Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

STRES KERJA SEBAGAI MEDIASI: ORGANIZATIONAL CITEZENSHIP BEHAVIOR DAN QUALITY OF WORK LIFE, TURNOVER INTENTION SIMEAO DA SILVA; ADYA HERMAWATI; ARIEF PURWANTO
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 7, No 3 (2021): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jim.v7i3.3526

Abstract

ABSTRACT This study aims to empirically describe Job Stress, Organizational Citizenship Behavior, Quality of Work Life, Turnover Intention to Nurses Guido Valadares National Hospital, Dili, Timor Leste. This research was an explanatory study that observed and explained the research variables in a cross-sectional manner. A quantitative approach was the main analytical method that is supported by a qualitative approach. The research population was 71 Nurses at the Guuido Valadares National Hospital, Dili, Timor Leste. All nurses were used as samples. Thus, this research was a type of census research and it was analyzed using Partial Least Square (PLS) with Software SmartPLS.The results indicated that the Organizational Citizenship Behavior and Quality of work Life had a significant effect on work stress and Turnover Intention directly. Besides, the results of the research that were tested indirectly showed that job stress was able to mediate the effect of Organizational Citizenship Behavior and Quality of work Life on Turnover Intention.Keyword: Work Stress, Organizational Citizenship Behavior, Quality of Work Life, Turnover Intention. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara empiris Stres Kerja, Organizational Citezenship Behavior, Quality of Work Life, Turnover Intention pada Perawat Rumah Sakit Nasional Guido Valadares Dili Timor leste. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif yang menguji dan menjelaskan variabel - variabel penelitian secara Cross Sectional. pendekatan Kuantitatif sebagai metode analiis utama yang di dukung dengan pendekatan kualitatif. Populasi peneliitian adalah 71 orang Perawat Rumah sakit Nasional Guuido Valadares Dili Timor Leste. Keseluruhan perawat digunakan dijadikan sampel, dengan demikian penelitian ini merupakan jenis penelitian sensus dan di analisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan Softwore SmartPLS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung Organizational Citezenship Behavior dan  Qulity of work Life berpengaruh signifikan terhadap stres kerja dan Turnover Intention. Disamping itu, hasil peneltian yang diuji secara tidak langsung menunjukkan bahwa stress kerja mampu memediasi pengaruh Organizational Citezenship Behavior dan Qulity of work Life terhadap Turnover Intention.Kata Kunci: Stres Kerja, Organizational Citezenship Behavior, Quality of Work Life, Turnover Intention.  
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Department Maintenance PT POMI) Finaltri Finaltri; Arief Purwanto; Nasharuddin Mas
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 6, No 1 (2020): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.555 KB) | DOI: 10.31328/jim.v6i1.1304

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan Komitmen Organisasional dalam menjembatani pengaruh Budaya Organisasi maupun Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Departemen Maintenance PT POMI.Pendekatan kuantitatif Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menganalisis data 51 karyawan Departemen Maintenance PT POMI dengan teknik simple random sampling.Hasil penelitian menunjukkan Komitmen Organisasional tidak mampu secara signifikan menjembatani Budaya Organisasi maupun Kepuasan Kerja  terhadap Kinerja Karyawan. Tetapi, ada pengaruh langsung signifikan antara Budaya Organisasi maupun Kepuasan Kerja terhadap Komitment Organisasional. Begitu juga, Kepuasan Kerja maupun  Komitmen Organisasional keduanya berpengaruh langsung signifikan  terhadap Kinerja Karyawan. Hanya saja, untuk  Budaya Organisasi tampaknya tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap  Kinerja Karyawan.Penelitian ini hanya terbatas menganalisa Kinerja Karyawan hasil kuisioner yang diperoleh dari responden penelitian, sehingga tidak bisa menganalisis data PMS (Performance Management System) sebagai alat ukur penilaian kinerja yang diimplementasikan di PT POMI saat ini. Implikasi praktis penelitian ini memotivasi pimpinan PT POMI untuk lebih aware dan familiar dalam mengaplikasikan system penilaian kinerja dengan menggunakan tool Perfomance Management System (PMS). Penelitian ini juga terbatas pada Departemen Maintenance, sehingga hasil penelitian ini tidak bisa digeneralisir untuk semua departemen di lingkungan PT POMI. Kata kunci: Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional, Kinerja Karyawan, Depertemen Maintenance PT POMI.  
PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE DAN PEMBERDAYAAN TERHADAP MOTIVASI DAN KEPUASAN ANGGOTA KELOMPOK KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) KOTA PASURUAN Suryanto Widodo; Arief Purwanto
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 6, No 3 (2020): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jim.v6i3.1831

