Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Prinsip Good Corporate Governance dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Insani (SDI) Yusi Septa Prasetia; Mohammad Ghozali
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.39 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p

Abstract

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) merupakan konsep yang menekankan pentingnya para stakeholder untuk memperoleh informasi yang benar, akurat dan dapat dipertanggungajawabkan atau seperangkat regulasi yang mengatur hubungan antar stakeholder untuk mencegah terjadinya kesalahan yang signifikan dan memastikan bahwa kesalahan yang terjadi dapat dengan segera diperbaiki. Oleh karena itu untuk mewujudkan sistem GCG di butuhkan SDI yang berkualitas, memiliki professionalism Islam dan lingkungan kerja yang nyaman. Manajemen SDI berfungsi untuk mewujudkan pengelolaan SDI yang berkualitas sehingga mampu menerapkan GCG secara maksimal. Salah satu cara menajemen SDI itu adalah menumbuhkan prinsip-prinsip GCG pada kepribadian karyawan dan lingkungan kerja perusahaan.
PEMIKIRAN NIZAM AL-MULK (1018 M - 1092 M) ‎ DALAM EKONOMI ISLAM Rofifa Dhia 'Athifa; Mohammad Ghozali
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 18 No. 01 (2018): Islamika : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/islamika.v18i01.233

Abstract

Nizam al-Mulk bukan hanya sekedar wazir yang telah membangkitkan keterpurukan Daulah Abbasiyah namun beliau juga telah membawa zamannya dengan sebutan golden age. Keberhasilan Nizam al-Mulk dalam membangkitkan keterpurukan Daulah Abbasiyah sangat mempengaruhi perkembangan Baghdad terutama pada bidang politik dan ekonomi Islam. Pemikiran Nizam al-Mulk terhadap politik dan ekonomi Islam dituangkan dalam karyanya “The Book The Book of Government or Rules for Kings (The Siyar al-Muluk or Siyasat-Nama of Nizam al-Mulk)” yang sekarang menjadi suatu pusat perhatian yang sangat besar. Makalah ini merupakan analisis deskripsi terhadap pemikiran Nizam al-Mulk khususnya pada pemikiran Ekonomi Islam. Yang bertujuan untuk menganalisa pemikiran Nizam al-Mulk terhadap ekonomi Islam.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EKONOMI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL Sopanah Sopanah; Syamsul Bahri; Mohammad Ghozali
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal pada intinya kegiatan yang melindungi dan melestarikan alam dan lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji dan melestarikan kearifan lokal yang berkembang di masyarakat. Karena Kearifan lokal terbentuk sebagai proses interaksi antara manusia dengan lingkungannya dalam rangka memenuhi berbagai kebutuhannya. Walaupun kearifan lokal bersifat lokal tapi mengandung nilai-nilai moral universal. Terbukti industri kreatif  memiliki peran yang cukup signifikat terhadap perkembangan PDB Nasional. Pada tahun 2017 industri kreatif mampu menyumbang sekitar Rp 952 triliun atau 7,28% terhadap total PDB Nasional. Industri ekonomi kreatif tumbuh 4,95% pada tahun 2017, angka tersebut meningkat dibandingkan pada tahun 2016 yang hanya tumbuh sebesar 4,41%. Kontribusi terbesar berasal dari sektor kuliner sebanyak 41%, mode atau fashion 17% dan kerajinan 14,9%. Terkait pariwisata yang merupakan bagian tak terpisahkan dari ekonomi kreatif, oleh karena itu para pelaku ekonomi kreatif harus menciptakan daya tarik tersendiri. Tujuan dari penilitian ini adalah merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat pada pelaku ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal (batik) di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah anasilis AHP dan ANP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batik dapat dijadikan sebagai peluang bisnis yang menjajikan serta sebagai wadah pembelajaran dan pelestarian budaya dengan terciptanya motif batik berbasis kearifan lokal. Serta tumbuhnya ekonomi kreatif ditengah-tengah masyarakat tentunya sangat berdampak pada kehidupan masyarakat khususnya dalam segi perekonomiannya.
PROSPEK PENGEMBANGAN MALANG RAYA SEBAGAI KOTA KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL . Sopanah; Syamsul Bahri; Mohammad Ghozali
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.905 KB)

