Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA KELAS XI DI SMA 3 JOMBANG Solisa, Susanti; khofi, khofidhotur rofiah; Awatiszahro, Alfika
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v4i2.4485

Abstract

Perilaku Seksual pada remaja adalah segala tingkah laku remaja yang didorong oleh hasrat baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis yang dilakukan sebelum adanya hubungan resmi sebagai suami istri. Objek seksualnya bisa berupa orang lain, orang dalam khayalan, atau diri sendiri. Adapun factor-faktor yang memepengaruhi perilaku seksual remaja yaitu : Pengetahuan, Meningkatnya Libido seksual, Media informasi, Norma agama, Orang tua, Pergaulan bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada Hubungan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual Remaja kelas XI di SMA 3 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasianal. Desain dalam penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasi sejumlah 258 siswa dan sampel yang didapat sejumlah 157 siswa yang diambil berdasarkan teknik simple random sampling. Variabel bebas adalah pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan variabel terikat adalah perilaku seksual remaja. Pengumpulan data dengan kuesioner, dianalisis menggunakan uji statistik “Spearman Rank”. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner. Hasil penelitian menunjukkan berpengetahuan baik 54 (34,4%) berpengetahuan cukup 84 (53,5) berpengetahuan kurang 19 (12,1%) dan berperilaku baik 81 (51,6%) berperilaku buruk 76 (48,4%). Hasil uji statistik “Spearman Rank” diperoleh dengan tingkat kemaknaan didapatkan bahwa p = 0,025 < 0,05 maka Ho ditolak, artinya ada hubungan antara pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan kesehatan reproduksi sangat dibutuhkan agar siswa tidak salah dalam bertingkah laku khususnya perilaku seksual remaja.
PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE SETELAH MENSTRUASI SELAMA 3 MINGGU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN AL AMIN DS. KAJARTENGGULI, KEC. PRAMBON, KAB. SIDOARJO lilyanti, Eka; Sabda Nirwana, Betanuari; khofi, khofidhotur rofiah
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v4i2.4486

Abstract

Angka kejadian anemia di Jawa Timur pada tahun 2021 menunjukkan angka prosentase sebesar 57,1%. Sedangkan angka kejadian anemia  di kabupaten Sidoarjo sebesar 46,7 %. Adapun anemia tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri, yaitu asupan energi, asupan protein, asupan zat besi, asupan vitamin C, kebiasaan minum teh atau kopi, investasi cacing, pengetahuan, pendidikan dan jenis pekerjaan orang tua, pendapatan keluarga, dan pola menstruasi. Angka kejadian anemia di Pondok Pesantren Al Amin, Ds. Kajartengguli, Kec. Prambon, Kab. Sidoarjo sebesar 65 %. Angka tersebut dapat ditekan, apabila remaja putri diberikan tablet Fe saat menstruasi. Pemberian tablet Fe ini merupakan salah satu program pembangunan nasional pemerintah di bidang kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tablet Fe setelah menstruasi selama 3 minggu terhadap kadar hemoglobin remaja putri. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah analitik komparasi. Sampel kualitatif yang diambil sebanyak 30 remaja putri/ santri putri. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Hb elektrik. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan uji statistik t-test sampel berpasangan. Signifikansi ditentukan dengan nilai p < 0,05. Sedangkan analisis data dilakukan dengan cara membandingkan kadar hemoglobin remaja putri sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa tablet Fe selama 3 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian tablet Fe setelah menstruasi selama 3 minggu terhadap kadar hemoglobin santri putri dengan nilai p = 0,000. Sedangkan, dari hasil uji koefisien korelasi sebesar 0,805 yang berarti ada pengaruh pemberian tablet Fe selama 3 minggu, setelah menstruasi terhadap kadar Hb santri putri dengan tingkat korelasi yang kuat dengan arah yang sejajar. Disarankan agar senantiasa berupaya menyukseskan program pembangunan nasional di bidang kesehatan reproduksi dengan memberikan tablet tambah darah secara cuma-cuma terhadap remaja putri saat menstruasi, baik remaja putri yang duduk dibangku sekolah formal maupun non-formal.  
PENGARUH KONSUMSI KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA Rofiah, Khofidhotur; Nikmah, Anis Nikmatul; Nirwana, Betanuari Sabda; Viridula, Erike Yunicha
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/keb.v13i2.651

