Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Membangun Desa Sehat Ramah Lansia dengan Pelatihan Kader Posyandu Lansia Gunawan, Yosephina Elizabeth Sumartini; Sukartiningsih, Maria Christina Endang; Namuwali, Domianus; Landudjama, Leni; Kody, Martha Meti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11942

Abstract

Setiap orang yang mencapai usia lanjut disebut Lansia. Tahap ini merupakan perkembangan normal yang tidak dapat dihindari. Perubahan fisik dan mental akan dialami oleh lansia, tetapi perubahan-perubahan ini dapat diantisipasi sehingga tidak mempengaruhi kualitas hidup lansia. Perubahan yang terjadi dapt menyebabkan berbagai keluhan bagi lansia. Hal ini dapat diatasi dengan baik bila deteksi dini dilakukan secara teratur. Pelayanan Kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat untuk deteksi dini pada lansia adalah Posyadu lansia. Puskesmas Kanatang merupakan daerah binaan Prodi Keperawatan Waingapu. Hanya terdapat 2 posyandu lansia yang aktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk pempersiapkan ibu-ibu kader untuk pelayanan Posyandu lansia yaitu dengan memberikan pelatihan bagi kader. Sebelum dilakukan kegiatan pelatihan ini Tim pengabmas melakukan sosialisasi pada masyarakat atas dukungan dari bapak Lurah dan kepala puskesmas. Kegiatan ini dilakukan selama 2 hari, yaitu hari pertama pemberian materi dan hari kedua simulasi pelaksanaan posyandu lansia. Sebelum dan sesudah pelatihan kader posyandu lansia dilakukan pre dan post -test. Hal ini untuk menilai kemampuan dari peserta pelatihan. Hasil dari kegiatan pelatihan kader lansia ini sangat baik dimana nilai saat pretest rata-rata 40 dan nilai post test rata-rata 90
LITERATURE REVIEW: PENANGANAN AWAL KEGAWATDARURATAN MALARIA Leni Landudjama; Maria Kareri Hara; Ineke Noviana; Yosephina Elizabeth Sumartini Gunawan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8744

Abstract

Latar belakang: Malaria merupakan suatu penyakit demam akut yang disebabkan oleh parasit plasmodium yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Pada tahun 2020 diperkirakan terdapat 241 juta kasus malaria di seluruh dunia. Perkiraan jumlah kematian akibat malaria mencapai 627.000 pada tahun 2020. Kasus malaria di Indonesia pada tahun 2020 kasus positif sebanyak 235,7 ribu. Tahun 2020 masih ada 23 kabupaten/kota yang endemis malarianya masih tinggi, 21 kabupaten/kota endemis sedang, dan 152 kabupaten/kota endemis rendah. Kabupaten endemis tinggi malaria masih terkonsentrasi di Pulau Sumba. Manajemen kegawatdaruratan yang tepat pada pasien dalam penanganan awal tidak hanya menurunkan mortalitas atau morbiditasnya tetapi dapat menurunkan biaya perawatan dan lama perawatan di rumah sakit. Penanganan awal kegawatdaruratan malaria penting dilakukan supaya tidak terjadi komplikasi yang mempengaruhi berbagai sistem tubuh. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penanganan awal kegawatdaruratan malaria. Metode: Jenis penelitian ini adalah literature review yang berisi tentang uraian temuan hasil penelitian orang lain. Penelusuran literature dalam penelitian ini mengunakan database Google Scholar, ScinceDirect, PubMed, dan Proquest dengan kata kunci ‘initial handling of malaria emergencies’. Selanjutnya artikel yang didapatkan dilakukan screening berdasarkan kriteria inklusi yaitu jurnal diterbitkan dalam rentang 5 tahun terakhir, tipe jurnal original artikel dengan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif, jurnal dapat diakses secara penuh melalui file pdf full text, artikel yang di ambil adalah artikel jurnal nasional dan internasional. Hasil: penanganan awal kegawatdaruratan malaria yaitu pendekatan yang komprehensif, diagnosis cepat, penerapan intervensi tepat waktu dan tepat guna, terapi efektif, dan pencegahan komplikasi dengan metode diagnosis cepat malaria, tes antigen, tes PCR,RDTs, SBET, penerapan terapi ACT, pengobatan melalui intravenous artesunate, dan resusitasi simptomatik menjadi standar dalam penanganan kegawadaruratan malaria. Kesimpulan: penerapan ketepatan penanganan awal kegawatdaruratan malaria sesuai pedoman penatalaksanaan malaria perlu ditingkatkan agar terjadi penurunan angka mortalitas maupun morbiditas penyakit malaria sehingga upaya global dalam eliminasi malaria tercapai
Pendampingan Pasien TBC Dalam Menjalani Pengobatan Tahap Lanjut Dengan Menggunakan Telenursing Reminder Gunawan, Yosephina Elizabeth Sumartini; Sukartiningsih, Maria Ch Endang; Mulu, Servasius To'o Jala; Hunggurami, Heriberth Bara; Ludji, Geralda Holi Mayela; Ridja, Grazhela Tatu
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i1.1108

