Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Potensi OTEC Sebagai Sumber Energi Bersih Masa Depan IKN Menuju Pembangunan Berkelanjutan Wijayanto, Mirda Prisma; Zakia, Zulfa Siti
Indonesian Journal of Oceanography Vol 6, No 3 (2024): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v6i3.24084

Abstract

Peningkatan suhu permukaan air laut telah membuka peluang inovasi bagi para peneliti untuk mengembangkan sumber energi bersih baru yang bersumber dari panas laut yang dikenal sebagai Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Dalam penelitian ini dianalisis potensi OTEC sebagai energi bersih baru di Indonesia. Sebagai batasan penelitian, sasaran implementasi OTEC dipilih di wilayah perairan Kalimantan Timur yang merupakan lokasi terdekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembahasan dalam penelitian ini meliputi analisis karakteristik suhu permukaan laut, analisis pembangkit energi, dan analisis ekologi dari pembangunan OTEC. Berdasarkan karakteristik suhu permukaan laut, didapatkan bahwa nilai efisiensi rata – rata OTEC adalah 6,95%. Berdasarkan analisis pembangkitan energi didapatkan bahwa OTEC di perairan Kalimantan Timur berpotensi menghasilkan daya listrik sebesar 7.720 kW dengan total biaya produksi sebesar Rp526,29/kWh. Berdasarkan analisis ekologi, didapatkan bahwa salah satu dampak negatif pembangunan OTEC adalah pembuangan air laut yang kaya nutrisi dalam volume besar berpotensi menimbulkan fenomena ganggang mekar sehingga dapat menyebabkan kematian massal bagi ikan dan biota laut lainnya. Kedepannya, OTEC diharapkan dapat menjadi salah satu sumber energi bersih baru bagi IKN di masa depan menuju pembangunan berkelanjutan.
MODEL SISTEM DINAMIK KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI IKN: ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN DEFORESTASI Wijayanto, Mirda Prisma; Zakia, Zulfa Siti
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2024): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v9i2.8997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air bersih serta estimasi waktu terjadinya krisis air bersih di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan mempertimbangkan pengaruh pertumbuhan penduduk dan deforestasi. Sebagai langkah pertama, kami membentuk model matematika berupa seperangkat persamaan diferensial orde satu untuk tiga variabel penelitian yaitu kuantitas air bersih , populasi penduduk , serta luas lahan . Selanjutnya kami menentukan solusi analitik dari model tersebut. Berikutnya, kami melakukan simulasi hasil penelitian dengan berbagai variasi nilai parameter. Parameter kontrol dalam penelitian ini adalah curah hujan akibat perubahan iklim secara alami. Sedangkan parameter bebas meliputi laju pertumbuhan penduduk, laju konsumsi air bersih, serta laju deforestasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian didapatkan bahwa untuk laju deforestasi yang tetap kuantitas air bersih semakin menurun seiring meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan laju konsumsi air bersih. Untuk laju pertumbuhan penduduk dan laju konsumsi air bersih yang tetap, kuantitas air bersih semakin menurun seiring meningkatnya laju deforestasi. Berdasarkan model kami, didapatkan skenario terbaik yaitu ketika laju pertumbuhan penduduk 1,25% per tahun, laju konsumsi air bersih 50 m3 per orang/tahun, dan laju deforestasi 2% per tahun. Pada kondisi ini, didapatkan nilai estimasi waktu terjadinya krisis air yaitu  (tahun), terhitung sejak awal mulainya pembangunan IKN. Sedangkan skenario terburuk yaitu ketika laju pertumbuhan penduduk 3% per tahun, laju konsumsi air bersih 60 m3 per orang/tahun, dan laju deforestasi 2% per tahun. Pada kondisi ini, didapatkan nilai  (tahun).
MODEL NAS (NUTRIENTS-ALGAL-SOCIETY): DINAMIKA HARMFUL ALGAL BLOOMS AKIBAT AKTIVITAS ANTROPOGENIK Zakia, Zulfa Siti; Wijayanto, Mirda Prisma
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2024): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v9i2.8560

Abstract

HABs (Harmful Algal Blooms) atau ganggang mekar merupakan fenomena terjadinya peningkatan populasi alga di luar kendali (blooming) akibat peningkatan konsentrasi nutrisi di wilayah perairan. Peningkatan nutrisi dapat disebabkan oleh aktivitas antropogenik seperti pencemaran limbah. Dalam penelitian ini, telah dianalisis dinamika HABs akibat aktivitas antropogenik dengan metode pemodelan matematika. Model matematika yang diusulkan selanjutnya disebut sebagai model NAS (Nutrients-Algal-Society). Model NAS terdiri dari tiga variabel yaitu N (Nutrients), A (Algal), dan S (Society). Novelti dari penelitian ini meliputi penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan titik kesetimbangan, serta skenario optimal pengendalian HABs. Berdasarkan analisis kestabilan, didapatkan bahwa titik kesetimbangan bebas HABs bersifat stabil artinya sistem tidak akan mengalami blooming alga apabila laju pertumbuhan alga lebih kecil dari tingkat kesadaran masyarakat dalam pengendalian HABs. Pengendalian HABs dapat dilakukan dengan menurunkan aktivitas antropogenik seperti mengurangi nutrisi dengan membatasi pencemaran limbah, serta melakukan pengendalian alga sesegera mungkin pada saat fase awal blooming. Skenario terbaik pengendalian HABs dicapai ketika laju pertambahan nutrisi bernilai minimum dan tingkat kesadaran masyarakat bernilai maksimum.
Seismicity analysis of the Southern Java region (2020-2024) based on the b-value and a-value using the maximum Likelihood method Apriyanti, Syafrida Dwi; Fatmasari, Nurvita; Wijayanto, Mirda Prisma; Achmad, Arifin; Muflihatun
Journal of Natural Sciences and Mathematics Research Vol. 11 No. 2 (2025): December
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jnsmr.v11i2.27765

