Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Einstein-Klein-Gordon System in Higher Dimensional Mirda Prisma Wijayanto; Fiki Taufik Akbar Sobar; Bobby Eka Gunara
Indonesian Journal of Physics Vol 32 No 2 (2021): Vol 32 No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.785 KB) | DOI: 10.5614/itb.ijp.2021.32.2.4

Abstract

In this present work, we study the Einstein equation coupled with the nonlinear Klein-Gordon equation. We obtain Ricci tensor, scalar curvature, and Einstein equation of the Einstein-Klein-Gordon system in higher dimensional. If we put D=4, our formulations reduce to the four dimensional Einstein-Klein-Gordon system.
Blow-up Dynamics of Higher Dimensional Klein-Gordon Equation with Nonminimal Coupling in Subcritical Case Mirda Prisma Wijayanto; Fiki Taufik Akbar; Bobby Eka Gunara
Indonesian Journal of Physics Vol 33 No 1 (2022): Vol 33 No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.761 KB) | DOI: 10.5614/itb.ijp.2022.33.1.5

Abstract

The aim of this present work is to study the blow-up dynamics and lifespanestimate for solution to higher dimensional Klein-Gordon Equation in subcritical case, in which1 < p < psc. We construct the equation of motion from the Lagrangian of Klein-Gordon withnon-minimal coupling, where the coupling interaction of the scalar field is proportional to thescalar curvature of the spacetime. The equation of motion has the form like nonlinear dampedwave equation with mass. The novelty of this work is the time dependent of nonlinear term. Weuse test function method to proof the lifespan estimate.
Pemodelan Gerak Menggelinding Pada Lintasan Roller Coaster Sederhana Mirda Prisma Wijayanto; Aji Saputra
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 5 No. 2: Oktober 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v5i2.37220

Abstract

Roller coaster merupakan salah satu jenis wahana permainan berupa kereta yang digerakkan dengan kecepatan tinggi pada lintasan berkelok-kelok dan memiliki ketinggian yang berbeda di atas permukaan tanah. Salah satu masalah yang sering dialami oleh roller coaster adalah terjadi kecelakaan dengan terlemparnya kereta dari lintasan ketika meluncur dengan kecepatan tinggi, seperti yang terjadi pada 14 April 2024 di Taman Kyai Langgeng Eco Park. Pada penelitian ini, kami mempelajari pemodelan gerak menggelinding pada lintasan roller coaster sederhana yang dimodelkan sebagai tiga lintasan setengah lingkaran dengan jari-jari 2R, R, dan R yang terhubung satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan syarat ketinggian awal lintasan agar kereta tidak terlempar setelah melewati ujung lintasan, menghitung total waktu yang dibutuhkan untuk berhenti, dan mensimulasikan fungsi posisi dan energi mekanik sistem roller coaster terhadap waktu. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan bahwa syarat ketinggian awal lintasan agar kereta yang dimodelkan sebagai bola pejal tidak terlempar setelah melewati ujung lintasan adalah , dan waktu total yang diperlukan bola hingga berhenti adalah .  Berdasarkan hasil simulasi grafik energi mekanik terhadap waktu, didapatkan bahwa peristiwa dinamika gerak menggelinding bola pejal pada lintasan roller coaster sederhana memenuhi hukum kekekalan energi.  
MODEL SISTEM DINAMIK KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI IKN: ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN DEFORESTASI Wijayanto, Mirda Prisma; Zakia, Zulfa Siti
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2024): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v9i2.8997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air bersih serta estimasi waktu terjadinya krisis air bersih di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan mempertimbangkan pengaruh pertumbuhan penduduk dan deforestasi. Sebagai langkah pertama, kami membentuk model matematika berupa seperangkat persamaan diferensial orde satu untuk tiga variabel penelitian yaitu kuantitas air bersih , populasi penduduk , serta luas lahan . Selanjutnya kami menentukan solusi analitik dari model tersebut. Berikutnya, kami melakukan simulasi hasil penelitian dengan berbagai variasi nilai parameter. Parameter kontrol dalam penelitian ini adalah curah hujan akibat perubahan iklim secara alami. Sedangkan parameter bebas meliputi laju pertumbuhan penduduk, laju konsumsi air bersih, serta laju deforestasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian didapatkan bahwa untuk laju deforestasi yang tetap kuantitas air bersih semakin menurun seiring meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan laju konsumsi air bersih. Untuk laju pertumbuhan penduduk dan laju konsumsi air bersih yang tetap, kuantitas air bersih semakin menurun seiring meningkatnya laju deforestasi. Berdasarkan model kami, didapatkan skenario terbaik yaitu ketika laju pertumbuhan penduduk 1,25% per tahun, laju konsumsi air bersih 50 m3 per orang/tahun, dan laju deforestasi 2% per tahun. Pada kondisi ini, didapatkan nilai estimasi waktu terjadinya krisis air yaitu  (tahun), terhitung sejak awal mulainya pembangunan IKN. Sedangkan skenario terburuk yaitu ketika laju pertumbuhan penduduk 3% per tahun, laju konsumsi air bersih 60 m3 per orang/tahun, dan laju deforestasi 2% per tahun. Pada kondisi ini, didapatkan nilai  (tahun).
MODEL NAS (NUTRIENTS-ALGAL-SOCIETY): DINAMIKA HARMFUL ALGAL BLOOMS AKIBAT AKTIVITAS ANTROPOGENIK Zakia, Zulfa Siti; Wijayanto, Mirda Prisma
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2024): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v9i2.8560

