Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Keterampilan Abad 21 Siswa SMAN 1 Luragung Melalui Pelatihan Pembuatan Project Mini Riset Rahma Widiantie
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku2985

Abstract

Pengembangan keterampilan Abad 21 menjadi suatu keharusan bagi masyarakat terutama para siswa untuk mempersiapkan dirinya menghadapi perkembangan IPTEK dan tuntutan kurikulum. Analisis situasi dan permasalahan yang terdapat di sekolah mitra adalah Sekolah kesulitan untuk mengembangkan keterampilan Abad 21 dan melatih siswa membuat project mini riset, karena urangnya peralatan laboratorium dan pembimbing yang berkualifikasi menjadi hambatan utama bagi siswa untuk mengeksplorasi lebih dalam dalam mengenai pembuatan project mini riset. Data yang kami kumpulkan juga menunjukkan bahwa meskipun memiliki potensi yang besar, siswa-siswa ini kurang mendapat kesempatan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti keterampilan riset, pemecahan masalah, kolaborasi, dan komunikasi. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan mengadakan pelatihan pembuatan project mini riset yang terdiri dari kegiatan pemaparan materi, pembuatan project skala laboratorium dan diseminasi laporan project mini riset. Hasil kegiatan adalah siswa telah terampil dalam merancang project, membuat produk menggunakan strategi mini riset dan membuat laporan ilmiah mengenai project mini riset sehingga dapat mengembangkan keterampilan Abad 21 siswa diantaranya adalah keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan kolaborasi. Hasil angket menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan mempunyai ketertarikan pelaksanaan kegiatan selanjutnya.
Pelatihan Praktikum Berbasis Hakikat Sains Berbantu LKS Vee Diagram Bagi Siswa SMA Binaul Ummah Handayani; Nurlaelah, Ilah; Widiantie, Rahma; Lismaya, Lilis; Khofipatun, Amelia; Amanah, Sifa Pajar
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku3641

Abstract

Pelaksanaan praktikum di sekolah belum menerapkan hakikat sains yang diakibatkan sarana dan prasarana yang terbatas dan khususnya lembar kerja praktikum yang bersifat buku resep. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaksanaan praktikum yang menerapkan hakikat sains bagi siswa SMA agar dapat memenuhi tuntutan pembelajaran biologi yang sesuai kurikulum. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa SMA Binaul Ummah yang berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap penyampaian materi, tahap demonstrasi dan tahap pelatihan praktikum. Melalui kegiatan ini siswa dapat melaksanakan praktikum berbasis hakikat sains dimana siswa diajak untuk mengalami sains secara langsung dan kontekstual, mempraktikkan cara berpikir dan bertindak ilmiah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari sesuai dengan tuntutan kurikulum MBKM.
Peningkatan Literasi Lingkungan Siswa Untuk Mendukung Program P5 Di SDN Sukamulya Anggrarita Puspa Wardaya, Shelvi; Agta Bellen , Sherina; Baktiyar, Sidik; Oktaria, Sinta; Widiantie, Rahma
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i2.1144

Abstract

Kegiatan ini dilatar belakangi oleh permasalahan kurangnya pemahaman dan kesadaran siswa terkait pengelolaan sampah yang memadai di lingkungan sekolah SDN Sukamulya. Penelitian ini mengkaji efektivitas kegiatan literasi lingkungan mengenai pengolahan sampah organik dan anorganik di SDN Sukamulya.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang jenis dan pengelolaan sampah, menumbuhkan sikap peduli lingkungan serta penguatan P5 bagi siswa. Metode yang diterapkan adalah sosialisasi edukatif dengan media pembelajaran interaktif, melibatkan 32 siswa kelas V sebagai mitra. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta angket untuk mengukur perubahan sikap. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa, dari 63,12% menjadi 98,12%, serta peningkatan sikap peduli lingkungan, dari 64,37% menjadi 99,06%. Kegiatan literasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa terhadap pengelolaan sampah dan penguatan P5 Siswa.
Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik menjadi Produk Ramah Lingkungan dan Bernilai Ekonomi di SDN Sukamulya Widiantie, Rahma; Dani, Sidiq Umar; Risdianti, Siska; Erwanda, Siti Asriyanti; Mulyani, Sri
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i3.1157