Abstract

Kurma (Phoenix dactylifera) merupakan buah yang memberi banyak manfaat bagi tubuh karena mengandung zat besi, kalium, dan riboflavin dimana sangat penting untuk mencegah anemia. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan pada bulan November Tahun 2024 terhadap 10 (100%) siswa didapatkan 6 (40%) diantaranya mengalami anemia dengan HB di bawah 11 gr % dan 2 (20%) dengan HB dibawah 9 gr%. Salah satu tanda laboratoris dari anemia yaitu kurangnya kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh konsumsi kurma terhadap kadar hemoglobin pada remaja di SMAN 2 Kota Kediri tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre eksperimental dengan metode one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja yang tidak mengalami menstruasi, terkena anemia ringan dan anemia sedang dengan sampel penelitian sebanyak 15 orang remaja yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian check-list penelitian, pengukuran kadar hemoglobin sebelum konsumsi kurma dengan menggunakan B-hemoglobin hemoque, diberi perlakuan kemudian diukur kembali sesudah perlakuan. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis Paired Sample T Test dengan SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengkonsumsi kurma kadar hemoglobin mengalami kenaikan rata-rata 0,93 gr%. Hasil analisis menunjukkan bahwa (P value= 0,000) yaitu ada pengaruh konsumsi kurma terhadap kadar hemoglobin pada remaja. Diskusi: Upaya untuk mencegah anemia pada remaja perlu dilakukan salah satunya dengan mengkosumsi kurma karena kandungan gizi yag baik untuk kesehatan.
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Ibu Hamil dengan Kejadian Preeklamsia di Puskesmas Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Tahun 2024 Ambar Pamula, Raras Sucma; Rofiah, Khofidhotur; Viridula, Erike Yunicha
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i1.6459

Abstract

Indeks Massa Tubuh (IMT) didefinisikan sebagai berat badan dalam kilogram dibagi tinggi badan dalam meter (kg/m2). Preeklamsia merupakan kehamilan yang ditandai dengan tingginya tekanan darah, kadar protein urine, serta odema. Menurut data survey Dinas Kesehatan Kota Kediri tahun 2023 kasus preeklamsia sebanyak 83 kasus (1,87%). Salah satu faktor yang dapat mendukung terjadinya preeklamsia yaitu obesitas. Wanita dengan status gizi berlebih memiliki resiko tinggi seperti keguguran, preeklamsia, dan kematian prenatal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) ibu hamil dengan kejadian preeklamsia di Puskesmas Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan korelasional, metode penelitian menggunakan data sekunder, populasi 200 ibu hamil dengann teknik probability sampling dengan teknik simpel random sampling, besar sampel 133 ibu hamil. Instrument penelitian menggunakan lembar pengumpul data, teknik data menggunakan uji spearman’s rank (Rho). Hasil analisis menunjukkan dari 133 responden sebagian besar memiliki indeks massa tubuh normal (62,4%), hampir seluruhnya tidak mengalami preeklamsia (90,2%). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji korelasi spearman’s rank diperoleh nilai p = 0,000 dengan tingkat kepercayaan 95 % (a = 0,05) dapat dikatakan p < a H0 ditolak dan H1 diterima, maka ada hubungan antara indeks massa tubuh ibu hamil dengan kejadian preeklamsia. Koefisien korelasi sebesar 0,424. Berarti tingkat hubungan antara indeks massa tubuh ibu hamil dengan kejadian preeklamsia dalam kategori sedang dengan arah hubungan positif (+) artinya terdapat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) ibu hamil dengan kejadian preeklamsia. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi mengenai pencegahan terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil.
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKLSUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN rofiah, khofidhotur; Sabda Nirwana, Betanuari; Firdaus , Nikmatul; Yunicha Viridula , Erike; Nikmatul Nikmah , Anis
Jurnal Bidan Pintar Vol. 5 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v5i2.6317

