Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance terhadap Citra Perusahaan Dengan Kinerja sebagai Variabel Intervening pada PT. Jhonlin Group Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan di Batulicin Ernawati Ernawati; Andi Rudi Latif; Sutrisno Sutrisno; Hardika Muhammad Fatih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap citra perusahaan dengan kinerja sebagai variabel intervening pada PT Jhonlin Group Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan di Batulicin. Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance telah menjadi fokus utama bagi perusahaan dalam mencapai keberhasilan jangka panjang dan membangun citra yang baik di mata masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah para stakeholder yang terdiri dari karyawan, pelanggan, dan masyarakat sekitar perusahaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden yang dipilih secara acak. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan software statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja perusahaan. Selain itu, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kinerja perusahaan terhadap citra perusahaan. Variabel kinerja juga terbukti sebagai variabel intervening antara Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) dengan citra perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) berperan penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan membangun citra yang baik. Kinerja perusahaan juga memiliki peran sebagai variabel intervening antara CSR dan GCG dengan citra perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan implementasi CSR dan GCG dengan baik untuk meningkatkan kinerja dan citra mereka.
Dampak Keberadaan Ritel Modern Pada Daya Beli Masyarakat Di Pasar Tradisional Di Kota Banjarmasin Noor Ritawaty; Hardika Muhammad Fatih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14015

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Banjarmasin, dengan obyek masyarakat yang berbelanja di ritel modern dan pasar tradisional. Tujuan penelitian untuk melihat dampak keberadaan ritel modern pada daya beli masyarakat di pasar tradisional. Penelitian berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan ritel modern di kota Banjarmasin, tidak berdampak besar terhadap daya beli masyarakat di pasar tradisional, karena menurut masyarakat pasar tradisional tidak bisa disamakan atau dibandingkan dengan ritel modern. Pasar tradisional memiliki keunggulan tersendiri khususnya sebagai interaksi sosial dan budaya yang tidak ada di ritel modern, seperti adanya tawar menawar, komunikasi antara penjual dan pembeli, serta komunikasi antar pembeli, walaupun ritel modern menawarkan kebersihan,  kenyamanan, keamanan.
Analis Metode Persediaan Produk Obat Pada PT. Multi Media Pratama Di Banjarbaru Siti Paujiah; Adi Rahmann; Jaya Bahwiyanti; Hardika Muhammad Fatih; Listiarini Hanino
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14507

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode persediaan produk obat yang diterapkan pada PT. Multi Meditas Pratama di Kota Banjarbaru dan menjelaskan metode persediaan yang seharusnya digunakan oleh PT, Multi Meditas Pratama di Kota Banjarbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk mengetahui perhitungan dan penggunaan metode persediaan yang ada pada PT. Multi Meditas Prama Kota Banjarbaru. Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Multi Meditas Pratama Banjarbaru dalam mengelola persediaannya menggunakan metode FIFO (First In First Out) untuk menghitung harga pokok penjualan. Sehingga, perusahaan ingin mencoba menggunakan metode FEFO (First Expired First Out). FEFO memprioritaskan pengeluaran barang berdasarkan tanggal kadaluarsa, sehingga obat yang lebih cepat kedaluwarsa dikeluarkan lebih dahulu.
Pengaruh Akuntabilitas Dan Transparansi Sistem Pemungutan Terhadap Efektivitas Pemungutan Pajak Daerah Melalui Kepatuhan Wajib Pajak: Studi Tentang Pajak Daerah Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong Maria Anastasia; Hardika Muhammad Fatih; Fauziannor Fauziannor; Rusi Yana Dewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15190

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode positivisme untuk menguji hipotesis melalui pengumpulan data angket dan analisis statistik. Populasi penelitian adalah Wajib Pajak yang terdaftar di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tabalong pada bulan November dengan jumlah 95.048. Sampel menggunakan rumus Lemeshow menghasilkan jumlah minimal 96,04, yang dibulatkan menjadi 100 responden. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 3.0, yang mencakup pengujian validitas, reliabilitas, serta hubungan kausalitas, dengan hipotesis diuji menggunakan uji t-statistik dan analisis mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas sistem pemungutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan nilai koefisien jalur 0,721, T-Statistics 7,874, dan P-Value 0,000. Transparansi sistem pemungutan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan T- Statistics 0,044 dan P-Value 0,965. Kepatuhan wajib pajak juga tidak berpengaruh terhadap efektivitas pemungutan pajak daerah, dengan T-Statistics 0,476 dan P-Value 0,635. Selain itu, akuntabilitas sistem pemungutan tidak berpengaruh terhadap efektivitas pemungutan pajak daerah melalui kepatuhan wajib pajak, dengan T-Statistics 0,080 dan P-Value 0,936. Namun, transparansi sistem pemungutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pemungutan pajak daerah melalui kepatuhan wajib pajak, dengan T-Statistics 14,776 dan P-Value 0,000.
ANALISIS PROSPEK INVESTASI KEBUN DURIAN MUSANG KING (DURIO ZIBETHINUS) DI KABUPATEN KUTAI TIMUR, KALIMANTAN TIMUR Rediyono Rediyono; Hardika Muhammad Fatih
Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY) Vol. 3 No. 8 (2026): Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/t0mnhr11

Abstract

Sektor hortikultura merupakan salah satu subsektor pertanian yang memiliki potensi ekonomi tinggi, khususnya pada komoditas durian premium seperti Musang King. Peningkatan permintaan pasar dan harga jual yang relatif tinggi menjadikan durian Musang King menarik untuk dikaji sebagai instrumen investasi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek investasi kebun durian Musang King di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis finansial sederhana berdasarkan asumsi teknis budidaya. Usaha dianalisis pada lahan seluas 10.000 m² dengan 100 pohon, di mana fase investasi berlangsung selama empat tahun, produksi awal dimulai pada tahun ke-5, dan produksi penuh dicapai pada tahun ke-6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan usaha pada fase produksi penuh berkisar antara Rp6,3 miliar hingga Rp8,4 miliar per tahun dengan biaya perawatan yang relatif rendah. Pembahasan menunjukkan bahwa dominasi penerimaan terhadap biaya menghasilkan pendapatan bersih yang tinggi serta periode pengembalian investasi yang cepat. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa kebun durian Musang King memiliki kelayakan finansial yang sangat baik dan berpotensi dikembangkan sebagai investasi pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Timur.