Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sebatik

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS, MINAT, DAN HASIL BELAJAR EKONOMI PADA SISWA KELAS X Pebria Dheni Purnasari; Yosua Damas Sadewo
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.031 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas, minat dan hasil belajar siswa kelas X SMA N 1 Bengkayang pada mata pelajaran ekonomi setelah mengikuti pembelajaran dengan model PBL. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA N 1 Bengkayang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknis tes, observasi, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Teknik tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa, observasi dilakukan guna mengetahui aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran, dan angket digunakan untuk mengukur minat belajar siswa selama mengikuti pembelajaran dengan model PBL. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar, minat belajar dan aktivitas belajar dari kondisi awal hingga ke siklus II. Peningkatan hasil belajar yang didapat pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan yakni hasil belajar pada siklus II sebesar meningkat menjadi 88,24% dari siklus I yakni 70,59%, sedangkan minat belajar siswa siklus I sebesar 67,65% meningkat menjadi 78,16 % pada siklus II dan aktivitas belajar siswa sebesar 80% pada siklus I meningkat menjadi 92,5% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan keberhasilan penerapan model pembelajaran PBL, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan aktivitas, minat, dan hasil belajar ekonomi siswa melalui model pembelajaran PBL telah berhasil dilakukan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN SELF EFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CAROUSEL FEEDBACK DAN SHOWDOWN PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN (Studi Kasus Pada SMA Negeri 1 Bengkayang) Yosua Damas Sadewo; Pebria Dheni Purnasari
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.674 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran kewirausahaan dan self efficacy siswa kelas X di SMA N 1 Bengkayang setelah siswa mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Carousel Feedback and Showdoun. Penerapan model Carousel Feedback and Showdoun merupakan solusi dari permasalahan yang terjadi di kelas yakni hasil belajar serta self efficacy siswa yang rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA N 1 Bengkayang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknis tes, observasi, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh berdasarkan tes selanjutnya dianalisis guna diketahui ketuntasan belajar siswa, selanjutnya self efficacy diukur melalui angket. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan maka diketahui adanya peningkatan hasil belajar dan self efficacy. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I adalah sebesar 55,56%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 22,23% dari kondisi awal di mana ketuntasan hanya mencapai 33,33%. Hasil analisis ketuntasan belajar siklus II diketahui bahwa ketuntasan siswa mencapai 83,33% sehingga ketuntasan ini melampaui indikator ketuntasan yang ditentukan. Adapun peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 27.77%. Selain adanya peningkatan hasil belajar juga terjadi peningkatan self efficacy diri yakni dari 73,56% menjadi 85,34%, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Carousel Feedback and Showdoun mampu meningkatkan hasil belajar dan self efficacy siswa kelas X pada mata pelajaran kewirausaahaan di SMA N 1 Bengkayang.
PERAN PROGRAM STUDI KEWIRAUSAHAAN DI PERBATASAN DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 (Studi Kasus: Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat) Sabinus Beni; Yosua Damas Sadewo
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.162 KB)