Abstract

WHO menyatakan bahwa prevalensi balita Stunting yang ada di Indonesia cukup tinggi. Indonesia termasuk dalam urutan ketiga negara dengan prevalensi tertinggi Stunting diwilayah Regional Asia Tenggara. di Indonesia Rata-rata prevalensi balita Stunting pada tahun 2005- 2017 mencapai 36,4%. Wilayah kerja Poskesdes Cerme Kabupaten Kediri Tahun 2024 merupakan rangking ke-2 dengan kasus stunting tertinggi di Kabupaten Kediri yaitu sebanyak 18%. Tujuan dari penelitian ini adalah adakah hubungan antara pemberian asi eklsusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan. Rancangan Penelitian Analitik Korelasi pendekatan Cross Sectional, dengan populasi adalah seluruh bayi yang berumur 31 bayi yang diambil dengan menggunakan total populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data laporan gizi yang ada diposkesdes Cerme Kabupaten Kediri. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (74,2%) ibu memberikan ASI Ekslusif yaitu berjumlah 23 responden, sebagian besar (74,2%) responden tidak stunting yaitu berjumlah 23 respon, Berdasarkan analisa hubungan menggunakan Spearman rho mendapatkan hasil Ho di tolak atau H1 diterima yang artinya ada hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting. Kekuatan hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting mendapatkan nilai (r) +0,543 dengan kekuatan hubungan sedang dengan arah hubungannya positif. Diharapkan ibu postpartum dapat memberikan ASI ekslusif sebagai langkah pencegahan dalam kejadian Stunting.
Relationship Between Post Partum Mother's Knowledge About The Importance Of Colostrum And Mother's Interest In Giving Colostrum Khofidhotur Rofiah; Betanuari Sabda Nirwana; Sutrisni; Alfika Awatiszahro; Erike Yunicha V
Journal of Global Research in Public Health Vol. 8 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v8i1.435

Abstract

The World Health Organization (WHO) shows that there are 170 million malnourished children worldwide. One of the effects is not to provide breast milk (breast milk) first, namely colostrum as initial immunity in children. A preliminary study at the Tiron Health Center in April 2023 found that only 10% of babies were breastfed after the first birth.This study wants to prove whether there is a relationship between postpartum maternal knowledge about the importance of colostrum with maternal interest in giving colostrum to infants This study is a relational analytical research using a cross sectional approach. The population in this study was 180 people with incidental sampling techniques. The variable measured is Post Partum Mother's Knowledge of the Importance of Colostrum as an independent variable, while the dependent variable is the mother's interest in giving colostrum to her baby.The results obtained from this study are that almost all (80%) maternity mothers have good knowledge and only a small percentage (10%) of mothers have sufficient knowledge and (10%) mothers have less knowledge about colostrum. The statistical test used in this study is the Spearman Rho test obtained calculation results with a significant value of ρ value = 0.000 while α = 0.05. Since the significant value is smaller than α = 0.05, H1 is accepted, thus There is a relationship between the mother's postpartum knowledge of the importance of colostrum and the mother's interest in giving colostrum to the baby.As a health teanaga who knows the importance of breastfeeding (breast milk) the first is colostrum. Let's make the 0-6 month breastfeeding program a success for babies, so that they can give birth to more qualified future generations.
Erythrina Subumbrans Compress To Reduce Fever Of Children With Hyperthermia Alfika Awatiszahro; Betanuari Sabda Nirwana; Khofidhotur Rofiah; Putri Riga Sefika; Hidayatul Ulum
Journal of Global Research in Public Health Vol. 8 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v8i2.471

Abstract

Fever is one of the side effects that occur in the body when getting an attack from outside such as infections due to viruses, bacteria and others and is not the main diagnosis. The content of spare dadap leaves is saponins, flavonoids, polyphenols, tannins, and alkaloids. One of the contents of spare dadap leaves that function as antipyretics is alkaloids and ethanol. The purpose of this study was to determine the effect of spare dadap leaves on reducing body temperature in children with hyperthermy. This research design is Pre-Experimental with  a one group pre-test-post  test design which in this design allows researchers to test changes that occur after the treatment The number of samples in this study was 15 respondents.  This research was conducted from October to November 2022 at PMB Mrs. S Ngawi Regency in 2022.Statistical tests obtained p values of 0.001 < 0.05, meaning that there is an effect of spare dadap leaf compress on reducing body temperature of children with hyperthermy. Based on the results of the study, it can be concluded that spare dadap leaf compresses can be used as an alternative to reduce fever in children with hyperthermy.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Remaja Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Serta Keterampilan Deteksi Dini Ca Mammae Dan Fibroadenoma Mammae Melalui Sadari Dessy Lutfiasari; Awatiszahro, Alfika; Nirwana, Betanuari Sabda; Rofiah, Khofidhotur; Winarti, Eko; Firdaus, Nikmatul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13093