Abstract

ABSTRACTThe Sustainable Food House Area (in Indonesian it is called KRPL) is one of the programs of the central government, as an effort to use yard land. The KRPL program has been implemented in Pasuruan City since 2012. To date, 64 KRPL groups have been formed. The purpose of this study was to analyze as well as test the hypothesis of the effect of quality of work life and empowerment on the motivation and satisfaction of members of the KRPL group in Pasuruan City. The population in this study were all members of the KRPL group in Pasuruan City of 1,030 people. The sampling method used the Slovin formula, resulting in 92 respondents. The research instrument used a questionnaire with a Likert scale of 1-5. The method of analysis in this research is using PLS-SEM which is based on variance. The software used in this research is SmartPLS version 3.0. The results of the study concluded that: (1) Quality of work life can increase the motivation of the KRPL group members; (2) Empowerment is able to increase the motivation of the KRPL group members; (3) Quality of work life is not able to increase job satisfaction of the KRPL group members; (4) Empowerment is not able to increase job satisfaction of the KRPL group members; (5) Motivation is able to increase job satisfaction of the KRPL group members; (6) Quality of work life is able to increase job satisfaction which is mediated by the motivation of the KRPL group members; and (7) Empowerment is able to increase job satisfaction which is mediated by the motivation of the KRPL group members.Keywords: KRPL group, quality of work life, empowerment, motivation, job satisfaction  ABSTRAKKawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan salah satu program dari pemerintah pusat, sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan. Program KRPL dilaksanakan di Kota Pasuruan sejak tahun 2012. Hingga saat ini, telah terbentuk 64 kelompok KRPL. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sekaligus menguji hipotesis pengaruh quality of work life dan pemberdayaan terhadap motivasi dan kepuasan anggota kelompok KRPL Kota Pasuruan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok KRPL Kota Pasuruan sebesar 1.030 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus slovin, menghasilkan responden sejumlah 92 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-5. Metode analisis penelitian ini menggunakan PLS-SEM yang berbasis variance. Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Quality of work life mampu meningkatkan motivasi anggota kelompok KRPL; (2) Pemberdayaan mampu meningkatkan motivasi anggota kelompok KRPL; (3) Quality of work life tidak mampu meningkatkan kepuasan kerja anggota kelompok KRPL; (4) Pemberdayaan tidak mampu meningkatkan kepuasan kerja anggota kelompok KRPL; (5) Motivasi mampu meningkatkan kepuasan kerja anggota kelompok KRPL; (6) Quality of work life mampu meningkatkan kepuasan kerja yang dimediasi motivasi anggota kelompok KRPL; dan (7) Pemberdayaan mampu meningkatkan kepuasan kerja yang dimediasi motivasi anggota kelompok KRPL.Kata Kunci: kelompok KRPL, quality of work life, pemberdayaan, motivasi, kepuasan kerja 
PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH YANG MENABUNG PADA BANK SULTRA ARLIAN HALISAN; ARIEF PURWANTO
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 4, No 1 (2018): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.05 KB) | DOI: 10.31328/jim.v4i1.970

