Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGENALAN POLA WAJAH MENGGUNAKAN WEBCAM UNTUK ABSENSI DENGAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION(LVQ) Serianti, Putri; TB, Desita Ria Yusian; Wibawa, M Bayu
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v10i1.4120

Abstract

Sistem aplikasi pengenalan pola wajah merupakan suatu sistem yang dapat digunakan pada berbagai macam sistem pengawasan identifikasi dan keamanan salah satunya untuk sistem absensi. Sistem ini mengarah kepada sistem pendeteksian wajah secara otomatis. Pengenalan pola wajah dilakukan dengan cara  mengidentifikasi dan menemukan lokasi citra wajah manusia. Tujuan penelitian adalah untuk membahas proses pengenalan pola wajah untuk absensi menggunakan algoritma learning vector quantization, data yang digunakan berupa input citra wajah sehingga proses pengindentifikasian wajah dapat dilakukan secara realtime, pengidentifikasi dihitung dengan kesamaan nilai bobot citra latih dengan dengan citra uji, dengan adanya sistem absensi wajah tersebut dapat membantu suatu instansi dalam menertibkan kedisiplinan kehadiran karyawannya, hasil yang ditampilkan dalam sistem ini beruba kepemilikan citra wajah untuk kategori absen pagi dan sore dengan range waktu yang telah di tentukan. Adapun tingkat keberhasilan yang telah diuji mendapatkan akurasi 80%.Kata kunci: Pengenalan pola wajah, Learning Vector Quantization, Realtime Facial pattern recognition application system is a system that can be used on a wide range of identification and security surveillance systems one for the attendance system. This system leads to automatic face detection system. Facial pattern recognition is done by identifying and finding the location of the image of a human face. The research objective in making this final task is to discuss the process of pattern recognition facial attendance algorithm using learning vector quantization, the data used in the form of input facial image so that the process identification  face can be done in realtime, identifiers calculated similarity weight value image practiced with the test images , with the face of the attendance system can help an agency to curb the presence discipline employees, the results displayed in this system about proprietary facial image to a category absent morning and afternoon with a time range that has been set. As for the level of success that has been tested to get an accuracy of 80%.Keywords: Facial pattern recognition, Learning Vector Quantization, Realtime
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA DALAM MENYUSUN TUGAS AKHIR Sofia, Melda; Kamarullah, Kamarullah; Herawati, Herawati; Rahmayanti, Kurnia; Pardi, Pardi; Asyura, Syarifah; Ismiati, Ismiati; Nursadrina, Cut; Serianti, Putri; Fitriana, Nanda; Mukti, Abdul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5170

Abstract

AbstrakSaat ini mahasiswa di tuntut untuk menyelesaikan tugas akademikdi perguruan tinggi Namun, banyak mahasiswa mengalami kecemasan dalam proses tersebut, yang dapat memengaruhi kinerja akademik mereka. Kecemasan ini seringkali disebabkan oleh tuntutan akademik, tekanan dari orang tua, serta kurangnya kepercayaan diri. Dukungan sosial dari orang tua, teman, dan dosen diyakini dapat membantu mengurangi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 200 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Hasil dari pengujian hipotesis Sig. = 0,000 (Sig.< 0,01) menunjukkan yang adanya pengaruh negatif dan signifikan dukungan sosial terhadap kecemasan, sehingga semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, terdapat kecenderungan penurunan tingkat kecemasan yang mereka alami dalam proses penyelesaian tugas akhir. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk meningkatkan interaksi sosial dan memanfaatkan dukungan yang tersedia, sementara orang tua, teman, dan dosen diharapkan dapat memberikan dukungan emosional, instrumental, dan informatif secara optimal. 
ANALISA TINGKAT KEPUASAN PEGAWAI TERHADAP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KINERJA (SIMANJA) PADA RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) Serianti, Putri; Hamdi, Nurul; Elfitha, Desy Sukma
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i1.5262

