p-Index From 2021 - 2026
6.864
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Jurnal Ilmiah Kebidanan Journal of Health Sciences Jurnal Kesehatan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Community Empowerment Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Abdi Panca Marga Journal of Oral Health Care Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Media Bina Ilmiah Journal of Public Health Sciences MIMBAR INTEGRITAS Jikom: Jurnal Informatika dan Komputer Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Community Service Consortium Jurnal Multidisiplin West Science International Journal of Health and Information System (IJHIS) Jurnal Abdimas Jatibara Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan MEJORA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Medis Umum Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Dengan Pendekatan Doctor’s Office Quality Information Technology (Doq-It) Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Tk III Brawijaya 2023 Arianti, Kencana Indah; Wahyuni, Titin; Sutha, Diah Wijayanti; Puspadewi, Intan
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24770

Abstract

Rumah Sakit TK III Brawijaya masih belum menjalankan RME di unit rawat inap secara menyeluruh. Rencana strategis kementrian kesehatan 2020-2024 menyampaikan sasaran strategis yang akan dicapai pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang bermutu Adapun tujuan penelitian adalah menilai kesiapan Rumah Sakit TK III Brawijaya dalam menerapkan RME menggunakan metode DOQ-IT (training, culture, leadership, & infrastructure). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil secara keseluruhan (aspek SDM budaya kerja organisasi, tatakelola kepemimpinan, & infrastructure) total skor yang diperoleh yaitu 94,6 dalam kategori sangat siap. Maka dapat disimpulkan dari keempat aspek tersebut Rumah Sakit TK III Brawijaya berada pada kategori sangat siap dalam menerapkan RME. Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) sudah mulai diterapkan di beberapa kota di Indonesia. DOQ-IT merupakan instrument sejak 2009 sudah dikembangkan oleh MASSPRO yang mendesain aspek-aspek yang dinilai pada pengukuran kesiapan dalam implementasi RME. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrument DOQ-IT dalam Bahasa Indonesia yang kemudian disusun ke dalam bentuk desain kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian didapatkan aspek yang mempengaruhi kesiapan implementasi RKE yaitu aspek penyelarasan organisasi dan kapasitas organisasi. Pada uji validitas keseluruhan item valid (r hitung > r tabel) dan uji reliabilitas kuesioner dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,938 dinyatakan reliabel.
Analisis Kelengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Inap: Narrative Review Triesnawati, Dina Alriani; Munasri, Eka; Elyas, Mochammad; Safrudin, M.; Hendrawan, Oky; Abdullah, Putri Miranti; Sutha, Diah Wijayanti; Nugraha, Dendy Bachtiar
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3038