Abstract

Kanker payudara (Carcinoma mammae) merupakan kondisi dimana sel tubuh telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan sel yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara. Fibroadenoma adalah tumor payudara unilateral yang tidak nyeri, jinak (nonkanker) yang merupakan benjolan padat, tidak berisi cairan Penyebab firboadenoma dan kanker payudaraa sama-sama belum diketahui secraa pasti. Tujuan kegiatan pengabdian masyarkat ini untuk meningkatkan kemampuan kader kesehatan pada remaja dalam melakukan deteksi dini Ca mammae dan Fibroadenoma mammae menggunakan metode SADARI. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama kurang lebih 15 menit untuk pemaparan materi dan 30 menit untuk diskusi dan tanya jawab serta demonstrasi cara melakukan SADARI. Evaluasi untuk mengetahui pengaruh pengetahuan siswa dilakukan pre test dan post test. Hasil pre test dan post tes didapatkan 35 siswa (92,11%) memiliki pengetahuan baik. Siswa dengan pengetahuan baik mengalami peningkatan dari 5 siswa (13,2%) menjadi 35 siswa (92,11%). Siswa mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 78,91%. Melalui pengoptimalan kader kesehatan dalam deteksi dini Ca mammae dan Fibroadenoma mammae dengan metode SADARI ini dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan pencegahan terhadap kejadian Ca mammae dan Fibroadenoma mammae sehingga dapat menurunkan angka kejadian Ca mammae dan Fibroadenoma mammae. Kata kunci: Ca Mammae, Fibroadenoma Mammae, SADARI
MENUJU GENERASI UNGGUL: MENGATASI STUNTING MELALUI PENYULUHAN PENINGKATAN GIZI DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK Rofiah, Khofidhotur; Purnani, Weni Tri; Pradian Y, Galuh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13922

Abstract

Kejadian stunting (sangat pendek dan pendek) merupakan masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat “Menuju Generasi Unggul: Mengatasi Stunting Melalui Penyuluhan Peningkatan Gizi Dalam Tumbuh Kembang Anak” Telah diikuti oleh 25 ibu balita di Puskesmas Campurejo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu : presentasi materi Peningkatan Gizi Dalam Tumbuh Kembang Anak untuk mengatasi stunting untuk generasi penerus dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berhasil memberikan pemahaman kepada ibu balita tetang Peningkatan Gizi Dalam Tumbuh Kembang Anak pada ibu balita untuk mengatasi stunting.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG MENOPAUSE TERHADAP KESIAPAN DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE PADA IBU KLIMAKTERIUM Rofiah, Khofidhotur; Wahyuni, Ida Tri; Nirwana, Betanuari Sabda
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.01 JUNI 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i01.878

Abstract

Background: Menopause is the period that a woman experiences when she is about to enter old age. Women before menopause will experience a decrease in various bodily functions. Based on the number of climacterium mothers, there are 15 mothers who are physically, psychologically or mentally not ready to enter old age or menopause. The purpose of this study is to determine the effect of health counseling about menopause on readiness to face menopause in climacterium mothers at the Tiron Health Center, Kediri Regency. Research Method: The research design used is Pre Experiment research with the One Group Pre Test Post Test Design approach. The population in this study is 34 climacterium mothers aged 40-50 years and the sample in this study is 16 climacterium mothers. The sampling technique is Purposive Sampling. Data collection was done using questionnaires and research results were analyzed using the Wilcoxon test. Research Results: Based on the results of the statistical test, p value = 0.001 (<0.05) was obtained. Conclusion: there is an effect of health counseling on menopause on menopause readiness in climacterium mothers.