Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDAMPINGAN MASYARAKAT PESISIR DESA MULADIMENG DALAM PENANAMAN POHON MANGROVE SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN LINGKUNGAN SERTA UPAYA MENUNJANG EKONOMI MASYARAKAT Nurasia Nurasia; Ahyar Aminuddin; Nurul Hidayanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i1.35

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem interface antara ekosistem daratan dengan ekosistem lautan. Oleh karena itu, ekosistem ini mempunyai fungsi spesifik yang keberkelangsungannya bergantung pada dinamika yang terjadi di ekosistem daratan dan lautan. Keberadan hutan mangrove sangat menentukan dan menunjang tingkat perkembangan sosial dan perekonomian masyarakat pesisir pantai, di Desa Muladimeng yang merupakan daerah pesisir pantai tentunya ekosistem mangrove sangat berpengaruh bagi kegiatan yang ada di sana karena selain sektor pertanian sektor perikanan dan kelautan di desa Muladimeng merupakan sumber penghasilan terbesar bagi masyarakat, maka dari itu kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan edukasi serta melakukan konservasi diwilayah yang mengalami tingkat kerusakan mangrove yang tergolong parah. Persepsi dan sikap masyarakat terhadap konservasi mangrove sangat menentukan keberhasilan kegiatan konservasi mangrove. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove bagi daerah pesisir.
PENDAMPINGAN DESIGN DAN LABELLING PRODUCT BAGI PELAKU USAHA PEMULA DAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI LUWU RAYA Nurasia Nurasia; Besse Helmi Mustawinar; Sukarti Sukarti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i2.63

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengadakan pendampingan design dan labelling product bagi pelaku usaha pemula dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Luwu Raya. Target khusus yang diharapkan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman bagi kelompok Pelaku Usaha Pemula; dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Luwu Raya, terutama dalam design produk dan labeling sehingga mampu secara mandiri mengembangkan usahanya dengan memperhatikan kepentingan konsumen dan minat pasar. Kegiatan ini dilakukan selama 2 bulan secara daring; dimana pada kegiatan abdimas ini terdiri atas kegiatan pelatihan design dan labeling produk selama 2 hari dan selebihnya dilakukan pendampingan pembuatan nama usaha khusus bagi usaha pemula, perbaikan label dan design produk bagi UMKM secara daring. Hasil kegiatan ini berupa design dan label produk usaha bagi pengusaha pemula dan UMKM; dan Jurnal Nasional.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN PANGAN DAN PENGEMASAN PRODUK BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BIDANG PANGAN DI KECAMATAN BUA KABUPATEN LUWU Nurasia Nurasia; Rahmat Hidayat; Fitrah Al Anshori
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i4.145

Abstract

Kegiatan Pendampingan Pengolahan Pangan dan Pengemasan Produk bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bidang Pangan di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM khususnya di bidang pangan terkait pentingnya pengolahan pangan yang baik serta pengemasan produk yang baik sehingga dapat meningkatkan minat konsumen. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2bulan secara luring dan daring. Kegiatan luring berupa pelatihan dan pendampingan pengolahan produk yang memenuhi standar Cara Pengolahan Prodak Pangan yang Baik-Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) berdasarkan standar yang ditemtukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan mengenai cara pengemasan prodak yang baik sehingga dapat meningkatkan minta konsumen yang dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM. Adapun kegiatan daring yang direncanakan berupa pendampingan dan pembinanaan kepada para peserta melalui WA Group. Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah berupa kemasan produk pangan dari pelaku UMKM yang siap dipasarkan, serta jurnal pengabdian yang diteribkan di jurnal nasional serta sertifikat HKI.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SINGKONG BEKU DI KECAMATAN BARA KOTA PALOPO Nurasia Nurasia; Eva Sohriati; Nurmalasari Nurmalasari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Juli-September 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i3.305

