p-Index From 2021 - 2026
6.735
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Jurnal Ilmiah Kebidanan Journal of Health Sciences Jurnal Kesehatan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Community Empowerment Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Abdi Panca Marga Journal of Oral Health Care Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Media Bina Ilmiah Journal of Public Health Sciences MIMBAR INTEGRITAS Jikom: Jurnal Informatika dan Komputer Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Community Service Consortium Jurnal Multidisiplin West Science International Journal of Health and Information System (IJHIS) Jurnal Abdimas Jatibara Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan MEJORA Jurnal Medis Umum Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat tentang Data Resume Medis Kelurahan Jumputrejo Djamaludin, Rachmad; Sutha, Diah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v5i1.3358

Abstract

Good medical resume data management is one of the important indicators in health services, because the data functions as a concise document that supports medical and administrative decision-making. However, low public health literacy often leads to inaccurate information contained in the data. This community service activity aims to improve public health literacy about medical resume data in Jumputrejo Village, Sukodono District, Sidoarjo Regency. The method used is Community-Based Participatory Research (CBPR) with an action research approach. Case studies are used as an instrument to understand the needs and obstacles of the community regarding filling in medical resume data. This activity was carried out in several stages, including socialization, focus group discussions, simulations, and evaluations through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed an increase in public health literacy, marked by an increase in public understanding from 35% before the activity to 82% after the activity. In addition, the community showed active involvement in discussion and simulation sessions, which helped reduce concerns regarding the privacy and security of medical data. This activity also succeeded in encouraging the community to be more aware of the importance of medical resume data in supporting optimal health services. In conclusion, the community-based education approach is effective in improving public health literacy related to medical resume data. Recommendations for the sustainability of this program are the involvement of local health cadres in supporting community education on an ongoing basis.
Analisis Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik dengan Metode DOQ-IT: Narrative Review Putra, Aji Wahyu; Sutha, Diah Wijayanti
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v10i2.1833

Abstract

By digitizing and integrating patient data, the Electronic Medical Records (EMR) initiative aims to increase the effectiveness and caliber of healthcare services. Using the DOQ-IT method, which encompasses a comprehensive evaluation of organizational support, change management, human resource competency, and technology infrastructure, this study seeks to assess Indonesia's preparedness for EMR implementation. This study reviews ten pertinent journals using a narrative review methodology. The analysis's findings indicate that a number of obstacles still stand in the way of Indonesia's EMR implementation preparedness, including inadequate infrastructure in rural regions, inadequate health worker training, reluctance to adapt, and a lack of specialized funding. However, the findings show that health facilities with strong managerial support and ongoing training programs have a better level of readiness. The DOQ-IT method has proven effective in providing a comprehensive picture of organizational readiness, although its implementation requires adaptation to the local context. By overcoming these obstacles through policy development, improving the competency of health workers, and improving infrastructure, comprehensive EMR implementation in Indonesia can be achieved.
Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Dengan Pendekatan Doctor’s Office Quality Information Technology (Doq-It) Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Tk III Brawijaya 2023 Arianti, Kencana Indah; Wahyuni, Titin; Sutha, Diah Wijayanti; Puspadewi, Intan
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24770

