Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Role of Effective Communication in Reducing Medication Errors in Pharmacy Practice Zakiah, Fitri; Nuari, Ris Ayu; Hermawan, Asep
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 4 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i4.1441

Abstract

Medication errors or errors in administering medications are serious health problems that occur in various health care facilities such as hospitals, clinics, and pharmacies. These errors can occur at the stage of writing prescriptions by doctors, providing and preparing drugs by pharmacists, to administering drugs to patients by nurses or patients themselves. Medication errors can lead to a variety of negative consequences, ranging from mild side effects to life-threatening events. This study aims to examine the role of effective communication in reducing medication errors in pharmacy practice. The research method used is a qualitative approach with an exploratory case study at the Salsabilah pharmacy in Leuwikujang Village, Leuwimunding District, Majalengka Regency and the Salsabilah 2 pharmacy in Trajaya Village, Palasah District, Majalengka Regency. The research sample consisted of health workers (pharmacists and doctors) at the Salsabilah pharmacy in Leuwikujang Village, Leuwimunding District, Majalengka Regency and the Salsabilah 2 pharmacy in Trajaya Village, Palasah District, Majalengka Regency, as well as patients who received services at the pharmacy. The results of the study show that effective communication between health workers and patients can improve patient safety by reducing the risk of medication errors. Good communication helps patients understand the treatment they are receiving, so they can follow instructions correctly and report any other side effects or problems immediately.
Edukasi APOCIL dan 6 Langkah Cara Cuci Tangan yang Baik dan Benar Zakiah, Fitri; Jaenudin, Jejen; Aisyah, Siti; Nugraha, Yoga; Nuari, Ris Ayu; Pratama, Aldi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.886

Abstract

Peran Apoteker sangat penting dalam memberikan edukasi tentang obat-obatan, khususnya vitamin. Pengenalan vitamin di tingkat sekolah dasar merupakan salah satu tugas dari seorang Apoteker. Pengabdian ini dilakukan di MI Negeri 3 Majalengka dengan tema “Pengenalan Apocil (Apoteker Cilik) dan 6 langkah cuci tangan yang baik dan benar di MI Negeri 3 Majalengka Desa Pegandon Kec. Dawuan, Kab. Majalengka”. Tujuan mengajarkan 6 langkah cuci tangan yang baik dan benar agar dapat menjaga kebersihan diri, mencegah infeksi silang dan sebagai pelindung diri di tingkat remaja. Dengan mengenalkan sejak tingkat sekolah dasar, diharapkan dapat mengedukasi siswa bahwa obat adalah racun yang hanya dapat digunakan sesuai kondisi, jenis penyakit, dan dosis tertentu saja. Target dari kegiatan ini adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 MI Negeri 3 Majalengka Desa Pegandon Kec. Dawuan Kabupaten Majalengka. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, yaitu membuat instrument yang dibutuhkan (poster dan daftar presensi). Dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan, yaitu kegiatan edukasi berupa penyampaian materi, demonstrasi, dan tanya jawab. Terdapat  2 materi yang diberikan, yaitu Pengenalan Profesi Apoteker dan Edukasi 6 langkah cuci tangan yang baik dan benar. Hasil kegiatan pengabdian ini didapatkan bahwa siswa mampu menerima materi pembelajaran dengan baik. Hal itu dibuktikan saat kegiatan demonstrasi dan sesi tanya jawab, semua siswa dapat mendemonstrasikan dan menjawab semua pertanyaan dengan baik dan benar
Pengaruh Home Pharmacy Care terhadap Kepuasan Pelayanan Kefarmasian pada Pasien Hipertensi di Apotek Alula Farma Losari Nopita, Juwita; Zuniarto, Ahmad Azrul; Nuari, Ris Ayu
An-Najat Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus : An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i3.3308

Abstract

High-quality pharmaceutical services play a vital role in improving patient satisfaction, particularly among individuals with chronic conditions such as hypertension. One innovative approach to pharmaceutical care is Home Pharmacy Care (HPC), a service delivered directly to the patient’s home focusing on medication monitoring, patient education, and improving treatment adherence. This study aims to examine the effect of HPC on the satisfaction of pharmaceutical services among hypertensive patients at Alula Farma Pharmacy, Losari. The research employed a pre-experimental design with a pre-test and post-test without a control group. A total of 30 hypertensive patients were selected using non-probability purposive sampling. The research instrument used was a validated and reliable pharmaceutical service satisfaction questionnaire, which covered several dimensions, including responsiveness, empathy, assurance, reliability, and tangibility. Data analysis was conducted using the Wilcoxon signed-rank test. The results showed that HPC had a significant positive effect on patient satisfaction, with a significance value of 0.001 (p < 0.05). The most notable improvements were observed in the aspects of responsiveness, empathy, and reliability, reflecting better patient–pharmacist interaction and trust in service delivery. These findings indicate that HPC is an effective strategy to enhance patients’ perceptions of pharmaceutical service quality. Furthermore, the implementation of HPC highlights the potential to reduce barriers to accessing care, promote better medication adherence, and strengthen patient-centered services. It is expected that this study can serve as a foundation for the development and broader application of home-based pharmaceutical care models, particularly in the management of chronic diseases.
Pengaruh Video Swamedikasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Dagusibu Obat pada Masyarakat di Desa Pabean Udik Indramayu Nuari, Ris Ayu; Zuniarto, Ahmad Azrul; Suryani, Mega
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.54915

Abstract

DAGUSIBU merupakan program yang dibuat oleh IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) untuk memberikan edukasi kesehatan dengan tujuan mewujudkan Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO) merupkana langkah konkrit dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang tinggi. Tujuan penelitian ini Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU (Dapatkan Gunakan, Simpan, Buang) obat melalui video swamedikasi. Dengan metode penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre test-/post test sampel 100 orang penduduk desa. Data dikumpulkan dengan kuesioner.Analisis pengujian menggunakan uji validasi, uji realibitas, dan uji t berpasangan. Adapun hasil penelitian ini pengetahuan DAGUSIBU sebelum video 63,55% cukup. Pengetahuan DAGUSIBU setelah video 75,50% baik. Terdapat pengaruh video swamedikasi terhadap pengetahuan DAGUSIBU (p<0,001), faktor sosiodemografi yang berhubungan dengan pengetahuan pendidikan (p<0,030) dan faktor sosiodemografi yang tidak berhubungan dengan pengetahuan usia (p<0,270) jenis kelamin (p<0,156) pekerjaan (0<2,14), riwayat penyakit (p<0,660). Kesimpulan penelitian ini Video swamedikasi efektif meningkatkan pengetahuan DAGUSIBU pada masyarakat dengan tingkat pendidikan tinggi.