Abstract

Kelengkapan rekam medis merupakan indikator penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan, efektivitas komunikasi antar tenaga kesehatan, pemenuhan aspek legal, serta kelancaran proses klaim pembiayaan. Namun, ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di berbagai rumah sakit. narative review ini bertujuan untuk menganalisis temuan penelitian tahun 2020-2025 terkait tingkat kelengkapan rekam medis rawat inap, komponen yang paling sering tidak lengkap, serta faktor penyebab dan rekomendasi perbaikan. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil review menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan rekam medis sangat bervariasi, dengan rentang 56,2% hingga 100%. Komponen yang paling sering tidak lengkap meliputi informed consent, autentifikasi petugas, laporan tindakan, dan resume medis. Faktor penyebab dominan adalah keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pengetahuan dan motivasi petugas, belum optimalnya implementasi SOP, serta kurangnya monitoring dan supervisi. Upaya perbaikan yang direkomendasikan meliputi peningkatan pelatihan, penegakan SOP, penambahan SDM, peningkatan sarana prasarana, serta evaluasi rutin terhadap pengisian rekam medis. Review ini menegaskan pentingnya manajemen rekam medis yang terstruktur untuk meningkatkan mutu pelayanan dan pemenuhan aspek legal di rumah sakit.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Indonesia: Literatur Review Sari, Ayu Nofita; Abdullah, Putri Miranti; Ohoiwutun, Tracy Cathleen; Sutha, Diah Wijayanti; Fatikah Sari, Rima Vindi; Roslinawati, Natasya; Maulina, Shinta; Setyawijaya, Laudya Aurel; miranti, putri
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan naratif-tematik. Database yang digunakan yaitu Google Scholar dan Garuda periode 2021-2024, dengan menganalisis implementasi SIMRS dalam konteks Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang kewajiban penerapan Rekam Medis Elektronik. Dari 247 artikel yang ditemukan, peneliti memilih 8 artikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan tiga faktor utama yang mempengaruhi implementasi SIMRS yaitu infrastruktur teknologi yang diidentifikasi dalam 37,5% artikel meliputi ketersediaan perangkat keras, jaringan internet, dan alokasi anggaran; sumber daya manusia yang muncul dalam 100% artikel mencakup kompetensi, pelatihan, dan kedisiplinan pengguna; serta manajemen organisasi yang ditemukan dalam 75% artikel meliputi standar operasional prosedur, dukungan manajemen, dan sistem reward-punishment. Tinjauan literatur mengidentifikasi bahwa kualitas informasi dan kualitas sistem merupakan faktor teknologi yang memiliki hubungan kuat dengan kepuasan pengguna SIMRS. Keberhasilan implementasi SIMRS memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan kesiapan infrastruktur, pengembangan kapasitas SDM berkelanjutan, dan komitmen manajemen puncak dengan kebijakan operasional yang jelas.
Implementasi RME Melalui Pengembangan Model Intelligence Quotient Guna Meningkatkan Mutu Rumah Sakit Faida, Eka Wilda; Saadah, Alfina Aisatus; Sutha, Diah Wijayanti; Ali, Amir; Haryono, Hendri
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 7 No 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v7i1.6559

Abstract

The main challenges in developing a national health data system in Indonesia include the fact that more than 80% of healthcare facilities remain undigitalized, data fragmentation, and limited regulations on data standardization and interoperability, which are not yet aligned with the Ministry of Health’s 2024 mandate. Fulfilling this mandate requires continuous and real-time access to medical records, as well as data completeness, consistency, accuracy, and the prevention of work duplication among Electronic Medical Record (EMR) users. Intelligence Quotient (IQ), encompassing intellectual, emotional, and spiritual intelligence, significantly influences employee performance and hospital quality. This study aims to develop an IQ model using the End User Computing Satisfaction (EUCS) approach to measure job satisfaction and performance in hospitals. Data were collected through a cross-sectional questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) and Importance Performance Matrix Analysis (IPMA). The results show that IQ has a direct effect on net benefits and an indirect effect through EUCS and satisfaction, with an R-square value of 71% for satisfaction, indicating a strong influence. Efforts to enhance IQ should focus on improving problem-solving abilities, self-awareness, self- and relationship management, flexibility, resilience, and adherence to regulations.
Digital Health Literacy and Health Information Seeking Behavior among Adolescents in Indonesia Sutha, Diah Wijayanti; Christine; Novianti, Siti; Solihin, Asri Handayani
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 14 No. SI1 (2026): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V14.ISI1.2026.1-7

Abstract

Background: The widespread use of the internet among adolescents has transformed how they access health information. However, the abundance of unverified online content poses risks for individuals who lack the skills to assess its credibility. Digital health literacy is therefore essential for enabling adolescents to seek, evaluate, and use health information responsibly. Objectives: This study examined the relationship between digital health literacy and health information–seeking behavior among Indonesian adolescents, providing empirical evidence to inform digital health promotion strategies. Methods: A cross-sectional analytic study was conducted with 524 adolescents aged 12–19 years from five provinces in Indonesia. Data were collected using an online questionnaire comprising the eHealth Literacy Scale (eHEALS) and a Health Information–Seeking Behavior (HISB) instrument developed by the researchers. Descriptive statistics were used to profile respondents, and Spearman’s rank correlation was applied to assess the relationship between variables. Results: Overall, 38.2% of adolescents demonstrated high, 46.7% moderate, and 15.1% low digital health literacy. Adolescents with higher literacy levels exhibited more active and critical health information–seeking behavior, including more frequent use of credible sources, information verification, and appropriate application of information in decision-making. A significant positive correlation was found between digital health literacy and health information–seeking behavior (ρ = 0.307; p = 0.007), indicating that digital health literacy substantially influences adolescents’ engagement with online health information. Conclusion: Digital health literacy plays an important role in shaping adolescents’ health information–seeking behavior. Strengthening digital health literacy should be prioritized in health promotion initiatives targeting young populations in the digital era.
Mapping Industrial Performance in Environmental Management in East Java Using Geographic Information Systems (GIS) Serlly Frida Drastyana; Anif Prasetyorini; Mohammad Yusuf Setiawan; Diah Wijayanti Sutha; Puryanti; Silvia Catalan Ambag; Christine
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v18i1.2026.63-71