Abstract

HABs (Harmful Algal Blooms) atau ganggang mekar merupakan fenomena terjadinya peningkatan populasi alga di luar kendali (blooming) akibat peningkatan konsentrasi nutrisi di wilayah perairan. Peningkatan nutrisi dapat disebabkan oleh aktivitas antropogenik seperti pencemaran limbah. Dalam penelitian ini, telah dianalisis dinamika HABs akibat aktivitas antropogenik dengan metode pemodelan matematika. Model matematika yang diusulkan selanjutnya disebut sebagai model NAS (Nutrients-Algal-Society). Model NAS terdiri dari tiga variabel yaitu N (Nutrients), A (Algal), dan S (Society). Novelti dari penelitian ini meliputi penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan titik kesetimbangan, serta skenario optimal pengendalian HABs. Berdasarkan analisis kestabilan, didapatkan bahwa titik kesetimbangan bebas HABs bersifat stabil artinya sistem tidak akan mengalami blooming alga apabila laju pertumbuhan alga lebih kecil dari tingkat kesadaran masyarakat dalam pengendalian HABs. Pengendalian HABs dapat dilakukan dengan menurunkan aktivitas antropogenik seperti mengurangi nutrisi dengan membatasi pencemaran limbah, serta melakukan pengendalian alga sesegera mungkin pada saat fase awal blooming. Skenario terbaik pengendalian HABs dicapai ketika laju pertambahan nutrisi bernilai minimum dan tingkat kesadaran masyarakat bernilai maksimum.
Bedah Kisi-Kisi Olimpiade IPA pada Materi Besaran, Satuan dan Pengukuran Melalui Media YouTube Aji Saputra; Hijrasil Hijrasil; Sumarni Sahjat; Nurlaela Muhammad; Hutri Handayani Isra; Masrifah Masrifah; Indah Kristiani Siringo Ringo; Dewi Amiroh; Mirda Prisma Wijayanto; Andy Hermawan; Palti Maretto Caesar Manalu; Hilya Wildana Sofia; Riris Idiawati; Khoironi Fanana Akbar; Ferdiana Ferdiana; Nurul Hidayah
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 4 No. 2 (2025): Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v4i2.3168

Abstract

This activity aims to analyze the results of the study of Science Olympiad content outline on the subject of Quantities, Units and Measurement. This video was made using the PowerPoint application for the content, and the Ice Cream screen recorder to record. The research method uses a descriptive qualitative method with a sample of all viewers, the majority of whom are junior high school students. This activity can be concluded as effective by looking at the number of viewers reaching more than 28 thousand, the number of likes 920 without dislikes and 40 positive comments from viewers who accessed on March 12, 2025 at 21:37.
DINAMIKA MODEL PENYEBARAN HIV/AIDS TIPE SIA (SUSCEPTIBLE-INFECTED-AIDS CASES) TERMODIFIKASI DENGAN PENGOBATAN Wijayanto, Mirda Prisma
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2025): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v10i1.9648

Abstract

Dalam penelitian ini telah dipelajari dinamika penyebaran penyakit HIV/AIDS di Indonesia dengan menggunakan model matematika SIA (Susceptible-Infected-AIDS cases) yang dimodifikasi dengan menambahkan laju pengobatan dan kemanjuran obat. Dalam model SIA terdapat tiga subpopulasi yaitu S (Susceptible), I (Infected), dan A (AIDS cases). Diasumsikan bahwa populasi bersifat tertutup sehingga total populasi bernilai konstan. Parameter penelitian meliputi laju kelahiran alami , laju kematian alami , laju kematian akibat AIDS , laju perubahan individu menjadi  , laju perubahan individu menjadi  , laju pengobatan , dan kemanjuran obat . Penelitian diawali dengan menentukan bilangan reproduksi model  yang mendeskripsikan tingkat penyebaran penyakit pada suatu populasi. Dengan menggunakan nilai-nilai parameter yang didapatkan dari fitting data laporan kasus penyebaran HIV/AIDS di Indonesia pada Triwulan II tahun 2022 oleh Kementerian Kesehatan, didapatkan nilai R0=0,03. Karena nilai R01, maka terdapat kemungkinan bahwa penyakit HIV/AIDS akan hilang dari populasi di masa depan
ANALISIS KARAKTERISTIK SUHU DI PERAIRAN LAUT SULAWESI UTARA DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER ENERGI PANAS LAUT Zakia, Zulfa Siti; Wijayanto, Mirda Prisma
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2025): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v10i1.9650

