Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus pada Lansia di Kelurahan Kota Matsum III Kota Medan Sumatera Utara Hildaini Fatma Tanjung; Des Suryani
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i3.11879

Abstract

Abstrak: Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit Diabete Melitus,dan gejala awal penyakit ini yang kurang disadari misalnya gejala sering minum, dan sering kencingdianggap suatu yang wajar,menyebabkan penderita penyakit ini sering berobat dengan gejala kerusakan multi organ. Hal ini menjadi foku permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah.Walau pemerintah sudah memberikan bantuan berupa kegiatan Program Kesehatan Lanjut Usia di setiap Provinsi namun partisipasi warga untuk memanfaatkannya masih kurang. Kegiatan KKN ini bertujuan memberikan penyuluhan pencegahan penyakit diabetes melitus yang dilaksanakan di Kelurahan Kota Matsum III. Medan, Sumatera Utara. Penyuluhan edukasi dan pencegahan penyakit diabetes melitus ini ditampilkan dalam bentuk presentasi Powerpoint, dimulai dari penjelasan dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya-jawab dengan masyarakat. Antusiasme masyarakat yang positif dari awal sampai akhir kegiatan berlangsung menunjukkan kegiatan ini cukup bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini dapat menambah pengetahuan masyarakat mengenai cara menghindari risiko penyakit DM.
Hubungan Tingkat Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi dan Dismenore pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara selama Masa Pandemi COVID-19 Khairunnisa Ariqah Sihombing; Muhammad Jalaluddin Assuyuthi Chalil; Aidil Akbar; Des Suryani
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v4i1.12711

Abstract

Abstrak: Pendahuluan: Stres fisik, mental, emosional, menyebabkan stres pada mahasiswi kedokteran. Stres akademik dan non-akademik merupakan faktor yang menjadi kontribusi meningkatnya tingkat stres pada mahasiswi. Mahasiswi dalam kelompok wanita usia reproduktif yang sudah menstruasi,memiliki  risiko untuk mengalami stress disebabkan Fakultas  Kedokteran memiliki lingkungan pembelajaran tuntutan yang tinggi dan penuh tekanan. Studi yang dilakukan di Arab Saudi tahun 2016 diperoleh sebuah korelasi positif terhadap tingkat stres dengan masalah menstruasi. Mahasiswi dengan tingkat stres yang tinggi mengalami peningkatan 2-8 kali mengalami dismenore. Masalah menstruasi seperti amenore (9,2%), dismenore (89,7), polimenore (13,2%), oligomenore (5,5%). Tingginya tingkat stress menjadi faktor risiko terjadinya gangguan siklus menstruasi dan dismenore. Metode: Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Purposive sampling sebanyak 95 responden. Data primer didapatkan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi dan dismenore. Hubungan tingkat stres gangguan siklus menstruasi menggunakan uji Fisher's Exact Test didapatkan hasil p=0.041 (p0.05) yang berarti ada hubungan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi. Hubungan tingkat stres dan Dismenore menggunakan uji Fisher's Exac Test didapatkan hasil p=0.005 (p0.05) yang berarti ada hubungan antara tingkat stres dengan dismenore. Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi dengan dismenore di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Edukasi Pencegahan Covid 19 Menyongsong New Normal Live dengan Pendekatan Kedokteran Islam pada Ibu- Ibu Salimah Deliserdang Medan Des Suryani; Elman Boy; Fadhilla Qudsi Ramadhani
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i2.5025

Abstract

Pandemi COVID 19 telah memberi dampak yang luas di seluruh dunia termasuk Indonesia dan Sumatera Utara khususnya, Penyebaran COVID 19 yang cepat disebabkan karena penularan dari orang ke orang melalui droplet, kurangnya pengetahuan menyebabkan masyarakat tidak peduli dengan pandemi ini, sementara dari medis korban tetap berjatuhan dan angka kejadian kasus makin meningkat. pendekatan agama mensyukuri nikmat allah pada struktur dan fungsi sistem pernafasan diharapkan dapat menyadarkan masyarakat bagaimana bersikap dalam menghadapi COVID 19 ini. Program pengabdian ini bertujuan untuk melakukan diseminasi temuan ilmiah terkini mengenai dampak COVID 19 terhadap kesehatan melalui program edukasi masyarakat yang ditargetkan pada ibu-ibu Salimah yang merupakan pemerhati keluarga dan anak di Deli Serdang, Edukasi disampaikan dalam bahasa Indonesia dan diikuti dengan diskusi bebas dengan peserta. Dampak program dinilai menggunakan kuesioner pra- dan pasca-intervensi. Analisis respon pra- penyuluhan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta tidak mengetahui cara pencegahan COVID 19, namun mereka setuju bahwa Menggunakan masker wajib untuk semua orang, analisis pasca edukasi menunjukkan adanya perubahan respon peserta. Disimpulkan bahwa program edukasi ini secara efektif memodifikasi sikap dan pengetahuan peserta mengenai risiko COVID 19 dan pencegahannya.