Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian Mifftahur Rizky; Surahman Surahman; Rio Arif Pratama
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i8.842

Abstract

Penelitian ini bertujukan guna mengetahui faktor - faktor yang menyebabkan anak terlibat dalam tindak pidana, serta untuk memahami dan menganalisis bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana percurian dalam perkara putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2023/Pn Bpp. Metode penelitian yang digunakan dipenelitian ini adalah metode penelitian normatif dengan sifat preskriptif dan terapan untuk menemukan aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun teori – teori hukum yang berkaitan terhadap perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana. Penulis melihat masalah hukum ini melalui pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Bahan hukum primer dan sekunder adalah sumber data yang digunakan dipenelitian ini. Hasil penelitian penulis yaitu faktor – faktor penyebabnya tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak antara lain faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor lingkungan, dan majelis hakim dalam memberi sanksi pada Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2023/Pn Bpp. Masih kurang tepat karena anak mendapat sanski penjara, jika dilihat dari pasal pencurian 362 KUHP yang maksimalnya adalah 5 tahun. Sedangkan syarat pidana penjara pada anak adalah anak yang melakukan tindak pidana dengan ancaman 7 tahun atau lebih. Seharusnya penegak hukum dalam sistem peradilan pidana anak lebih mengutamakan diversi. Memastikan hak – hak anak agar dapat hidup, berkembang, tumbuh, dan berpartisipasi merupakan tujuan perlindungan anak dan juga menerima perlindungan terhadap kekerasan maupun diskriminasi.
Penguatan Pengaturan Corporate Social Responsibility terhadap Perusahaan Platform Digital dalam Mendukung Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM Digital di Indonesia Alviani Maulida; Surahman Surahman
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 7 No 12 (2026): Tema Hukum dan Hak Asasi Manusia
Publisher : Himpunan Ilmu Hukum dan Ilmu Hukum Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v7i12.4358

Abstract

The rapid growth of the digital economy has positioned digital platform companies as key actors influencing the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). However, Indonesia's Corporate Social Responsibility (CSR) framework remains limited to companies operating in or related to natural resources, making it insufficient to address the characteristics of the digital economy. This article analyzes the regulation of CSR for digital platform companies and proposes a regulatory strengthening model to enhance the protection and empowerment of MSMEs. This normative legal research employs statutory, conceptual, and comparative approaches. The findings reveal that the existing CSR framework still adopts a sector-based approach, which is no longer aligned with the development of digital platforms and MSME protection. Therefore, regulatory reform should adopt an impact-based approach, expand the scope of obligated legal subjects, adjust CSR implementation to the characteristics of digital platforms, and strengthen supervisory mechanisms to promote a fair and sustainable digital economy.