Abstract

Salah satu penyebab utama dari peningkatan angka kasus TB adalah ketidaktuntasan pengobatan dari penderita TB itu sendiri. Selain mengakibatkan penderita TB menjadi resisten terhadap pengobatan, hal ini juga mengakibatkan penderita TB tetap secara aktif menularkan TB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien TB dalam menjalani pengobatan TB dengan menggunakan Telenursing Reminder. Berdasarkan hasil pendampingan, rerata kualitas hidup pasien TB pre intervensi sebesar 40,0463 dan post intervensi sebesar 65,1383 dengan nilai p 0,000 < 0,05, dan rerata kepatuhan minum obat pre intervensi 5,9583 dan post intervensi 7,3750 dengan nilai p 0,018 < 0,05. Terdapat peningkatan kualitas hidup dan kepatuhan minum obat dari pasien TB yang menjalani pengobatan tahap lanjut di Puskesmas Kawangu setelah dilakukan pengabdian masyarakat berupa pendampingan pengobatan dengan telenursing reminder melalui aplikasi pesan di handphone (pesan/whatsapp).
PENGALAMAN KELUARGA SEBAGAI PMO DALAM PENGOBATAN TB DI PUSKESMAS NGGOA KABUPATEN SUMBA TIMUR SUKARTININGSIH, MARIA CH. E.; LAKA, YOSEF; GUNAWAN, YOSEPHINA ELIZABETH SUMARTINI
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 1 No 1 (2016): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jkp.v1i1.22

Abstract

Pendahuluan: Jangka waktu pengobatan TB yang relatif lama dan banyaknya jumlah Obat Anti Tuberkulosis yang harus diminum menyebabkan kebosanan dan kegagalan pengobatan TB. Keluarga diharapkan dapat mendukung program mengobatan TB dengan mengambil bagian secara langsung sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO). Peneliti mencoba menggali pengalaman yang dialami keluarga pada saat menjadi PMO, terutama pada keluarga yang memiliki anggota keluarga yang sedang dalam pengobatan TB kategori II, yaitu tipe relaps, default dan failure. Diharapkan dengan adanya informasi mengenai pengalaman keluarga tersebut dapat digunakan sebagai suatu acuan untuk meningkatkan dukungan keluarga pada penderita TB kategori II. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang pengalaman keluarga sebagai PMO dalam pengobatan TB kategori II di wilayah kerja Puskesmas Nggoa Kabupaten Sumba Timur. Metode : metode penelitian yang digunakan adalah kualititatif dengan metode pendekatan fenomenalogi deskriptif. Pemilihan partisipan dilakukan dengan strategi purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara terstruktur. Hasil: Tema yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu Tingkat Perasaan, Jenis Peran dan Faktor Hambatan. Tema Tingkat Perasaan terdiri dari dua kategori yaitu Perasaan Sensoris dan Perasaan Psikis. Tema Jenis Peran terdiri dari tiga kegori yaitu Peran sebagai PMO, Pemenuhan Kebutuhan dan Kebersihan Lingkungan, sedangkan Tema Faktor Hambatan terdiri dari dua kategori yaitu Internal dan Eksternal.
GAMBARAN SIKAP ORANG TUA TERHADAP MODEL DAN TIPE POLA ASUH PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK PAUD RINJUNGU PAHAMU DI DESA KAMBATATANA KABUPATEN SUMBA TIMUR MUNAWAROH, FAIQATUL; KODY, MARTHA METI; AGUSTINE, ULY; GUNAWAN, YOSEPHINA ELIZABETH SUMARTINI
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 2 No 1 (2017): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jkp.v2i1.82