Abstract

Rumah Sakit TK III Brawijaya masih belum menjalankan RME di unit rawat inap secara menyeluruh. Rencana strategis kementrian kesehatan 2020-2024 menyampaikan sasaran strategis yang akan dicapai pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang bermutu Adapun tujuan penelitian adalah menilai kesiapan Rumah Sakit TK III Brawijaya dalam menerapkan RME menggunakan metode DOQ-IT (training, culture, leadership, & infrastructure). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil secara keseluruhan (aspek SDM budaya kerja organisasi, tatakelola kepemimpinan, & infrastructure) total skor yang diperoleh yaitu 94,6 dalam kategori sangat siap. Maka dapat disimpulkan dari keempat aspek tersebut Rumah Sakit TK III Brawijaya berada pada kategori sangat siap dalam menerapkan RME. Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) sudah mulai diterapkan di beberapa kota di Indonesia. DOQ-IT merupakan instrument sejak 2009 sudah dikembangkan oleh MASSPRO yang mendesain aspek-aspek yang dinilai pada pengukuran kesiapan dalam implementasi RME. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrument DOQ-IT dalam Bahasa Indonesia yang kemudian disusun ke dalam bentuk desain kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian didapatkan aspek yang mempengaruhi kesiapan implementasi RKE yaitu aspek penyelarasan organisasi dan kapasitas organisasi. Pada uji validitas keseluruhan item valid (r hitung > r tabel) dan uji reliabilitas kuesioner dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,938 dinyatakan reliabel.
Analisis Kelengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Inap: Narrative Review Triesnawati, Dina Alriani; Munasri, Eka; Elyas, Mochammad; Safrudin, M.; Hendrawan, Oky; Abdullah, Putri Miranti; Sutha, Diah Wijayanti; Nugraha, Dendy Bachtiar
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3038

Abstract

Kelengkapan rekam medis merupakan indikator penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan, efektivitas komunikasi antar tenaga kesehatan, pemenuhan aspek legal, serta kelancaran proses klaim pembiayaan. Namun, ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di berbagai rumah sakit. narative review ini bertujuan untuk menganalisis temuan penelitian tahun 2020-2025 terkait tingkat kelengkapan rekam medis rawat inap, komponen yang paling sering tidak lengkap, serta faktor penyebab dan rekomendasi perbaikan. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil review menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan rekam medis sangat bervariasi, dengan rentang 56,2% hingga 100%. Komponen yang paling sering tidak lengkap meliputi informed consent, autentifikasi petugas, laporan tindakan, dan resume medis. Faktor penyebab dominan adalah keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pengetahuan dan motivasi petugas, belum optimalnya implementasi SOP, serta kurangnya monitoring dan supervisi. Upaya perbaikan yang direkomendasikan meliputi peningkatan pelatihan, penegakan SOP, penambahan SDM, peningkatan sarana prasarana, serta evaluasi rutin terhadap pengisian rekam medis. Review ini menegaskan pentingnya manajemen rekam medis yang terstruktur untuk meningkatkan mutu pelayanan dan pemenuhan aspek legal di rumah sakit.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Indonesia: Literatur Review Sari, Ayu Nofita; Abdullah, Putri Miranti; Ohoiwutun, Tracy Cathleen; Sutha, Diah Wijayanti; Fatikah Sari, Rima Vindi; Roslinawati, Natasya; Maulina, Shinta; Setyawijaya, Laudya Aurel; miranti, putri
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan naratif-tematik. Database yang digunakan yaitu Google Scholar dan Garuda periode 2021-2024, dengan menganalisis implementasi SIMRS dalam konteks Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang kewajiban penerapan Rekam Medis Elektronik. Dari 247 artikel yang ditemukan, peneliti memilih 8 artikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan tiga faktor utama yang mempengaruhi implementasi SIMRS yaitu infrastruktur teknologi yang diidentifikasi dalam 37,5% artikel meliputi ketersediaan perangkat keras, jaringan internet, dan alokasi anggaran; sumber daya manusia yang muncul dalam 100% artikel mencakup kompetensi, pelatihan, dan kedisiplinan pengguna; serta manajemen organisasi yang ditemukan dalam 75% artikel meliputi standar operasional prosedur, dukungan manajemen, dan sistem reward-punishment. Tinjauan literatur mengidentifikasi bahwa kualitas informasi dan kualitas sistem merupakan faktor teknologi yang memiliki hubungan kuat dengan kepuasan pengguna SIMRS. Keberhasilan implementasi SIMRS memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan kesiapan infrastruktur, pengembangan kapasitas SDM berkelanjutan, dan komitmen manajemen puncak dengan kebijakan operasional yang jelas.
Analisis Rekam Medis Elektronik dengan Metode PIECES: Narrative Review Adhawiyah, Robiatul; Sutha, Diah Wijayanti; Nayara, Muhammad Ravanza; Aifa' Zahra, Dhiya Nabilla; Ardiyanto , Krisna Tri; Hayati, Faidlotin; Nazira, Ayu; Saputra, Fauzi; sutha, diah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i01.3082

