Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Matematika Berbasis Project Based Learning Dengan Tema Miniatur Sasambo Pada Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Wahyuningsih, Baiq Yuni; Putri, Hikmah Ramdhani
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.2 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis tema Miniatur Sasambo terhadap minat belajar dan pemahaman konsep matematis mahasiswa calon guru Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Proses pembelajaran mencakup perencanaan proyek, pengukuran, pembuatan miniatur, serta refleksi dan presentasi hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dengan tema Miniatur Sasambo meningkatkan minat belajar mahasiswa, yang terlihat dari antusiasme dan keterlibatan aktif selama pembelajaran. Selain itu, pemahaman matematis mahasiswa juga meningkat, dibuktikan dengan perbedaan skor pre-test dan post-test, dari rata-rata 68 menjadi 83. Proyek ini memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan konsep matematika seperti pengukuran, geometri, skala, dan simetri dalam konteks nyata.Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis proyek dengan tema Miniatur Sasambo memberikan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan bermakna, sehingga efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep matematis mahasiswa. Abstract. This study aims to analyze the effect of the application of the Project-Based Learning Model (PJBL) based on the theme of Miniature Sasambo on the interest of learning and understanding the mathematical concepts of elementary school students. The research method used is qualitative with data collection techniques in the form of observations, interviews, documentation, and tests. The learning process includes project planning, measurement, miniature, and reflection and results of results. The research results show that the application of PJBL with the theme of Miniature Sasambo increases student interest in learning, which is seen from the enthusiasm and active involvement during learning. In addition, students' mathematical understanding also increased, as evidenced by differences in pre-test and post-test scores, from an average of 68 to 83. This project allows students to apply mathematical concepts such as measurement, geometry, scale, and symmetry in a real context. Overall, project -based learning with the theme of Miniature Sasambo provides an interactive, contextual, and meaningful learning experience, so that it is effective in increasing motivation and understanding of students' mathematical concepts.
Analisis Pemahaman Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Terhadap Teori Belajar dan Standar Proses NCTM dalam Konteks Pembelajaran Matematika Wahyuningsih, Baiq Yuni; Putri, Hikmah Ramdhani
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No.1 Tahun 2025
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis tema Miniatur Sasambo terhadap minat belajar dan pemahaman konsep matematis mahasiswa calon guru Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Proses pembelajaran mencakup perencanaan proyek, pengukuran, pembuatan miniatur, serta refleksi dan presentasi hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dengan tema Miniatur Sasambo meningkatkan minat belajar mahasiswa, yang terlihat dari antusiasme dan keterlibatan aktif selama pembelajaran. Selain itu, pemahaman matematis mahasiswa juga meningkat, dibuktikan dengan perbedaan skor pre-test dan post-test, dari rata-rata 68 menjadi 83. Proyek ini memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan konsep matematika seperti pengukuran, geometri, skala, dan simetri dalam konteks nyata.Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis proyek dengan tema Miniatur Sasambo memberikan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan bermakna, sehingga efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep matematis mahasiswa.
Analisis Kesulitan Guru dalam Menyusun Modul Ajar Berbasis Proyek di SDN 1 Merembu Irmayani, Irmayani; Husniati, Husniati; Putri, Hikmah Ramdhani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami guru, faktor-faktor penyebab utama kesulitan, dan upaya untuk mengatasi kesulitan guru dalam menyusun modul ajar berbasis proyek. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang guru yakni kelas 1 dan 4 yang sudah menggunakan Kurikulum Merdeka di SDN 1 Merembu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles and Huberman dengan komponen analisis data yakni Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami guru dalam menyusun modul ajar berbasis proyek diantaranya adalah kesulitan pada aspek merancang aturan pembuatan proyek dan membuat jadwal hasil. Faktor yang menyebabkan guru mengalami kesulitan yakni kurangnya pelatihan pembuatan modul ajar khsusunya modul ajar berbasis proyek, kurangnya fasilitas sekolah yang memadai dan terbatasnya jam pembelajaran untuk menggunakan model berbasis proyek. Selain itu ditemukan juga upaya untuk mengatasi kesulitan guru adalah dengan cara pemberian pelatihan modul ajar berbasis proyek kepada guru, melengkapi fasilitas teknologi sekolah dan manajemen waktu yang terencana.
Analisis Kesulitan Guru dalam Menyusun Modul Ajar Berbasis Proyek di SDN 1 Merembu Irmayani, Irmayani; Husniati, Husniati; Putri, Hikmah Ramdhani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami guru, faktor-faktor penyebab utama kesulitan, dan upaya untuk mengatasi kesulitan guru dalam menyusun modul ajar berbasis proyek. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang guru yakni kelas 1 dan 4 yang sudah menggunakan Kurikulum Merdeka di SDN 1 Merembu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles and Huberman dengan komponen analisis data yakni Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami guru dalam menyusun modul ajar berbasis proyek diantaranya adalah kesulitan pada aspek merancang aturan pembuatan proyek dan membuat jadwal hasil. Faktor yang menyebabkan guru mengalami kesulitan yakni kurangnya pelatihan pembuatan modul ajar khsusunya modul ajar berbasis proyek, kurangnya fasilitas sekolah yang memadai dan terbatasnya jam pembelajaran untuk menggunakan model berbasis proyek. Selain itu ditemukan juga upaya untuk mengatasi kesulitan guru adalah dengan cara pemberian pelatihan modul ajar berbasis proyek kepada guru, melengkapi fasilitas teknologi sekolah dan manajemen waktu yang terencana.
Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Masalah Pecahan dengan Newman Procedure Siswa Kelas III SDN 27 Cakranegara Al Jupri, Sasi Kirana; Tahir, Muhammad; Putri, Hikmah Ramdhani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3858