Abstract

Abstrak—Sistem Informasi Manajemen Kinerja (SIMANJA) pada RSUD dr. Zainoel Abidin adalah sistem elektronik yang digunakan untuk menilai kinerja pegawai. Aplikasi SIMANJA dibuat untuk memantau nilai Sasaran Kinerja Pegawai, Nilai Perilaku dan Nilai absensi yang nantinya akan dijadikan sebagai dasar pemberian tambahan penghasilan pegawai pada RSUD dr. Zainoel Abidin. Dalam penggunaannya terdapat keluhan pegawai terhadap kualitas dari Aplikasi SIMANJA. Sehingga pada penelitian ini, peneliti mengukur tingkat kepuasan pegawai terhadap Sistem Informasi Manajemen Kinerja (SIMANJA) pada RSUD dr. Zainoel Abidin Menggunakan Metode Customer Satisfaction Index (CSI). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pegawai terhadap kualitas sistem pada Sistem Informasi Manajemen Kinerja (SIMANJA) pada RSUD dr. Zainoel Abidin sehingga dapat mengetahui apakah kualitas sistem perlu untuk ditingkatkan. Hasil analisis CSI diketahui bahwa kepuasan pegawai terhadap kualitas sistem adalah sebesar 68.43 % hasil ini termasuk pada kategori cukup puas. Kriteria Tingkat Kepuasan yang menunjukkan bahwa kualitas sistem dan efektifitas sistem perlu ditingkatkan untuk menambah kepuasan pegawai terhadap Sistem Informasi Manajemen Kinerja (SIMANJA).  
ANALISIS JALUR PEER ATTACHMENT, SELF CONTROL, SELF-ESTEEM, DAN AGRESIVITAS PADA REMAJA Rahmayanti, Kurnia; Sofia, Melda; Nursadrina, Cut; Herawati, Herawati; Asyura, Syarifah; Pardi, Pardi; Serianti, Putri; Ismiati, Ismiati; Salwa, Nurul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5332

Abstract

AbstrakAgresivitas remaja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kausal antara peer attachment, self-control, self-esteem, dan agresivitas dengan menggunakan analisis jalur pada desain cross-sectional. Data diperoleh dari 185 siswa SMK di Kota Bogor dengan instrumen terstandar. Hasil menunjukkan peer attachment berpengaruh langsung menurunkan agresivitas (? = -0.123), self-control memiliki pengaruh negatif paling kuat (? = -0.595, p < 0.001), sedangkan self-esteem berpengaruh tidak langsung melalui peningkatan self-control (? = -0.192). Temuan ini menegaskan peran kunci self-control serta pentingnya intervensi psikososial untuk memperkuat hubungan teman sebaya, regulasi emosi, dan self-esteem positif.Kata kunci: peer attachment, self-control, self-esteem, agresivitas, remaja
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI REMAJA DALAM NGKONSUMSI JUNK FOOD DI SEKOLAH Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati; Frisella, Ella; Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Serianti, Putri; Sofia, Melda; Mukti, Abdul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5242

Abstract

Makanan cepat saji merupakan salah satu istilah yang diberikan untuk makanan yang disajikan dengan sangat cepat seperti junk food. Junk Food adalah makanan yang  mengandung tinggi kalori yang meliputi garam, gula, dan lemak dalam konsentrasi tinggi di dalamnya namun sangat rendah akan nilai gizinya. Beberapa kategori makanan yang termasuk ke dalam junk food yaitu makanan cepat saji yang di goreng, makanan ringan asin, makanan penutup manis, permen karet dan lainnya. Makanan seperti hamburger, pizza dan lainnya di anggap sehat atau junk food tergantung terhadap cara penyajiannya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi remaja dalam mengkonsumsi junk food. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yang bersifat survey deskriptif dengan pendekatan cros secsional. Populasi penelitian ini siswa kelas X di  Pesantren Darul Ulum Banda Aceh, Pengambilan sampel secara stratifikasi random berjumlah 80 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20-26 April 2025. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan ajakan teman sebaya terhadap kebiasaan mengkonsumsi junk food di Pesantren Darul Ulum Banda Aceh. Saran: Diharapkan adanya peran aktif pihak sekolah melakukan penyuluhan kesehatan terutama tentang manfaat makanan sehat bagi tubuh terhadap siswa/siswi.Kata Kunci : Remaja, junk food, pengetahuan, sikap, teman sebaya
ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN POTENSINYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN UNTUK FORTIFIKASI PANGAN FUNGSIONAL Asyura, Syarifah; Ismiati, Ismiati; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati; Frisella, Ella; Herawati, Herawati; Pardi, Pardi; Rahmayanti, Kurnia; Serianti, Putri; Sofia, Melda; Astrina, Syarifah Yanti; Samaniyah, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5216

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengisolasi senyawa bioaktif dari daun kelor (Moringa oleifera) serta mengevaluasi potensi antioksidannya untuk fortifikasi pangan fungsional. Daun kelor diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan dilanjutkan dengan fraksinasi pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Identifikasi senyawa bioaktif dilakukan dengan KLT, KCKT, spektrofotometri UV-Vis, dan FTIR, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dengan IC50 sebesar 48,72 µg/mL, yang dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Analisis fitokimia memperlihatkan bahwa senyawa utama yang berperan adalah flavonoid, fenolik, dan tanin. Temuan ini menegaskan bahwa daun kelor merupakan sumber antioksidan alami yang potensial dan dapat diaplikasikan sebagai bahan fortifikasi pangan fungsional untuk meningkatkan kualitas gizi serta memberikan manfaat protektif terhadap stres oksidatif.