Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Development of Augmented Reality (AR)-Based Educational Media to Improve High School Understanding of Viral Concepts Amilil `Ulya; Eva Nurul Malahayati; Dhamas Mega Amarlita
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 9 No. 1 (2026): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijobe.v9i1.3775

Abstract

This study aims to develop and determine the feasibility and effectiveness of Augmented Reality (AR)-based learning media on virus material for 10th- grade high school students. The background of this study is students’ difficulty in understanding the abstract concept of viruses and the limited learning media used by teachers. The method used was Research and Development (R&D) with the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate), which was implemented on a limited basis at SMAN 1 Kademangan. Data collection was conducted through expert validation, a practicality questionnaire, and response questionnaires for teachers and students. The validation results showed that the developed media was highly feasible, with an average feasibility score of 96%. Practicality tests by students and teachers yielded scores of 93% and 85%, respectively (classified as “very practical”), while effectiveness tests received an 82% response (very positive) from teachers and a 79% response (positive) from students. In conclusion, this AR-based learning medium has proven to be suitable and effective for teaching material on viruses, and can increase student engagement in the learning process through visual and interactive means in line with the demands of 21st- century learning.
Pengaruh model problem based learning berbantuan QR code terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa Adimas Surya Minata; Eva Nurul Malahayati; Marinda Sari Sofiyana
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpd.v12i2.93836

Abstract

This research aims to determine the effect of the Problem Based Learning learning model assisted by QR Code on measurement material on creative thinking abilities and learning outcomes for fifth grade elementary school students. This type of research is quasi-experimental. Pre test-post test non equivalent control-group design method. The type of data taken is the implementation sheet of creative thinking abilities and learning outcomes. The instrument used for this research used essay questions. The data analysis technique uses the SPSS 18 anacova test. The calculated beta intercept value is 56.124, while the creative thinking pre-test beta value is 0.269, so a positive relationship is obtained with a small influence. Meanwhile, in calculating the estimated parameters for the intercept and pre-test learning outcomes, it was found that the intercept beta value was 67.885, while the pre-test beta value for learning outcomes was -0.025. So the estimated parameter calculations have a negative relationship with a small influence. The results of calculating the intercept value for learning outcomes and creative thinking both show a significance of 0.000, so H0 is rejected and H1 is accepted. The Problem Based Learning model has a positive effect on the ability to think creatively because the x value and y value both increase and decrease. Meanwhile, learning outcomes have a negative effect because between the x value and the y value there is a difference in up and down in the value results so that it can be applied at school. The Problem Based Learning learning model assisted by QR Codes can be implemented widely in learning activities, besides that the Problem Based Learning learning model can be combined in addition to using barcodes.
Analisis Kelayakan LKPD Keanekaragaman Makhluk Hidup Berbasis Mind Mapping Dengan Pemanfaatan Taman Kebon Rojo Kota Blitar Luthfiya 'Aqidatu Shoolikhah; Devita Sulistiana; Eva Nurul Malahayati
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.305

Abstract

Pelaksanaan kurikulum merdeka bertujuan untuk mengejar adanya ketertinggalan pembelajaran dan kesenjangan pembelajaran pasca pandemi Covid-19. Berdasarkan analisis kebutuhan peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya bahan ajar serta adanya potensi untuk penelitian yaitu Taman Kebon Rojo Kota Blitar. Bentuk upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar LKPD dengan memberikan muatan berupa mind mapping serta memasukkan potensi flora dan fauna Taman Kebon Rojo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian ini mengacu pada ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahapan implementasi dibatasi hingga uji keterbacaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kelayakan produk yang didasarkan hasil uji validitas dan keterbacaan guru serta siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji kelayakan dari 3 validator ahli diperoleh persentase sebesar 90% untuk validasi materi, 93% untuk validasi bahasa, dan 88,05% untuk validasi media dengan kriteria ketiganya sangat layak. Pada uji coba skala kecil (uji keterbacaan) kepada 4 guru dan 5 siswa diperoleh persentase sebesar 91,5% dan 97% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil uji kelayakan produk LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi materi keanekaragaman makhluk hidup.
Analisis Kelayakan Modul Virus dalam Kehidupan sebagai Bahan Ajar Biologi Kelas X SMA/MA Nuris Fu'aida; Eva Nurul Malahayati; Devita Sulistiana
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.306