Abstract

Pemacahan masalah matematika adalah bentuk proses berpikir siswa untuk menemukan solusi dari suatu permasalahan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dalam menyelesaikan masalah pecahan siswa kelas III SDN 27 Cakranegara menggunakan Newman Procedure, yang mencakup lima tahapan: kesalahan membaca, kesalahan memahami, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses, kesalahan penulisan jawaban akhir. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan 22 siswa sebagai subjek. Data diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa 5 butir soal yang mencakup materi menentukan pecahan senilai, mengurutkan, membandingkan pecahan serta pedoman wawancara. Hasil menunjukan persentase kesalahan siswa yaitu: kesalahan membaca 4.54%, kesalahan memahami 24.45%, kesalahan transfromasi 48.18%, kesalahan keterampilan proses 81.81%, kesalahan penulisan jawaban akhir 83.63%, faktor penyebab kesalahan meliputi siswa tidak mampu membaca kalimat/simbol, siswa tidak sepenuhnya memahami masalah, ketidakmampuan siswa mengubah soal narasi menjadi matematis, kurangnya keterampilan siswa dalam berhitung dan memilih strategi yang tepat, tidak terbiasa dan tergesa-gesa dalam menuliskan kesimpulan. Kesalahan tertinggi terjadi pada tahap keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir, yang mengindikasikan bahwa siswa kesulitan dalam operasi pecahan dan menyusun jawaban akhir. Oleh karena itu guru perlu menekankan pemahaman konsep pecahan dan memberikan lebih banyak latihan soal agar siswa terbiasa memecahkan masalah matematika.
Pengaruh Yang Signifikan dari Penggunaan Media Kartu Perkalian Terhadap Hasil Belajar Matematika Atqiya, Novia Hismatun; Affandi, Lalu Hamdian; Putri, Hikmah Ramdhani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1436

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar merupakan salah satu pembelajaran yang sering dianggap sulit, kurang menarik, dan bahkan ditakuti oleh siswa. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya hasil belajar, khususnya pada materi perkalian. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mudah dipahami dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji adanya pengaruh penggunaan media pembelajaran kartu perkalian hasil belajar matematika siswa kelas 3 SDN 2 Pengadangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sample dalam penelitian adalah siswa kelas 3 SDN 2 Pengadangan yang terdiri dari 40 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan soal tes berupa tes uraian sebanyak 7 soal. Data yang diperoleh kemudian diuji normalitasnya terlebih dahulu, namun hasil uji normalitas menujukkan terdapat data yang tidak normal. Oleh sebab itu, data akan diuji melalui uji non-parametrik dengan uji man withney. Data uji Man Withney Asymp diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara rata-rata kelas eksperimen yang menggunakan media kartu perkalian dan kelas kontrol yang tanpa media perkalian. Hasil Effect Size sebesar 3,64 yang berada dalam kategori yang tinggi juga memperkuat kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media kartu perkalian terhadap hasil belajar matematika kelas 3 SDN 2 Pengadangan.
HUBUNGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DENGAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Hasnawati; Astria, Fitri Puji; Putri, Hikmah Ramdhani
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1179

Abstract

Keberhasilan mahasiswa dalam dunia akdemik sering ditandai dengan capai indeks prestasi yang diperleh. Namun disatu sisi prestasi tersebut juga dipengaruhi oleh Keterampilan berpikir kritis yang dimilikinya. Tujuan penelitin ini untuk menganalisis hubungan antara indeks prestasi (IP) mahasiswa dengan keterampilan berpikir kritisnya. Penelitian ini berupa expost facto research dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 102 yang di pilih secara purposive sampling dari 335 mahasiswa PGSD angkatan 2021. Data IP mahasiswa diperoleh melalui Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa dan data keterampilan berpikir kritis (KBK) diperoleh melalui tes. Indicator KBK yang diukur mengacu pada indicator menurut facione yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan penjelasan. Analisis data menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji linearitas selanjutnya uji hipotesis menggunakan uji korelasi. Hasil uji normalitas data KBK dan Indek prestasi diperoleh nilai signifikansi secara berturut 0,475>0,05 dan 0,283>0,05 yang menunjukkan data berditribusi normal dan uji linearitas diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,792 > 0,05 yang berarti kedua variabel linear. Selanjutnya hasil uji person korelasi diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05 dan nilai r sebesar 0,342 yang berarti Ha diterima dan H0 di tolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara keterampilan berpikir kritis dengan indek prestasi mahasiswa.
Pengaruh Penggunaan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Gambar terhadap Kemampuan Numerasi Peserta Didik Devina, Ovi; Fauzi, Asri; Putri, Hikmah Ramdhani
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3711

