Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PSIKOSOSIAL GURU SEKOLAH INDONESIA DAVAO MELALUI PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT INTERNASIONAL Ambar Puspitasari, Kristansti; Rizky Pratiwi, Widya; Dewi Nirmala, Sri; Sylvia, Sylvia; Juhana, Juhana; Topuh, Jelpris
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4248-4257

Abstract

Sekolah Indonesia Davao (SID) di Filipina memiliki peran strategis dalam menjaga identitas kebangsaan, budaya, dan pendidikan anak-anak keturunan warga negara Indonesia yang telah lama bermukim di Davao. Namun, dinamika globalisasi dan perbedaan lingkungan sosial menghadirkan tantangan signifikan, salah satunya keterbatasan kemampuan berbahasa Indonesia di kalangan siswa. Kondisi ini menuntut guru-guru SID untuk terus mengembangkan kompetensi pedagogis agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang bermakna dan relevan. Salah satu pendekatan yang dinilai tepat adalah deep learning, yaitu pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, bermakna, serta penguasaan konsep secara menyeluruh. Untuk menjawab tantangan tersebut, Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka (SPs UT) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional melalui pelatihan daring bagi guru-guru SID. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup sesi pemaparan materi “Pengenalan Umum Pembelajaran Mendalam” serta “Pembelajaran Mendalam: Tinjauan, Rancangan, dan Implementasi dalam Pembelajaran”, yang dipadukan dengan diskusi interaktif dan studi kasus. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terkait konsep deep learning, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya adaptasi strategi pembelajaran sesuai kondisi siswa diaspora. Para peserta juga memperoleh keterampilan dasar untuk merancang dan mengimplementasikan pembelajaran mendalam dalam konteks kelas multibahasa dan multikultural. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata berupa penguatan kapasitas guru SID, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan identitas budaya Indonesia di lingkungan diaspora. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang kerja sama lebih lanjut antara SPs UT, SID, dan lembaga mitra strategis untuk mendukung keberlanjutan pengembangan pendidikan Indonesia di luar negeri.
Scaling Early Childhood Digital Practices Through a Design-Based Implementation Research Model in Rural Ecosystems Syarah, Erie Siti; Puspitasari, Kristanti Ambar; Aisyah, Siti; Mustapa, Noviana; Sudirman, Sudirman; Linawati, Linawati; Khalid, Nursyahidah binti; Himphinit, Musakkid
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 2: December 2025
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how a design-based implementation research (DBIR) approach can accelerate developmentally appropriate digitalization in early childhood education within a rural village ecosystem. We co-designed, piloted, and iteratively refined a practice-proximal package, professional learning and coaching, a contextualized digital lesson bank, implementation tools (rubrics/SOPs), and organizational supports, delivered through a stepped-wedge rollout across six ECE centers (310 children; 34 staff). Mixed methods integrated repeated surveys/logs, structured classroom observations and artefact audits, and interviews/FGDs; instruments covered teacher outcomes, classroom processes, center-level implementation outcomes, and system supports. Quantitatively (n=18 teachers), teachers strongly endorsed play-based pedagogy and age-appropriate management and reported high confidence to blend traditional–digital approaches, while routine device/app use and simple media creation were lower, indicating an enactment fluency gap. Qualitatively, key barriers were limited devices/media, uneven digital skills, and device-related classroom management; children’s engagement was predominantly positive. Triangulation suggests two proximal mechanisms, motivation and procedural clarity, by which coaching and SOPs (rotation/transition) convert enthusiasm into on-task behavior. Findings yield a feasible pathway for scale: prioritize shared-device solutions and offlineable media, intensify practice-based coaching on two workflow “kernels,” and institutionalize leadership-backed routines. Future work will test dose–response and moderation using longitudinal mixed-effects models and center-level interrupted time series to assess sustainment and generalizability.   
PENGUATAN KOMPETENSI GURU MELALUI LESSON STUDY SEBAGAI UPAYA TRANSFORMASI PEMBELAJARAN Nirmala, Sri Dewi; Puspitasari, Kristanti Ambar; Puryati, Puryati; Marisa, Riandi; Wahyudi, Heri; Damayanti, Gina; Zulfa, Sufina Siti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34566

Abstract

Abstrak: Guru berperan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan yang tidak tergantikan oleh teknologi. Salah satu kompetensi penting adalah kemampuan menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik dan relevan dengan kebutuhan siswa. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan esensial untuk menjawab keragaman siswa, namun implementasinya masih menghadapi kendala. Kegiatan PkM ini bertujuan mendampingi guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi melalui lesson study. Kegiatan dilaksanakan pada Maret - Juni 2025 dengan melibatkan 25 guru kelas dan guru mata pelajaran. Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan melalui tiga tahap: perencanaan berbasis analisis kebutuhan, pelaksanaan melalui sosialisasi dan pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut, berdasarkan tahapan Lesson Study yakni Plan, Do, dan See. Hasil pendampingan menunjukkan 80% guru meningkat pemahamannya mengenai pembelajaran berdiferensiasi, 75% mampu merancang perangkat pembelajaran berdiferensiasi, 70% mampu menerapkan strategi kolaboratif, dan 65% mampu menggunakan asesmen autentik. Lesson study terbukti efektif meningkatkan kompetensi guru, keterampilan refleksi, dan budaya kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan kompetensi guru untuk mewujudkan pembelajaran adaptif dan inklusif di sekolah dasar, dengan tindak lanjut pada penguatan diferensiasi yang terintegrasi pembelajaran mendalam.Abstract: Teachers play a strategic role in improving the quality of education that cannot be replaced by technology. One important competency is the ability to organize educational learning that is relevant to students' needs. Differentiated learning is an essential approach to addressing student diversity, but its implementation still faces obstacles. This Community Service Program aims to assist elementary school teachers in implementing differentiated learning through lesson study. The activity was carried out from March to June 2025, involving 25 classroom teachers and subject teachers. The Participatory Rural Appraisal (PRA) approach was used in three stages: needs analysis-based planning, implementation through socialization and mentoring, and evaluation and follow-up, based on the Lesson Study stages of Plan, Do, and See. The results of the assistance showed that 80% of teachers improved their understanding of differentiated learning, 75% were able to design differentiated learning tools, 70% were able to apply collaborative strategies, and 65% were able to use authentic assessments. Lesson study proved to be effective in improving teacher competence, reflection skills, and a culture of collaboration. This activity is expected to become a model for strengthening teacher competencies to realize adaptive and inclusive learning in elementary schools, with follow-up on strengthening integrated differentiation and deep learning.