Mengenal angka merupakan kemampuan dasar anak yang berkaitan dengan kemampuan matematika, seperti menghitung benda dan mengenal konsep bilangan dan simbol bilangan, hingga anak mencapai tingkat pemahaman tentang penjumlahan dan pengurangan dimulai dari hal sederhana melalui lingkungan terdekatnya hingga sampai ke tahapan yang lebih kompleks seiring dengan tahap perkembangan anak. Kemampuan berhitung permulaan pada anak usia dini dapat dikembangkan dengan berbagai cara salah satunya melalui kotak angka dan Puzzle angka. Namun kenyataanya di RA Generasi Qur’ani bahwa anak kelompok A belum mampu mengenal lambang bilangan. Melalui penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung permulaan melalui media kotak angka dan Puzzle angka di RA Generasi Qur’ani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskripsif, kuantitatif dan kualitatif dengan presentase. Berdasarkan perkembangan kognitif anak kelompok A pada hasil penelitian bahwasannya dari hasil pra siklus untuk pencapaian indikator keberhasilan hasil dari pra siklus untuk pencapaian indikator keberhasilan hanya 30% kemudian setelah dilakukkannya siklus I tingkat pencapain meningkat menjadi 54%, jadi kenaikan dari pra siklus ke siklus I yaitu 24%, selanjutnya disiklus II tingkat pencapain meningkat menjadi 75%, maka kenaikan dari siklus I ke siklus II yaitu 21%. Oleh karena itu,diharapkan penellitian ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.