Abstract

This study investigates the seismicity analysis of the Southern Java region using earthquake data obtained from BMKG Banjarnegara, comprising 1064 events recorded between 2020 and 2024. The study area spans coordinate 7.5°S-8.5°S and 108.31°E-109.50°E. The analysis was conducted using Microsoft Excel, ZMAP 7.0, and QGIS 3.28.2 to calculate the a-value and b-value, key parameters that describe the frequency and magnitude distribution of earthquakes. The magnitude of 2.6 was the most frequently observed, with 150 recorded events, while earthquakes occurring at a depth of 10 km were the most common, totaling 210 events. The high density of seismic occurrences reflects significant tectonic activity in the region. Using the maximum likelihood method, the b-value was determined to be approximately 1.09 ± 0.04, and the a-value was calculated at 5.754. The relatively low b-value suggests areas of elevated stress, implying potential for larger-magnitude earthquakes. Additionally, the spatial distribution of the a-value highlights regions of heightened seismic activity. These findings contribute to a deeper understanding of seismic behavior in Southern Java and offer valuable insights to support disaster risk reduction and earthquake mitigation efforts in the region.
Tsunami Evacuation Route Optimization Based on Megathrust Scenario Modeling in Pangandaran, West Java, Indonesia Wijayanto, Mirda Prisma; Achmad, Arifin; Muflihatun; Mahfud, Chiquita Laila; Apriyanti, Syafrida Dwi; Zakia, Zulfa Siti
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 4 (2025): JGEET Vol 10 No 04 : December (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.4.23739

Abstract

The southern coastal area of West Java, particularly Pangandaran, faces a high risk of tsunami disasters triggered by megathrust earthquakes. However, current evacuation strategies in the region often lack integration between seismic hazard analysis, tsunami wave propagation modeling, and evacuation route optimization. To address this gap, this study aims to develop an integrated framework that combines seismicity assessment, tsunami simulation, and optimal evacuation planning for the Pangandaran coastal region. Seismic records from 2000 to 2024 indicate a total of 3090 earthquake events, predominantly offshore, with magnitudes ranging from low to moderate. The estimated b-value (1.19 ± 0.04) and a-value (8.057) reflect significant tectonic stress within the subduction zone between the Indo-Australian and Eurasian plates. Spatial analysis highlights offshore zones as areas of elevated seismic risk with the potential for large-magnitude events. Tsunami modeling was performed using the COMCOT model under a scenario of an 8.7 Mw megathrust earthquake. The simulation revealed maximum wave heights of up to 18.59 meters, reaching the coast within 40–45 minutes. Natural features such as coastal conservation zones were observed to reduce wave intensity, underscoring their role in hazard mitigation. Evacuation route modeling was carried out using Dijkstra’s algorithm, with two designated starting points located in the eastern and western sectors of Pangandaran Beach. The optimal routes identified to a designated Temporary Evacuation Site (TES) produced travel distances of 1.093 km and 0.533 km, requiring 26.23 and 12.79 minutes respectively, both within the available time window before tsunami impact. The findings offer actionable input for local disaster preparedness and evacuation planning. Furthermore, this study demonstrates the practical application of graph theory in disaster mitigation and provides a scalable framework for tsunami-prone regions worldwide.
Pembinaan Mahasiswa Fisika UNSOED dalam Mengikuti ONMIPA-PT pada materi Fisika Modern dan Mekanika Kuantum Achmad, Arifin; Wijayanto, Mirda Prisma; Muflihatun, Muflihatun; Fadli, Rizqi; Pratiwi, Sulistiyani Hayu
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 4 (2025): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (INPRESS)
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) merupakan ajang kompetisi nasional yang menuntut penguasaan konsep, analisis matematis, dan kemampuan pemecahan masalah tingkat lanjut. Bidang Fisika, khususnya materi Fisika Modern dan Mekanika Kuantum, sering menjadi tantangan bagi mahasiswa karena karakter konsep yang abstrak dan matematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kompetensi mahasiswa Fisika Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) dalam menghadapi ONMIPA-PT melalui program pembinaan terstruktur yang terdiri atas dua sesi pembelajaran, dilengkapi dengan pretest dan posttest serta evaluasi kepuasan peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi konsep, latihan soal tipe ONMIPA-PT, dan pembahasan mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada nilai posttest dibandingkan pretest. Dari hasil survei setelah kegiatan, disimpulkan bahwa mahasiswa merasakan manfaat terhadap kegiatan ini dan program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.