Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hambatan Guru Mengintegrasikan Nilai Karakter ke Mata Pelajaran Ekonomi di MAN 1 Nganjuk: Pendekatan Kualitatif Deskriptif: Penelitian Tiara Nur’aini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3579

Abstract

Character education is one of the important pillars in shaping individuals who are of integrity, moral, and responsible. This education aims to instill positive values such as honesty, discipline, cooperation, and empathy in daily life. However, the implementation of character education in Indonesia faces various complex obstacles, both from social, cultural, and systemic aspects. Factors such as the lack of alignment between the curriculum and field practices, limited training for educators, as well as the influence of unsupportive social environments often become the main barriers. In addition, technological development and globalization also bring new challenges, such as exposure to values that conflict with local culture. Therefore, understanding these obstacles is a crucial first step in designing effective strategies to strengthen character education in order to shape a generation that is morally and intellectually superior. The approach applied in this study is a qualitative approach. A qualitative approach serves as a research method that produces descriptive data in the form of writings or speech from individuals as well as observable behavior. Based on the results of the research conducted by the researcher regarding the obstacles teachers face in integrating character values into economic subject learning, these include the students' inherent character, the facilities and infrastructure available at the school, and most importantly, teachers do not yet understand how to instill character values into the teaching and learning process.
PELATIHAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH BAGI MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DI UPTD SMP NEGERI 9 MARUSU Torro, Supriadi; Henri, Henri; Ramadhany, A. Noer Chalifah; Taufik, Parham; Nur’aini, Tiara
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1521

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para stakeholder di UPTD SMP Negeri 9 Marusu dalam menerapkan prinsip-prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru dan kepala sekolah terhadap konsep dan implementasi MBS, yang berdampak pada lemahnya pengelolaan sumber daya serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan pendidikan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion), demonstrasi, serta praktik langsung (learning by doing) dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep MBS dan penerapannya dalam konteks manajerial sekolah. Keterampilan peserta dalam perencanaan partisipatif dan pelibatan komite sekolah mengalami peningkatan yang nyata. Kepala sekolah memperoleh peningkatan kapasitas kepemimpinan yang lebih transformatif, sementara guru mulai mengimplementasikan strategi pembelajaran aktif dan kreatif (PAKEM). Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana pendukung dan waktu pelaksanaan. Meskipun demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kolaborasi antar-stakeholder serta mendorong terwujudnya tata kelola sekolah yang lebih mandiri, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan menjadi model berkelanjutan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah.
Persepsi Lembaga Dakwah Kampus Terhadap Ideologi Pancasila Dan Internalisasi Nilai-Nilai Islam Kaffah di Tengah Gempuran Isu Radikal (Studi di Universitas Negeri Makassar) Parham Taufik; Nurlela; Tiara Nur'aini; Ramdani Sidik
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13293

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pandangan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) di Universitas Negeri Makassar terhadap asas tunggal Pancasila, ideologi khilafah, celana cingkrang, dan cadar. Di tengah meningkatnya isu radikalisme, penting untuk memahami persepsi LDK agar tidak terjadi stigma atau generalisasi negatif terhadap gerakan dakwah kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Pancasila dipandang sesuai untuk Indonesia yang majemuk; (2) khilafah dianggap ideal secara konseptual namun belum relevan diterapkan; (3) celana cingkrang dan cadar dilihat sebagai pengamalan sunnah dan syariat Islam dalam keseharian.