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan keterampilan dalam menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika serta mampu mengaplikasikannya dalam memecahkan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara mengembangkan kemampuan tersebut yaitu dengan menerapkan model problem based learning (PBL) berbantuan media gambar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan media gambar terhadap kemampuan numerasi peserta didik kelas IV SDN 1 Lepak tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sample dalam penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN 1 Lepak yang terdiri dari 43 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan soal tes kemampuan numerasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji pra-syarat yaitu normalitas dan homogenitas. Selanjutnya, uji hipotesis menggunakan uji independet sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa nilai signifikansi yaitu 0,01 < 0,05, artinya ????0 ditolak dan ???????? diterima, yang menunjukkan ada pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan media gambar terhadap kemampuan numerasi peserta didik kelas IV SDN 1 Lepak tahun ajaran 2025/2026. Kemudian, dilihat dari uji effect size sebesar 0,75 berada di antara klasifikasi 0,5? d ? 0,8, dimana pengaruh model model problem based learning (PBL) berbantuan media gambar terhadap kemampuan numerasi dalam kategori sedang.
Workshop Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian Guna Peningkatan Kualitas Dan Percepatan Penyelesaian Skripsi Mahasiswa Hasnawati; Nisa, Khairun; Novitasari, Setiani; Putri, Hikmah Ramdhani; Hera Sukmawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13175

Abstract

Research instruments are an important element in the process of collecting valid and reliable data. Errors in instrument preparation can affect the quality of data and research results. Therefore, students need to understand the techniques of compiling research instruments well. However, many students still do not understand how to compile good instruments and experience many technical obstacles in compiling these instruments. Therefore, based on this, it is important to hold a workshop on research instrument preparation techniques to improve the quality and accelerate the completion of student theses, as one of the initial steps to improve the quality of theses or final assignments that will be produced by students and accelerate the completion of theses. The stages in this workshop activity are through 4 stages: first, coordination, second, promotion, third, implementation, and fourth, evaluation and reporting. This workshop activity was held in room F17, campus 2, FKIP, University of Mataram on Saturday, August 23, 2025. During the implementation of the activity, at the beginning, a pre-test was carried out, then continued with the presentation of material and discussion and ended with a post-test and filling out a participant response questionnaire. Based on the results of the pretest and posttest, it was seen that there was an increase in the understanding of the students participating in the workshop regarding the techniques for preparing research instruments in general and based on the results of the participant response questionnaire regarding the workshop activities carried out, on average the students gave a positive response
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Membaca Permulaan pada Kelas I SD Negeri 18 Ampenan Aisy, Nurul Raodatul; Husniati; Putri, Hikmah Ramdhani
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ssj2c167

Abstract

Kemampuan membaca siswa sekolah dasar sebagai bagian penting dari kompetensi berbahasa yang harus dikuasai dalam kehidupan setiap individu. Apabila siswa memiliki kemampuan membaca yang baik dia akan lebih mudah berinteraksi khususnya dalam kegitan pembelajaran. Berdasarkan hasil awal yang di lakukan terhadap siswa kelas I SD Negeri 18 Ampenan menunjukkan bahwa, dari 27 siswa diperoleh 4 siswa kategori tinggi dengan persentase 14,2%, 5 siswa kategori rendah dengan presentase 17,8%, 18 siswa kategori sedang  dengan presentase 66,7%. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan analisis untuk mengetahui kesulitan dan faktor dalam penanganan siswa yang mengalami kesulitan membaca. Tujuan penelitian ini yakni untuk  mendeskripsikan  kesulitan siswa dalam membaca permulaan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam membaca permulaan di kelas I SD Negeri 18 Ampenan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Pengumpulkan data pada penelitian ini menggunakan metode unjuk kinerja, wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan analisis non-statistik, yaitu jenis analisis yang diperuntukkan bagi data yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukan siswa  kelas I SD Negeri 18 Ampenan mengalami kesulitan membaca permulaan khususnya dalam melafalkan huruf konsonan, membedakan huruf mirip, melafalkan huruf vokal, membaca suku kata serta kata sederhana sehingga menjadi kalimat. Kesulitan siswa dalam membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor internal yang meliputi kecerdasan, sikap, minat, dan kebiasaan belajar siswa dan faktor eksternal yang meliputi perbedaan kemampuan berpikir, daya ingat, dan perkembangan motorik halus antar siswa serta kurangnya konsentrasi dan motivasi saat belajar.