Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Customary Law Perspective: Legal Protection of Children as Crime Victims (Study in Parigi Moutong Regency) Mardin, Nurhayati; Qalbi, Vivi Nur; Abu, Harun Nyak Itam; Kharismawan, Adiguna
International Journal of Law, Environment, and Natural Resources Vol. 5 No. 1 (2025): April Issue
Publisher : Scholar Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51749/injurlens.v5i1.101

Abstract

This study aims to analyze the implementation of legal protection for child victims of violence and the juridical implications of resolving such cases through customary law mechanisms in Parigi Moutong Regency. Employing an empirical juridical method, the research incorporates a conceptual approach, a case approach, and a statute approach. Data were obtained through surveys, observations, and interviews with relevant stakeholders, and analyzed qualitatively. The findings reveal that legal protection for child victims has been implemented by relevant authorities, including law enforcement and child protection agencies. These efforts involve both formal legal proceedings and non-judicial support such as victim assistance and rehabilitation provided by the Department of Women’s Empowerment, Child Protection, Population Control, and Family Planning. However, the research also highlights the ongoing practice of resolving cases particularly those involving sexual violence through customary law. Such resolutions often contradict national legal standards and principles of children's human rights. The preference for customary mechanisms among local communities and traditional leaders reflects sociocultural norms and the perceived accessibility of informal justice systems. The study underscores the need for policy harmonization between state law and customary practices to ensure the protection and fulfillment of children's rights.
Penyuluhun Hukum Terkait Upaya Pencegahan Cyberbullying Di Sekolah Menengah Pertama Kota Palu Mardin, Nurhayati; Harun Nyak Itam Abu; Vivi Nur Qalbi; Awaliah; Adiguna Kharismawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.15925

Abstract

Cyberbullying merupakan permasalahan serius di kalangan siswa dan siswi SMP, terutama dengan meningkatnya penggunaan media sosial tanpa pemahaman etika digital yang memadai. Dampak dari cyberbullying tidak hanya bersifat psikologis, seperti tekanan mental dan emosional bagi korban, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum bagi pelaku. Sayangnya, pemahaman siswa terkait aturan hukum yang mengatur cyberbullying masih sangat minim. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa edukasi dan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran serta pemahaman siswa mengenai bahaya dan aspek hukum dari cyberbullying. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang etika digital dan konsekuensi hukum cyberbullying. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menciptakan mekanisme pengaduan yang dapat membantu korban serta memberikan pendampingan hukum yang sesuai. Metode pelaksanaan program ini dilakukan melalui pendekatan edukatif dan hukum dalam dua bidang utama, yaitu pendidikan dan hukum. Dalam bidang pendidikan, dilakukan sosialisasi dan penyuluhan mengenai etika digital serta dampak negatif cyberbullying melalui seminar interaktif, diskusi kelompok, dan role-playing. Sementara itu, dalam bidang hukum, program ini mencakup penyuluhan mengenai peraturan hukum yang terkait dengan cyberbullying, pembentukan mekanisme pengaduan di sekolah, serta evaluasi efektivitas intervensi yang diberikan. Luaran yang ditargetkan meliputi peningkatan pemahaman siswa tentang etika digital dan aspek hukum cyberbullying, terbentuknya mekanisme pengaduan yang dapat diakses siswa, serta publikasi ilmiah terkait efektivitas program. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi siswa serta meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi hukum yang berlaku. Kata Kunci: Cyberbullying; Etika Digital; Hukum Pidana; Perlindungan Anak; Sosialisasi Hukum