Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

DAYA SAING EKONOMI INDONESIA : COOPERATION MULTILATERAL DAN REGIONAL Riani, Novi; Harris, Allan; Maruf, Chasan
Journal Tafkirul Iqtishodiyyah Vol. 4 No. 2 (2024): JOURNAL TAFKIRUL IQTISHODIYYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/10.63761/.2024.v4.i2.a107

Abstract

The recent dynamics of global economic development provide clues about the importance of increasing competitiveness. As a member of the international community, Indonesia always collaborates with other countries. The research method used in this research is qualitative research. Regional and multilateral cooperation, especially through ASEAN, the UN and the WTO, have a major influence on Indonesia's economic policies and also play a role in increasing the country's economic competitiveness. By actively participating in international forums, Indonesia can influence the formation of trade rules and support them. Sustainable building and enhancing reputation as a reliable trading partner. The application of information technology and digital transformation through regional and multilateral cooperation plays an important role in increasing Indonesia's economic competitiveness and responding to the challenges of the industrial revolution 4.0 in the global market. This collaboration opens up opportunities for knowledge exchange, access to global resources, and strengthens the innovation ecosystem that maintains sustainable economic growth. Although there are still several obstacles that need to be resolved, Indonesia's participation in this collaboration has created a strong foundation for maximizing the potential of digital transformation to realize the vision of a modern and inclusive economy
SYSTEMATISASI PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Hartati , Suci; Ma'ruf, Chasan
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v2i1.50

Abstract

Tingkat peradaban suatu masyarakat dapat dipengaruhi oleh sistem pendidikannya. Telah terbukti bahwa suatu negara dengan tingkat pendidikan yang tinggi juga memiliki tingkat peradaban, ilmu pengetahuan dan teknologi, sosial ekonomi, dan perkembangan budaya yang lebih tinggi. Menyesuaikan dan memperbaiki konten program pendidikan merupakan tantangan tersendiri, karena harus mengikuti kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang dan kehidupan individu yang akan bekerja di dalamnya. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) berusaha untuk meningkatkan keberhasilan pendidikan dengan memberikan sekolah kebebasan yang lebih besar untuk membuat keputusan sendiri dengan meningkatkan kemungkinan bahwa hal itu akan menghasilkan hasil yang terukur berkat struktur manajemen yang lebih ramping. Sekolah lebih mampu memenuhi kebutuhan individu murid mereka ketika mereka diizinkan otonomi yang luas atas anggaran mereka, kebijakan perekrutan, dan metodologi pengajaran. Dengan menjalankan kebebasan dan fleksibilitas dalam mengelola sumber daya yang tersedia, manajemen berbasis sekolah berupaya meningkatkan efektivitas pendidikan. Pengelolaan kurikulum dan program pengajaran, pengelolaan staf pengajar, pengelolaan siswa, pengelolaan keuangan dan pembiayaan, pengelolaan prasarana dan sarana yang digunakan dalam pendidikan, pengelolaan hubungan masyarakat, dan pengelolaan layanan khusus adalah semua aspek sekolah berbasis manajemen. Adapun faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan Manajemen Berbasis Sekolah diantaranya : Pertama, meningkatnya keinginan untuk cara hidup yang lebih demokratis sepanjang era reformasi merupakan faktor utama dalam keberhasilan manajemen berbasis sekolah. Kedua, penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang mengutamakan kedaulatan daerah. Ketiga, kelompok yang berupaya melaksanakan Program Bersama Jaring Pengaman Sosial (JPS) hadir di banyak sekolah. Keempat, pemerintah bertujuan untuk meningkatkan tugas dan kewajiban Badan Bantuan Penyelenggara Pendidikan (BP3) agar lebih banyak lagi masyarakat yang berpartisipasi di sekolah anaknya.
Peran Maksimal Perpustakaan Sebagai Media Pendidikan Bagi Siswa Fernadi, Muhammad Feri; Maruf, Chasan
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v2i1.53

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi perpustakaan dalam keseharian mahasiswa. Selain itu, peneliti berusaha menggunakan analisis deskriptif untuk merinci strategi dalam meningkatkan fungsi perpustakaan sebagai alat pengajaran. Administrasi perpustakaan yang profesional dan perpustakaan mutakhir, yang disediakan oleh institusi, sangat penting untuk keberhasilan setiap upaya perpustakaan untuk melayani siswanya semaksimal mungkin. Dalam penelitian ini, teknik tinjauan pustaka diterapkan untuk mengumpulkan data. Penelitian perpustakaan termasuk membaca dengan teliti publikasi cetak dan menggunakan sumber daya perpustakaan tambahan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan. Hasil menunjukkan Perpustakaan merupakan bagian integral dalam memperkenalkan metode pengajaran yang inovatif. Program pendidikan yang mempromosikan literasi informasi harus segera dilaksanakan. Kemampuan untuk mengevaluasi secara kritis informasi yang ditemui dan untuk menciptakan pengetahuan sendiri tentang dunia di sekitar mereka sangat penting untuk keberhasilan di bidang apa pun atau di tingkat pendidikan apa pun, itulah sebabnya literasi informasi dianggap sebagai landasan proses pendidikan
The Effect of Educational Financing on Lecturer Performance in the Implementation of the Tridharma: An Explanatory Sequential Study at Private Islamic Higher Education Institutions Baidowi, Ach.; Zebua, Syukurman; Mujahidin, Irfan; Mokhtar, Wan Khairul Aiman Wan; Ma'ruf, Chasan
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 2 (2025): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v16i2.26614

Abstract

Lecturer performance is strongly influenced by higher education financing, including salaries, allowances, professional training, and research support, which together affect motivation, productivity, and the implementation of the university’s tridharma: teaching, research, and community service. Yet prior studies have not fully examined how implementing higher education financing standards affects lecturer performance in private Islamic higher education institutions, particularly through a mixed-methods, multisite approach. This study analyzes the effect of higher education financing standards on lecturer performance in this context. Using a mixed-methods explanatory sequential design, quantitative data were collected from 95 lecturers via structured questionnaires and analyzed with Smart PLS 4.1 to assess structural relationships. Qualitative data were then gathered through in-depth interviews, document reviews, and observations, and analyzed using a three-stage multisite analysis to contextualize the quantitative findings. Results show that higher education financing significantly and positively influences lecturer performance, explaining 26% of the variance (T = 6.035; p = 0.000; R² = 0.260). Lecturers receive monthly salaries, structural allowances, and fully funded certification and training, while research, community service, publications, and seminar participation are supported in accordance with institutional capacity, with international-oriented activities fully funded. In conclusion, comprehensive and well-structured financing is crucial for enhancing lecturer performance, academic productivity, and institutional reputation, providing policymakers with evidence to design effective, equitable, and sustainable higher education financing policies