Abstract

Kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Singkong Beku di Kecamatan Bara Kota Palopobertujuan untuk memberikan keterampilan kepada pelaku usaha dalam proses pengolahan singkong beku dimulai dari tahapan preparasi bahan, produksi bahan dan dilanjutkan dengan pengemasan, penyimpanan dan pendistribusian produk. Kegiatan ini dilaksanakan dalam jangka waktu 2 hari dimana pada hari pertama kegiatan dilakukan wawancara dan observasi terkait permasalahan yang dialami oleh para pelaku usaha dalam proses produksi singkong beku. Pada hari kedua kegiatan, dilaksananakan pelatihan dan pendampingan dalam bentuk pemberian materi dari pakar terkait tahapan persiapan, pengoilahan, pengemasan, distribusi serta pemasaran dari produk singkong beku. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tentang manfaat dari pengolahan pangan yang baik dan menerapkannya dalam proses pembuatan produk dengan mengikuti SOP pengolahan pangan yang baik serta mampu menerapkan keterampilan penggunaan teknologi dalam proses persiapan, pengolahan, pengemasan dan penyimpanan serta pemasaran singkong beku di Kecamatan Bara Kota Palopo.
Pengaruh Penambahan Minyak Kelapa (Cocos nucifera) terhadap Laju Transmisi Uap Air dan Biodegradabilitas Edible Film Berbasis Eucheuma cottonii Nurmalasari; Nirmala Febri; Hilda Rahmawati; Nurasia; Leni Kurniati
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/4j4pas71

Abstract

Edible film berbasis rumput laut merupakan salah satu alternatif kemasan pangan ramah lingkungan yang berpotensi menggantikan plastik konvensional. Namun, karakter hidrofilik karagenan dari Eucheuma cottonii menyebabkan sifat barrier terhadap uap air masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan minyak kelapa (Cocos nucifera) terhadap laju transmisi uap air dan biodegradabilitas edible film berbasis Eucheuma cottonii. Edible film dibuat menggunakan ekstrak rumput laut dengan variasi komposisi gliserol dan minyak kelapa, kemudian dikarakterisasi melalui pengujian laju transmisi uap air dan biodegradabilitas menggunakan metode soil burial test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai laju transmisi uap air edible film berada pada kisaran 0,0021–0,0032 g/cm²/jam. Perlakuan dengan perbandingan gliserol dan minyak kelapa 1:1 menghasilkan nilai laju transmisi uap air terendah, yaitu 0,0025 ± 0,0009 g/cm²/jam, yang mengindikasikan sifat barrier terhadap uap air lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Selain itu, seluruh sampel edible film mengalami biodegradasi sempurna dalam waktu tiga hari selama pengujian di dalam tanah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penambahan minyak kelapa mampu meningkatkan sifat barrier terhadap uap air tanpa mengurangi kemampuan biodegradasi edible film, sehingga formulasi ini berpotensi dikembangkan sebagai bahan kemasan pangan yang ramah lingkungan.
Optimalisasi Pengolahan Limbah Kulit Kakao menjadi Produk Pangan Fungsional Kekuka untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Safaruddin Safaruddin; Sri Rahayu; Nurasia Nurasia; Nurul Ainul; Aswitayani Aswitayani
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.544

