALUASI PENERAPAN PERUBAHAN TARIF UMKM TERHADAP KETAATAN WAJIB PAJAK UMKM KOTA MAKASSAR Muhaimin Muhaimin; Akhmad Akhmad; Andi Arifwangsa Adiningrat; Karmila Oktafiana
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 3 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrp.v3i2.4413

Abstract

This study aims to answer the problem regarding the Application of Tariff Changes for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to the compliance of the Makassar City UMKM Taxpayers. This research is a type of research that uses descriptive qualitative methods. This research data includes primary data and secondary data. The results showed that after implementing the policy of changing the MSME rate from 1% (PP 46 2013) to 0.5% (PP 23/2018) the level of taxpayer compliance has increased. This is evidenced by the increasing number of new taxpayers who register to obtain Taxpayer Identification Number (NPWP). The advantage felt by MSME players is that the tax imposed is now much lower than before. West Makassar KPP Pratama also benefited, as evidenced by the amount of tax revenue from West Makassar KPP Pratama in 2018 experiencing a significant increase.
Program For Implementing Samsat Enrekang Motor Vehicle Tax Breaking Program For Taxpayers Muhammad Khaedar Sahib; Andi Arifwangsa Adiningrat; Andi Jam'an; Nurhikmah Nurhikmah
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 6 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrp.v6i1.10834

Abstract

The purpose of this study is to find out the optimization of the motor vehicle tax bleaching program in increasing taxpayer compliance in paying taxes at the Samsat Enrekaang office. The research object of this Final Project is "Efforts to increase awareness of taxpayers in paying taxes and paying more attention to the time of payment so as not to be fined". The data analysis technique used is applied quantitative techniques using the method of data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The results of this study indicate that the existence of the Motor Vehicle Tax Bleaching program also increases public awareness in paying motorized vehicle taxes in Enrekang Regency. This Tax Bleaching Program also increases Local Own Revenue in the motor vehicle tax sector until the targets set are achieved.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA NELAYAN MELALUI PENDEKATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN WANITA NELAYAN M. Yusuf Alfian Rendra Anggoro KR; Idrawahyuni; Warda; Andi Arifwangsa Adiningrat
Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (JEBISMA) Vol 3 No 3 (2026): April 2026
Publisher : PT. Media Edutama Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70197/jebisma.v3i3.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kesejahteraan rumah tangga nelayan melalui pendekatan pengelolaan keuangan dan pemberdayaan wanita nelayan pada keluarga nelayan di Desa Topejawa, Kabupaten Takalar. Permasalahan utama yang dihadapi oleh rumah tangga nelayan meliputi pendapatan yang bersifat fluktuatif, rendahnya literasi keuangan, serta perilaku konsumtif dalam pengelolaan pendapatan, terutama pada saat musim panen raya. Pada kondisi tersebut, nelayan cenderung membelanjakan pendapatan untuk kebutuhan yang tidak prioritas, sehingga berdampak pada rendahnya stabilitas ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pencatatan keuangan uang keluar, uang masuk, tabungan, memisahkan uang usaha, uang rumah tangga mampu menjaga kontrol finansial dan menjaga stabilitas ekokomi keluarga nelayan. Selain dari itu, pemberdayaan Wanita melalui kegiatan pengelolaan hasil perikanan mampu mendatangkan penghasilan tambhanan. Sinergi pengelolaan keuangan yang baik dan pemberdayaan memiliki konstrikbusi nyata dalam menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan. Dengan demikian, pendekatan ini menjadi strategi yang efektif dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan secara berkelanjutan.
Pengaruh Digital Payment dan Kualitas Pelayanan terhadap Peningkatan Omset pada UMKM Fashion di Kecamatan Panakkukang Firdayanti Firdayanti; Mira Mira; Andi Arifwangsa Adiningrat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital payment dan kualitas pelayanan terhadap peningkatan omset pada UMKM fashion di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital, termasuk penggunaan QRIS, e-wallet, dan mobile banking, telah mengubah pola transaksi masyarakat dan mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi. Di sisi lain, kualitas pelayanan yang tercermin melalui keandalan dan responsivitas juga menjadi faktor penting yang memengaruhi kepuasan konsumen dan pertumbuhan pendapatan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 130 responden pelaku UMKM fashion yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 192 unit usaha. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji t parsial, dan uji koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel digital payment (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset dengan nilai t-hitung 4,089 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omset dengan nilai t-hitung 5,052 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,691 menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan mampu menjelaskan 69,1% variasi peningkatan omset UMKM fashion di Kecamatan Panakkukang.
Pengaruh Program Pelatihan Dan Pengembangan Karyawan Terhadap Peningkatan Kinerja Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan Fuad Badawi; Muhammad Yusuf; Andi Arifwangsa Adiningrat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program pelatihan dan pengembangan karyawan terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 63 responden menggunakan teknik penentuan sampel dengan rumus Slovin. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS serta melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 3,283 dan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05). Pengembangan karyawan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 3,224 dan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung sebesar 61,134 (sig. 0,000). Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,671 menunjukkan bahwa 67,1% variasi kinerja pegawai dijelaskan oleh program pelatihan dan pengembangan karyawan, sedangkan sisanya 32,9% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian ini. Hasil ini mengonfirmasi bahwa semakin baik pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan karyawan, semakin meningkat pula kualitas kerja, kuantitas kerja, dan ketepatan waktu penyelesaian tugas pegawai.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN AUDIT FORENSIK, AUDIT INVESTIGATIF DAN WHISTLEBLOWING SYSTEM SEBAGAI UPAYA ESKALASI KINERJA AUDITOR DALAM PENCEGAHAN FRAUD Saida Said; Rini Sulistiyanti; Idrawahyuni Idrawahyuni; Andi Arifwangsa Adiningrat
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i2.2557