Abstract

Rekam Medis Elektronik (EMR) merupakan komponen penting dari sistem informasi kesehatan, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan keselamatan pasien. Dengan menggunakan metode PIECES, yang mencakup aspek Kinerja, Efisiensi, dan Layanan, studi ini berupaya menilai efektivitas implementasi EMR. Sembilan jurnal terkait ditinjau menggunakan metodologi tinjauan naratif. Temuan analisis menunjukkan bahwa berbagai masalah masih ada dalam implementasi, yang memerlukan analisis sistematis. Namun, implementasi EMR masih menghadapi berbagai kendala, khususnya terkait dengan stabilitas sistem dan infrastruktur teknologi yang terbatas di daerah terpencil, entri data yang tidak lengkap, kebutuhan akan investasi awal yang besar, dan potensi risiko keamanan data. Metode PIECES telah terbukti efektif dalam menganalisis kelebihan dan kekurangan implementasi EMR dan dapat berfungsi sebagai dasar untuk meningkatkan dan mengembangkan sistem EMR di fasilitas kesehatan.
Analisis Rekam Medis Elektronik dengan Metode PIECES: Narrative Review Adhawiyah, Robiatul; Sutha, Diah Wijayanti; Nayara, Muhammad Ravanza; Aifa' Zahra, Dhiya Nabilla; Ardiyanto , Krisna Tri; Hayati, Faidlotin; Nazira, Ayu; Saputra, Fauzi; sutha, diah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i01.3082

Abstract

Rekam Medis Elektronik (EMR) merupakan komponen penting dari sistem informasi kesehatan, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan keselamatan pasien. Dengan menggunakan metode PIECES, yang mencakup aspek Kinerja, Efisiensi, dan Layanan, studi ini berupaya menilai efektivitas implementasi EMR. Sembilan jurnal terkait ditinjau menggunakan metodologi tinjauan naratif. Temuan analisis menunjukkan bahwa berbagai masalah masih ada dalam implementasi, yang memerlukan analisis sistematis. Namun, implementasi EMR masih menghadapi berbagai kendala, khususnya terkait dengan stabilitas sistem dan infrastruktur teknologi yang terbatas di daerah terpencil, entri data yang tidak lengkap, kebutuhan akan investasi awal yang besar, dan potensi risiko keamanan data. Metode PIECES telah terbukti efektif dalam menganalisis kelebihan dan kekurangan implementasi EMR dan dapat berfungsi sebagai dasar untuk meningkatkan dan mengembangkan sistem EMR di fasilitas kesehatan.
Implementasi RME Melalui Pengembangan Model Intelligence Quotient Guna Meningkatkan Mutu Rumah Sakit Faida, Eka Wilda; Saadah, Alfina Aisatus; Sutha, Diah Wijayanti; Ali, Amir; Haryono, Hendri
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 7 No 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v7i1.6559