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Pengaruh Kualitas Layanan dan Kepercayaan terhadap Kepuasan Nasabah. Teknik sampel adalah asidental sampling, yaitu mengambil  sebanyak 60 nasabah Bank Sultra,  yang diperoleh dari 12 indikator  dikalikan 5. Setelah dilakukan analisis regresi berganda, maka  diperoleh hasil bahwa Kualitas Layanan dan Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Nasabah yang Menabung pada Bank Sultra, baik secara simultan maupun parsial. Kualitas Layanan memiliki pengaruh dominan dibandingkan dengan Kepercayaan. Hasil ini juga didukung oleh kategori penilaian statistik deskriptif yang rata-rata tinggi.
PENGARUH DIMENSI TOTAL QUALITY MANAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN HOTEL ZALMA DAN HOTEL ZAVIER DI KOTA BATU Juli Handayani; Arief Purwanto
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 5, No 2 (2019): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jim.v5i2.1668

Abstract

(TQM) terhadap kinerja karyawan Hotel Zalma dan Hotel Zavier di Kota Batu. Berdasarkan tujuan penelitian yang telah ditetapkan, maka jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal yaitu hubungan yang bersifat sebab akibat. Jumlah sampel dalam penelitian adalah sejumlah 50 karyawan/responden.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Fokus pada pelanggan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan; (2) Obsesi terhadap kualitas berpengaruh terhadap kinerja karyawan; (3) Pendekatan ilmiah berperanan penting terhadap kinerja karyawan; (4) Komitmen jangka panjang berpengaruh berlawanan terhadap kinerja karyawan; (5) Kerjasama tim berpengaruh terhadap kinerja karyawan; (6) Perbaikan sistem berkesinambungan kurang berpengaruh dan bersifat berlawanan terhadap kinerja karyawan; (7) Pendidikan dan pelatihan kurang berpengaruh dan berlawanan terhadap kinerja karyawan; (8) Kebebasan terkendali berpengaruh kuat terhadap kinerja karyawan; (9) Kesatuan tujuan berpenegaruh rendah dan bersifat berlawanan terhadap kinerja karyawan; (10) Keterlibatan dan pemberdayaan karyawan berpengaruh besar terhadap kinerja karyawan di hotel Zalma dan hotel Zavier . Kata Kunci :  Total Quality Management (TQM), Kinerja Karyawan Abstract: This study aims to determine the effect of Total Quality Management (TQM) on the performance of Hotel Zalma and Zavier Hotel employees in Batu City. Based on the research objectives that have been determined, the type of this research is causal associative research, namely relationships that are causal. So the number of samples in the study were 50 employees / respondents.The results of this study indicated that: (1) Focus on customers has an effect on improving employee performance; (2) An obsession with quality affects employee performance; (3) The scientific approach plays an important role in employee performance; (4) Long-term commitment has an adverse effect on employee performance; (5) Team collaboration influences employee performance; (6) Continuous system improvement is less influential and is opposite to employee performance; (7) Education and training are less influential and contrary to employee performance; (8) Controlled freedom has a strong influence on employee performance; (9) Unity of purpose has a low influence and is opposite to employee performance; (10) Employee involvement and empowerment have a big influence on employee performance in hotel Zalma dan hotel Zavier .Keywords: Total Quality Management (TQM), Employee Performance  
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Yulia Hendriati; Arief Purwanto
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 4, No 3 (2018): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.806 KB) | DOI: 10.31328/jim.v4i3.930

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karier dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai negeri sipil Kecamatan Dau Kabupaten Malang, serta untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dominan. Penelitian ini merupakan explanatory dengan lokasi di Kantor Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai negeri sipil yang berjumlah 30 orang yang bekerja di kantor tersebut. Statistik deskriptif dan regresi berganda digunakan untuk membuktikan hipotesis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengembangan karier dan budaya organisasi berpengaruh signifikan, baik secara simultan maupun parsial terhadap kinerja pegawai negeri sipil di Kantor Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Budaya organisasi merupakan variabel yang berpengaruh dominan.
KEDISIPLINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA SATUAN LALU LINTAS I Wayan Purwa; Arief Purwanto; Rahayu Puji Suci
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 6, No 3 (2020): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jim.v6i3.1832

Abstract

ABSTRACT  This article aims to explore the role of traffic units in carrying out tasks in order to create traffic order. This research approach is a case study at the Traffic Officer. Informants who have experience in traffic operations. Collecting data using interviews, observation and documentation. The data validity used Emzir and Moleong approach and data analysis used the Yin model. The research findings show that the enforcement of obedient traffic through socialization: preemptive, preventive, repressive, and massive in work discipline and procedural implementation of operations in order to create performance. Keywords: Work Discipline, Performance, Case Study, Yin Model ABSTRAK  Artikel ini bertujuan untuk mengekplorasi peran satuan lalu lintas dalam pelaksanaan tugas operasi guna menciptakan ketertiban lalu lintas. Pendekatan penelitian ini adalah studi kasus pada Satuan Petugas Lalu Lintas. Informan yang memiliki pengalaman pada operasional lalu lintas. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan pendekatan Emzir dan Moleong serta analisis data menggunakan model Yin. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penegakkan patuh lalu lintas melalui sosialisasi: preemtif, preventif, represif dan masif dalam disiplin kerja dan prosedural pelaksanaan operasi agar terciptanya kinerja. Kata Kunci: Disiplin Kerja, Kinerja, Studi Kasus, Model Yin   
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA MELALUI KINERJA PADA DINAS TENAGA KERJA KOTA PASURUAN Dyah Ekawati; Arief Purwanto; Yekti Intyas Rahayu
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 6, No 3 (2020): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jim.v6i3.1827

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to analyze 1) the direct influence of organizational culture, work motivation and leadership on performance 2) the direct influence of organizational culture, work motivation and leadership on job satisfaction 3) the effect of performance in associating the influence of organizational culture, work motivation, leadership on job satisfaction at the Pasuran City Labor Offices. The quantitative approach of Partial Least Square (PLS) was used to analyze the data of 32 employees at the Pasuran City Labor Offices using the totalsampling technique. The results showed that organizational culture was unable to play a role in improving employee performance. Work motivation is not able to play a role in improving employee performance. Leadership is able to play a role in improving employee performance. Organizational culture is unable to play a role in increasing job satisfaction. Work motivation is not able to play a role in increasing job satisfaction. Leadership is able to play a role in increasing job satisfaction. Employee performance can play a role in increasing job satisfaction. Employee performance is not able to play a role in mediating the relationship between organizational culture and job satisfaction. Employee performance is not able to play a role in mediating the relationship between work motivation and job satisfaction. Employee performance is able to play a role in mediating the relationship between leadership and job satisfaction.Keywords: Organizational Culture, Work Motivation, Leadership, Performance and Job Satisfaction,  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis 1) pengaruh langsung budaya organisasi, motivasi kerja dan kepemimpinan terhadap kinerja 2) pengaruh langsung budaya organisasi, motivasi kerja dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja 3) pengaruh kinerja dalam menjembatani pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja,kepemimpinan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuran. Pendekatan kuantitatif Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menganalisis data 32 pegawai pada Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuran dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi tidak mampu berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Motivasi kerja tidak mampu berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Kepemimpinan mampu berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Budaya organisasi tidak mampu berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja. Motivasi kerja tidak mampu berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja. Kepemimpinan mampu berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja. Kinerja pegawai mampu berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja. Kinerja pegawai tidak mampu berperan dalam memediasi hubungan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja. Kinerja pegawai tidak mampu berperan dalam memediasi hubungan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja. Kinerja pegawai mampu berperan dalam memediasi hubungan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja.Kata kunci: Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, Kepemimpinan, Kinerja dan Kepuasan Kerja   
DAMPAK PENGEMBANGAN SDM DAN KEPRIBADIAN TERHADAP KOMPETENSI DAN KINERJA (Studi Pada Pegawai Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan) Nikmah Hayati; Arief Purwanto
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 6, No 2 (2020): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jim.v6i2.1779

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak Pengembangan SDM dan Kepribadian Terhadap Kompetensi dan Kinerja (Studi Pada Pegawai Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan yang berjumlah 122 orang. Metode yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel adalah menggunakan rumus Slovin, yaitu sebesar 93 responden. Alat analisis untuk model penelitian adalah Structural Equation Model (SEM) yang mampu melakukan analisa secara menyeluruh dalam sebuah analisa tunggal. SEM ada dua pendekatan, yaitu SEM  berbasis covarians dan SEM berbasis varians atau yang disebut juga Partial Least Square (PLS) atau SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan SDM berperan dalam meningkatkan kompetensi pegawai. Kepribadian berperan dalam meningkatkan kompetensi pegawai. Pengembangan SDM berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Kepribadian tidak mampu meningkatkan kinerja pegawai. Kompetensi berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Pengembangan SDM berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui kompetensi. Kepribadian berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui kompetensi.Abstract: The purpose of this study was to determine the impact of Human Resources and  ersonality Development on Competence and Performance (Studies on Employees of the Environmental, Cleanliness and Gardening Service of Pasuruan City). The population in this study were all 122 employees of the Pasuruan City Environment, Cleanliness and Gardening Service. The method used to determine the number of samples is using the Slovin formula, which is equal to 93 respondents. The analytical tool for the research model is the Structural Equation Model (SEM) which is able to perform a comprehensive analysis in a single analysis. SEM has two approaches, namely covariance-based SEM and variance-based SEM or what is also called Partial Least Square (PLS) or PLS SEM. The results showed that HR development plays a role in increasing employee competence. Personality plays a role in increasing employee competence. HR development plays a role in improving employee performance. Personality is not able to improve employee performance. Competence plays a role in improving employee performance. HR development plays a role in improving employee performance through competence. Personality plays a role in improving employee performance through competence.
ANALISIS FAKTOR KEPUTUSAN NELAYAN UNTUK MENGIKUTI ASURANSI MANDIRI DINI MARIATI; MOERYATI MOERYATI; ARIEF PURWANTO
JIM (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 7, No 3 (2021): JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : BADAN PENERBITAN UNIVERSITAS WIDYAGAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jim.v7i3.3523

Abstract

ABSTRACT This research aims to analyze the factors that influence fishermen to participate in independent insurance and to analyze the most dominant factors influencing fishermen in participating in independent insurance. The population in this research were all fishermen of 2,070 people in the city of Pasuruan. The sample was determined based on the Slovin formula with an error term of 10%. Thus, 95 respondents were obtained. Following the problems and hypotheses that had been formulated in this research, the inferential statistical data analysis was measured using factor analysis and multiple linear regression analysis. The results showed that shifts in culture, geographic area, social class, life experience, family, income, motivation, perception, and knowledge were able to influence fishermen’s decision to participate in independent insurance. Social status, economic conditions, lifestyle were not able to influence fishermen's decision to participate in independent insurance. Socio-culture was a dominant factor influencing fishermen's decision to participate in independent insurance. Keyword: Factor Analysis, Regression, Fishermen, Insurance  ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nelayan untuk mengikuti asuransi mandiri; dan untuk menganalisis faktor yang paling dominan mempengaruhi nelayan dalam mengikuti asuransi mandiri. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh nelayan di Kota Pasuruan yang berjumlah 2.070 orang. Sampel ditentukan berdasarkan rumus slovin dengan error term sebesar 10%, sehingga didapatkan 95 responden. Sesuai dengan permasalahan dan hipotesis yang telah dirumuskan, maka dalam penelitian ini analisis data statistik inferensial diukur dengan menggunakan analisis faktor dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran budaya, wilayah geografis, kelas sosial, pengalaman hidup, keluarga, pendapatan, motivasi, persepsi dan pengetahuan mampu mempengaruhi keputusan nelayan untuk mengikuti asuransi mandiri. Status sosial, keadaan ekonomi, gaya hidup tidak mampu mempengaruhi keputusan nelayan untuk mengikuti asuransi mandiri. Sosial budaya merupakan faktor yang dominan mempengaruhi keputusan nelayan untuk mengikuti asuransi mandiri.Kata kunci: Analisis Faktor, Regresi, Nelayan, Asuransi