Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Media Digital Interaktif Medimumi pada Materi Permukaan Bumi di Kelas V Sekolah Dasar Erdawati, Erdawati; Malahayati, Eva Nurul; Putriani, Ida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.842

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar menuntut inovasi media pembelajaran yang mampu memfasilitasi pemahaman konsep abstrak, salah satunya pada materi Permukaan Bumi. Materi ini sering dianggap sulit dipahami siswa karena berkaitan dengan struktur bumi, kenampakan alam, dan perubahan lingkungan, sementara media pembelajaran yang digunakan guru masih terbatas pada buku paket, LKS, serta video dari internet yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media digital interaktif MEDIMUMI berbasis PowerPoint yang memadukan teks, gambar, animasi, video, dan kuis untuk membantu siswa memahami materi secara lebih konkret, menarik, dan menyenangkan. Penelitian menggunakan metode RD dengan model ADDIE yang mencakup seluruh tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V dari empat sekolah dasar di Kabupaten Blitar yang dipilih secara purposive (SDN Kademangan 01, SDN Dawuhan 02, SDN Sumberjati, dan SDN Nglegok 02). Validasi dilakukan oleh tiga ahli materi dan bahasa serta tiga ahli media yang memiliki kualifikasi relevan di bidangnya. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, validasi ahli, serta uji coba terbatas, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Reliabilitas instrumen diestimasi melalui konsistensi antar-validator menggunakan skala Likert. Hasil validasi menunjukkan persentase 95,89% dari ahli materi dan bahasa, serta 83,33% dari ahli media, seluruhnya dengan kategori sangat layak. Uji coba terbatas memperoleh kepraktisan guru 99,05%, kepraktisan siswa 96,57%, respon guru 88,33%, dan respon siswa 90,1% dalam kategori sangat baik/sangat layak. Temuan ini menunjukkan bahwa MEDIMUMI dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep abstrak, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas digital di sekolah dasar.
Studi Kasus Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran IPAS di Kecamatan Ponggok Ernawati, Ernawati; Putriani, Ida; Malahayati, Eva Nurul
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar Kecamatan Ponggok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 3 kepala sekolah, 3 guru kelas IV, dan 15 siswa kelas IV dari SDN Ponggok 2, SDN Pojok 2, dan SDN Gembongan 2 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, member check, serta audit trail. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan pada aspek konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Guru melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan kesiapan, minat, dan gaya belajar siswa, kemudian menyesuaikan strategi, media, serta bentuk evaluasi secara fleksibel. Produk belajar siswa bervariasi, seperti proyek, video, tulisan, dan praktik, dengan penilaian autentik yang mempertimbangkan proses dan hasil. Dukungan kepala sekolah, komite, serta fasilitas sekolah menjadi faktor pendukung utama. Namun, penerapan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu, sarana prasarana, variasi sumber belajar, dan partisipasi orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berperan dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kepercayaan diri siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.