Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Penggunaan Physical Wedge Filter pada Dose Profile dan Percentage Depth Dose Pesawat Radioterapi Clinax-Cx di Rumah Sakit Universitas Andalas Alhafiz, Mohammad Randy; Adrial, Rico
Jurnal Fisika Unand Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.14.2.184-190.2025

Abstract

A study has been conducted on the effect of using a physical wedge filter on the dose profile and Percentage Depth Dose (PDD) of the CLINAC-CX teletherapy device at Andalas University Hospital. This study aims to determine the shape of the dose profile and PDD curves formed from the use of physical wedges. Measurements were made with variations in photon beam energy (6 MV and 10 MV) and variations in the angle of the physical wedge filter (15°, 30°, 45°, and 60°). Data processing begins by calculating incomplete data from the LINAC using interpolation techniques. The data is then displayed in the form of a curve or graph using Microsoft Excel. The results of the PDD curve measurement showed no significant difference in the curve formed using or without a wedge. The resulting zmax did not differ much from each other, where for a 6 MV beam without a wedge it was 13.8 mm while the average wedge variation was 14.72 mm. The 10 MV beam variation showed a value of 23.4 mm and an average of 24 mm. The dose profile formed is influenced by the use of wedge, the comparison of the smallest and largest symmetry, flatness, and penumbra values. The smallest values ​​at 6 MV irradiation without wedge are respectively 2.1%, 3.1%, 7.1 mm, and 7.3 mm, while the largest with a wedge angle of 60°, 32.4%, 58.3%, 15.8 mm. The wedge factor between 6 MV and 10 MV shows no difference.
PEMBERDAYAAN EKONOMI RAMAH LINGKUNGAN MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KELAPA: MENUJU NAGARI SUNUA BARAT YANG ECOGREEN Muttaqin, Afdhal; Meqorry Yusfi; Arif Budiman; Dwi Pujiastuti; Sri Handani; Dahyunir Dahlan; Imam Taufiq; M. Ali Shafii; Dwi Puryanti; Zulfi; Elvaswer; Feriska Handayani; Rico Adrial; Trengginas Eka Putra; Ahmad Fauzi Pohan; Dedi Mardiansyah; Ramacos Fardela; Alimin Mahyudin; Nini Firmawati; Astuti; Dian Fitriyani; Della Amelia; Haldis Alvaro; Fiqi Diyona; A. Fadhil Desafa; Zozy Aneloi Noli; Olly Norita Tetra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.12869

Abstract

Nagari Sunua Barat memiliki potensi limbah sabut kelapa hasil perkebunan kelapa yang melimpah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani di Nagari Sunua Barat melalui pelatihan pengolahan limbah sabut kelapa menjadi cocopeat dan cocofiber, yang lebih memiliki nilai ekonomis dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dimulai dengan tahap perencanaan yang melibatkan mitra kelompok tani untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi yang ada pada mitra. Kegiatan ini diikuti oleh 47 peserta yang berasal dari kelompok tani dan masyarakat yang ada di Nagari Sunua Barat. Peserta diajarkan tentang pengelolaan sampah limbah sabut kelapa, yang dimanfaatkan menjadi cocopeat dan cocofiber. Metode yang digunakan meliputi demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta. Sebagian besar mampu memahami dan mempraktikkan teknik yang diajarkan, dengan beberapa peserta mulai memproduksi cocopeat dan cocofiber untuk keperluan pribadi maupun komersial. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan serta memberikan peluang ekonomi baru bagi kelompok tani. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjadikan Nagari Sunua Barat sebagai sentra pengolahan limbah sabut kelapa, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih peduli lingkungan dan mandiri secara ekonomi
Implementasi Nilai Exposure Index dan Indeks Massa Tubuh dalam Pemilihan Parameter Sistem Automatic Exposure Control Pada Radiografi Toraks (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Universitas Andalas) Yulma Susanto, Riyan; Adrial, Rico; Milvita, Dian; Oktavia, Amel
Jurnal Fisika Unand Vol 14 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.14.4.339-345.2025

