Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelayanan Informasi Obat tentang Penggunaan Obat Tetes Mata sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Pasien di Puskesmas X Kudus Setyoningsih, Heni; Yudanti, Gendis Purno; Wijaya, Hasty Martha
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i1.586

Abstract

Penggunaan obat tetes mata merupakan salah satu terapi yang umum diberikan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Namun demikian, masih banyak pasien yang belum memahami cara penggunaan obat tetes mata yang benar, sehingga berpotensi menurunkan efektivitas terapi dan meningkatkan risiko efek samping maupun infeksi mata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien mengenai penggunaan obat tetes mata melalui pelayanan informasi obat di Puskesmas X Kudus. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif, dengan pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kelompok, diskusi interaktif, dan demonstrasi cara penggunaan obat tetes mata yang benar. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi, tanya jawab, serta pengisian kuesioner pengetahuan dan kepuasan pasien setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mampu memahami tujuan penggunaan obat tetes mata, cara penggunaan yang benar, waktu pemakaian, serta cara penyimpanan obat setelah diberikan edukasi. Selain itu, pasien memberikan respon positif terhadap pelayanan informasi obat yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pelayanan kefarmasian di puskesmas.
Optimasi Variasi Konsentrasi Palm Oil dan VCO Sabun Organik Kulit Biji Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) Menggunakan Metode Simplex Lattice Design Yudanti, Gendis Purno; Hidayah, Siti Nur; Fitrianingsih, Sri
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 1 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i1.9881

Abstract

Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) memiliki kandungan bahan aktif sebagai flavonoid, tanin, alkaloid dan saponin yang cocok digunakan dalam pembuatan sabun organik. Sabun organik dengan bahan aktif kulit biji kopi yang dapat digunakan sebagai sabun esfoliasi yang aman untuk masyarakat dengan mekanisme kerja sebagai antioksidan pada kulit dan berbahan dasar palm oil dan VCO yang bagus untuk melembapkan kulit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan mengetahui variasi konsentrasi palm oil dan VCO terhadap karasteristik jika ditinjau dari parameter kritis pH, kadar air, dan tinggi busa. Penelitian ini diawali determinasi tanaman yang akan digunakan, Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) yang diperoleh diperoleh dari suatu daerah yaitu Rahtawu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang telah dilakukan penghalusan kemudian ditambahkan dalam sediaan sabun organik. Penelitian ini dilakukan dengan membuat perbedaan konsentrasi palm oil dan VCO yang telah ditentukan oleh metode Simplex Lattice Design dan diperoleh 10 formula. Hasil menentukan formula optimum menggunalan Simplex Lattice Design didapatkan formula 4 dan dilakukan pembuatan ulang pada formula 4. Formula dinyatakan tidak ada perbedaan signifikan pada hasil selisih prediksi dan sebenarnya, artinya metode Simplex Lattice Design dapat digunakan sebagai alat statistika dalam penelitian formula. Uji kelembapan dinyatakan ada perbedaan yang signifikan dari uji paired sample T-Test artinya ada peningkatan sebelum penggunaan sabun dan setelah penggunaan sabun. Kombinasi antara palm oil dan VCO memberikan efek terhadap sifat fisik yaitu uji organoleptis, uji pH, uji kadar air, uji tinggi busa dan uji kelembapan kulit.