Abstract

Revolusi industri keempat (Era 4.0) dicirikan oleh kompleksnya persoalan yang akan dihadapi penduduk dunia. Semua jenis pekerjaan akan semakin kompleks. Hal ini disebabkan kombinasi globalisasi dengan teknologi informasi yang kecepatan perkembangannya sangat di luar dugaan. Salah satu persoalan dewasa ini adalah penciptaan lapangan kerja dan salah satu peluang industri 4.0 yaitu integrasi Usaha Kecil Menengah dan kewirausahaan. Program Studi Kewirausahaan menjadi salah satu solusi dalam menyiapkan sumber daya manusia dalam menghadapi revolusi industri keempat. Daerah perbatasan merupakan garda terdepan dalam menggambarkan kemajuan suatu bangsa, program studi kewirausahaan menjawab semua permasalahan dalam proses pembangunan perbatasan. Dengan hadirnya program studi kewirausahaan di perbatasan Kabupaten Bengkayang sangat mendapatkan apresisasi dari masyarakat dan pemerintah, dimana kelak lulusannya dapat menjadi para entrepreneur maupun intrapreneur yang secara tidak langsung dapat meningkatakan rasa nasionalisme dan jiwa patriotik masyarakat perbatasan dikarenakan masyarakat sudah sejahtera dan tidak mengandalkan malaysia (Sarawak) sebagai temapat untuk mencari pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif yang dilakukan di perbatasan Indonesia (Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat) dengan Malaysia (Sarikin-Sarawak) dengan mayoritas penduduknya sebagai petani dan sepenuhnya bergantung kepada Malaysia untuk pemasaran hasil-hasil pertanian dan perkebunan.hasil penelitian menunjukkan bahwa peran program studi kewirausahaan memberikan dampak sangat besar bagi perubahan masyarakat perbatasan, dimana pada awalnya masih berorientasi pada produk bahan baku yang langsung dijual ke Malaysia berubah kearah penambahan nilai tambah produk yang dapat meningkatkan pendapatan.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERORIENTASI KEBUDAYAAN LOKAL PADA SEKOLAH DASAR Yosua Damas Sadewo; Pebria Dheni Purnasari
Sebatik Vol 25 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.228 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i2.1649

Abstract

Fokus Penelitian dalam penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk Video Pembelajaran Matematika Berorientasi Kebudayaan Lokal yang sesuai kebutuhan dan mempunyai karakteristik yang praktis yang dapat dengan mudah digunakan oleh guru dan siswa SDN 02 Bengkayang. Penelitian ini dikategorikan dalam jenis penelitian pengembangan (research and development), yaitu pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berorientasi Kebudayaan Lokal yang berorientasi pada model pengembangan Borg and Gall dan ADDIE. Lokasi penelitian ini adalah SDN 2 Bengkayang dengan subjek penelitian siswa kelas 1 SDN 2 Bengkayang, beserta guru kelas, dan orang tua siswa. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar observasi, lembar uji pakar, catatan penelitian, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif deskriptif yakni dengan menganalisis hasil uji pakar, dan lembar observasi. Hasil dalam penelitian ini adalah secara garis besar video pembelajaran yang dikembangkan telah berada pada kategori valid dan layak untuk diimplementasikan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil penilaian uji pakar yang mendapat nilai rata-rata 41,67 di mana kategori dari nilai tersebut adalah baik. Pengukuran karakteristik video dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dengan nilai rata-rata sebesar 77,2 dengan kategori baik. Persentase dari penilaian lembar observasi menunjukkan nilai sebesar 46,43% siswa memberikan respond yang sangat baik, 17,86% siswa memberikan respond yang baik, dan 35,71% siswa memberikan respond cukup. Hasil ini mengindikasikan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan memiliki karakteristik yakni mudah dipahami siswa, menarik minat dan antusiasme siswa dalam pembelajaran, serta dapat membantu siswa saat belajar di rumah.
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Margaretha Lidya Sumarni; Silvester Silvester; Yosua Damas Sadewo
Sebatik Vol 26 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan strategi-strategi guru dalam proses pembelajaran di kelas dan dampak strategi belajar tersebut terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan di sekolah dasar negeri 9 Rangkang, Bengkayang. Peneliti melibatkan guru pada jenjang kelas rendah dan guru pada jenjang kelas tinggi sebagai subjek penelitian ini. Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Strategi belajar yang digunakan guru sebelum masa pandemi covid-19 lebih efektif dibandingkan masa pandemi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya guru tidak bisa mengontrol dan memantau peserta didik secara langsung, penyampaian materi tidak optimal, pengerjaan tugas kurang maksimal dikarenakan materi yang diberikan oleh guru terbatas. 2) strategi pembelajara yang digunakan oleh guru wali kelas I dan wali kelas IV sebelum masa pandemi memberikan dampak yang baik terhadap hasil belajar peserta didik. 3) Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru wali kelas I dan wali kelas IV selama masa pandemi memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik, ini dibuktikan dengan hasil perolehan belajar peserta didik mengalami peningkatan.