Claim Missing Document
Check
Articles

The role of workforce diversity in shaping employee inclusion in organizations Anthonius Karsudjono; Abdul Kadir; Noor Ritawaty; Hardika Muhammad Fatih; Ali Audah
Annals of Human Resource Management Research Vol. 5 No. 4 (2025): December
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v5i4.3459

Abstract

Purpose: This study investigates how Generational Diversity (GD), Gender Diversity (GE), Disability Orientation (DO), Socioeconomic Status (SES), and Cultural Values (CV) influence Employee Inclusion (EI) in medium- and large-scale organizations in Indonesia. Research Methodology: A quantitative, causal-explanatory design was applied using survey data from 150 employees collected via structured questionnaires on a 5-point Likert scale. Data were analyzed using PLS-SEM with bootstrapping (1,000 resamples) to assess measurement reliability/validity and test structural relationships. Results: Findings indicate that all five diversity-orientation constructs positively and significantly affect Employee Inclusion. Cultural Values and Generational Diversity show the strongest effects, while Gender Diversity, Disability Orientation, and Socioeconomic Status also contribute meaningfully. The model explains about 66% of the variance in EI (R² ? 0.661), and all paths meet significance criteria (t > 1.96; p < 0.05). Conclusions: Employee inclusion is strengthened when organizations intentionally cultivate culturally respectful environments, encourage intergenerational collaboration, ensure gender equity, support employees with disabilities, and reduce SES-based barriers through fair HR practices. Limitations: The study is cross-sectional, context-specific, and relies on self-reported data, which may limit causal inference and generalizability. Contribution: This research integrates multiple diversity dimensions into a single predictive framework, offering evidence-based priorities for leaders and policymakers to design targeted inclusion strategies that enhance engagement and organizational effectiveness.
Pengaruh Digitalisasi Kerja dan Dukungan Teknologi terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Pengelola Rumah Susun Kota Banjarmasin Hardika Muhammad Fatih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi kerja dan dukungan teknologi terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Pengelola Rumah Susun Kota Banjarmasin. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan organisasi sektor publik untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan melalui transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan rumah susun yang memiliki kompleksitas administrasi dan operasional.. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Eqation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta kepuasan kerja. Dukungan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga variabel ini tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antarvariabel. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi kerja merupakan faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja, sedangkan dukungan teknologi lebih berperan dalam meningkatkan aspek psikologis pegawai. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah untuk memprioritaskan penguatan digitalisasi kerja dan memastikan dukungan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan operasional guna meningkatkan kualitas pengelolaan rumah susun
Pengaruh Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Pendidik SMKS Putra Bangsa Bontang Kalimantan Timur Rediyono Rediyono; Hardika Muhammad Fatih
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18109

Abstract

Kinerja tenaga pendidik merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Kinerja yang optimal dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, di antaranya motivasi kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga pendidik di SMKS Putra Bangsa Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 26 tenaga pendidik dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik baik secara parsial maupun simultan. Motivasi kerja memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan lingkungan kerja. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menegaskan pentingnya faktor motivasi dan kondisi lingkungan kerja dalam meningkatkan kinerja guru. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja tenaga pendidik memerlukan pengelolaan motivasi dan lingkungan kerja secara terpadu dan berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance terhadap Citra Perusahaan Dengan Kinerja sebagai Variabel Intervening pada PT. Jhonlin Group Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan di Batulicin Ernawati Ernawati; Andi Rudi Latif; Sutrisno Sutrisno; Hardika Muhammad Fatih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap citra perusahaan dengan kinerja sebagai variabel intervening pada PT Jhonlin Group Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan di Batulicin. Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance telah menjadi fokus utama bagi perusahaan dalam mencapai keberhasilan jangka panjang dan membangun citra yang baik di mata masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah para stakeholder yang terdiri dari karyawan, pelanggan, dan masyarakat sekitar perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden yang dipilih secara acak. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan software statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja perusahaan. Selain itu, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kinerja perusahaan terhadap citra perusahaan. Variabel kinerja juga terbukti sebagai variabel intervening antara Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) dengan citra perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) berperan penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan membangun citra yang baik. Kinerja perusahaan juga memiliki peran sebagai variabel intervening antara CSR dan GCG dengan citra perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan implementasi CSR dan GCG dengan baik untuk meningkatkan kinerja dan citra mereka.