Abstract

Projek ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah organik dan anorganik di SDN Sukamulya dengan mengolahnya menjadi produk bernilai guna, yaitu Pupuk Organik Cair (POC) dan gantungan kunci ramah lingkungan. Sampah organik seperti daun kering dan sisa makanan diolah menjadi POC menggunakan bioaktivator EM4, sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik didaur ulang menjadi gantungan kunci melalui proses pepelehan dan pencetakan. Kegiatan ini melibatkan 32 siswa kelas V dengan pendekatan partisipatif selama 4 minggu, meliputi praktik langsung dan evaluasi melalui angket serta observasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan siswa (87,5%), pemahaman tentang daur ulang (83,20% untuk POC dan 93,75% untuk gantungan kunci), serta antusiasme dan kreativitas dalam pengelolaan sampah (92,18% dan 84,37%). Projek ini tidak hanya berhasil mengurangi timbunan sampah di sekolah tetapi juga menjadi media efektif untuk menanamkan nilai-nilai pembelajaran kelestarian lingkungan dan kreativitas sejak dini.
Pelatihan Keterampilan Dasar Laboratorium untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Rahma Widiantie; Ina Setiawati; Ilah Nurlaelah; Lela Lela
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 5 (2025): October : ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i5.1501

Abstract

The implementation of Biology learning in senior high schools still faces various challenges, particularly the limitations of laboratory facilities and the low level of students’ science process skills(KPS). KPS  is an essential ability that supports conceptual understanding and critical thinking development through practical activities. This community service program aimed to improve students’ basic laboratory skills and KPS through hands-on training. The program was conducted at the Biology Education Laboratory of the Faculty of Teacher Training and Education, Kuningan University, involving students from SMAN 1 Ciwaru. The methods included socialization, laboratory equipment training, preparation of practical materials, animal dissection training, application of virtual laboratory technology, and mentoring and evaluation sessions. The results showed a significant improvement in students’ abilities to use laboratory tools, prepare materials, and perform experiments according to scientific procedures. Before the training, only 32% of students were able to use laboratory equipment correctly, while after the training, this increased to 84%. The average scores for observation, measurement, data interpretation, and scientific communication also improved significantly. Furthermore, a satisfaction survey revealed an average score of 4.6 out of 5, with 92% of participants stating that the activity was very beneficial. This program proved effective in enhancing students’ basic laboratory and science process skills, providing meaningful, applicable, and sustainable science learning experiences. Keywords: : training, basic skills, laboratory, science process skills, biology.  
Transformasi Literasi Digital dengan Canva Sebagai Langkah Strategis Untuk Penguatan Pendidikan dan Pemberdayaan Potensi Desa Susukan Rahma Widiantie; Handayani Handayani; Ina Setiawati; Huda Farid Nurrohman
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v4i2.2197

