Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Kotoran Bebek Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pupuk Organik Terhadap Tanaman Jagung Nasution, Adelyna Oktavia; Adelika, Triana; Rahmawati, Suci; Tanjung, Indah Mayanisyah Putri; Nasution, Muhammad Reza Rafiqi; Marito, Marito; Nadila, Nadila
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6370

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah kotoran bebek sebagai bahan dasar dalam pembuatan pupuk organik serta menganalisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L). Kotoran bebek merupakan salah satu jenis limbah organik yang mengandung unsur hara penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, dengan perlakuan berupa pemberian pupuk organik berbahan dasar kotoran bebek sebanyak 80 gram per tanaman (dosis rendah). Perlakuan ini dibandingkan dengan tanaman tanpa pupuk (kontrol) dan tanaman yang diberi pupuk kimia Parameter yang diamati mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, berat tongkol, dan hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik dari kotoran bebek memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan hasil produksi jagung, khususnya pada dosis yang sesuai, Oleh karena itu, kotoran bebek memiliki potensi besar sebagai pupuk organik alternatif yang ramah lingkungan, yang tidak hanya mampu meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membantu mengurangi pencemaran dari limbah peternakan.
Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa Ilmu Komputer pada Mata Kuliah Fisika Marulafau, Arini Sastra; Nasution, Adelyna Oktavia; Ma'Arif, Muhammad Miftah; Turnip, Rayhan Azis; Siregar, Anggi Rahmadhani
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa Ilmu Komputer di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dalam memahami materi fisika dasar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, informasi diperoleh melalui wawancara, pengamatan, dan penilaian hasil belajar. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep kinematika, seperti keterkaitan antara kecepatan, percepatan, dan waktu (68%), pemilihan rumus yang sesuai (72%), pemecahan soal benda jatuh bebas (80%), serta penafsiran grafik kecepatan-waktu dan percepatan-waktu (64%). Selain itu, mahasiswa juga menghadapi kesulitan dalam memahami Hukum Newton, terutama saat menggambar diagram gaya bebas dan menerapkan hukum tersebut pada sistem yang melibatkan lebih dari satu benda. faktor-faktor utama yang menyebabkan kesulitan ini termasuk lemahnya dasar matematika, kurangnya latihan secara mandiri, rendahnya ketelitian, dan kurangnya pemahaman mengenai konsep vektor. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, serta penguatan kebiasaan berlatih soal untuk mendukung pemahaman mahasiswa tentang konsep fisika.
Analisis Laju Penurunan Suhu Air Pada Termos Vs Wadah Biasa: Studi Komparatif Efisiensi Isolasi Nasution, Adelyna Oktavia; Pulungan, Siti Annisa; Agustin, Jiyan; Shalsabilla, Elsa; Safitri, Arum Lailan; Isma, Fatimah Az Zahra Hanifah; Yanti, Aidina Seisila; Adelika, Triana; Miraza, Nurul Fitria; Tanjung, Indah Mayanisyah Putri; Nadila, Nadila; Lubis, Eka Syam Setiawan; Sibuea, Dedek; Putri, Anisa Ananda
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7734

Abstract

Kalor selalu bergerak dari benda dengan suhu lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah sesuai dengan Hukum II Termodinamika, kemampuan sebuah wadah untuk menahan laju perpindahan panas sangat penting untuk mempertahankan suhu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ini, 250 ml air dengan suhu awal 100°C digunakan untuk memeriksa laju penurunan suhu air panas dalam termos dan wadah plastik dengan pengukuran dilakukan setiap 30 menit selama 180 menit. Menurut hasil pengamatan, suhu air dalam termos menurun lebih lambat dibandingkan dengan suhu air dalam wadah plastik. Suhu air dalam wadah plastik menurun menjadi 44,2°C pada akhir pengamatan, sementara suhu air dalam termos tetap pada 79,5°C. Perbedaan ini menunjukkan bahwa isolasi termos lebih efektif dalam mencegah perpindahan panas. Hasil penelitian kuantitatif, yang menunjukkan bahwa termos kehilangan panas lebih lambat dibandingkan wadah plastik, mendukung hal ini. Menurut konsep sistem tertutup dalam termodinamika, termos lebih efektif dalam menjaga suhu air.
Analisis Pemanas Air pada Kompor–Panci Listrik sebagai Model Acuan Efisiensi Mesin Carnot Berdasarkan Pernyataan Hukum Kelvin–Planck Nasution, Adelyna Oktavia; Nasution, M Reza Rafiqi; Gulo, Arif Nurniat; Ge’e, Ica Agustriani; Riyanti, Afriza; Maulida, Zakya; Dalimunthe, Lima Sukria Muktar; Marito, Marito; Rahmawati, Suci; Sirait, Maijiah; Anastasya, Amara; Maharani, Syakila
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7730

