Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGERUH PEMBERIAN JUS BELIMBING MANIS (AVERHOA CARAMBOLA) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Meria Kontesa; Nurleny; Rosi Permata Sari; yusriana, yusriana
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/hjtr3t33

Abstract

Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas. Tekanan darah pada lansia akan cenderung tinggi sehingga lansia lebih besar beresiko terkena hipertensi. Angka kejadian hipertensi pada lansia ini terbanyak terdapat di Puskemas Belimbing Kota Padang menempati urutan pertama sebanyak 3.442 (41,64%) pada tahun 2024. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian jus belimbing manis (averhoa carambola) terhadap tekanan darah pada lansia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimen dengan menggunakan pendekatan One Group Pretest-Postest tanpa kontrol, yang bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian jus belimbing manis.  Populasi penelitian adalah 120 lansia yang mengalami hipertensi Sampel diambil secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang di tetapkan sebanyak 14 sampel. Hasil penelitian diperoleh tekanan darah MAP (Mean Arterial Pressure) sebelum dilakukan pemberian jus belimbing manis yaitu 118,14 (SD= 4,704), sedangkan setelah dilakukan pemberian jus belimbing manis yaitu 110,14 (SD = 5,216). Uji t-test menunjukkan nilai p-value<0,000 yang mengidentifikasi adanya pengaruh pemberian jus belimbing manis (averhoa carambola) terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tensimeter, dan lembar observasi, dan alat-alat untuk pembuatan jus belimbing manis.  Disarankan bagi pelayanan kesehatan dapat memberikan jus belimbing manis sebagai penanganan nonfarmakologi atau pendamping obat anti hipertensi. Peneliti selanjutnya diharapkan juga bisa melakakukan penelitian dengan desain kontrol, jumlah sampel yang lebih besar, dan waktu intervensi yang lebih lama.
Pemberdayaan dan Pendampingan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Lansia dengan Modifikasi Cognitive Stimulation Therapy Ausrianti, Rizka; Andayani, Rifka Putri; Kontesa, Meria; Wandayani, Putri Sri
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1418

Abstract

Pemberdayaan dan pendampingan kader kesehatan dalam penerapan modifikasi Cognitif Stimulation Therapy (CST) terbukti menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif lansia dengan masalah demensia. Melalui proses pelatihan dan pendampingan, kader mampu memahami konsep dasar stimulasi kognitif, melaksanakan kegiatan secara sederhana dan kontekstual sesuai budaya lokal, serta memberikan dukungan sosial dan emosional kepada lansia dan keluarganya. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan therapi kognitif stimulasi yang terdiri dari 4 sesi kegiatan yaitu menonton film dan storytelling, mengenal alat musik dan bermain musik, aktivitas menggambar serta berhitung. Memberikan pelatihan terhadap kader, lansia serta yang merawat lansia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kognitif lansia terutama lansia yang mengalami demensia dengan memberdayakan kader kesehatan. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 5 orang kader kesehatan. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, kader mampu melakukan praktik lebih 80% kader mampu mempraktikan dengan benar.