Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi terhadap Kinerja Perawat dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening S Saryadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.234 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: apakah variabel budayaorganisasi dan motivasi secara langsung maupun tidak langsungberpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat? Penelitian inimempunyai tujuan untuk mengetahui dan menganalisis sertamemberikan bukti empirik pengaruh budaya organisasi dan motivasiterhadap kinerja perawat dengan komitmen organisasi sebagaivariabel intervening. Alat analisis digunakan path analysis dengan ujikuesioner, uji statistik dan koefisien determinasi. Jumlah sampelsebanyak 60 perawat di ruang Melati RSUP dr. Soeradji TirtonegoroKlaten sesuai jumlah populasi saat penelitian dilakukan dengan carasensus. Hasil penelitian menunjukkan : 1) budaya organisasi danmotivasi berpengaruh positif signifikan terhadap komitmenorganisasi; dan 2) budaya organisasi, motivasi dan komitmenorganisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perawat.Berdasar analisis jalur diketahui pengaruh langsung budaya terhadapkinerja perawat lebih besar dibanding pengaruh tidak langsungmelalui komitmen organisasi, sehingga dipilih jalur langsung danpengaruh langsung motivasi terhadap kinerja perawat lebih besardibanding pengaruh tidak langsung motivasi terhadap kinerja perawatdibanding pengaruh tidak langsung melalui komitmen organisasi,sehingga dipilih jalur langsung. Koefisien determinasi (R2 ) totaldiperoleh 0,8269 artinya sebesar 82,69% variabel budaya organisasidan motivasi mempengaruhi kinerja perawat dengan komitmenorganisasi sebagai variabel intervening, sisanya sebesar 17,31%dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Berdasar hasil analisisjalur diketahui bahwa pengaruh langsung budaya organisasiterhadap kinerja perawat merupakan jalur paling dominan dan palingefektif.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi terhadap Kinerja Perawat dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening Saryadi, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: apakah variabel budayaorganisasi dan motivasi secara langsung maupun tidak langsungberpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat? Penelitian inimempunyai tujuan untuk mengetahui dan menganalisis sertamemberikan bukti empirik pengaruh budaya organisasi dan motivasiterhadap kinerja perawat dengan komitmen organisasi sebagaivariabel intervening. Alat analisis digunakan path analysis dengan ujikuesioner, uji statistik dan koefisien determinasi. Jumlah sampelsebanyak 60 perawat di ruang Melati RSUP dr. Soeradji TirtonegoroKlaten sesuai jumlah populasi saat penelitian dilakukan dengan carasensus. Hasil penelitian menunjukkan : 1) budaya organisasi danmotivasi berpengaruh positif signifikan terhadap komitmenorganisasi; dan 2) budaya organisasi, motivasi dan komitmenorganisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perawat.Berdasar analisis jalur diketahui pengaruh langsung budaya terhadapkinerja perawat lebih besar dibanding pengaruh tidak langsungmelalui komitmen organisasi, sehingga dipilih jalur langsung danpengaruh langsung motivasi terhadap kinerja perawat lebih besardibanding pengaruh tidak langsung motivasi terhadap kinerja perawatdibanding pengaruh tidak langsung melalui komitmen organisasi,sehingga dipilih jalur langsung. Koefisien determinasi (R2 ) totaldiperoleh 0,8269 artinya sebesar 82,69% variabel budaya organisasidan motivasi mempengaruhi kinerja perawat dengan komitmenorganisasi sebagai variabel intervening, sisanya sebesar 17,31%dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Berdasar hasil analisisjalur diketahui bahwa pengaruh langsung budaya organisasiterhadap kinerja perawat merupakan jalur paling dominan dan palingefektif.