Abstract

This study aims to analyze the application of EI (Exposure Index) values to evaluate exposure indications in thorax PA examinations. It also examines the influence of patient BMI (Body Mass Index) on parameter selection, such as estimated body size in the AEC (Automatic Exposure Control) system. Data collection was conducted on patients aged 15-73 years undergoing thorax PA examinations using the AEC system. The data collected included patient mass (kg), height (m), selected estimated body size on the AEC system, exposure factor values (source voltage (kV)), and EI values. The method used to evaluate the implementation of EI values involved comparing the EI values from the examinations with the vendor-recommended EI values for CR (Computed Radiography) to determine the resulting exposure indications. Furthermore, the influence of BMI on parameter selection in the AEC system was analyzed using a simple linear correlation test to determine the correlation between BMI values and the resulting EI values. The study results showed that thorax PA examinations using the AEC system produced optimal exposure indications in 57% of cases and underexposure indications in 43% of cases. Causes of underexposure indications included the selection of exposure factors that were not fully adjusted to the patient's physical condition based on BMI values, delay time processing on the imaging plate, and the use of collimation fields exceeding diagnostic needs in some examinations. BMI values showed a significant correlation with EI values.
Analisis Perencanaan Radioterapi Pasien Kanker Nasofaring Menggunakan Teknik Intensity Modulated Radiotherapy Elvira, Rahmah; Taufiq, Imam; Adrial, Rico; Ilyas, Muhammad
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.3.337-343.2021

Abstract

Telah dilakukan perencanaan radioterapi pada pasien kanker nasofaring (KNF) stadium III menggunakan teknik Intensity Modulated Radiotherapy (IMRT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Conformity Index (CI), Homogeneity Index (HI), dan dosis radiasi Organ at Risk (OAR). Perencanaan IMRT dilakukan menggunakan Software Treatment Planning System (TPS) Eclipse pada 5 pasien laki-laki KNF yang berusia 8-65 tahun dengan dosis 2 Gy, 35 fraksi, 5 dan 7 lapangan radiasi. Penelitian ini dilakukan dengan 4 variasi perencanaan IMRT yaitu IMRT 5 lapangan manual (M5), IMRT 5 lapangan beam angle optimization (O5), IMRT 7 lapangan manual (M7), dan IMRT 7 lapangan beam angle optimization (O7). Total jumlah pasien yang memiliki nilai CI sesuai rekomendasi International Commision on Radiation Units and Measures (ICRU) Report 62 pada perencanaan M7 (4 pasien), O5 (3 pasien), O7 (2 pasien), dan M5 (1 pasien). Semua perencanaan memiliki nilai HI yang sesuai dengan rekomendasi ICRU Report 83. Nilai dosis OAR yang tidak sesuai dengan rekomendasi Radiation Therapy Oncology Group (RTOG) 0615 didapatkan hanya pada perencanaan M5 untuk 2 pasien. Perencanaan M7 (p-value<0,05) direkomendasikan sebagai perencanaan utama KNF stadium III karena memiliki rata-rata nilai CI (0.9573±0,01) dan HI (0,0651±0,01) yang lebih tinggi dari perencanaan lain.
Analisis Perbandingan Nilai Conformity Index dan Homogeneity Index pada Teknik 3D-CRT dan IMRT pada Kasus Kanker Payudara Berdasarkan Hasil TPS di RS UNAND Husni, Mutiatul; Shafii, Mohammad Ali; Adrial, Rico; Ilyas, Muhammad
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.4.511-517.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis perbandingan perencanaan 3D-CRT dan IMRT pada pasien kanker payudara berdasarkan hasil TPS. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Universitas Andalas, Padang. Tujuan penelitian membandingkan nilai Conformity index (CI) dan Homogeneity Index (HI), sehingga diketahui teknik yang lebih efesien digunakan. Penelitian menggunakan 15 data pasien kanker payudara dengan berkas foton 6 MV dan dosis radiasi yang diberikan bernilai 200 cGy dengan 25 kali fraksi sehingga total dosis radiasi bernilai 5000 cGy. Data yang digunakan yaitu dosis radiasi pada 2%, 50%, 98% volume kanker dan volume kanker pada 95% dosis radiasi yang diberikan. Hasil yang diperoleh untuk nilai CI pada teknik 3D-CRT 0,9157-0,9906 dan untuk teknik IMRT 0,9447-0,9987. Nilai HI untuk teknik 3D-CRT 0,1729-0,3954 dan untuk teknik IMRT 0,0385-0,1472. Dari hasil penelitian dengan membandingakan nilai CI dan HI dapat disimpulkan bahwa teknik IMRT lebih efisien dibandingkan teknik 3D-CRT.
Distribusi Dosis Radiasi Foton Berdasarkan Variasi Kedalaman dan Luas Lapangan Penyinaran Pada Fantom Menggunakan Peawat Linac Tipe Clinac Cx Wulandari, Indria; Shafii, Mohammad Ali; Adrial, Rico; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.1.89-96.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis distribusi dosis radiasi foton berdasarkan variasi kedalaman dan luas lapangan penyinaran pada fantom menggunakan pesawat Linac tipe Clinac CX. Pengukuran distribusi dosis radiasi dilakukan untuk menganalisis distribusi dosis radiasi foton pada tiap kedalaman dan luas lapangan penyinaran agar dosis pada target dan organ kritis dapat dilihat dan mendapatkan dosis yang optimal berdasarkan  kurva isodosis. Kurva isodosis dibuat menggunakan data Percentage Depth Dose (PDD) dan profile dose (PD) pada berkas foton 6 MV dan 10 MV pada  kedalaman 5 cm, 10 cm, 15 cm, 20 cm, 25 cm, 30 cm dan luas lapangan penyinaran 10x10 cm2, 15x15 cm2, 20x20 cm2, 25x25 cm2, 30x30 cm2, 35x35 cm2, 40x40 cm2. Metode yang digunakan dalam pengolahan data PDD dan PD menggunakan teknik interpolasi linear supaya memiliki interval yang sama yaitu 0,25, kemudian menggunakan teknik pembobotan untuk menghitung dosis radiasi di tiap titik menggunakan Matlab. Kurva PDD menunjukkan bahwa persentase dosis radiasi dipengaruhi oleh kedalaman dan  tidak dipengaruhi oleh luas lapangan penyinaran terhadap  nilai  dosis radiasi. Kurva isodosis yang terbentuk dipengaruhi oleh kedalaman, luas lapangan penyinaran dan energi radiasi. Semakin bertambah kedalaman, semakin menurun persentase dosis radiasi dan semakin datar kurva yang dihasilkan. Dosis radiasi meningkat seiring dengan meningkatnya ukuran luas lapangan penyinaran
Analisis Dosis Serap Bolus Berbahan Campuran Beeswax dan Petroleum Jelly Dalam Radioterapi Menggunakan Elektron 6 MeV Pada LINAC Ningsih, Desy Yulia; Adrial, Rico; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.462-466.2022