Abstract

Introduction: Parenting patterns of good and true parents in children will affect the personality of pre-school age children. The purpose of this study is to know the description of parental attitudes toward the model and type of parenting pattern in pre-school age children in TK PAUD Rinjungu Pahamu Kambatatana Village, East Sumba regency. Method: This research is descriptive study to know the description of parent attitude toward model and type of parenting pattern in pre school children, with sampling technique total sampling 35 respondents. Result: Model of parent and follower pattern that approve as much as 65,71%, Pancasila parenting model that approve as much as 68,57%. The authoritarian parenting pattern that approves as much as 65.71%. Approved democratic parenting as much as 74.28%. Laisesz-faire parenting pattern that does not approve as much as 74.28%. Conclusion: most of the respondents apply good parenting to the child. Thus it is advisable for parents to guide using the democratic parenting pattern because it is always strong, be a child can grow into a person well.
Motivation to Learn Employee Class And Regular Class In Waingapu Nursing Program of East Sumba Regency KAHI, IMELDA RAMBU; GUNAWAN, YOSEPHINA ELIZABETH SUMARTINI; HARA, MARIA KARERI; LIUNOKAS, OKLAN BT
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 2 No 2 (2017): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Learning motivation plays an important role in the learning process because the learning process requires the interaction and active participation of the learners to succeed. Method: Researchers use Descriptive research with the number of samples as many as 75 students determined by Purposive Sampling data collected using questionnaires and analyzed univariately. Results: motivation to learn students based on intrinsic motivation employee class (good interest 84%, less than 16%, discipline of both 88%, approximately 12%) and regular classes (interest either 96%, less than 4%, discipline of both 98%, less than 2%) And extrinsic motivation of employee class (good family 100%, good friend 88%, less 12%, lecturer good 100%, and environment good 96%, less 4%). Regular class (good family 98%, less 2%, good friend 98%, less 2%, lecturer good 98%, less 2%, and good environment 100%). Conclusion: Student learning motivation is divided into 2 namely intrinsic motivation and extrinsic motivation. Intrinsic motivation consists of interest and discipline whereas extrinsic motivation consists of the support of family, friends, lecturers and the environment. Both types of motivation between employee class and regular class are both in the range/category either.
Parental Behavior on Infants About ARTI Disease at Nggaha Ori Angu Public Health Center East Sumba Regency GARAMESA, ADOLFINA; ATAMEHA, JOHANA BABANG; GUNAWAN, YOSEPHINA ELIZABETH SUMARTINI
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 2 No 2 (2017): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Acute Respiratory Tract Infection (ARTI) diseases are very common from mild to severe clinical manifestation. ARTI is on of main cause of death of the newborn and toddler. About 4 million people die because of ARTI each year, 98% caused by lower respiratory tract infection. The goal of this study is to know parent’s behavior of toddler on ARTI. Method: this study took 40 sample of parents who brought their children to Nggaha Ori Angu Primary Health Care (PHC) to have medical treatment from May to June 2017. This study is a descriptive study. The sample was taken with non-probability sampling technique, and consecutive sampling method, and questioner as study instrument. Results: the result of study of 40 sample on parent’s behavior on ARTI at Nggaha Ori Angu PHC are enough knowledge 23 people (57,5%), bad knowledge 17 people (42,5%), enough attitude 22 people (55%), bad attitude 18 people (45%), and those who have enough act 28 people (70%), bad act 12 people (30%). Summary: 3 behavior domains (knowledge, attitude, and act) of parents on ARTI diseases are at enough in a row as follow: enough knowledge 57,5%, enough attitude 55%, enough act 70% and none of them showed good knowledge, attitude and act on ARTI diseases.
Unmasking the Pandemic's Shadow: A Systematic Review of The Multifaceted Impact of COVID-19 Stigma in Asia Yosephina Elizabeth Sumartini Gunawan; Leni Landudjama; Servasius To’o Jala Mulu; Irene Febriany Mamo Kitu; Maria Christina Endang Sukartiningsih; Dwi Febryanto; Guang-Hsing Liu; Yuliana Dafroyati
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 23 No 2 (2025): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol23.Iss2.1737

Abstract

The COVID-19 pandemic has exacerbated stigma toward health workers, patients, and survivors while intensifying social inequalities through rising unemployment, poverty, and social exclusion. This systematic review examined literature from ProQuest, Science Direct, Google Scholar, and PubMed, focusing on the stigma of COVID-19 in Asia. Original research employing quantitative or qualitative methods was included for articles that published in 2020-2021, while review articles were excluded. Screening followed PRISMA guidelines, with data collection and analysis conducted from November 2021 to April 2022, resulting in 24 articles. Data extracted included titles, authors, publication years, participants, methods, findings, strengths, and limitations. Quality was assessed using JBI’s critical appraisal tools, and thematic analysis was performed using Braun and Clarke’s framework. The review identified three key themes: general characteristics of COVID-19 stigma, affected populations, and the multifaceted impacts. Stigma in Asia has led to widespread fear and discrimination against infected individuals, survivors, health workers, and vulnerable groups with significant psychological, spiritual, economic, and health repercussions. We recommend that the government raise public awareness to minimize misinformation by providing education about COVID-19 and efforts to address the impacts caused by stigma, as well as integrating anti-stigma measures into policies and expanding mental health services for those affected.
Implementation of Spiritual Mindfulness to Improve Respiratory Status and Reduce Anxiety in Pneumonia Patients Fina Lestari Larasati Frans; Yosephina Elizabeth Sumartini Gunawan; Veronika Toru; Leni Landudjama
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Institut Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia is a lower respiratory tract infection that can cause shortness of breath and impact the patient's psychological condition, including anxiety. Unmanaged anxiety can worsen respiratory status and increase the risk of complications. One independent nursing intervention that can be provided to reduce anxiety is mindfulness spiritual therapy. This study aims to apply mindfulness spiritual therapy to pneumonia patients experiencing anxiety and evaluate changes in anxiety levels and respiratory status. This study employed a descriptive case study approach. The sampling technique used was purposive sampling with two respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Inclusion criteria included adult patients with a medical diagnosis of pneumonia who were undergoing outpatient care and had a moderate level of anxiety. In contrast, exclusion criteria included patients with severe, uncontrolled anxiety and impaired concentration. The research process covered all stages of nursing care, namely, data collection through interviews, observations, and physical examinations. The instruments used were the nursing care assessment format and the Standard Operating Procedures for mindfulness spiritual therapy. Data were analyzed descriptively and presented narratively. The results of the case study showed that respondents A and B complained of anxiety about their health conditions and felt tired quickly and short of breath, especially when doing activities such as walking and talking too much. Both respondents had anxiety nursing problems, but patient B also experienced ineffective health care nursing problems. Nursing interventions carried out to address anxiety by applying spiritual mindfulness combined with anxiety reduction were carried out in 3 main sessions. Both respondents showed improvements in anxiety levels, followed by improvements in respiratory status. However, more optimal changes were found in respondent A due to more consistent therapy implementation than in respondent B. Spiritual mindfulness therapy has the potential to help reduce anxiety levels and improve respiratory status in pneumonia patients, especially if patients are willing to consistently implement this therapy due to a strong desire to improve their nursing problems.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN MALARIA PADA KELUARGA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN DEFISIT PENGETAHUAN: STUDI KASUS Tesanli Ridja Maramba Meha; Leni Landudjama; Yosephina Elizabeth Sumartini Gunawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58165