Abstract

Ekonomi kreatif adalah konsep yang terus berkembang berdasarkan aset kreatif yang berpotensi menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan. Ekonomi kretaif memberikan kontribusi signifikan dalam pertumbuhan ekonomi Kota Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun strategi pengembangan ekonomi kreatif di Malang Raya. Penelitian ini juga mengupdate data ekonomi kreatif persubsektor, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi kreatif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif diskriptif dengan analisis SWOT (IFAS dan EFAS). Populasi penelitian ini adalah UMKM yang bergerak dalam bidang ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah UMKM yang bergerak di bidang ekonomi kreatif di Malang Raya sejumlah 2 919 yang terdiri dari 16 sub sektor dan tersebar di Kota Malang 999, di Kabupaten Malang 506, dan di Kota Batu 686. Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi kreatif antar sub sektor berbeda-beda. Secara umum diantaranya belum optimalnya model bisnis industri kreatif, minimnya apresiasi terhadap kreativitas lokal, terbatasnya distribusi pemasaran, lemahnya institusi industri kreatif, dan terbatasnya pengembangan modal. Dengan adanya berbagai kelemahan tersebut, penelitian ini berhasil menyusun startegi pengembangan secara umum maupun strategi tiap-tiap sektor.
EKRAF BATIK MALANG BERBASIS KEARIFAN LOKAL Sopanah Sopanah; Syamsul Bahri; Mohammad Ghozali
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.082 KB)

Abstract

Keberhasilan Ekonomi kreatif dalam sebuah negara telah terbukti dengan banyaknya kontribusi yang disumbangkan dalam PDB termasuk di Indonesia. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat, kontribusi ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2015 adalah Rp 642 triliun dan pada 2016 menjadi Rp 922,59. Berangkat dari poin inilah, ekonomi kreatif berkembang pesat di Indonesia tak terkecuali di Malang Raya. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal (budaya lokal) yang menjadi kekhasan di pada masing-masing wilayah Malang Raya yakni  Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Tujuan dari penelitian ini yakni menemukan sub ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal pada batik Malang untuk meningkatkan daya saing produk di pasar global. Berdasarkan hasil penelitian di tahun sebelumnya terdapat 3 subsektor ekonomi kreatif  yang memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi di Malang Raya yaitu subsektor kriya, fashion dan kuliner. Dari tiga subsektor tersebut peneliti akan fokus pada pengembangan ekonomi kretif berbasis kearifan lokal baik di Kota Malang, Kabupaten Malang, maupun di Kota Batu. Setelah dilakukan penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa Batik masuk kedalam tiga subsektor ekonomi kreatif diantaranya subsektor kriya, fashion dan desain produk.
REVIEWING THE CONCEPT OF JIZYAH: A THEORETICAL APPROACH TO HISTORY Mohammad Ghozali; Wahyu Nugroho
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.291 KB) | DOI: 10.29313/amwaluna.v5i1.6363

Abstract

In the treasures of Islamic civilization, Muslims recognize many State income instruments, one of which is jizyah, which is a contribution that must be paid by unbelievers who settled in the Islamic State to obtain protection and guarantee that they will live there. With the continued development of science and culture, some scholars state that jizyah is only imposed on the book's people, and jizyah is a form of oppression for non-Muslims, even though this is not true. So, this research seeks to present historical facts taken from history books and research that discuss jizyah. This type of research is a literature review using descriptive qualitative methods. As for the results of the study, that the initial stipulation of jizyah was at the time of the Prophet precisely after the Tabuk war event in 9 H. Then the jizyah continued during the time of Khulafa Rasyidin and continued to grow, especially during the Caliph Umar regarding the provisions of jizyah applicable from those previously imposed on group representation to each capable non-Muslim people. Then, jizyah's wisdom and purpose are contained in Al-Quran Surah At-Taubah verse 29, that with the existence of jizyah, the non-Muslims are given life protection in an Islamic state. With jizyah, non-Muslims get security, comfort, convenience in dealing with Muslims, welfare, and security guarantees for their property.
KONSEP PENGELOLAAN KEUANGAN ISLAM MENURUT PEMIKIRAN ABU UBAID ria khoirunnisa; Mohammad Ghozali
Ekonomi Islam Vol. 9 No. 2 (2018): JURNAL EKONOMI ISLAM FAKULTAS AGAMA ISLAM UHAMKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.642 KB)