Abstract

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki potensi energi alternatif dari laut yang sangat melimpah. Salah satu upaya untuk mengelola besarnya potensi energi tersebut adalah dengan membangun sistem konversi energi panas laut atau yang dikenal sebagai OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion). OTEC bekerja seperti mesin kalor yaitu dengan memanfaatkan perbedaan suhu permukaan laut dan suhu pada kedalaman tertentu untuk kemudian dikonversi menjadi energi listrik. OTEC hanya dapat bekerja jika selisih suhu permukaan laut dan pada kedalaman tertentu lebih besar dari 200 C. Berdasarkan syarat tersebut, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah suhu permukaan laut dan suhu pada kedalaman 600 meter. Data penelitian tersebut merupakan data sekunder yang didapatkan dari World Ocean Atlas, dan diolah dengan menggunakan Ocean Data View. Pengambilan data dilakukan pada stasiun 22623 dengan koordinat 124,50E/1,50S. Berdasarkan karakteristik suhu permukaan laut, didapatkan bahwa nilai efisiensi OTEC tertinggi dicapai pada bulan April yaitu 7,57% ketika suhu permukaan laut sebesar 29,580C. Sedangkan nilai efisiensi terendah dicapai pada bulan Februari yaitu 7,21% ketika suhu permukaan laut sebesar 28,30C. Berdasarkan karakteristik suhu tersebut, didapatkan nilai efisiensi rata – rata OTEC adalah 7,39%. Semakin tinggi nilai efisiensi, maka sistem OTEC akan bekerja semakin optimal.
Evaluasi Kualitas Data Batimetri Batnas dan Etopo di Wilayah Selatan Pangandaran menggunakan Pendekatan Statistik Hukum Benford: Assessing The Quality of Bathymetric Data of Batnas and Etopo in Southern Pangandaran Region using Benford’s Statistical Law Mahfud, Chiquita Laila; Azmi, Ulil; Wijayanto, Mirda Prisma
Jurnal Chart Datum Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v11i2.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian distribusi angka dalam data batimetri dari dua sumber utama, yaitu BATNAS dan ETOPO, terhadap pola distribusi Hukum Benford. Analisis dilakukan terhadap digit pertama dan digit kedua dari masing-masing dataset menggunakan uji statistik Z dan Mean Absolute Deviation (MAD). Hasil menunjukkan bahwa baik data BATNAS maupun ETOPO belum sepenuhnya mengikuti pola distribusi logaritmik alami. Nilai MAD digit pertama untuk data BATNAS sebesar 0,0573, sedangkan ETOPO sebesar 0,0558, yang keduanya berada di atas ambang batas 0,015 dan masuk dalam kategori tidak sesuai dengan Hukum Benford. Untuk digit kedua, nilai MAD BATNAS sebesar 0,0323 dan ETOPO sebesar 0,0169, yang juga melebihi ambang batas 0,012. Namun, secara relatif data ETOPO menunjukkan tingkat kesesuaian yang lebih baik dibandingkan BATNAS, ditandai oleh nilai MAD yang lebih rendah pada kedua digit. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Hukum Benford dapat menjadi alat validasi numerik awal dalam memilih dataset yang lebih andal untuk kebutuhan pemodelan oseanografi, khususnya di wilayah pesisir selatan Pangandaran yang rawan terhadap bencana oseanografi.
Sosialisasi dan Pendampingan Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Bagi Siswa-Siswi Tidak Mampu di Kepulauan Sula Maluku Utara Aji Saputra; Mirda Prisma Wijayanto; Andy Hermawan; Ismi Musdalifah Darsan; Roni Kurniawan; Hutri Handayani Isra; Krishna Aji; Zandy Pratama Zain; Sheila Kusumaningrum; Rusandry Rusandry; Sartika Putri Sailuddin; Firmansyah Firmansyah; Agatha Christy Situru; Syahrial Maulana; Iwan Abdy
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): September : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v1i3.694

Abstract

Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) is a scholarship given by the government to high school graduates and equivalent who excel but have economic limitations to continue their studies at university level, both at state and private universities. The Indonesian government has issued the KIP-K since 2020 as a form of educational assistance. In North Maluku Province, especially on Sula Island, there is still minimal information regarding KIP-K. This service activity aims to share information regarding the benefits of higher education and how to obtain a KIP-K scholarship for students who have financial limitations. This community service is carried out at SMAN 1 Kepulauan Sula, MAN 1 Kepulauan Sula, SMAN 7 Kepulauan Sula, SMAN 9 Kepulauan Sula and SMAN 11 Kepulauan Sula. This activity was carried out in two stages, namely socialization and mentoring. The implementation of this activity went well, smoothly and was full of enthusiasm from the participants, especially students who wanted to continue their studies at university level. The final result of this socialization and mentoring is that the participants have succeeded in creating their own accounts, filling in data and registering for KIP-K.