Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH PADA ANAK USIA 5 TAHUN MENGGUNAKAN METODE TILAWATI DI RA NURUL IMAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Suhatimi; Wijaya Adi Putra; Nurhafit Kurniawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40407

Abstract

This research aims to improve children's ability to recognize Hijaiyah letters, which are an important foundation in learning to read the Qur'an. Many early childhood children still experience difficulties in differentiating the form, pronouncing, and mentioning Hijaiyah letters because the learning provided has not fully matched their developmental characteristics. The ability to recognize Hijaiyah letters is the first step in the child's religious process. The introduction of Hijaiyah letters not only trains the child's language skills, but also instills spiritual values from an early age. However, in reality, there are still many early childhood children, especially in RA institutions, who have difficulty recognizing the shapes and sounds of Hijaiyah letters. This can be seen from the initial observations made at RA Nurul Iman, which showed that there were 10 children out of 15 children in group A, aged 5 years, who were unable to differentiate some Hijaiyah letters that have similar shapes, such as   ب (ba), ت (ta), and ث (tsa)  ج ح خ،د  and other similar letters. This research uses the Classroom Action Research (CAR) method in one cycle, involving 15 children as research subjects.
Literacy Transformation Strategy through Reading Corner Optimization: Pedagogical Analysis and Practical Implementation Grade VIII Students at MTs Miftahul Mubtadiin Banyuwangi Barata, Mahendra Aswit Sandra; Kurniawan, Nurhafit
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 1 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i1.8064

Abstract

The post-pandemic literacy paradox in Indonesia, characterized by an increase in PISA 2022 rankings amidst a decline in absolute scores, necessitates a reorientation of educational strategies from macro-policy scales toward micro-pedagogical interventions within the classroom. This research presents an in-depth investigation regarding literacy transformation through the optimization of "Reading Corners" at MTs Miftahul Mubtadiin, Muncar District, Banyuwangi Regency, a madrasah within the Minhajut Thullab Islamic Boarding School environment facing challenges in reading material accessibility. Surpassing conventional approaches that solely emphasize physical aspects, this study integrates the theoretical framework of Lev Vygotsky’s Social Constructivism and the philosophy of The Third Teacher from Reggio Emilia to reconstruct the classroom literacy ecosystem. Utilizing a mixed-methods explanatory sequential research design, this study involved 22 Grade VIII students as subjects of intensive intervention over eight weeks. Data simulation demonstrated a statistically significant improvement: average literacy competence increased from 54.32 to 78.91 (p<0.001), and the reading interest index surged from 45.23 to 82.14. Qualitative findings confirmed that the transformation of physical space combined with social scaffolding and the curation of culturally relevant books was capable of converting students' passive behavior into active participation. This research recommends a decentralized library model based in the classroom that is responsive to the needs of madrasah adolescents.
Penggunaan Media Tutup Botol Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia 3-4 Tahun TP Lestari Tahun Pelajaran 2025/2026 Mila Diana; Nurhafit Kurniawan; Wijaya Adi Putra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-April. Synergy of Research and Community Service for Community Empowerm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6fe86979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 3–4 tahun di TP Lestari melalui media tutup botol huruf. Rendahnya kemampuan anak dalam mengenali huruf menjadi latar belakang penelitian. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan subjek 9 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan penilaian perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, 77% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB), sedangkan pada siklus II, 56% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dan 33% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Media tutup botol huruf terbukti efektif meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini karena sesuai dengan karakteristik belajar anak melalui bermain.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI PERMAINAN PENCAMPURAN WARNA DENGAN SMART BOARD PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK INDRIA Haripah Haripah; Nurhafit Kurniawan; Wedya Puspita
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.9029

Abstract

Kemampuan mengenal warna merupakan salah satu aspek perkembangan kognitif yang perlu dikembangkan pada anak usia dini. Berdasarkan hasil observasi di TK Indria, kemampuan mengenal warna pada anak usia 4-5 tahun masih belum optimal. Anak masih mengalami kesulitan dalam membedakan warna, menyebutkan hasil pencampuran warna, dan mengelompokkan benda berdasarkan warna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui permainan pencampuran warna menggunakan Smart Board pada anak usia 4-5 tahun di TK Indria. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal warna anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 30% pada pra siklus menjadi 60% pada Siklus I dan mencapai 80% pada Siklus II. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh kemampuan anak dalam mengenali warna dasar, menyebutkan hasil pencampuran warna, membedakan warna, dan mengelompokkan benda berdasarkan warna. Dengan demikian, permainan pencampuran warna menggunakan Smart Board terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak usia 4-5 tahun di TK Indria.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL MELALUI MEDIA PACORU PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK ABA ROGOJAMPI Nafisah Maurida; Nurhafit Kurniawan; Wedya Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.9153

Abstract

Pengenalan huruf vokal merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam membangun kemampuan keaksaraan awal anak di usia dini. Hasil observasi awal di TK ABA Rogojampi menunjukkan bahwa dari 21 anak berusia 4–5 tahun, sebanyak 17 anak (81%) tergolong dalam kategori Belum Berkembang (BB), sementara 4 anak lainnya (19%) berada pada kategori Mulai Berkembang (MB). Pendekatan pembelajaran yang biasa digunakan, yakni ceramah dan lembar kerja, cenderung membuat anak pasif dan cepat merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan anak dalam mengenal huruf vokal dengan menggunakan media PACORU (Papan Coding Huruf), yaitu sebuah media inovatif yang memadukan pengenalan huruf vokal dengan konsep dasar coding unplugged. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus, dengan subjek sebanyak 21 anak dari kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta instrumen penilaian kemampuan mengenal huruf vokal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang berarti. Pada tahap pra-siklus, tingkat ketuntasan (BSH/BSB) masih 0%. Pada siklus I, ketuntasan naik menjadi 14% (3 anak mencapai BSH). Setelah dilakukan berbagai perbaikan pada siklus II, ketuntasan melonjak menjadi 72% (10 anak BSH dan 5 anak BSB), dengan penurunan tajam pada kategori BB yang tinggal 9% (2 anak). Dengan demikian, media PACORU terbukti ampuh dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak usia 4–5 tahun. Media ini layak dijadikan pilihan dalam pembelajaran literasi awal yang bersifat menyenangkan, interaktif, dan berbasis permainan.