Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Minat Siswa terhadap Ekstrakulikuler di SMAN 2 Rembang Saputri, Ananda; Wibisana, Muh. Isna Nurdin; Fahmi, Donny Anhar
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 5 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i5.3465

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat siswa kelas XI SMA N 2 Rembang dalam berpartisipasi pada kegiatan ekstrakurikuler olahraga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dengan menggunakan instrumen penelitian berupa alat bantu pengumpulan data. bantu berupa kuesioner dan wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler olahraga cukup tinggi, yaitu sebanyak 69,74% siswa memiliki minat tinggi hingga sangat tinggi. Faktor-faktor yang memotivasi siswa datang dari dalam diri mereka sendiri, seperti kesadaran akan manfaat olahraga bagi kesehatan, dan dari luar, seperti dukungan dari sekolah dan penghargaan yang diberikan. Namun, sekitar 30,26% siswa memiliki minat yang rendah karena ada beberapa kendala seperti waktu yang tidak cukup, fasilitas yang kurang memadai, dan kurangnya motivasi. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, disarankan sekolah meningkatkan variasi jenis olahraga, memperbaiki fasilitas, menyesuaikan jadwal, serta memberikan dukungan lebih baik dari guru dan orang tua.
Pengaruh Latihan FITT Level Moderate untuk Motorik Kasar dan Halus pada Siswa Disabilitas Rohani, Eiodia Chandra; Wibisana, Muh. Isna Nurdin; Pradipta, Galih Dwi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 5 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i5.3524

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan motorik bagi siswa penyandang disabilitas yang sering mengalami hambatan dalam aktivitas fisik sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program latihan FITT dengan level moderate terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar dan halus pada siswa di SLB Dharma Mulia Semarang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 16 siswa (13 laki-laki dan 3 perempuan) dengan berbagai jenis disabilitas intelektual. Program latihan FITT dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi dua kali per minggu. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan motorik kasar dan halus yang telah divalidasi oleh para ahli. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan motorik kasar (p < 0,05) setelah mengikuti program latihan. Demikian pula, keterampilan motorik halus mengalami peningkatan signifikan pada tangan kanan (p < 0,05) dan tangan kiri (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan FITT dengan level moderate berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan motorik siswa disabilitas. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru pendidikan jasmani, pelatih, dan terapis dalam merancang program latihan adaptif yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik di sekolah luar biasa.
The Effect of Outdoor Education Activities at SMK Negeri 2 Semarang on Physical Education Instruction to Enhance Student Motivation Janu Setyawan; Ibnu Fatkhu Royana; Muh Isna Nurdin Wibisana
International Journal of Research in Education Vol. 6 No. 2 (2026): Issued in July 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v6i2.3760