Abstract

Desa Tarra Tallu di Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara merupakan salah satu sentra produksi kakao yang menghasilkan limbah kulit kakao dalam jumlah besar setiap musim panen. Selama ini, limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi pencemar lingkungan. Padahal, kulit kakao mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol, flavonoid, serta serat pangan yang tinggi dan berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional. Melalui program ini, dilakukan optimalisasi pengolahan limbah kulit kakao menjadi produk pangan fungsional bernama KEKUKA (Keripik Kulit Kakao) berupa camilan sehat kaya serat dan antioksidan. Kegiatan meliputi edukasi masyarakat, pelatihan pengolahan limbah kulit kakao, formulasi produk, uji coba rasa, hingga strategi pemasaran berbasis potensi lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit kakao menjadi produk fungsional mampu mengurangi limbah, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta menciptakan alternatif pangan lokal yang bergizi dan bernilai ekonomi. Inovasi ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal serta menjadi model pengembangan ekonomi sirkular di wilayah pedesaan.
Pelatihan Uji Fitokimia Tanaman Lokal yang Berpotensi sebagai Obat-obatan untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa di SMK Analis Mandala Bhakti Kota Palopo Ilmiati Illing; Sukarti Sukarti; Ulfah Zakiyah Hamdani; Nurmalasari Ismail; Nurasia Nurasia
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.803

Abstract

Peningkatan literasi sains dan keterampilan laboratorium merupakan aspek penting dalam mendukung kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada bidang analisis kimia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan literasi sains siswa melalui pelatihan uji fitokimia tanaman lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan obat. Kegiatan dilaksanakan di SMK Analis Mandala Bhakti Kota Palopo dengan melibatkan dosen Program Studi Kimia Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo, ketua program studi, kepala sekolah, guru bidang Kimia dan Biologi, serta siswa kelas XII. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan praktikum penggunaan alat laboratorium serta pengenalan teknik skrining fitokimia pada tanaman lokal yang berpotensi sebagai sumber obat tradisional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pemanfaatan sumber daya alam hayati, pengenalan senyawa metabolit sekunder, serta peningkatan keterampilan dalam penggunaan peralatan laboratorium kimia. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan literasi sains siswa melalui pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan konsep kimia dengan potensi sumber daya hayati lokal dan memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran berbasis laboratorium.
Implementasi Teknologi dan Inovasi Produk Olahan Sagu Berbasis Preferensi Pasar Modern pada Kelompok Pengolah Sagu di Desa Barammamase Kabupaten Luwu Iriansa Iriansa; Nurasia Nurasia; Akramunnisa Akramunnisa; Ni Kadek Rianti Dewi; Tasya Saputri
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.863

Abstract

Kelompok Usaha Bersama Sagu Tori Hafidza di Desa Barammamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, mengolah pati sagu menjadi dange dan kue tori dengan umur simpan hanya dua hingga tiga hari, kemasan sederhana, serta pemasaran yang terbatas pada warung dan pasar lokal. Kondisi tersebut menahan pendapatan anggota pada kisaran Rp1.000.000-Rp1.500.000 per bulan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan nilai tambah usaha mitra melalui transfer teknologi tepat guna dan diversifikasi produk olahan sagu yang berorientasi pasar modern. Kegiatan dilaksanakan bersama 13 anggota kelompok melalui lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perancangan keberlanjutan. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, observasi lapangan, daftar periksa kompetensi, serta rekapitulasi produksi dan penjualan selama satu bulan pelaksanaan. Skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan mitra naik dari 48,5 menjadi 88,4 atau meningkat 82,3% secara relatif. Lini produk bertambah dari dua menjadi lima jenis dengan hadirnya gula sagu cair, keripik sagu tiga varian rasa, dan dange tiga varian rasa, yang dipasarkan melalui tiga merek baru, yaitu SAGULA, KISAGU, dan DANGE SAGU. Produksi dange original meningkat 25% menjadi 500 lembar per minggu, sedangkan proporsi produk berkemasan modern naik dari 10% menjadi 94% dan seluruh produk baru telah berlabel. Mitra mulai mengoperasikan akun Instagram dan Facebook bisnis, dan jumlah transaksi naik 30%, dari 60 menjadi 78 per bulan, dengan 12 di antaranya dari kanal digital. Temuan pada satu kelompok mitra ini mengindikasikan bahwa kombinasi transfer teknologi, perbaikan kemasan, dan digitalisasi pemasaran dapat memperluas basis produk sekaligus jangkauan pasar usaha mikro berbasis sagu.