Abstract

Introduction: Spatial analysis of industrial environmental performance data is necessary for optimizing industrial sites, mitigating environmental risks, enhancing environmental performance, minimizing adverse effects, and promoting industrial sustainability. This study aims to map the environmental performance of industry and its effect on water quality and the incidence of diarrhea in East Java Province, Indonesia. Methods: This research was observational and used secondary data. The population and sample of this study were all 38 districts and cities in East Java Province. The study was conducted from June to September 2025. This study utilized the Global Positioning System (GPS) to collect data, namely coordinate points based on the addresses of industries or companies in East Java. Coordinates were colored blue, green, or red according to the industrial environmental performance rating (PROPER). The data analysis in this study used linear regression and a spatial autocorrelation approach in ArcGIS. Results and Discussion: The data of performance in environmental management of companies for 2022–2023 for regencies or cities in East Java showed that the industries included in the PROPER assessment were mostly from Sidoarjo, Pasuruan, and Gresik. The red PROPER ratings were most prevalent in Gresik, Sidoarjo, and Surabaya, while the blue PROPER ratings were most prevalent in Pasuruan, Sidoarjo, and Gresik. Conclusion: There is a spatial effect on the distribution of the number of red proper in East Java province. And a significant correlation was found between the red PROPER rating and the number of diarrhea cases per district/city in East Java province.
PENYULUHAN PREEKLAMPSI PADA WANITA HAMIL DI PUSKESMAS SUKODONO SIDOARJO Saadah, Alfina Aisatus; Setiawan, Mohammad Yusuf; Sutha, Diah Wijayanti
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 2 (2025): Periode Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i2.6301

Abstract

Preeclampsia accounts for approximately 58.1% of the 585,000 maternal deaths that occur worldwide each year during pregnancy and childbirth, while eclampsia ranks as the second leading cause of maternal death, accounting for 26.9% of cases in 2012 and 27.1% in 2013. This community service project aimed to increase knowledge and awareness regarding preeclampsia among health cadres at the Sukodono Sidoarjo Public Health Center. The activity was carried out through counseling sessions as the main method of community education. The target participants were posyandu cadres who play a vital role in maternal and child health promotion. Based on data obtained from pre-test and post-test questionnaires, participants’ comprehension levels prior to counseling were 22% in the good category, 61% sufficient, and 17% poor. After the counseling, the results showed a significant improvement, with 76% of participants in the good category, 24% sufficient, and 0% poor. These findings indicate that counseling activities effectively improved cadres’ understanding of preeclampsia. Strengthening cadre knowledge through continuous education is essential to help reduce maternal and infant mortality rates.
TINJAUAN LITERATUR IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Anderson, Achmad Satria Yudhistira; Aprilia, Britney Rindu; Rifa, Muhammad Fadkhan; Qamariyah, Selviatuul; Andopa, Yosiandi; Khair, Yudi Jamiatul; Sutha, Diah Wijayanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54334