Abstract

This study aims to determine the effect of outdoor education activities on students learning motivation in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) classes at SMK Negeri 2 Semarang. The background of this study is based on the low level of students learning motivation, as evidenced by a lack of active participation, enthusiasm, and engagement in PJOK classes, which are still dominated by conventional methods. This study employed a quantitative method with a quasi-experimental design, specifically a pretest-posttest control group design. The sample consisted of two groups: an experimental group that received outdoor education and a control group that used conventional teaching methods. Data were collected using a learning motivation questionnaire, and statistical analysis was conducted using a paired-sample t-test and a test for differences between groups.The results of the study indicate that there was a significant increase in learning motivation in the experimental group, with a significance level of 0.004 (p < 0.05), whereas no significant increase was observed in the control group (p > 0.05). This suggests that outdoor education activities have a positive effect on students learning motivation. Outdoor-based learning creates a more engaging and challenging learning environment and increases students active participation.Thus, it can be concluded that outdoor education is an effective alternative learning strategy for enhancing students motivation in physical education classes. It is hoped that this study will serve as a reference for teachers in developing innovative and context-based teaching methods.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DAN WARNA PADA PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP GERAK LOKOMOTOR SISWA Muhammad Rizki Al Karim; Bertika Kusuma Prastiwi; Muh. Isna Nurdin Wibisana
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/0162t591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar dan media warna pada permainan tradisional engklek terhadap gerak lokomotor siswa SDN 01 Lamper Tengah serta mengetahui media yang memberikan pengaruh lebih besar terhadap gerak lokomotor siswa. Penelitian ini memakai pendekatan eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Two Group Design. Sampel penelitian berjumlah 55 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok media gambar (n=28) dan kelompok media warna (n=27). Instrumen yang digunakan adalah Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2). Hasil penelitian memaparkan bahwasanya penggunaan media gambar pada permainan tradisional engklek berpengaruh signifikan terhadap gerak lokomotor siswa (p<0,05). Penggunaan media warna juga berpengaruh signifikan terhadap gerak lokomotor siswa (p<0,05). Temuan tersebut diperkuat oleh hasil uji Mann-Whitney yang menunjukkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,022 (p<0,05), dengan nilai mean rank kelompok media warna lebih tinggi dibandingkan kelompok media gambar. Berdasarkan hasil penelitian bisa disimpulkan bahwasanya pemakaian media gambar dan media warna sama-sama berpengaruh terhadap gerak lokomotor siswa, namun media warna memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan media gambar terhadap gerak lokomotor siswa sekolah dasar.
Pengaruh Latihan Imagery dan Shootlock Terhadap Akurasi Tendangan Sepak Bola di SSB Persisac U-14 Eka Bagas Fahrudiana; Muh. Isna Nurdin Wibisana; Danang Aji Setyawan
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan latihan imagery dan penggunaan alat bantu shootlock terhadap peningkatan akurasi tendangan pada pemain sepak bola. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya akurasi tendangan yang menyebabkan banyak peluang emas terbuang, serta kejenuhan pemain terhadap metode latihan yang monoton. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest dan posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 pemain yang seluruhnya diberikan perlakuan imagery training. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni (true experimental) dengan desain pre-test dan post-test menggunakan pendekatan matched subject design. es yang digunakan adalah  tes  menembak  bola  ke  sasaran  (shooting). Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif dan uji hipotesis non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata akurasi tendangan, yaitu dari  pada pre-test dan postes meningkat menjadi Rata-rata skor pretest adalah 33.64 dengan standar deviasi 17.333, sedangkan rata-rata skor posttest meningkat menjadi 66.82 dengan standar deviasi 16.442. Hasil uji hipotesis mengonfirmasi signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti hipotesis nol ditolak. Kesimpulannya, metode latihan imagery dan shootlock memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan teknik shooting pemain, sehingga metode ini efektif diterapkan dalam program latihan. Temuan penelitian ini diharapkan pada pelatih atau pembina  guru olahraga klub sepak dalam meningkatkan akurasi tendangan pemain, latihan menendang menggunakan imagery merupakan latihan yang  lebih efektif digunakan.
Pengaruh Permainan Snake Train dan Zig Zag Run Terhadap Minat Siswa Rani Dwi Puji Astuti; Muh. Isna Nurdin Wibisana; Tubagus Herlambang
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i2.464

Abstract

Penelitian yang di latar belakangi oleh rendahnya minat siswa dalam pembelajaran kebugaran jasmani pada pembelajaran pjok di SMP N 6 Semarang, akibat metode kurang menarik sehingga diperlukan inovasi melalui permainan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak permainan Snake Train dan Zig Zag Run terhadap minat siswa dalam pembelajaran kebugaran fisik serta untuk mengetahui permainan yang lebih efektif dalam meningkatkan minat siswa di SMP N 6 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen menggunakan desain dua kelompok pretest dan posttest. Sampel yang terdiri 64 siswa dengan kelompok snake train dan kelompok zig zag run. Hasil analisis deskriptif penelitian permainan snake train menunjukan nilai rata-rata dari 43,09 pada pretest menjadi 43,81 pada posttest, sementara dari permainan zig zag run nilai rata-rata 43, 09 pada pretest menjadi 46,22 pada posttest. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas berdistribusi normal dengan nilai sig lebih besar dari 0,05. Uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test nilai menunjukan 0,000 < 0,05. Hasil nilai permainan zig zag run lebih efektif dan nilai tingkat minat anak lebih tinggi dibandingkan permainan snake train, Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Zig Zag Run bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam belajar PJOK. Peneliti selanjutnya disarankan untuk membuat permainan yang berbeda serta mengeksplorasi aspek belajar yang lebih mendalam.
Analisis Kebiasaan Senam Anak Indonesia Hebat terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa di SMPN 9 Semarang Manarul Hidayat; Bertika Kusuma Prastiwi; Muh Isna Nurdin Wibisana
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i2.5569