Abstract

The main challenges in developing a national health data system in Indonesia include the fact that more than 80% of healthcare facilities remain undigitalized, data fragmentation, and limited regulations on data standardization and interoperability, which are not yet aligned with the Ministry of Health’s 2024 mandate. Fulfilling this mandate requires continuous and real-time access to medical records, as well as data completeness, consistency, accuracy, and the prevention of work duplication among Electronic Medical Record (EMR) users. Intelligence Quotient (IQ), encompassing intellectual, emotional, and spiritual intelligence, significantly influences employee performance and hospital quality. This study aims to develop an IQ model using the End User Computing Satisfaction (EUCS) approach to measure job satisfaction and performance in hospitals. Data were collected through a cross-sectional questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) and Importance Performance Matrix Analysis (IPMA). The results show that IQ has a direct effect on net benefits and an indirect effect through EUCS and satisfaction, with an R-square value of 71% for satisfaction, indicating a strong influence. Efforts to enhance IQ should focus on improving problem-solving abilities, self-awareness, self- and relationship management, flexibility, resilience, and adherence to regulations.
Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Instalasi Rawat Inap RSIA IBI Surabaya Afandi, Annisa Damayanti; Sutha, Diah Wijayanti; Sulistyoadi; Imani, Fardhan
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v13i3.526

Abstract

Permenkes No. 24 of 2022 concerning the use of RME which is already mandatory in all health facilities. This study aims to analyze the readiness of the application of electronic medical records using the DOQ-IT method in inpatient installations. This type of research is quantitative analytic with the Spearman correlation test using a research instrument in the form of a questionnaire. A total of 19 populations were used in this study and purposive sampling was applied as a sampling technique by determining 15 samples to be used. The research variables used in this study are organizational culture, human resources, infrastructure, and leadership governance. It can be concluded from the results of the study that the readiness of the human resources sector obtained an average score of 19.7, with a fairly ready category, the readiness of the organizational work culture sector obtained an average score of 42.9, with a very ready category, the readiness of the leadership governance sector obtained an average score of 32.1, with a very ready category, the readiness of the infrastructure sector obtained an average score of 15.9, with a very ready category. All aspects are very ready to implement electronic medical records. Based on the total average score obtained of 110.6, it can be concluded that RSIA IBI Surabaya officers have a high level of readiness in implementing RME and are classified as very ready.  Keywords: Readiness, Electronic Medical Records, DOQ-IT, Hospitalization, Hospital.
Digital Health Literacy and Health Information Seeking Behavior among Adolescents in Indonesia Sutha, Diah Wijayanti; Christine; Novianti, Siti; Solihin, Asri Handayani
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 14 No. SI1 (2026): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V14.ISI1.2026.1-7