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit forensik, audit investigatif, dan whistleblowing system terhadap kinerja auditor dalam pencegahan fraud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square (PLS). Populasi dalam penelitian ini adalah auditor pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0. Teknik penarikan sampel dalam penelitian menggunakan purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 120 auditor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit forensik dan audit investigatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dalam pencegahan fraud, di mana audit investigatif menjadi variabel yang paling dominan. Sementara itu, whistleblowing system juga berpengaruh signifikan namun menunjukkan arah pengaruh negatif terhadap kinerja auditor. Hal ini mengindikasikan bahwa efektivitas sistem whistleblowing belum berjalan optimal dan memerlukan penguatan dari segi perlindungan pelapor serta tindak lanjut laporan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penguatan sistem pengawasan internal pada institusi pemerintahan.Kata Kunci: Audit Forensik, Audit Investigatif, Whistleblowing System, Kinerja Auditor, Pencegahan FraudABSTRACTThis study aims to analyze the influence of forensic audit, investigative audit, and whistleblowing system on auditor performance in fraud prevention. The research adopts a quantitative approach using the Partial Least Square (PLS) method. The population in this study consists of auditors at the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) Representative Office of South Sulawesi Province. Data were collected through the distribution of questionnaires and analyzed using SmartPLS 3.0. The sampling technique used in this study is purposive sampling, resulting in a total sample of 120 auditors. The results show that both forensic audit and investigative audit have a positive and significant effect on auditor performance in fraud prevention, with investigative audit being the most dominant variable. Meanwhile, the whistleblowing system also has a significant effect but shows a negative influence on auditor performance. This indicates that the effectiveness of the whistleblowing system has not been optimal and requires strengthening in terms of whistleblower protection and follow-up actions. These findings provide important implications for strengthening internal control systems within government institutions.Keywords: Forensic Audit, Investigative Audit, Whistleblowing System, Auditor Performance, Fraud Prevention
REKONSTRUKSI ZOMBIE FINANCE MELALUI REFINANCING SYARIAH DAN KETAHANAN INTEREST COVERAGE PADA KRISIS KORPORASI Rustan Rustan; Syamsuddin Syamsuddin; Sitti Walida Mustamin; Fera Firyal Thahir; Sitti Mukarramah; Andi Arifwangsa Adiningrat
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/vt30p946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena Zombie Finance pada UMKM serta mengkaji refinancing syariah sebagai model rekonstruksi untuk memperkuat ketahanan interest coverage pada masa krisis korporasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi yang melibatkan lima informan UMKM terdampak tekanan keuangan selama masa krisis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM mengalami penurunan penjualan sebesar 50%–65% yang menyebabkan melemahnya arus kas, menurunnya profitabilitas, dan terbatasnya kemampuan memenuhi kewajiban pembiayaan. Kondisi ini mencerminkan karakteristik Zombie Finance, yaitu usaha tetap beroperasi tetapi bergantung pada refinancing atau perpanjangan pinjaman untuk bertahan. Penelitian juga menemukan bahwa refinancing syariah dipersepsikan lebih adil, adaptif, dan berkelanjutan karena menyesuaikan kewajiban pembiayaan dengan kapasitas usaha riil melalui prinsip bagi hasil dan restrukturisasi yang etis. Dengan demikian, refinancing syariah berpotensi memperkuat ketahanan dan keberlanjutan keuangan UMKM pada masa krisis ekonomi.
Financial Crime Early Prevention Strategy: The Utilization of Whistleblowing System and Risk Management In Sharia Bank Idrawahyuni; Sri Andayangsih; Andi Arifwangsa Adiningrat; Muhammad Adil; Endang Winarsih
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 14 No. 2 (2025): October
Publisher : Department of Sharia Economics Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v14i2.2915

Abstract

This study examined the effects of using a whistleblowing system and risk management as prevention strategies for financial crimes at PT Bank Syariah Indonesia in South Sulawesi, Indonesia. This type of research used an associative quantitative approach with a population of 46 PT Bank Syariah Indonesia in South Sulawesi, Indonesia. The sample in this study comprised 230 respondents, selected using purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression in SPSS 26. The results showed that the whistleblowing system cannot yet be used as an early prevention strategy for financial crime. In comparison, risk management has a positive and significant effect on the early prevention of financial crimes. It is hoped that the results of this research will make additional contributions to the literature on early prevention strategies for economic crimes in Sharia banking, focusing on whistleblowing systems and risk management. In addition, practitioners can provide input to management at PT Bank Syariah Indonesia in South Sulawesi on improving fraud prevention by increasing the effectiveness of the whistleblowing system and strengthening risk management as a prevention strategy against fraud.