Abstract

Tujuan dari penelitian ini guna menganalisis pengaruh kebiasaan senam anak indonesia hebat terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa di SMP Negeri 9 Semarang. Latar belakang studi ini berangkat dari kekhawatiran menurunnya aktivitas fisik siswa akibat perkembangan teknologi, sehingga sehingga di perlukan intervensi berupa kegiatan senam yang terstruktur. Penelitian yang digunakan pada artikel ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei. Populasi yang digunakan terdiri dari 64 siswa kelas VIII, dan data diperoleh melalui instrumen Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) yang meliputi komponen IMT, fleksibilitas, kekuatan otot, daya tahan, dan kapasitas aerobik. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori kebugaran jasmani “Baik” sebesar 41%, dengan rata-rata nilai kebugaran 2,7. Kegiatan senam yang dilakukan secara rutin sebelum pembelajaran terbukti mampu meningkatkan aspek fisik siswa dan mendukung kesiapan mental dalam belajar. Kesimpulannya, program senam ini efektif dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.  
Pengaruh Latihan Small Sided Games dan Rondo terhadap Akurasi Passing pada Ekstrakurikuler Futsal SMK Zidane Wahyu Saputra; Pandu Kresnapati; Muh. Isna Nurdin Wibisana
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i1.3977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh metode latihan Small-Sided Games dan Rondo terhadap peningkatan akurasi passing siswa pada kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Pretest–Posttest Control Group Design yang melibatkan siswa ekstrakurikuler futsal yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Pengukuran akurasi passing dilakukan menggunakan tes tendangan ke arah target gawang kecil yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan mampu meningkatkan akurasi passing siswa secara signifikan, namun tidak ditemukan perbedaan efektivitas yang berarti antara metode Small-Sided Games dan Rondo. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua metode latihan sama-sama efektif dan dapat diterapkan sebagai alternatif strategi latihan oleh pelatih atau guru dalam pembinaan teknik dasar passing futsal di lingkungan sekolah, sehingga pemilihan metode latihan dapat disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik.
Implementation of Free Nutritious Meal Program to Promote Students' Healthy Lifestyles Dhistanta Rangga Nardika; Muh Isna Nurdin Wibisana; Dian Ayu Zahraini
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v15i2.47885

Abstract

This study aims to analyze the implementation and impact of the free nutritious meal program on the development of a healthy lifestyle among students at SMP Negeri 39 Semarang. This study used a mixed method approach to comprehensively understand the study, combining quantitative and qualitative approaches. Quantitative data were obtained through questionnaires distributed to students, while qualitative data were collected through observations and interviews with relevant parties. Quantitative data were analyzed using statistical tests with the help of SPSS, while qualitative data were analyzed descriptively. The results showed that the implementation of the MBG program was well-structured and well-organized, starting from the signing of the MoU to the distribution of food, which was carried out in a disciplined manner. This program had a positive impact on healthy eating habits and student discipline. The analysis showed a very strong and significant relationship between the MBG program and the development of a healthy lifestyle among students, with a correlation coefficient of 0.941. Supporting factors included school support, collaboration with SPPG, student enthusiasm, and parental support. Obstacles found included limited learning time and menu incompatibility with students' tastes. Therefore, improvements in time management, increased menu variety, and ongoing nutrition education are needed. Thus, the MBG program has a positive influence on the formation of a healthy lifestyle among students at SMP Negeri 39 Semarang
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI KAYANG MELALUI PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA SISWA KELAS XI TKI SMK YAYASAN PHARMASI Wahyu Arbanisa; Affan Asy’ary; Sanjulyo Dhivalra Mashudhi; Muh Isna Nurdin Wibisana; Suwarso Suwarso
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v7i2.388

Abstract

The persistently low levels of student activity, self-confidence, and learning outcomes in the floor exercise backbend have become a challenge in Physical Education and Health (PJOK) lessons for Year XI TKI students at SMK Yayasan Pharmasi. Most students were still reluctant to perform the backbend, lacked self-confidence, and had not yet mastered the correct movement technique. This study aimed to improve students’ activity, self-confidence, and learning outcomes through interactive learning. The study employed Kurt Lewin’s Classroom Action Research (CAR) model, comprising the stages of planning, action, observation, and reflection. The research was conducted over two cycles involving 28 students. Data were collected through observation, performance assessment, documentation, and field notes. The results showed that student activity increased from 68% in Cycle I to 94% in Cycle II, whilst self-confidence increased from 58% to 90%. Students’ mean scores also improved from 81.50 to 93.18, and learning mastery increased from 71.43% to 100%. These improvements occurred after learning was conducted using videos, Zep Quiz, peer tutors, small-group exercises, and ball-based assistance. The research findings indicate that interactive learning plays a significant role in enhancing students’ engagement, self-confidence and ability to perform the backbend movement. Interactive learning can serve as an effective alternative for improving learning outcomes in Physical Education, particularly in the area of floor gymnastics involving the backbend movement.