Abstract

The State compiles a variety of planning that aims to realize the prosperity evenly. In the concept of BaitulMaal, it is a balanced budget. The concept that emphasizes the balance between the budget accepted by the budget issued. Thus, Islam allows the debtor but does not recommend. In the management of State finances, the Messenger as the leader is always trying to implement policies aimed at kemashlahatan of the Muslims. Abu Ubaid in Al-Amwal, who explained that the distribution of wealth in a fair and equitable should be based on the principles of good fiscal justice and perfect as possible. One of the biggest sources of funding over the financing of all government spending gained at this time is through taxes. In Indonesia, it is the backbone of the tax revenue of the State. Therefore, in order for tax not incriminating peng in the community than the Government of Indonesia to make related the poll rules. The existence of such a regulation is expected to appropriate tax proportional voting so that no one is harmed. Therefore, the Government of Indonesia sought to maintain the principle of fairness in the poll tax, namely by improving tax laws if found weaknesses in it. However, improvements for the sake of improvement Government Indonesia has done is not bearing fruit, even saw unfairly. So from this, it takes an alternative rule that can manifest justice in society. This research uses a type of research literature (library research) with the theoretical approach. This research study using the method of analysis and critique of the study research. This research using primary and secondary data. Methods of data analysis, using inductive techniques descriptive. The results of this research is the essence of thought Abu Ubaid on managing the finances of the State. This can be substantiated after review paradigm revenue from public ownership and State As like, sadaqah, kharaj, ' fa'i, ursy and khumus zakat, Jizya, and others that are tied to the halal-haram defined by Sharia law. Keywords: Management Of Public Finances Of Abu Ubayd, Baitul Maal
Comparative Study Of Islamic Economic Law And The Capitalist Tesa Mellina; Mohammad Ghozali
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.654 KB) | DOI: 10.30984/jis.v16i2.640

Abstract

The implementation ofthe capitalist system has eliminated the Islamic values in economic practice. After the financial crisis hit the world, the capitalist system reaped many questions and its greatnessbegins to be doubted. The capitalist system implementationprecisely creates new problems in the economy. The concept of individualism which is the main key in capitalist practice only creates economic injustice and misery of the poor. The only economic theory that is expected as a light in dealing with economic problems is an economic system that is able to create justice,the welfare of all parties and blessings both the world and the hereafter. The theory is the Islamic economics which in practice is inseparable from Islamiceconomic law. Islamic economic law that underlies the Islamic economic system is totally different from the capitalist economic system.Keywords: Islamic Economic Law; Islamic economics; Capitalist Economy
The Effectiveness of PNPM-SPP Program on Society Welfare: Islamic Economic Perspective Tesa Mellina; Mohammad Ghozali
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.834 KB) | DOI: 10.30984/jis.v17i1.641