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Oleh karena itu, Edukasi kesehatan tentang pencegahan malaria sangat diperlukan untuk peningkatan perilaku pencegahan malaria yang lebih intensif dalam keluarga. Di Desa Lukukamaru, keluarga sasaran belum memahami cara pencegahan malaria meski salah satu anggota keluarga sebelumnya pernah mengalami penyakit tersebut. Kurangnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko penularan ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan edukasi kesehatan tentang pencegahan malaria pada keluarga dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan. Metode penelitian ini adalah studi kasus pendekatan proses asuhan keperawatan keluarga dengan sasaran pada 1 keluarga yang terdiri dari 4 anggota keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan berdasarkan studi dokumentasi asuhan keperawatan keluarga. Hasil pengkajian menunjukkan keluarga belum mengetahui langkah-langkah pencegahan malaria dan cara menjaga kebersihan lingkungan. Diagnosa keperawatan adalah defisit pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan tentang pencegahan malaria. Implementasi yang dilakukan adalah penyuluhan, pemasangan kelambu, penggunaan abate, pembersihan lingkungan (kandang), dan penanaman serai sebagai tanaman pengusir nyamuk. Evaluasi menunjukkan pengetahuan keluarga meningkat dengan kriteria hasil kemampuan menjelaskan pengetahuan tentang pencegahan malaria meningkat. Oleh karena itu, penerapan edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan praktik pencegahan malaria. Intervensi berkelanjutan diperlukan untuk mengurangi risiko penularan malaria di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Co-Authors ADOLFINA GARAMESA Anthasari, Diane Antonetha R.H. Mila ARAB K MADIK ATAMEHA, JOHANA BABANG Bethan, Mariana Oni Clarania Klau Da Silva, Viktor Carles DAFROYATI, YULIANA Diane Anthasari Domianus Namuwali Dwi Febryanto ELSIANA TAMO INA FAIQATUL MUNAWAROH FICRAM ACHMAD Fina Lestari Larasati Frans Fransiska Ima Ramwi Robaka Gabriela Olgaviana Malo GARAMESA, ADOLFINA Geralda Holi Mayela Ludji Grasiana Florida Boa Grazhela Tatu Ridja Guang-Hsing Liu HARA, MARIA KARERI Heriberth Bara Hunggurami Hunggurami, Heriberth Bara IMELDA RAMBU KAHI Ineke Noviana JOHANA BABANG ATAMEHA Juniferd Hanggawali KAHI, IMELDA RAMBU Kitu, Irene Febriany Mamo LAKA, YOSEF Leni Landudjama Leni Landudjama Leni Landudjama Ludji, Geralda Holi Mayela Maria C. E. Sukartiningsih Maria Ch Endang Sukartiningsih MARIA CH. E SUKARTININGIH Maria Ch. E. Sukartiningsih MARIA CH. E. SUKARTININGSIH Maria Ch. Endang Sukartiningsih Maria Christina Endang Sukartiningsih Maria Christina Endang Sukartiningsih Maria Kareri Hara MARIA KARERI HARA Maria Kareri Hara Martha M Kodi Martha Meti Kody Melkisedek Landi Mulu, Servasius To'o Jala MUNAWAROH, FAIQATUL Oklan BT Liunokas Ridja, Grazhela Tatu Safril Evan Dominggus Servasius To'o Jala Mulu Servasius To’o Jala Mulu Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso Sofia Rhosma Dewi Sri Mugianti Sukartiningsih, Maria Ch Endang SUKARTININGSIH, MARIA CH. E. SUKARTININGSIH, MARIA CHRISTINA ENDANG Tatu Rija Tesanli Ridja Maramba Meha Timba, Velenia Kahi ULY AGUSTINE Uly Agustine Uly Agustine, Uly Veronika Toru Wanti Wanti Yanpitherszon Liunokas YOSEF LAKA Yublina Rohi Yuliana Dafroyati Yuneti Octavianus Nyoko Yurissetiowati, Yurissetiowati