Abstract

Pengobatan kanker pada permukaan kulit menggunakan berkas elektron menghasilkan dosis radiasi yang belum mampu memberikan dosis permukaan secara maksimum, sehingga diperlukan material yang mampu meningkatkan dosis permukaan yang disebut dengan bolus. Penelitian ini akan menguji bolus berbahan campuran Beeswax dan Petroleum Jelly. Pengujian bolus meliputi dosis serap dan nilai Relative Electron Density (RED). Nilai RED diperoleh dari citra tomografi bolus menggunakan CT-Simulator dengan menentukan Region Of Interest (ROI). Nilai dosis serap didapatkan dengan melakukan penyinaran menggunakan instrumentasi Linear Accelerator (LINAC) pada energi 6 MeV. Hasil dosis serap dibaca pada elektrometer dan dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Nilai RED bolus yang diperoleh pada ketebalan 0,2 cm hingga 0,8 cm memiliki nilai RED yang lebih rendah dari nilai RED payudara tetapi pada ketebalan 1,0 cm memiliki nilai RED yang setara dengan jaringan payudara. Nilai dosis serap pada bolus saat disinari energi 6 MeV untuk ketebalan 0,2 cm sebesar 184,70 cGy, ketebalan 0,4 cm sebesar 182,67 cGy, ketebalan 0,6 cm sebesar 163,23 cGy, ketebalan 0,8 sebesar 125,27 cGy  serta  ketebalan 1,0 cm sebesar 80,10 cGy. Hasil penelitian bolus berbahan Beeswax dan Petroleum Jelly memiliki nilai RED yang setara dengan jaringan lunak dan dapat mengurangi dosis serap pada kedalaman sehingga bolus berbahan Beeswax dan Petroleum Jelly menjadi salah satu alternatif material bolus saat radioterapi.
Analisis Perbandingan Pendeteksian Tepi Citra CT Simulator pada Kanker Paru-Paru Menggunakan Metode Robert, Sobel, Prewitt dan Canny Husni, Hamzah Arman; Adrial, Rico
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.1.22-28.2023