Abstract

Economic activities in rural areas are still dominated by micro business sectors. The majority of business agents are women who are always constrained by capital in economic activities. Though capital is one of the most important elements in moving the economy in a rural area. Limited capital can prevent creativity in business development. Looking at the facts, people should be able to get capital easily. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat is a national integrated poverty reduction program and is a community empowerment program launched by the government. PNPM in one of its programs facilitates the community in Obtaining additional capital by providing a capital loan for women who have a business, namely Simpan Pinjam Perempuan (SPP) program. This study aims to determine the effectiveness of Simpan Pinjam Perempuan (SPP) program and the Islamic economic perspective of the SPP program in an effort to prosper the Cantuk Banyuwangi community. The variables used to measure the effectiveness of the SPP program are the variables of achieving goals, integration, real change, and satisfaction. Program effectiveness is the dependent variable. The study was conducted on 80 SPP lenders. The selection of respondents was by Sampling Cluster method. As for the data processing, the data was done by quantitative statistical analysis method and used a qualitative descriptive method for analyzing qualitative analysis data. Based on the research, the results showed that the effectiveness of the SPP program in Cantuk Banyuwangi Village was very effective with a percentage of 93.3%.
The Role of Work Ethic in Human Life Mohammad Ghozali; Hamid Fahmy Zarkasyi; Kurnia Firmanda Jayanti; Yunita Wulandari
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 2, No 3 (2019): Proceedings of the 5th International Conference of Project Management (ICPM) Yog
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v2i3.675

Abstract

The purpose of this study is to examine the role of work ethic in human life. Work ethic is a fundamental thing that can determine a person's behavior in meeting their needs. This study found an analysis of the relationship between work ethic, economic values and value systems in Islam. The method of this study is a qualitative method that combines observation, interviews, and documentation related to work ethic. This study is suggested and expected to researchers in developing research on work ethics, especially in relation to economic values.
Co-Authors A'yun Nadhira Abdul Hafidz Bin Zaid Achadiyani Adinda Muftiviany Nur Jamilah Affrizal Berryl Dewantara Afifah, Isyna Ahmad Zakky Nasyiruddin Ahmat Muzaeni Arif Effendi Akhmad Novandi Nurtajuddin Akmal Hibatullah Ramadhan Amatullah Nur Afifah Ana Sopanah, Ana Andi Triyawan Andy Kurniawan Annas, Muhamad Annisa Silvi Kusumastuti Annisa Silvi Kusumastuti Anwar Fatoni As Saif Miftahul Husain Badria Nur Lailina Ulfa Bashari, Muhammad Hasan Budi Ispriyarso Daud Sukoco Devid Frastiawan Amir Sup Eko Fuji Ariyanto Hamid Fahmy Zarkasyi Hendri Setyo Wibowo Ika Prastyaningsih Imam Kamaluddin Iman Nur Hidayat Intan Muthoharoh Isyna Afifah Iza Hanifuddin Khusniati Rofiah Kurnia Firmanda Jayanti Lukman Hakim Luluk Wahyu Roficoh Luluk Wahyu Roficoh M. Ali Zi Khafid M. Ali Zi Khafid Maharani Pradnya Paramita Mohamad Andi Syamsul Maula Mohammad Syifaurrosyidin Muhamad Fajar Pramono Muhamad Muhamad Muhamad Said Muhammad Abdul Aziz Muhammad Irkham Firdaus Muhammad Tamliqon Muhammad Ulul Azmi Mulyono Jamal Mushlih Candrakusuma Nabila Zatadini Nadjwa Zamalek Dalimoenthe Norazzah Binti Kamri Nur Azizah Latifah Nur Ramadani Meliani Syukri Nurmayunita Nurmayunita putri alyumnah Putri Halleyana Rahman Resi Handayani ria khoirunnisa Ria Khoirunnisa ria khoirunnisa Rofifa Dhia 'Athifa Rofifa Dhia ‘Athifa Rohul Akbar Soritua Ahmad Ramdani Harahap Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsuri Syamsuri Syofi Aruni Mafaza Tajul Arifin Tesa Mellina Tesa Mellina Tryas Titi Sari Umar Ma’ruf Vina Fithriana Wibisono Wahyu Nugroho Wahyu Nugroho Wahyudi Bakri Yoanda Syah Putra Yuni Susanti Pratiwi Yunita Wulandari Yunita Wulandari Yusi Septa Prasetia Zahro’, Khurun’in Zulfatus Sa’diah Zulfi Dian As Salam