Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI DI PUSKESMAS BARUGAIA KABUPATENKEPULAUAN SELAYAR Suci Qardhawijayanti; Asma Sukarta; St. Hasriani; Hikmah Nur Syahida
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/e4eyh873

Abstract

Senam nifas adalah sederetan gerakan tubuh yang dilakukan setelah melahirkan untuk memulihkan dan mempertahankan tekanan otot yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam nifas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu postpartum di Puskesmas Barugaia Kabupaten Kepulauan Selayar. Pennelitian dilaksanakan bulan Juli 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum sebanyak 20 orang di Wiayah Kerja Puskesmas Barugaia Kabupaten Kepulauan Selayar. Pengambilan sampel pada peneitian ini diakukan dengan Total Sampling. Sampel yang diambil adalah seluruh ibu nifas yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Barugaia yang bersalin dari bulan Juni sampai Juli 2024 sebanyak 20 orang Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang kelompok intervensi, sebelum diberikan senam nifas, semua responden mengalami TFU tidak normal (100%). Sedangkan sesudah diberikan senam nifas, semua responden mengalami TFU normal (100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang kelompok intervensi, pengukuran TFU pertama, semua responden mengalami TFU tidak normal (100%). Sedangkan pengukuran TFU kedua, responden dengan TFU normal sebanyak 9 orang (60,0%) dan 6 orang (40,0%) tidak normal. Hasil penelitian menggunakan uji Independent Sampel T Test diperoleh nilai p=0,003 lebih kecil dari nilai α=0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh senam nifas terhadap penurunan tinggi fundus uteri di Puskesmas Barugaia Kabupaten Kepulauan Selayar.
Parenting Styles, Psychosocial Stimulation, and Healthcare Access as Determinants of Social Development in Children with Disabilities Wilda Rezki Pratiwi; St. Hasriani; Asmah Sukarta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol. 15 No. 1 (2026): January - June
Publisher : LPPM Politeknik Sandi Karsa, South Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiksh.v15i1.220

Abstract

Background: A vital component of children with disabilities' growth and development is their social development, which is impacted by a number of circumstances, such as those pertaining to the family and the healthcare system. Important elements of the bio-psycho-social framework that influence children's social interaction and adaptive abilities include parenting practices, psychosocial stimulation, and health service accessibility. Methods: This study used a cross-sectional design with an observational analytical technique and a quantitative methodology. Parents or primary caregivers of disabled children living in Sidenreng Rappang Regency participated in the study. Using a complete sampling technique, 45 respondents in all were included. Structured questionnaires that had undergone validity and reliability testing were used to gather data. The chi-square test was used for both univariate and bivariate data analysis. Results: The results showed statistically significant associations (p < 0.05) between the social development of children with disabilities and parenting style, psychosocial stimulation, and health service accessibility. Conclusion: Access to health services, psychosocial stimulation, and parenting practices are important factors that influence how well children with impairments develop socially