Abstract

Penelitian pendeteksian tepi pada citra CT Simulator dilakukan dengan metode Robert, Sobel, Prewitt, dan Canny. Pendeteksian tepi ini bertujuan untuk mengetahui batasan dari kanker serta mengetahui metode terbaik dalam pendeteksian tepi berdasarkan analisis dari nilai rata-rata citra, kontras, Mean Square Error (MSE) dan Peak Signal to Ratio (PSNR). Penelitian ini dilakukan dengan merancang suatu aplikasi yang dibuat dengan MATLAB. Terdapat lima citra dari pasien kanker paru-paru yang diuji dengan tahapan pendeteksian tepi pada citra asli dan pendeteksian tepi pada citra yang telah diperbaiki kontrasnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil dari pendeteksian tepi pada citra asli tidak efektif digunakan untuk mengetahui batasan kanker. Pendeteksian tepi pada citra asli dengan menggunakan metode Robert, Sobel, Prewitt dan Canny masih belum mampu memperlihatkan batasan kanker, sedangkan pendeteksian tepi menggunakan metode Canny mampu memperlihatkan batasan kanker walaupun masih terdapat banyak ganggunan (artifact) pada citra. Oleh karena itu, maka dilakukan perbaikan kontras pada citra untuk menampilkan tepi yang jelas sebagai batasan kanker paru-paru. Hasil pendeteksian tepi terbaik ditunjukkan dengan nilai MSE yang paling tinggi dan PSNR yang paling rendah pada citra yang telah diperbaiki  kontrasnya. Pendeteksian tepi terbaik yaitu dengan menggunakan metode Canny yang memiliki nilai rata-rata MSE yaitu 0,8401 dan PSNR yaitu 48,9284 dB. 
Pengaruh Paparan Radiasi Dental Panoramik Digital Terhadap Aktivitas Kerja Enzim Amilase Pada Air Liur Amatulhaq, Seruni; Milvita, Dian; Adrial, Rico
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.1.63-69.2023

Abstract

Pengaruh paparan radiasi dental panoramik digital terhadap aktivitas kerja enzim amilase telah diteliti pada air liur 20 pasien yang menderita penyakit gigi dan mulut. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh dosis radiasi terhadap Power of Hydrogen (pH) saliva, menganalisis hubungan perubahan pH saliva terhadap perubahan aktivitas kerja enzim amilase pada saliva, dan menganalisis pengaruh dosis radiasi terhadap aktivitas kerja enzim amilase pada saliva. Akumulasi dosis ekivalen yang diterima pasien diukur menggunakan Dosimeter Digital Aloka PDM-127. Derajat keasaman (pH) saliva pasien sebelum dan setelah terpapar radiasi diukur menggunakan pH meter digital. Aktivitas kerja enzim amilase pada saliva pasien sebelum dan setelah terpapar radiasi diuji menggunakan uji iodin. Hasil yang didapatkan yaitu dosis radiasi menyebabkan terjadinya peningkatan pH saliva pada 18 pasien dan penurunan pH saliva pada 2 pasien yang bergantung pada riwayat konsumsi obat-obatan dan kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut pasien. Hubungan perubahan pH saliva terhadap perubahan kinerja enzim amilase akibat dosis radiasi yang diterima pasien tidak didapatkan karena nilai pH optimum yang tidak dapat ditentukan. Perubahan pH saliva akibat dosis radiasi menyebabkan peningkatan kinerja enzim amilase pada 10 pasien dan penurunan kinerja enzim amilase pada 10 pasien yang dipengaruhi oleh nilai pH optimum.
Perbandingan Nilai Mean Glandular Dose (MGD) dari Penggunaan Filter Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh) Pada Pesawat Mamografi Fadhilah, Zhafirah Putri; Adrial, Rico; Rahmah, Fafi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.362-366.2023