Abstract

Pada proses pembelajaran ada beberapa komponen pembelajaran salah satunya adalah bahan ajar. Bahan ajar memiliki peran penting untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran. Analisis masalah di lapangan menunjukkan 37% dari 90 sampel siswa SMA/MA kesulitan memahami dan membedakan struktur virus maupun bentuk virus yang ada di buku paket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Modul Virus dalam Kehidupan sebagai bahan ajar biologi kelas X SMA/MA. Metode penelitian menggunakan model penelitian ADDIE yang dibatasi hingga tahap Development (pengembangan). Pengambilan data kelayakan Modul Virus menggunakan angket lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa yang dianalisis secara deskriptif.  Hasil validasi ahli media rata-rata sebesar 78%, rata-rata hasil validasi ahli materi sebesar 84%, dan rata-rata hasil validasi ahli bahasa sebesar 79%, dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajaran Virus Dalam Kehidupan termasuk dalam kriteria layak dan dapat dilanjutkan ke tahap Implementation atau uji coba produk. Dengan adanya modul pembelajaran virus ini, diharapkan pembelajaran lebih menarik dan siswa lebih antusias belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Improving Students' Multiplication Learning Outcomes Through the Implementation of PBL Model with P4 Basket Media Nimas Wina Lestari; Eva Nurul Malahayati; Sripit Widiastuti
Madako Elementary School Vol. 3 No. 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/mes.v3i2.276

Abstract

Mathematics learning at the elementary school level has a crucial role in students' cognitive development. Although it is often perceived as a boring and difficult material, especially in understanding the concept of multiplication, this study aims to evaluate the effectiveness of the Problem Based Learning model (PBL) combined with the P4 basket media in improving students' problem-solving skills, understanding of mathematical concepts, and cognitive thinking skills. This study uses a quasi-experimental design by involving grade III students at SDN Kanigoro 03 Blitar Regency as a control and experimental group. The purposive sampling method was applied to select 26 students from class IIIA as the control group and 26 students from class IIIB as the experimental group. The instruments used in this study include observation sheets to monitor the learning process and cognitive ability tests consisting of 25 questions, consisting of 15 multiple-choice questions and 10 short-fill questions. The results show that the application of the PBL model supported by the P4 basket media can improve students' learning outcomes in multiplication materials, improve their understanding of mathematical concepts, and improve analytical thinking skills. These findings indicate that PBL can be an effective approach in teaching mathematics at the primary school level.
Penguatan Literasi Digital Guru SMA Muhammadiyah 01 Kota Blitar melalui Pelatihan Penyusunan LKPD Digital dan Media Interaktif Eva Nurul Malahayati; Devita Sulistiana; Adin Fauzi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.27095

Abstract

Sebesar 79,55% guru masih menggunakan produk digital dari internet tanpa adaptasi konteks pembelajaran sehingga menunjukkan literasi digital guru belum berkembang pada aspek produktivitas dan inovasi. Pelatihan penyusunan LKPD digital dan pengembangan media interaktif merupakan solusi untuk meningkatkan literasi digital guru serta mendorong penerapan pembelajaran inovatif dan relevan dengan tuntutan abad 21. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi digital guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Muhammadiyah 01 Kota Blitar. Metode yang digunakan adalah Partisipatory Rural Appraisal (PRA) mencakup tahap sosialisasi, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan dengan koordinasi bersama kepala sekolah dan guru. Kegiatan pelatihan terdiri dari penyampaian materi dan praktik penyusunan LKPD digital dengan aplikasi Wizer.me dan Flipbook, serta media interaktif dengan aplikasi Assemblr EDU dan Prezi. Selanjutnya hasil diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Evaluasi dilakukan terhadap produk digital guru menggunakan angket respon siswa dan rubrik penilaian LKPD digital dan media interaktif. Hasil respon siswa terhadap implementasi produk digital yaitu 91.14%, dalam kategori positif. Untuk hasil penilaian produk digital sebagai tolak ukur kemampuan literasi digital guru meningkat sebesar 13.48% dibandingkan dengan sebelumnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan literasi digital guru sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa