Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENERAPAN MAKSIM SOPAN SANTUN LEECH DALAM SINIAR WARDAH HEART TO HEART SPECIAL: IBU NURHAYATI SUBAKAT DAN BAPAK SUBAKAT HADI R, Sri Mulyani; Mardatillah, Rahmi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan maksim sopan santun Leech dalam siniar Wardah Heart to Heart Special: Ibu Nurhayati Subakat dan Bapak Subakat Hadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim sopan santun Leech dalam siniar Wardah Heart to Heart Special: Ibu Nurhayati Subakat dan Bapak Subakat Hadi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan transkripsi. Data tersebut dianalisis menggunakan teori maksim sopan santun Leech melalui tiga tahap: identifikasi, klasifikasi, dan penyajian data. Data tersebut diuji keabsahannya menggunakan teknik intra-rater reliability. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pematuhan maksim sopan santun Leech ditemukan pada keseluruhan maksim, sedangkan bentuk pelanggaran hanya ditemukan pada dua maksim: kedermawanan dan pujian. Temuan penelitian berkontribusi dalam memperkaya kajian pragmatik, khususnya penerapan maksim sopan santun Leech dalam komunikasi digital, sehingga terbangun komunikasi yang etis, harmonis, dan beretika di media siniar.
CITRA DIRI DAN SUARA GENERASI Z DALAM ANTOLOGI PUISI MAHASISWA: SEBUAH STUDI KUALITATIF ESTETIK Neyarasmi, Fadilah; Mardatillah, Rahmi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi citra diri dan suara generasi Z dalam antologi puisi Dewasa Khayalan karya mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar. Dengan pendekatan kualitatif estetik dan desain poetic inquiry, puisi dipandang sebagai refleksi pengetahuan dan kesadaran generasional. Sebanyak 117 puisi dianalisis melalui layered reading dan tafsir hermeneutik untuk mengungkap dimensi simbolik dan emosional. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama: kedewasaan sebagai proses eksistensial, ketegangan antara idealisme dan realitas, digitalisasi sebagai ruang eksistensi dan alienasi, ilmu sebagai jalan transendensi sosial, spiritualitas yang membumi, serta suara perempuan sebagai refleksi dan resistensi. Temuan ini menunjukkan bahwa generasi Z menulis puisi untuk menegosiasikan identitas dan merespons keresahan modern. Penelitian ini memperkuat poetic inquiry sebagai pendekatan epistemologis sekaligus menegaskan fungsi pedagogis puisi dalam membangun refleksi dan kesadaran budaya mahasiswa.
PENGUATAN KEMAMPUAN LITERASI GURU MELALUI PELATIHAN EDUKASI LITERASI SDN SAPAYA GOWA Apyunita, Devi; Mardatillah, Rahmi; Yustina, Ade; Shafariana, Shafariana; Sabir, Adilah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Namun, masih ditemukan rendahnya pemahaman guru terhadap berbagai aspek literasi, seperti literasi membaca, menulis, dan digital. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi guru melalui edukasi literasi. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan edukasi literasi mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan literasi membaca, menulis, dan digital dalam pembelajaran. Aktivitas pelatihan dan praktik mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun bahan ajar berbasis literasi serta memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru.
IMPLEMENTASI MEDIA VISUAL UNTUK LITERASI DASAR ANAK DI PAUD PELANGI KABUPATEN JENEPONTO Mardatillah, Rahmi; Hasbi, Nur; Fadilah Neyarasmi; Devi Apyunita; Sri Mulyani R
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi dasar anak usia dini di PAUD Pelangi Kabupaten Jeneponto, khususnya dalam mengenal huruf dan memahami objek visual. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang digunakan sehingga proses belajar kurang menarik dan kurang interaktif. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar anak melalui implementasi media visual dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan pendekatan learning by playing melalui penggunaan poster edukatif, gambar objek, permainan visual, dan aktivitas membaca sederhana berbasis gambar. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pembelajaran berbasis media visual, dan evaluasi perkembangan kemampuan anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi media visual mampu meningkatkan antusiasme, partisipasi, keberanian berbicara, dan kemampuan anak dalam mengenal huruf serta menghubungkan simbol dengan objek visual. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, komunikatif, dan menyenangkan bagi anak usia dini. Dengan demikian, penggunaan media visual dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguatan literasi dasar anak usia dini di PAUD Pelangi Kabupaten Jeneponto.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerpen Lembaran Koran yang Mengeluh Karya Darju Prasetya Mardatillah, Rahmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerpen Lembaran Koran yang Mengeluh karya Darju Prasetya serta menelaah keterkaitannya dengan pembentukan karakter peserta didik di era digital. Pendekatan yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Temuan penelitian memperlihatkan adanya lima nilai karakter utama dalam cerpen tersebut, yakni nilai kepedulian, tanggung jawab, literasi kritis, penghargaan terhadap sejarah, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut dihadirkan melalui simbolisasi pengalaman koran yang diabaikan, yang kemudian menjadi refleksi penting bagi praktik pembelajaran literasi di sekolah. Cerpen ini menunjukkan bahwa karya sastra memiliki peran moral dan edukatif yang signifikan dalam menumbuhkan karakter peserta didik yang beretika, berpikir reflektif, serta kritis menghadapi arus digitalisasi.
Implementasi Program Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (Ai) Bagi Guru Sekolah Dasar Inpres Samata Untuk Mendorong Inovasi Dan Kreativitas Dalam Pembelajaran Idawati Idawati; Fadilah Neyarasmi; Rahmi Mardatillah; Devi Apyunita; Usman Usman
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2332

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan kreativitas guru Sekolah Dasar Inpres Samata dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai media dan sumber pengembangan bahan ajar yang inovatif. Perkembangan pesat AI menuntut guru untuk beradaptasi dengan paradigma pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kolaborasi, berpikir kritis, dan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) sosialisasi dan asesmen kebutuhan digital guru, (2) pelatihan intensif mengenai aplikasi AI dalam pembuatan bahan ajar dan media pembelajaran interaktif, serta (3) pendampingan praktik langsung untuk menghasilkan produk inovatif berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam desain pembelajaran. Para peserta mampu menciptakan media ajar berbasis AI seperti pembuatan gambar ilustratif, pembuatan kuis interaktif, dan penulisan teks otomatis untuk bahan ajar. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya motivasi guru dalam berinovasi dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan menarik bagi siswa. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil menjadi model pemberdayaan guru berbasis literasi digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era teknologi cerdas.
KONSTRUKSI KEHILANGAN DALAM LIRIK LAGU “SESI POTRET” KARYA EŃAU DAN ARI LESMANA: KAJIAN STILISTIKA Sri Mulyani R; Rahmi Mardatillah
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2026): PANRITA: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v6i1.85880

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi kehilangan dalam lirik lagu “Sesi Potret” karya eńau dan Ari Lesmana melalui kajian stilistika. Metode penelitian ini ialah deskriptif kualitatif karena data yang digunakan berupa kata, frasa, dan larik dalam lirik lagu “Sesi Potret” yang berkaitan erat dengan kehilangan, kesedihan, kerinduan, dan penyesalan. Data tersebut dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Kemudian, dianalisis dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, menafsirkan, dan menyimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi kehilangan dalam lirik lagu “Sesi Potret” dilakukan melalui diksi eufemistis, ungkapan simbolik, citraan, kontras, repetisi, dan persona lirik. Unsur-unsur tersebut berfungsi untuk memperhalus makna kematian, menunjukkan ketiadaan orang yang dicintai, menghadirkan kenangan, serta menegaskan rasa sedih, rindu, dan sesal yang muncul saat seseorang merasa kehilangan. Dengan demikian, lirik lagu “Sesi Potret” menunjukkan bahwa kehilangan tidak hanya dinyatakan secara langsung, tetapi juga dikonstruksi melalui unsur-unsur stilistika yang saling berkaitan, sehingga pengalaman kehilangan terasa lebih kuat dan bermakna.
REPRESENTASI PEREMPUAN REMAJA MAKASSAR DALAM CERITA DWIBAHASA KITTAK PAPPASANG MANGE RI BULAN KARYA RAHMAT. R Rahmi Mardatillah; Nur Hasbi
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2026): PANRITA: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v6i1.86420

Abstract

This research aims to describe and analyze the representation of Makassar adolescent girls in the bilingual story Kittak Pappasang Mange Ri Bulan by Rahmat R, particularly in relation to the internalization of the values of pappaissengang, pappasang, and pakainga’. This research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical type. The data source is the story text, while the research data consist of excerpts representing values and female identity. Data collection techniques were conducted through reading and note-taking, while data analysis used an interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the representation of women is constructed through three main dimensions: identity formation, the internalization of affection and education, and the awareness of maintaining self-honor. Women are represented as individuals actively engaged in the process of “becoming” through knowledge, experience, and cultural values. Furthermore, this representation is dynamic and negotiative, combining traditional values with a modern, reflective, and adaptive sense of identity. Thus, this story functions not only as a medium for language learning but also as a means of character education and the preservation of local culture.
DIMENSI SOSIAL DALAM CERPEN CEMARA KARYA HAMSAD RANGKUTI: TEORI IAN WATT: SOCIAL DIMENSION IN THE SHORT STORY CEMARA BY HAMSAD RANGKUTI: IAN WATT THEORY Devi Apyunita; Rahmi Mardatillah
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi sosial dalam cerpen Cemara menggunakan pendekatan sosiologi sastra Ian Watt. Fokus kajian meliputi konteks sosial pengarang, karya sebagai cermin masyarakat, dan fungsi sosial sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks. Data berupa kutipan narasi dan dialog per adegan dalam cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Cemara merepresentasikan realitas sosial berupa kemiskinan, solidaritas keluarga, serta konflik sosial yang dialami masyarakat. Analisis tokoh memperlihatkan bahwa setiap karakter memiliki fungsi sosial yang mencerminkan struktur masyarakat. Selain itu, cerpen ini memiliki fungsi sosial yang kompleks, yaitu sebagai media edukasi, kritik sosial, refleksi, dan kontrol sosial. Dengan demikian, pendekatan sosiologi sastra Ian Watt efektif dalam mengungkap keterkaitan antara karya sastra dan realitas sosial.
INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PUISI BASA MANGKASARAK KARYA BADARUDDIN DAENG LATTE Rahmi Mardatillah; Devi Apyunita
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i2.84648

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pelestarian Bahasa Daerah sebagai media internalisasi nilai pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di tengah arus globalisasi. Menurunnya penggunaan Bahasa Daerah, terutama di kalangan generasi muda, menjadi tantangan dalam menjaga identitas budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam puisi Basa Mangkasarak karya Badaruddin Daeng Latte. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi dokumentasi dan baca-catat, serta dianalisis melalui analisis isi dan pendekatan hermeneutik untuk memahami makna tersurat dan tersirat. Hasil menunjukkan puisi mengandung nilai religiusitas, tanggung jawab, solidaritas sosial, dan kecintaan terhadap budaya lokal, yang disampaikan melalui bahasa simbolik dan pengalaman estetik. Nilai-nilai ini diinternalisasikan secara kognitif dan afektif, sehingga efektif membentuk kesadaran nilai. Penelitian menegaskan bahwa puisi daerah dapat menjadi media strategis dalam pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya melalui integrasi dalam pembelajaran.