Abstract

The community service program titled “Digital Literacy Transformation through Canva as a Strategic Step for Strengthening Education and Empowering the Potential of Susukan Village toward Independence” was implemented to enhance the digital literacy competencies of rural communities, particularly among youth. This initiative was motivated by the low level of digital-based educational literacy, limited use of interactive learning media, and the lack of promotional content supporting the creative economy in Susukan Village. The implementation method employed a community-based empowerment approach through five main stages: socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and the establishment of the Village Digital Literacy Center. The training was conducted through hands-on practice, including the introduction of basic Canva features, the creation of interactive learning media, and the development of village branding content. The results demonstrated a significant improvement in participants’ skills: 80% were able to produce at least three usable designs, 72% successfully created independent educational or promotional content, and participant satisfaction reached 91%. Moreover, participants’ digital literacy scores increased to 82.4 after the training. The establishment of the Village Digital Literacy Center serves as a strategic step to ensure program sustainability and autonomous knowledge transfer at the local level. Overall, this activity successfully promoted digital literacy transformation in Susukan Village, strengthened the community’s ability to utilize technology for education and local potential empowerment, and fostered an adaptive and self-reliant village in the digital era.  
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU LKPD LIVEWORKSHEET PADA MATERI INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM Anti’a Luthfiani; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan selama proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu LKPD liveworksheet. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X Tkj 2 SMK Pesantren Ciwaringin pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa sebanyak 25 siswa. Pada saat pembelajaran sebelumnya kemampuan komunikasi siswa masih rendah. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi siswa mengalami peningkatan terlihat dari hasil kognitif mencapai 79,17 termasuk kategori tuntas. Adapun hasil komunikasi lisan siswa dengan indikator yang telah ditetapkan diperoleh rata-rata 88,29%, dengan kategori sangat baik. Selama proses pembelajaran berlangsung buakn hanya komunikasi lisan saja yang di observasi, akan tetapi komunikasi tulis juga diobservasi dengan rata- rata indicator 82,80% termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu LKPD liveworksheet dapat meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Kata kunci: Problem Based Learning; LKPD liveworksheet; keterampilan komunikasi IMPROVING STUDENTS' COMMUNICATION SKILLS THROUGH THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL ASSISTED WITH LIVEWORKSHEET LKPD ON INTERACTION BETWEEN ECOSYSTEM COMPONENTS ABSTRACT This research was carried out during the learning process which aims to improve students' communication skills through the application of the Problem Based Learning learning model assisted by live worksheet LKPD. This research was carried out in class During the previous lesson, students' communication skills were still low. Data collection was carried out using the observation method. The collected data was analyzed using descriptive qualitative and percentage quantitative analysis. The research results show that student communication has improved as seen from the cognitive results reaching 79.17, including the complete category. The results of students' oral communication with the predetermined indicators obtained an average of 88.29%, in the very good category. During the learning process, it is not only verbal communication that is observed, but written communication is also observed with an average indicator of 82.80%, including in the good category. Thus it can be concluded that the application of the Problem Based Learning learning model assisted by live worksheet LKPD can improve students' communication skills. Keywords: Problem Based Learning; live worksheet LKPD; communication skills
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN LKPD BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI LIMBAH DAN POLUSI Yuri Wulan Sari; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah; (2) pengaruh LKPD berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah; jenis penelitian yang digunakan eksperimen pretes dan post test serta LKPD berbasis masalah. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X ATP SMK An-Nuur Pasaleman Cirebon. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes soal uraian dan LKPD berbasis pemecahan masalah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantatif. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah tersebut dapat kita lihat dari indikator- indikator penilaian pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran yaitu pemecahan masalah siswa dalam diskusi kelompok, menyusun laporan dan presentasi kelompok. Maka didapatkan kesimpulan bahwa adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 85% setelah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan LKPD pemecahan masalah pada materi limbah dan polusi dikelas X ATP SMK An-Nuur Pasaleman. Salah satu kelebihan utama model Problem Based Learning adalah mendorong pembelajaran siswa dalam pemecahan masalah tetapi mereka aktif terlibat dalam mencari alternatif solusi untuk masalah dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: PBL, LKPD Berbasis Masalah, Pemecahan Masalah Siswa THE INFLUENCE OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL WITH PROBLEM BASED LKPD ON STUDENTS' PROBLEM SOLVING ABILITY IN WASTE AND POLLUTION MATERIALS ABSTRACT This research aims to describe: (1) the influence of the Problem Based Learning (PBL) model on problem solving abilities; (2) the influence of problem-based LKPD on problem-solving abilities; The type of research used is pre-test and post-test experiments as well as problem-based LKPD. The population of this study were all class X students at ATP An-Nuur Pasaleman Vocational School, Cirebon. The instruments used to collect data were essay test questions and problem solving based LKPD. The data analysis technique in this research uses quantitative descriptive analysis techniques. We can see the increase in problem solving abilities from the indicators for assessing student problem solving in learning, namely solving student problems in group discussions, compiling reports and group presentations. So it was concluded that there was an increase in students' problem solving abilities by 85% after implementing the Problem Based Learning learning model with problem solving LKPD on waste and pollution material in class X ATP SMK An-Nuur Pasaleman. One of the main advantages of the Problem Based Learning model is that it encourages student learning in problem solving but they are actively involved in finding alternative solutions to problems in everyday life. Keywords: PBL, Problem Based LKPD, Student Problem Solving
