Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hambatan dan Solusi Guru PAI dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah Menengah Atas : Studi Kasus SMAN 2 RL Wiranata, Erik; Setiawan, Jamil; Aulia, Fairus; Kristina, Epa; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan-hambatan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif, serta mengidentifikasi solusi dan peran sekolah dalam mendukung proses tersebut di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa hambatan utama dalam pengembangan media pembelajaran inovatif, yaitu keterbatasan kemampuan teknologi, kurangnya kreativitas, minimnya fasilitas pendukung, serta beban administrasi yang tinggi. Meskipun demikian, guru berupaya mengatasinya dengan memanfaatkan media sederhana berbasis digital seperti Canva dan PowerPoint, mengikuti pelatihan daring, serta berkolaborasi melalui kelompok kerja guru (MGMP). Peran sekolah sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi, melalui penyediaan fasilitas, pelatihan, serta apresiasi terhadap guru yang berinovasi.
Tantangan dan Peluang Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digitalisasi Wiranata, Erik; Aulia, Fairus; Setiawan, Jamil; Idris, Muhammad; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1060

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Digitalisasi menuntut guru untuk berinovasi dalam menyampaikan materi keagamaan agar tetap relevan dan menarik bagi generasi yang hidup di tengah arus informasi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inovasi pembelajaran PAI yang diterapkan di era digitalisasi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dan peserta didik, serta menggali peluang dan strategi optimalisasi inovasi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru serta peserta didik PAI. Data dianalisis secara tematik untuk mengungkap dinamika inovasi dan hambatan yang terjadi dalam praktik pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran PAI di era digital mencakup pemanfaatan Learning Management System (LMS), blended learning, media sosial, serta pendekatan gamifikasi yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Namun, masih terdapat tantangan signifikan seperti keterbatasan literasi digital guru, kurangnya infrastruktur teknologi, serta menurunnya intensitas interaksi spiritual dalam pembelajaran daring. Meskipun demikian, digitalisasi membuka peluang besar bagi pengembangan pembelajaran PAI yang lebih kreatif, kontekstual, dan kolaboratif. Strategi optimalisasi yang disarankan mencakup peningkatan kompetensi digital guru, penguatan literasi digital islami, serta pengembangan model pembelajaran yang menyeimbangkan aspek teknologi dan nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, era digitalisasi bukanlah ancaman bagi Pendidikan Agama Islam, melainkan peluang untuk memperkuat peran PAI dalam membentuk karakter generasi Muslim yang cerdas, kritis, dan berakhlakul karimah di tengah arus modernisasi teknologi.
Peran Guru PAI dalam Menanamkan Nilai Kejujuran pada Peserta didik dalam Pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Wiranata, Erik; Setiawan, Jamil; Aulia, Fairus; Daheri, Mirzon; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai kejujuran pada peserta didik selama pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) di SMA Negeri 2 Rejang Lebong, serta mengidentifikasi strategi, metode, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam proses internalisasi nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, peserta didik, serta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sentral sebagai teladan, motivator, dan pembimbing spiritual dalam menanamkan nilai kejujuran pada peserta didik. Nilai kejujuran ditanamkan melalui pembiasaan, nasihat keagamaan, refleksi nilai Islam, serta pemberian keteladanan langsung selama proses penilaian berlangsung. Strategi yang digunakan guru PAI antara lain pendekatan keteladanan, pembiasaan, serta penanaman nilai religius melalui pembelajaran dan evaluasi berbasis karakter. Faktor pendukung keberhasilan antara lain budaya sekolah yang religius, dukungan kepala sekolah, dan kerjasama antar guru; sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran peserta didik, pengaruh lingkungan sosial, dan keterbatasan waktu pelaksanaan asesmen.
Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Berbasis Barcode Wiranata, Erik; Nisa, Khoirun; Marinda, Aflia Bela; Indrawari, Karliana; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) berbasis barcode serta mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifannya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru PAIBP, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar PAIBP berbasis barcode yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi, media, dan bahasa. Bahan ajar juga dinilai sangat praktis berdasarkan respon guru dan peserta didik. Selain itu, penggunaan bahan ajar PAIBP berbasis barcode terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, bahan ajar PAIBP berbasis barcode layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
Pengaruh Peran Guru Sebagai Motivasi terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik dalam pembelajaran PAI Wiranata, Erik; Hartini, Hartini; Warsah, Idi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai motivator dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), proses pembentukan karakter peserta didik, serta pengaruh peran guru sebagai motivator terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah peserta didik dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian berupa angket peran guru sebagai motivator dan angket pembentukan karakter peserta didik, masing-masing terdiri atas 25 butir pernyataan. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai motivator berada pada kategori tinggi dan pembentukan karakter peserta didik berada pada kategori baik. Hasil uji korelasi Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara peran guru sebagai motivator dengan pembentukan karakter peserta didik. Selanjutnya, hasil uji t menunjukkan bahwa peran guru sebagai motivator berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran guru sebagai motivator memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam.