Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Implementasi Manajemen Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Pendidikan Islam Di SMP PGRI 1 Kediri Moh Hasan Firghol
Journal of Contemporary Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcie.v4i1.4152

Abstract

Recently, the term character education has emerged. Character education has received a lot of attention from Indonesian society. This is because people feel social inequality in educational outcomes. This inequality can be seen from the behavior of current formal education graduates, for example corruption, free sex, drugs and brawls between students. One of the current problems is the low quality of education. This influences student development. This phenomenon is caused by a lack of instilling strong character education management in students. Therefore, character education is needed from the start, namely from childhood. The aim of this research is to describe the implementation of character education management from an Islamic perspective, and to determine the efforts made in implementing character education management from an Islamic perspective. This research is qualitative research, the method used by researchers to obtain data is by 1). Observation. 2). Interview. 3). And documentation. The results of the research show that in Character Education Suhari Ningsih, she always reflects on how to behave well and politely to students and teaches them to speak well.
Transformasi Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi untuk Mencetak Generasi Unggul Ilahi, Dewi Shinta Kurnia; Muttaqien, Moh Hasan Firghol; Bukhori, Imam
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 1 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformation of learning systems is a crucial component in shaping excellent generations capable of competing at the global level, particularly amid the dynamics of the Fourth Industrial Revolution and the demands of 21st-century education. This study aims to identify the driving factors behind changes in learning systems and analyze their impact on educational quality and students’ future readiness. Using a literature review method, this research explores the integration of educational technology, competency-based approaches, 21st-century skills curricula, and the evolving role of teachers. The findings indicate that technologies such as Learning Management Systems (LMS) and interactive learning applications enhance accessibility, active student participation, and the effectiveness of self-directed learning. Curricula emphasizing skills such as communication, collaboration, creativity, and problem-solving are deemed essential to meet the challenges of an increasingly complex professional world. Moreover, competency-based assessments and the shift in the teacher’s role to facilitator contribute significantly to creating an inclusive and flexible learning environment. Thus, learning system transformation serves as a critical foundation for building adaptive and sustainable education
Peningkatan Pemahaman Mahasiswa Tentang Proses Lupa Dan Transfer Pembelajaran Melalui Strategi Diskusi Reflektif Parawansah, Siti Hanifah; Yunus, Mahmud; Muqorrobin, M Rizqil Hasan; Qomariyah, Nurul; Syamsuddin, Syamsuddin; Muarrifah, Sholehatul; Hasan, Miftahul; Muttaqien, Moh Hasan Firghol
Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 15 No 2 (2025): Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/ulumuddin.v15i2.2916

Abstract

This study investigates the use of reflective discussion strategies to improve students’ understanding of forgetting and learning transfer. Conducted as Classroom Action Research on second-semester students of the Islamic Education Management Program at Zainul Hasan University, the study followed the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data from observations, interviews, and documentation were analyzed through data condensation. Results show that reflective discussions enhanced students’ grasp of forgetting theories and learning transfer types, while increasing their metacognitive awareness. The strategy proved effective in deepening conceptual understanding within the context of higher education learning.
Transformasi Sistem Pembelajaran untuk Mencetak Pemimpin Masa Depan Shinta Kurnia Ilahi, Dewi; Firghol Muttaqien, Moh; Magfirah Zaini, Fina; Bukhori, Imam; Rofiq Sofa, Ainur
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 2: Desember 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/tp.v3i2.270

Abstract

Transformasi sistem pembelajaran menjadi keharusan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim, ketidakstabilan ekonomi, dan kemajuan teknologi yang cepat. Pendidikan harus berfungsi lebih dari sekadar mentransfer pengetahuan; ia juga harus mencetak pemimpin masa depan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan berintegritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pembelajaran transformatif yang mengintegrasikan teknologi canggih, pendekatan berbasis nilai moral, serta pengembangan keterampilan kepemimpinan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods untuk menggali hubungan antara model pembelajaran berbasis proyek, penerapan teknologi, dan pengajaran nilai moral dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kepemimpinan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran, ditambah dengan pendekatan berbasis nilai dan proyek, mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam berpikir kritis, berkreasi, dan mengambil keputusan yang berbasis etika serta kepemimpinan yang visioner. Temuan ini menegaskan bahwa sistem pembelajaran transformatif yang menggabungkan teknologi dan nilai moral memiliki potensi untuk mencetak generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan global dan memimpin perubahan sosial yang lebih positif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pendidikan perlu bertransformasi untuk menghasilkan pemimpin masa depan yang siap mengatasi ketidakpastian dunia yang terus berubah
Transformasi Sistem Pembelajaran untuk Mencetak Pemimpin Masa Depan Shinta Kurnia Ilahi, Dewi; Firghol Muttaqien, Moh; Magfirah Zaini, Fina; Bukhori, Imam; Rofiq Sofa, Ainur
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 2: Desember 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/tp.v3i2.270

Abstract

Transformasi sistem pembelajaran menjadi keharusan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim, ketidakstabilan ekonomi, dan kemajuan teknologi yang cepat. Pendidikan harus berfungsi lebih dari sekadar mentransfer pengetahuan; ia juga harus mencetak pemimpin masa depan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan berintegritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pembelajaran transformatif yang mengintegrasikan teknologi canggih, pendekatan berbasis nilai moral, serta pengembangan keterampilan kepemimpinan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods untuk menggali hubungan antara model pembelajaran berbasis proyek, penerapan teknologi, dan pengajaran nilai moral dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kepemimpinan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran, ditambah dengan pendekatan berbasis nilai dan proyek, mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam berpikir kritis, berkreasi, dan mengambil keputusan yang berbasis etika serta kepemimpinan yang visioner. Temuan ini menegaskan bahwa sistem pembelajaran transformatif yang menggabungkan teknologi dan nilai moral memiliki potensi untuk mencetak generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan global dan memimpin perubahan sosial yang lebih positif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pendidikan perlu bertransformasi untuk menghasilkan pemimpin masa depan yang siap mengatasi ketidakpastian dunia yang terus berubah
Blue Ocean Strategi dalam Meningkatkan Pemasaran di SMPIT Ar-Rahmah Pacitan Muttaqien, Moh Hasan Firghol; Hamdani, Mohammad Khusnul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2961

Abstract

Menanggapi berbagai tantangan yang terjadi di lembaga pendidikan memerlukan strategi untuk mencapai hasil yang maksimal. Branding yang dilaksanakan paling tidak mempunyai daya mahnet untuk menarik siswa untuk sekolah ditempatnya. Pemasaran ini memerlukan strategi dalam melaksanakan dengan melihat kondisi sekitar dan kebutuhan serta branding yang bisa di jual. Apabila tidak mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat maka tidak akan ada respon positif dari masyarakat sekitar. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian kualitatif lebih beriorientasi dengan hasil dilapangan sesuai realitas yang terjadi. Bahwa dengan memberikan stimulus terhadap masyarakat sekitar memiliki daya tarik tersendiri. Pemasaran berjalan dengan baik dengan respon masyarakat sekitar untuk memasukkan anaknya di SMPIT Ar-Rahmah Pacitan. Branding hafalan serta pelajaran jurumiyah memiliki daya tarik tersendiri.
Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam Kegiatan Pagar Nusa di Pondok Pesantren Robithatul Islam Krejengan Setiawan Putri, Indra Dwi Irmawati; Khofifah , Nurul; Firghol Muttaqien, Moh. Hasan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) serta dampak internalisasi nilai-nilai tersebut melalui kegiatan Pagar Nusa di Pondok Pesantren Robitutul Islam Krejengan. Pagar Nusa sebagai organisasi pencak silat yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama tidak hanya berfungsi sebagai wadah pelatihan fisik dan bela diri, tetapi juga sebagai media penanaman nilai-nilai keislaman, akhlak, kedisiplinan, serta karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, pelatih Pagar Nusa, dan santri, serta dokumentasi kegiatan. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai PAI dalam kegiatan Pagar Nusa dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Nilai-nilai PAI yang terinternalisasi meliputi nilai aqidah, syariat, akhlak, disiplin dan tanggung jawab, ukhuwah islamiyah dan nasionalisme. Dampak dari internalisasi nilai-nilai tersebut terlihat pada terbentuknya karakter santri yang lebih religius, disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian sosial, berjiwa nasionalis, serta menunjukkan keseimbangan antara kekuatan fisik, mental, dan spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam.
Integrasi Teknologi Pendekatan TPACK dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran PAI di MA ZAHA 2 MOJOLEGI Firdausiyah, Jannatul; Zaini, Fina Magfirah; Amin, Moh. Hasan Shodiqil; Muttaqien, Moh. Hasan Firghol
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi pendekatan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di MA ZAHA 2 Mojolegi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin pentingnya penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka yang menuntut guru untuk kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berbasis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi oleh guru di MA ZAHA 2 Mojolegi sudah mulai berkembang, namun masih terdapat perbedaan kemampuan antarguru dalam mengoptimalisasi teknologi sebagai media pembelajaran. Sebagian guru telah mampu memadukan aspek teknologi, pedagogi, dan konten secara efektif, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Namun, sebagian lainnya masih menggunakan teknologi pada tingkat dasar sehingga pembelajaran belum sepenuhnya menunjukkan implementasi TPACK yang optimal. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung seperti ketersediaan fasilitas dasar dan dukungan madrasah, serta faktor penghambat seperti keterbatasan kompetensi digital guru, fasilitas yang belum merata, dan minimnya pelatihan berkelanjutan. Secara keseluruhan, integrasi teknologi berbasis TPACK memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI apabila didukung oleh kompetensi guru, sarana teknologi yang memadai, serta kebijakan madrasah yang berorientasi pada inovasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya pelatihan intensif, penguatan infrastruktur digital, dan pengembangan budaya kolaboratif antar guru untuk mendukung keberhasilan implementasi TPACK secara berkelanjutan.
Revolusi Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Pendekatan Kontekstual dan Praktis Habibah, Wulidatul; Karimah, Umi Nisa’il; Shalawati, Sus; Muttaqien, Moh. Hasan Firghol
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3928

Abstract

Perkembangan globalisasi dan teknologi digital menuntut pembaruan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam agar tetap relevan dengan karakteristik peserta didik masa kini. Pembelajaran PAI yang masih bersifat normatif dan berorientasi hafalan dinilai kurang mampu membangun kesadaran praksis keagamaan serta internalisasi nilai Islam dalam kehidupan nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi serta implementasi pendekatan kontekstual dan praktis sebagai paradigma pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah buku akademik, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan pembelajaran PAI. Instrumen penelitian berupa pedoman analisis dokumen, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif-analitik untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan implikasi penerapan pendekatan kontekstual dan praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dan praktis mampu menggeser orientasi pembelajaran PAI dari transfer pengetahuan menuju pembentukan makna, sikap, dan perilaku religius peserta didik. Integrasi metode berbasis pengalaman nyata, proyek sosial, simulasi peran, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan relevansi ajaran Islam dalam kehidupan siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metodologi pembelajaran PAI dengan menawarkan kerangka konseptual pembelajaran yang aplikatif, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter serta kesadaran keagamaan di era modern.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai Moderasi Beragama di MTs Genggong 2 Ketompen Probolinggo Syamsuddin; Miftahul Hasan; M. Romli; Moh. Hasan Firghol Muttaqien
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3936

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam kehidupan beragama di masyarakat multikultural seperti Indonesia. Lembaga pendidikan, khususnya madrasah, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai moderasi beragama di MTs Genggong 2 Ketompen Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran dan program madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam menanamkan nilai moderasi beragama. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui pembelajaran PAI yang kontekstual, keteladanan sikap guru, pembiasaan sikap toleran, serta integrasi nilai moderasi dalam kegiatan keagamaan dan budaya madrasah. Faktor pendukung dalam penanaman moderasi beragama meliputi lingkungan madrasah yang religius dan dukungan kebijakan sekolah, sedangkan faktor penghambatnya antara lain latar belakang pemahaman keagamaan siswa yang beragam. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi penguatan peran guru PAI dalam membangun sikap beragama yang moderat dan inklusif.