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN LKPD LIVEWORKSHEET DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI ABAD 21 SISWA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN Eva Fauziah; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan kolaborasi siswa dengan menggunakan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Anyer. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X, Objek penelitian ini adalah model PBL dan keterampilan kolaborasi siswa. Hasil penelitian pada pada pembelajaran sebelumnya menunjukan nilai keterampilan kolaborasi siswa masih dikatakan kurang, yakni peserta didik belum berkomunikasi dan bertukar pendapat, Peserta didik belum bekerja secara produktif dalam menyelesaikan masalah. Setelah menerapkan keterampilan abad 21 sesuai indicator, mengalami peningkatan yaitu nilai kolaborasi siswa menunjukkan 89,10 dengan kriteria Sangat Baik. Menerapkan model PBL dengan LKPD Liveworksheet ternyata dapat memperoleh ketuntasan dalam hasil belajar. Hal ini berarti, peserta didik mampu mengikuti pelajaran dengan model PBL. Dari hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa, dengan menerapkan model PBL dengan LKPD Liveworksheet dalam pelajaran Biologi, mampu meningkatkan keterampilan kolaborasi abad 21 siswa pada materi Perubahan Lingkungan kelas X. Kata kunci: Perubahan Lingkungan, Kemampuan Kolaborasi abad 21 siswa, Problem Based Learning. APPLICATION OF PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL WITH LKPD LIVEWORKSHEET TO ENHANCE 21ST CENTURY COLLABORATION SKILLS OF STUDENTS IN THE TOPIC OF ENVIRONMENTAL CHANGES ABSTRACT This research aims to enhance students' collaboration skills using Problem-Based Learning (PBL). The study was conducted at SMA Negeri 1 Anyer, with the subjects being grade X students. The research focused on the PBL model and students' collaboration skills as the objects of the study. The findings from the previous learning sessions indicated that students' collaboration skills were considered insufficient. Participants were not effectively communicating and exchanging ideas, and they were not working productively to solve problems. After implementing 21st-century skills indicators, there was an improvement, with the collaboration skills score reaching 89.10, classified as Excellent. Applying the PBL model with Liveworksheet LKPD proved to be effective in achieving learning outcomes. This implies that students were able to engage in lessons using the PBL model. The results of this research demonstrate that implementing the PBL model with Liveworksheet LKPD in Biology lessons can enhance 21st-century collaboration skills among grade X students, particularly in the topic of Environmental Changes. Keywords: Environmental Changes, 21st Century Collaboration Skills of Students, Problem-Based Learning.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU LKPD LIVEWORKSHEET DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK PADA MATERI EKOSISTEM Ina Ropiatin; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran IPAS di SMK saat ini belum berjalan dengan efektif. Kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru dan sumber belajar yang digunakan masih terbatas buku paket. Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dengan menerapkan model Problem Based learning berbantu liveworksheet pada siswa SMK kelas X BDP. Data hasil belajar IPAS dikumpulkan dengan metode tes yaitu soal obyektif. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian One-Group Pretest Posttest Design, dengan subjek peserta didik kelas X BDP SMK Taruna Bhakti Kadugede, populasi penelitian berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan Melalui hasil tes siswa dan observasi pada materi Ekosistem kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Pada hasil belajar siswa melalui pretest dan posttest mengalami peningkatan dalam pemahaman materi yang sudah diberikan oleh guru, yang dibuktikan dari hasil pretest yang menjawab benar hanya sebesar 38% dan mengalami kenaikan ketika postest menjadi 80% yang menjawab benar. Hasil tersebut menyatakan bahwa npretest < npostest , berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian berupa peningkatan keterampilan HOTS peserta didik didapatkan dari nilai pre-test dan post test, yaitu nilai rata-rata pretest keterampilan HOTS peserta didik yaitu 38 % nilai rata-rata posttest peserta didik yaitu 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh model problem-based learning berbantu LKPD liveworksheet terhadap hasil belajar pada materi ekosistem. Adanya penerapan model probrem based learning berbantuan LKPD liveworksheet dapat dijadikan pedoman atau acuan guru untuk menciptakan suasana belajar yang aktif khususnya pada pembelajaran Proyek IPAS. Kata kunci: problem based learning, berpikir tingkat tinggi, LKPD Liveworksheet IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL SUPPORTED BY LKPD LIVEWORKSHEET TO ENHANCE STUDENTS' HIGH-LEVEL THINKING SKILLS IN THE ECOSYSTEM MATERIAL ABSTRACT Science learning in vocational schools is currently not running effectively. Learning activities are still teacher-centered and The learning resources used are still limited to textbooks. The research aims to analyze students' high-level thinking skills by applying the Problem Based learning model assisted by live worksheets to students class X BDP. Data on science and technology learning outcomes were collected using the test method, namely objective questions. The data analysis technique uses experimental quantitative analysis with a One-Group Pretest Posttest Design research design, with the subjects being class X BDP SMK Taruna Bhakti Kadugede students, the research population was 16 people. Data is collected through student test results and observations on Ecosystem material then analyzed using descriptive statistics. The student learning outcomes through the pretest and posttest experienced an increase in understanding of the material provided by the teacher, which was proven from the results of the pretest, only 38% answered correctly and this increased during the posttest to 80% who answered correctly. These results state that npretest < npostest, Based on the results of these calculations, it can be concluded that the research results in the form of increasing students' HOTS skills were obtained from the pre-test and post-test scores, namely the average pretest score for students' HOTS skills is 38%, the average posttest score for students is 80%. The results of this research show that there is an influence of the problem-based learning model assisted by live worksheet LKPD on learning outcomes in ecosystem material. The implementation of the probrem based learning model assisted by live worksheet LKPD can be used as a guide or reference for teachers to create an active learning atmosphere, especially in science project learning. Keywords: problem based learning; high level thinking; Liveworksheet