Abstract

Perkembangan kompor listrik sebagai alat pemanas modern mendorong perlunya pemahaman tentang seberapa efisien alat ini mengubah energi listrik menjadi panas. Penelitian ini bertujuan mengukur energi listrik yang digunakan kompor listrik, menghitung panas yang diserap air, serta membandingkan efisiensi nyata sistem dengan efisiensi ideal Mesin Carnot sebagai acuan teoritis. Dari hasil percobaan, energi listrik masuk sebesar 81.000 J, sedangkan energi yang terserap air mencapai 71.615 J, menghasilkan efisiensi nyata sekitar 88%. Nilai ini jauh lebih besar dibandingkan efisiensi Carnot yang hanya sekitar 19%. Perbedaan tersebut sesuai dengan Hukum Kelvin–Planck yang menyatakan bahwa tidak ada mesin kalor yang dapat mencapai efisiensi 100%, dan kompor listrik memang bukan mesin kalor, melainkan alat yang langsung mengubah listrik menjadi panas. Temuan ini menunjukkan bahwa kompor listrik memiliki kinerja pemanasan yang sangat efektif, meskipun tetap terdapat sebagian energi yang hilang ke lingkungan.
Co-Authors Abda Abda Abdi, Fahmi Aditya Abrar, Nabil Nailul Adelika, Triana Adristi, Thania Sri Afda, Mawaddatul Agustin, Jiyan Aisyah, Rizka Nur Ambun, Apandi Amri Amira, Nurul Amri, Raga Anastasya, Amara Andini, Reyva Mido Angkat, Indy Fuan Maharani Antika, Cinta Dewi Aprillia, Jihan Ardiyansyah, Rifky Arianti, Riska Awiyah, Rabiatul Azzahro, Rahma Damayanti Balqis, Sabrina Tamara Batubara, Salsa Billah br Sembiring, Naila Davina Bukit, Kamila Rosa Br Buuloo, Yatavianus Dalimunthe, Lima Sukria Muktar Dara, Esti Kurnia Darkia, Widayani Dzaky, Faishal Fatika, Siti Nazwa Firzatullah, Iqbal Fitri, Tasya Aulia Ge’e, Ica Agustriani Ginting, Raymond Erpindo Gulo, Arif Nurniat Harahap, Fauzi Syahputra Harahap, Nurfaiza Harianto, Dannis Risya Hizlin, Nurul Irwa, Khairun Isma, Fatimah Az Zahra Hanifah Lirinzha, Shifa Dwi Lubis, Eka Syam Setiawan Luthfi , Raihan Zacky Ma'Arif, Muhammad Miftah Maharani, Syakila Mahdi, Alkautsar Mahesa, Ilham Maimunah Maria Ulfa Marito, Marito Marulafau, Arini Sastra Maulana, Luhfi Maulida, Zakya Meliani, Wiza Sintia Miraza, Nurul Fitria Muhammad Hamzah, Muhammad Nadila, Nadila Nadya Putri Namira, Dian Nasution, M Reza Rafiqi Nasution, Muhammad Reza Rafiqi Noviyanti, Ajeng Novriza, Fahmi Dwi Nur, Suci Fadhilah Panjaitan, Abdul Halim Pradifta, Bagas Pratama, Ikhsan Pulungan, Siti Annisa Putri, Ameliya Putri, Anisa Ananda Putri, Chalista Dwi Rahma, Anisa Sri Rahmadani, Nabila Ramadhan, M.Rizky Ramli, Rizki Fatia Rifaldi, Tengku Khairul Ritonga, Ramina Azmi Riyanti, Afriza Safitri, Arum Lailan Sari, Maida Yusna Satria, Bima Putra Sembiring, Risya Sahdaini Br Shalsabilla, Elsa Sibuea, Dedek Silalah, Raka Syahfaqih Sintya, Aqila Sirait, Maijiah Siregar, Alfia Delmi Siregar, Anggi Rahmadhani Siregar, Ummi Kalsum Suci Rahmawati, Suci Syahfitri, Desi Arni Syahid, Jihad Syam, Muhammad Abdillah Tanjung, Indah Mayanisyah Putri Tazkia, Hadhirotun Najwa Tiara Azura Turnip, Rayhan Azis Wahyudi, Roni Yanti, Aidina Seisila Zawahri, Mirza Azmi Zikri, Luthfi Az