Abstract

Background: The widespread use of the internet among adolescents has transformed how they access health information. However, the abundance of unverified online content poses risks for individuals who lack the skills to assess its credibility. Digital health literacy is therefore essential for enabling adolescents to seek, evaluate, and use health information responsibly. Objectives: This study examined the relationship between digital health literacy and health information–seeking behavior among Indonesian adolescents, providing empirical evidence to inform digital health promotion strategies. Methods: A cross-sectional analytic study was conducted with 524 adolescents aged 12–19 years from five provinces in Indonesia. Data were collected using an online questionnaire comprising the eHealth Literacy Scale (eHEALS) and a Health Information–Seeking Behavior (HISB) instrument developed by the researchers. Descriptive statistics were used to profile respondents, and Spearman’s rank correlation was applied to assess the relationship between variables. Results: Overall, 38.2% of adolescents demonstrated high, 46.7% moderate, and 15.1% low digital health literacy. Adolescents with higher literacy levels exhibited more active and critical health information–seeking behavior, including more frequent use of credible sources, information verification, and appropriate application of information in decision-making. A significant positive correlation was found between digital health literacy and health information–seeking behavior (ρ = 0.307; p = 0.007), indicating that digital health literacy substantially influences adolescents’ engagement with online health information. Conclusion: Digital health literacy plays an important role in shaping adolescents’ health information–seeking behavior. Strengthening digital health literacy should be prioritized in health promotion initiatives targeting young populations in the digital era.
Co-Authors Abdullah, Putri Miranti Adhawiyah, Robiatul Afandi, Annisa Damayanti Agung Pratama, Arsa Agustin Dwi Syalfina Aida Patirony, Dinda Aifa' Zahra, Dhiya Nabilla Alfina Aisatus Saadah Ali, Amir Amanda, Ayu Carissa Ambag, Silvia Catalan Anderson, Achmad Satria Yudhistira Andopa, Yosiandi Andriyana, Alma Anif Prasetyorini Anif Prasetyorini Aprilia, Britney Rindu Ardiyanto , Krisna Tri Arianti, Kencana Indah Arie, Della Ananda Lutfiah Ariyanto, Okky Sandi Arta, I Gusti Aryo Kuncoro Asharudin, Ahmad Aulia Sulthan Hidayatullah Azundha Rahmadani Caesarianty, Intan Agung Pratiwi Cahyani, Mustika Bagus Christine Christine Christine Christine Christine Djamaludin, Rachmad Drastyana, Serlly Frida Dwi Oktavia, Sandra Dwi Prasetyo Eka Fitri Candra Kirana, Aulia Eka Wilda Faida Elyas, Mochammad Falah, Fardhan Fatikah Sari, Rima Vindi Firdaus, Abidatu Zahrotul Hariono, Rafky Prasetya Haryono, Hendri Hassannah, Adila Hayati, Faidlotin Hendrawan, Oky Hidayatullah, Aulia Sulthan Ian Rahmadhani Imani, Fardhan Januarika, Satria Kadar Ramadhan Kamil, Syifa' Salma Aulia Kartika, Ria Chandra Khair, Yudi Jamiatul Laila, Magda Iftitah Khusful Lembayun, Dita Aulia Putri Lestari, Dania Puji Listiawan, Nadhila Mahdali, Yahya Marini, Rin Masyfufah, Lilis Maulina, Shinta Mega, Adhella Eria miranti, putri Mohammad Yusuf Setiawan Muhadi, Muhadi Mukharama, Kusnul Aula Munasri, Eka Nathratul Ayeshah Binti Zulkifli Nayara, Muhammad Ravanza Nazira, Ayu Nikmah, Nur Hidayatul Ningrum, Listiana Dewi Widya Novana, Firnalia Ellen Novianti, Siti Nudji, Bambang Nugraha, Dendy Bachtiar Nur Hidayatul Nikmah Nur lina Nurfadilla, Destiani Irma Ohoiwutun, Tracy Cathleen Pangestu, RB. Mochammad Tahta Prasetyawan, Reynaldo Prawiryanto, Ody Mustafa Pribadi, Maylina Surya Wirawati Prihartanti, Niken Grah Pujanggi, Waffa Kesa Andin Puryanti Puspadewi, Intan Putra, Aji Wahyu Putra, Yunior Bimasekti Putri Aulia, Farady Qamariyah, Selviatuul Qurrotu Aini, Dwi Rafidzal, Muhammad Aqila Rahayu, Shella Nanda Tri Rahmawati, Andini Yunita Rahmawati, Ayu Isnaini Rifa, Muhammad Fadkhan Rizky, M.Risya Romadhon, Mohammad Syaifullah Anam Roslinawati, Natasya Safara, Dian Safrudin, M. Salshabilla Fitri Saptya, Shavira Saputra, Fauzi Sari, Ayu Nofita Serlly Frida Drastyana Setiawan, Mohammad Yusuf Setyawijaya, Laudya Aurel Silvia Catalan Ambag Sitepu, Ariko Siti Novianti Solihin, Asri Handayani Sulistyoadi Sulistyoadi, Sulistyoadi Susilarti Susilarti Syafanny, Lutfiah Dwi Amanda Syafira Nulia Ta’adi Ta’adi Titin Wahyuni Triesnawati, Dina Alriani Trijulianto, Andri Wahuningtyas, Ananda Desinta Widi Astuti Yanuarika, Satria Yulianita, Novi Eka Yunita, Priscilia Nanda Zawza Firdausi Ramadhani, Azzrinita