Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENDAMPINGAN MAHASISWA BARU TEKNIK ELEKTRO DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS PROJECT CITIZEN Safitri, Nur Anita Syamsi; Atikah Nurul Asdah; Shafariana; Nurrahma; Muhammad Musawir
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi akademik dan berpikir kritis mahasiswa baru Program D4 Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar melalui pendampingan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis model Project Citizen. Program ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan melibatkan mahasiswa semester pertama sebagai peserta. Pendekatan Project Citizen dipilih karena mampu mengintegrasikan keterampilan berbahasa, berpikir kritis, dan pemecahan masalah nyata di lingkungan kampus. Pendampingan dilakukan melalui enam tahapan utama, yaitu identifikasi masalah publik, pemilihan isu prioritas, pengumpulan informasi, pengembangan portofolio, presentasi publik, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menulis laporan ilmiah, menyusun argumen berbasis data, serta mengemukakan solusi kebijakan publik sederhana. Kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu sosial dan lingkungan kampus. Program pendampingan ini merekomendasikan penerapan model Project Citizen secara berkelanjutan dalam pembelajaran MKWK Bahasa Indonesia, khususnya di fakultas non-bahasa, untuk memperkuat literasi akademik dan karakter mahasiswa.
PELATIHAN LITERASI MEDIA DAN BAHASA SANTUN DIGITAL BAGI SISWA SMP NEGERI 13 MAKASSAR DI ERA 5.0 Fadilah Neyarasmi; Safitri, Nur Anita Syamsi; Muhammad Musawir; Ade Yustina; Adilah Sabir
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media dan kemampuan berbahasa santun digital bagi siswa SMP Negeri 13 Makassar di era 5.0. Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan participatory training yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran, dilengkapi dengan praktik langsung dan pendampingan daring. Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh tiga puluh siswa yang mewakili beberapa kelas. Materi pelatihan berfokus pada pengenalan literasi media, identifikasi hoaks, pemahaman rekam jejak digital, serta penerapan bahasa santun dalam komunikasi daring. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam memilah informasi, bersikap lebih kritis terhadap konten digital, serta menerapkan etika berkomunikasi di media sosial. Selain itu, siswa mampu menghasilkan konten digital edukatif sebagai bentuk penerapan materi pelatihan. Pendampingan daring selama dua minggu turut memperkuat konsistensi perilaku positif dalam aktivitas digital mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membentuk siswa yang lebih bijak, etis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital di era 5.0.
Narratives of speaking anxiety under evaluative pressure in students’ classroom presentations: A communication apprehension perspective by DeVito Baharman, Baharman; Djumingin, Sulastriningsih; Suriadi, Suriadi; Safitri, Nur Anita Syamsi
LITERA Vol. 25 No. 1: LITERA (MARCH 2026)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v25i1.96165

Abstract

Classroom presentations in higher education not only function as a means of developing students’ speaking skills but also frequently become evaluative situations that trigger speaking anxiety. This study focuses on students’ narratives of speaking anxiety under evaluative pressure in classroom presentations by employing DeVito’s concept of communication apprehension. This study aimed to explain how students narrate their experiences of speaking anxiety and identify the main categories that shape those experiences. This study employed a descriptive qualitative approach with a narrative analysis design. Data were collected through a Google Form containing open-ended questions distributed to all respondents and were then analyzed through the stages of data condensation, coding, categorization, data display, and conclusion drawing and verification. The findings show that students’ speaking anxiety is primarily shaped by fear of verbal/cognitive errors, fear of negative audience evaluation, performative/nonverbal symptoms, feelings of shame or lack of confidence, lack of experience and preparation, and previous negative experiences. The conclusion of this study confirms that communication apprehension in classroom presentations is not merely an individual feeling of nervousness but a communicative experience shaped by evaluative pressure and students’ meaning-making of errors, audience responses, and the social risks of speaking.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI GURU PAPUA TENGAH UNTUK MENDUKUNG PENDIDIKAN BERKUALITAS DI WILAYAH 3T Asdah, Atikah Nurul; Safitri, Nur Anita Syamsi; Shafariana; Apyunita, Devi; Risaldi, Dedi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru melalui pendampingan implementasi pembelajaran mendalam di Papua Tengah sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan berkualitas di wilayah 3T. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman guru terkait implementasi pembelajaran mendalam, dominasi pembelajaran berpusat pada guru, serta keterbatasan dalam menyusun aktivitas pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan WhatsApp Group dengan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pendampingan. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, pelatihan konsep deep learning, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi pembelajaran, serta evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terkait pembelajaran mendalam, terutama pada aspek pengembangan aktivitas berpikir kritis, pembelajaran kontekstual, asesmen reflektif, dan keterlibatan aktif peserta didik. Guru juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam yang lebih kontekstual dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perspektif pedagogis guru serta mendukung penguatan kualitas pembelajaran di Papua Tengah. Program pendampingan berbasis praktik dan refleksi dinilai efektif dalam membantu guru mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara lebih aplikatif dan berkelanjutan di wilayah 3T.