Abstract

Pesawat mamografi merupakan alat yang digunakan pada kegiatan skrining payudara, sehingga dosis radiasi yang diterima pada payudara atau Mean Glandular Dose (MGD) perlu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi dengan anoda berbahan Molybdenum (Mo) dan filter dengan bahan Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan nilai MGD dari setiap penggunaan tegangan tabung dengan kombinasi anoda filter Mo/Mo dan Mo/Rh serta membandingkannya. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi, fantom Nuclear Associates 18-220 dengan ketebalan 45 mm dan RaySafe X2 MAM. Pengambilan data dilakukan dengan dua mode penyinaran yaitu secara otomatis dan manual. Penyinaran manual menggunakan variasi tegangan dari (23 – 32) kV. Hasil dari penyinaran otomatis didapatkan arus tabung yang sesuai untuk ukuran fantom yang digunakan yaitu 80 mAs. Pada penyinaran manual didapatkan nilai MGD untuk kombinasi anoda filter Mo/Mo berada pada rentang nilai (0,33 – 1,25) mGy dengan persentase error 11% untuk tegangan 32 kV. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh berada pada rentang (0,44 – 1,91) mGy dengan persentase error 13,4% untuk tegangan 23%. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh lebih tinggi dibandingkan kombinasi anoda filter Mo/Mo. Hal ini dikarenakan nomor atom Rhodium (Rh) lebih tinggi apabila dibandingkan nomor atom Molybdenum (Mo). Selain nomor atom, energi puncak sinar-X karakteristik dari bahan filter juga mempengaruhi nilai MGD. Secara keseluruhan nilai yang didapatkan masih dalam batas yang ditetapkan oleh Perka BAPETEN No. 2 Tahun 2018 yaitu di bawah 3 mGy.
Co-Authors A. Fadhil Desafa Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Alhafiz, Mohammad Randy Alimin Mahyudin Amatulhaq, Seruni Amel Oktavia S Amel Oktavia S Annisa Destri Ramadiah Arif Budiman Astuti Astuti Baehaqi Betta Centaury Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Deddy Irawan Permana Putra Deddy Irawan Permana Putra, Deddy Irawan Permana Dedi Mardiansyah Delvira Syafna Desy Yulia Ningsih Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvira, Rahmah Fadhilah, Zhafirah Putri Fafi Rahmah Fani Anjelina Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona, Fiqi Geby Sri Ayu Oktavia Haldis Alvaro Hamzah Arman Husni Hanifa Shafira Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hasnel Sofyan Hasnel Sofyan Heru Prasetio Husni, Hamzah Arman Husni, Mutiatul Imam Taufiq Imam Taufiq Indria Wulandari Intan Pratiwi Riani Laelatul Munawaroh M. Ali Shafii Magfirah, Magfirah Marzuki Marzuki Meqorry Yusfi Mohamad Nur Yahya Mohamad Nur Yahya Mohammad Ali Shafii Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Ivana Harika Putra Muldarisnur, Mulda Murdahayu Makmur Murdahayu Makmur Mutiatul Husni Mutya Vonnisa Naela Amalia Zulfa Nasution, Rihadatul Aisy Syofyani Nia Ekawati Niken Pramita Ningsih, Desy Yulia Nini Firmawati Nisa Oktania, Nisa Nurul Annisa Nurwijayanti Oktavia S, Amel Oktavia, Amel Olly Norita Tetra Papesta, Winny Rahmadani Pramita, Niken Priasetyono, Yogi Putra, Muhammad Ivana Harika Rahmah Elvira Rahmah, Fafi Ramacos Fardela Ramadiah, Annisa Destri Riani, Intan Pratiwi S, Amel Oktavia Salim Muhaimin Seruni Amatulhaq Shafira, Hanifa Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Wulandari Sri Wulandari Sumarti, Heni Syafna, Delvira Syarifatul Ulya Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Uhty Maesyaroh Ulya, Syarifatul Usna, Sri Rahayu Alfitri Valimtino Valimtino Valimtino, Valimtino Wildian Wildian Winny Rahmadani Papesta WULANDARI, INDRIA Yogi Priasetyono Yulma Susanto, Riyan Zhafirah Putri Fadhilah Zhafirah Putri Fadhilah Zozy Aneloi Noli Zulfa, Naela Amalia Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi