Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

OPTIMALISASI KOMPETENSI SOSIAL GURU BERBASIS KECERDASAN SOSIAL Widodo, Widodo; Permana, Rahayu; Tundjung, T.
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kompetensi sosial sangat penting bagi guru terutama untuk menjalin interaksi sosial dengan siswa. Karena itu, artikel ini bertujuan mengungkap efektivitas kegiatan workshop penguatan kompetensi sosial guru berbasis kecerdasan sosial. Kegiatan melibatkan 23 partisipan guru yang terdiri dari tujuh orang pria dan 16 orang wanita. Untuk mengukur efektivitas kegiatan digunakan kuesioner kompetensi sosial yang diberikan sebelum pelaksanaan dan empat bulan setelah pelaksanaan kegiatan workshop. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan komparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa workshop penguatan kompetensi sosial guru berbasis kecerdasan sosial cukup efektif meningkatkan kompetensi sosial guru. Temuan ini bukan sekedar memperkaya studi sebelumnya tetapi juga memberikan insight perlunya penguatan kompetensi sosial guru melalui kegiatan workshop berbasis kecerdasan sosial, terutama untuk meningkatkan kualitas interaksi sosial guru dengan siswa agar proses pembelajaran berlangsung lebih baik sehingga prestasi belajar siswa mengalami peningkatan signifikan. Kata kunci: Kompetensi sosial, Kecerdasan sosial, Guru. Abstract Social competence is very important for teachers, especially for establishing social interactions with students. Therefore, this article aims to reveal the effectiveness of workshops in strengthening teachers' social competence based on social intelligence. The activity involved 23 teachers consisting of seven men and 16 women. A social competency questionnaire was used to measure the effectiveness of activities, which was given before implementation and four months after implementation of the workshop activities. The data obtained was analyzed using descriptive and comparative statistics. The results show that the workshop on strengthening teachers' social competence based on social intelligence effectively increases teachers' social competence. These findings not only enrich previous studies but also provide insight into the need to strengthen teachers' social competence through social intelligence-based workshop activities, especially to improve the quality of teachers' social interactions with students so that the learning process takes place better so that students' learning achievements also experience a significant increase. Keywords: Social competence, Social intelligence, Teacher.
Pelatihan Perancangan Inovasi Pembelajaran Menggunakan Canva dan Wordwall di SD Negeri Cileungsi 06 Permana, Rahayu; Malau, Jawane; Kurniawan, Kurniawan; Arizah, Nur Arini; Pangesti, Sri Retnarni; Yuliastuti, Sri; Lydia, Yessi
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 3 (2025): Renata - Desember 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.226

Abstract

Hasil observasi awal yang dilakukan menunjukkan permasalahan yang dialami mitra, SD N Cileungsi 06, rendahnya keterampilan guru dalam merancang inovasi pembelajaran berbasis digital. Melalui program pengabdian masyarakat ini, kami berupaya memperkenalkan inovasi pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa serta memberikan manfaat meningkatkan kompetensi digital pendidik dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.  Solusi yang kami tawarkan adalah pelatihan bagi guru-guru di SD N Cileungsi 06 untuk meningkatkan kompetensi guru melalui perancangan Inovasi Pembelajaran berbasis digital menggunakan Canva dan Wordwall. Pelatihan diikuti 31 peserta dan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom dengan pelaksanaan meliputi tahapan pre-test, pemaparan tentang Canva dan Wordwall, praktik, post-test, dan refleksi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan Canva dan Wordwall. Secara kuantitatif, ada peningkatan nilai rata-rata dari pre-test ke post-test  pada kedua materi. Pemahaman tentang Canva meningkat dari 82,33 menjadi 88,00, sedangkan pemahaman tentang Wordwall mengalami kenaikan signifikan dari 71,00 menjadi 84,67. Hasil uji paired t- test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (sig. < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil refleksi menunjukkan sebanyak 97% peserta berpendapat bahwa pelatihan menambah wawasan. 40% peserta telah menghasilkan karya selama pelatihan dan seluruhnya berencana akan menerapkan pembelajaran inovasi menggunakan Canva dan Wordwall pada kegiatan pembelajaran. Pelatihan ini memberikan dampak sangat besar bagi  proses pembelajaran yaitu akses belajar lebih luas, meningkatnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta kolaborasi antar siswa dan guru lebih mudah
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL OLEH GENERASI Z SEBAGAI DAYA TARIK KISAH SEJARAH DALAM PEMBELAJARAN IPS Hendra Prijanto, Jossapat; Permana, Rahayu; Stany Walukow, Devy
Prosiding Amal Insani Foundation Vol. 4 (2025): PROSIDING NASIONAL
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini mencoba menjelaskan bagaimana Generasi Z menggunakan Media Sosial sebagai Daya Tarik Kisah Sejarah dalam Pembelajaran IPS. Penelitian ini berfokus pada pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi, dengan tujuan untuk memahami dan mengkaji konsep, teori, atau fenomena tertentu. Penelitian menunjukkan bahwa media sosial meningkatkan daya tarik kisah sejarah dalam pembelajaran IPS, memenuhi kebutuhan generasi mereka dengan kemajuan teknologi.
Pengaruh Efikasi Diri Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan/ PKN Muflihani, Dini; Permana, Rahayu; Tjuhartono, Tjipto
Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS Vol 8, No 3 (2025): Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/herodotus.v8i3.25439

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Pengaruh efikasi diri dan motivasi berprestasi secara bersama-sama terhadap prestasi belajar PKN SMA Swasta Boarding School di Jakarta Timur. 2) Pengaruh Efikasi Diri  terhadap prestasi belajar PKN siswa SMA Swasta Boarding School di Jakarta Timur. 3) Pengaruh motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar PKN siswa SMA Swasta  Boarding School di Jakarta Timur. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig. = 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 30,528. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan    efikasi diri terhadap prestasi belajar siswa SMA Swasta Boarding School  di Jakarta Timur. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig. = 0,004 < 0,05 dan thitung = 3,014. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar PKN siswa SMA Swasta Boarding School di Jakarta Timur. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig. = 0,012 < 0,05 dan thitung = 2,597.
Sejarah Pramuka Masa Orde Baru 1970-1978 Muklis, Muklis; Taufik, Taufik; Permana, Rahayu
Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS Vol 8, No 3 (2025): Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/herodotus.v8i3.28704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah pramuka pada masa orde baru 1970-1978. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini yaitu pada masa Orde Baru di Indonesia, Gerakan Pramuka mengalami perkembangan yang masif dengan diberlakukannya program wajib bela negara yang memberikan fokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian bagi para anggota Pramuka. Selama era ini, Pramuka juga menjadi bagian integral dari agenda pembangunan nasional dengan memberikan kontribusi besar dalam pembinaan generasi muda Indonesia. Sehingga pramuka pada masa orde baru tidak hanya bersifat seremonial saja, namun juga menjadi ajang pendidikan dalam pembentukan karakter seperti pramuka yang ada pada era masa kini. Karakter mandiri menjadi salah satu nilai juang pramuka, baik pada masa orde baru maupun era masa saat ini.
Peran LKP Topi Bambu Foundation Tanggerang dalam Melestarikan Budaya Menganyam Topi Bambu Melalui Pendidikan Kewirausahaan Rahayu Permana; Yeni Handayani; Nur Fajar Absor
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v11i1.9930

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan mengenai peran LKP Topi Bambu Foundation Tangerang dalam melestarikan budaya menganyam topi bambu melalui pendidikan kewirausahaan, yakni suatu kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Tangerang yang menghasilkan suatu kerajinan bambu untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan datanya menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan dengan instrumen wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa latar belakang lahirnya LKP Topi Bambu Foundation Tangerang adalah sebagai wadah untuk memberikan solusi bagi para perajin dalam melestarikan budaya menganyam topi bambu. Selain itu, dalam merealisasikan perannya dalam bidang wirausaha, LKP Topi Bambu Foundation Tangerang memberikan berbagai pendidikan kepada para perajin yang ada di Kabupaten Tangerang, mengenai kerajinan topi bambu. Hal ini dapat membantu para perajin untuk terus menganyam topi bambu berdasarkan permintaan pasar. Diharapkan LKP Topi Bambu Foundation Tangerang terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan membantu memasarkan kerajinan topi bambu secara kontinu agar dapat meningkatkan omzet pendapatan para perajin dalam wirausaha ini, sehingga topi bambu bisa lebih digandrungi oleh masyarakat luas.Kata Kunci: Topi Bambu, melstarikan budaya, pendidikan kewirausahaan Abstract: This study aims to explain the role of LKP Topi Bambu Foundation Tangerang in the culture of weaving bamboo hats through entrepreneurship education, which is an activity carried out by the people of Tangerang which produces a bamboo craft to increase people's economic income. The researcher used an qualitative approach with data collection techniques using purposive sampling techniques which were carried out with interview, observation, and documentation instruments. This research reveals that the background of the birth of LKP Topi Bambu Foundation Tangerang is as a forum to provide solutions for craftsmen in the culture of weaving bamboo hats. In addition, in utilizing it in the field of entrepreneurship, LKP Topi Bambu Foundation Tangerang provides various educations to craftsmen in Tangerang Regency regarding bamboo hat crafts. This can help the craftsmen to continue weaving bamboo hats based on market demand. Hopefully LKP Bambu Foundation Tangerang will continue to receive support from various parties, one of which is the Tangerang Regency Government by helping to develop bamboo handicrafts continuously in order to increase the income turnover of the craftsmen in this entrepreneurship, so that bamboo hats can be more loved by the wider community.Keywords: Bamboo Hat, preserving culture, entrepreneurship education