Abstract

Transformasi digital kesehatan di Indonesia melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi kewajiban bagi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan dalam aspek penerimaan pengguna, kesiapan sumber daya manusia, dan stabilitas infrastruktur teknologi informasi. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengevaluasi implementasi RME menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar dan Garuda dengan rentang tahun publikasi 2020–2025. Dari hasil seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) dan persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) berpengaruh positif terhadap sikap dan minat perilaku tenaga kesehatan dalam menggunakan RME. Meskipun demikian, hambatan teknis seperti ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan server, dan kurangnya pelatihan masih menjadi tantangan utama dalam implementasi. Keberhasilan penerapan RME sangat bergantung pada sinergi antara sistem yang user-friendly, dukungan infrastruktur yang memadai, serta komitmen manajemen dalam mendukung transformasi digital kesehatan secara berkelanjutan.
PERAN KEPEMIMPINAN TRASFORMASIONAL DAN KONEKSI LEADER-MEMBER DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN DI RSUD DR. MOHAMAD SALEH KOTA PROBOLINGGO: THE ROLE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AND LEADER-MEMBER CONNECTIONS IN IMPROVING EMPLOYEE PERFORMANCE AT DR. MOHAMAD SALEH HOSPITAL, PROBOLINGGO CITY Aulia Sulthan Hidayatullah; Muhadi Muhadi; Diah Wijayanti Sutha
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v6i1.80

Abstract

Pada tahun 2022, terdapat beberapa indikator kinerja pada tiga perspektif balance scorecard RSUD Dr.Mohamad Saleh, yaitu perspektif pelanggan, proses bisnis internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran. Realisasi indikator kinerja yang belum mencapai target sebesar 29,8% atau 14 indikator kinerja dari 47 indikator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan Transformasional dan Leader Member Exchange (LMX) terhadap kinerja karyawan yang berdampak pada kinerja RSUD Dr. Mohamad Saleh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan tahapan uji regresi linear berganda. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling, melibatkan 76 responden dari setiap bidang dan bagian di RSUD Dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dan leader member exchange terhadap kinerja karyawan RSUD Dr. Mohamad Saleh. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Selain itu hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel kepemimpinan transformasional dan leader member exchange memengaruhi variabel kinerja sebesar 62,5%, sedangkan 37,5% lainya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pentingnya gaya kepemimpinan transformasional dan leader member exchange dalam meningkatkan kinerja karyawan di RSUD Dr. Mohamad Saleh.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO DI UNIT FILING RUMAH SAKIT RAHMAN RAHIM SIDOARJO: ANALYSIS OF RISK MANAGEMENT IN THE FILING UNIT OF RAHMAN RAHIM SIDOARJO HOSPITAL Nur Hidayatul Nikmah; Diah Wijayanti Sutha
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v6i1.81

Abstract

Fasilitas pelayanan di Rumah Sakit perlu melakukan manajemen resiko apabila ingin memberikan layanan kesehatan dengan kualitas yang baik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa manajemen resiko di ruang filing Rumah Sakit Rahman Rahim Sidoarjo. Pendekatan deskriptif dengan rancangan cross sectional digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian diantaranya yaitu: a) Faktor risiko fisik terdapat kebisingan karena letak nya berdekatan dengan Jalan Raya; b) Faktor risiko kimia menunjukkan tidak ada penulisan berkas rekam medis selain menggunakan tinta warna biru atau hitam; c) Faktor risiko biologi menunjukkan tidak ada sarang serangga dan rayap di unit filing; d) Faktor risiko ergonomi menunjukkan hasil ketidaknyamanan dengan tata letak pada unit filing; e) Faktor risiko stressor terdapat petugas yang merasa kesulitan dan mudah lelah saat melakukan pekerjaan; f) Faktor risiko kerusakan dokumen rekam medis terdapat kerusakan dikarenakan rak yg penuh; g) Faktor risiko keamanan adanya keamanan di unit filing berupa CCTV; h) Faktor risiko kebakaran menunjukkan tidak adanya risiko kebakaran di unit filing. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa kualitas faktor manajemen risiko akan berdampak pada layanan kesehatan dengan kualitas yang baik di ruang filing Rumah Sakit. Perbaikan pada fasilitas penunjang pelayanan perlu dilakukan sehingga menciptakan peningkatan kualitas pelayanan baik untuk pasien serta staf Rumah Sakit.
Co-Authors Abdullah, Putri Miranti Agustin Dwi Syalfina Ahmad Asharudin Aida Patirony, Dinda Alfina Aisatus Saadah Alfina Aisatus Saadah Ali, Amir Amanda, Ayu Carissa Ambag, Silvia Catalan Ananda Desinta Wahuningtyas Anderson, Achmad Satria Yudhistira Andopa, Yosiandi Andriyana, Alma Anif Prasetyorini Anif Prasetyorini Annisa Damayanti Afandi Aprilia, Britney Rindu Arianti, Kencana Indah Arie, Della Ananda Lutfiah Ariko Sitepu Ariyanto, Okky Sandi Arsa Agung Pratama Arta, I Gusti Aryo Kuncoro Aulia Sulthan Hidayatullah Azundha Rahmadani Caesarianty, Intan Agung Pratiwi Cahyani, Mustika Bagus Christine Christine Christine Christine Christine Christine Christine Djamaludin, Rachmad Drastyana, Serlly Frida Dwi Oktavia, Sandra Dwi Prasetyo Eka Fitri Candra Kirana, Aulia Eka Wilda Faida Elyas, Mochammad Fardhan Falah Fardhan Imani Fatikah Sari, Rima Vindi Firdaus, Abidatu Zahrotul Haryono, Hendri Hassannah, Adila Hendrawan, Oky Hidayatullah, Aulia Sulthan Ian Rahmadhani Januarika, Satria Kadar Ramadhan Kamil, Syifa' Salma Aulia Kartika, Ria Chandra Khair, Yudi Jamiatul Laila, Magda Iftitah Khusful Lembayun, Dita Aulia Putri Lestari, Dania Puji Lilis Masyfufah Listiawan, Nadhila Mahdali, Yahya Masyfufah, Lilis Maulina, Shinta Mega, Adhella Eria miranti, putri Mohammad Yusuf Setiawan Muhadi, Muhadi Mukharama, Kusnul Aula Munasri, Eka Nathratul Ayeshah Binti Zulkifli Nathratul Ayeshah Binti Zulkifli Niken Grah Prihartanti Nikmah, Nur Hidayatul Ningrum, Listiana Dewi Widya Novana, Firnalia Ellen Novianti, Siti Nudji, Bambang Nugraha, Dendy Bachtiar Nur Hidayatul Nikmah Nur lina Nurfadilla, Destiani Irma Ody Mustafa Prawiryanto Ohoiwutun, Tracy Cathleen Pribadi, Maylina Surya Wirawati Prihartanti, Niken Grah Pujanggi, Waffa Kesa Andin Puryanti Puspadewi, Intan Putra, Aji Wahyu Putra, Yunior Bimasekti Putri Aulia, Farady Qamariyah, Selviatuul Qurrotu Aini, Dwi Rafidzal, Muhammad Aqila Rafky Prasetya Hariono Rahayu, Shella Nanda Tri Rahmawati, Andini Yunita Rahmawati, Ayu Isnaini RB. Mochammad Tahta Pangestu Reynaldo Prasetyawan Rifa, Muhammad Fadkhan Rin Marini Rizky, M.Risya Romadhon, Mohammad Syaifullah Anam Roslinawati, Natasya Safara, Dian Safrudin, M. Salshabilla Fitri Saptya, Shavira Sari, Ayu Nofita Serlly Frida Drastyana Setiawan, Mohammad Yusuf Setyawijaya, Laudya Aurel Silvia Catalan Ambag Siti Novianti Siti Novianti Solihin, Asri Handayani Sulistyoadi Sulistyoadi, Sulistyoadi Susilarti Susilarti Syafanny, Lutfiah Dwi Amanda Syafira Nulia Ta’adi Ta’adi Titin Wahyuni Triesnawati, Dina Alriani Trijulianto, Andri Wahyuni, Titin Widi Astuti Yanuarika, Satria Yulianita, Novi Eka Yunita, Priscilia Nanda Zawza Firdausi Ramadhani, Azzrinita