Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelatihan Mubaligh Melalui Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai Syamsuddin; Kiki Rasmala Sani
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i2.1345

Abstract

Mubaligh yang berada di Kecamatan Sinjai Utara saat ini mengalami penurunan dan terjadi kemandegan regenerasi, akibatnya dakwah Muhammadiyah juga mengalami kemunduran dan stagnasi. Tujuan dari pengabdian ini adalah melaksanakan pelatihan kader mubalgih untuk meningkatkan dan mengembangkan dakwah Muhammadiyah. Metode pendekatan yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah melalui pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Kader Mubaligh Muhammadiyah yang ada di Kecamatan Sinjai Utara. Hasil dari kegiatan ini adalah 70% dari peserta sudah siap melaksakan dakwah Muhammadiyah dibuktikan dengan keterlibatan peserta dalam cermah tarwih di bulan suci ramadhan di Masjid yang ada di Kabupaten Sinjai, terbentuknya Korps Mubaligh Muhammadiyah Kecamatan Sinjai Utara dalam memudahkan komunikasi dan informasi serta memudahkan pimpinan cabang muhammadiyah sinjai utara dalam membagikan materi-materi dakwah.
Efektivitas Relokasi Perdagang Kaki Lima (PKL) Di Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone Dandi Dandi; Mursak Mursak; Kiki Rasmala Sani
Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik Vol 8 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jakp.8.2.172-185.2023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegtahui efektifitas kebijakan relokasi pedagang kaki lima dan faktor apa yang menghambat untuk mendukung relokasi pedagang kaki lima di pasar sentral Palakka Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Prosedur penelitian kualitatif menghasilkan data-data yang bersumber dari portal berita online lokal, yang terpercaya dan kredibel seperti Bone.go.id, Detikk.Com, dan artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa evektifitas relokasi perdagangan yang dilakukan oleh aparat pemerintah Kabupaten Bone yang bekerja sama dengan satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perdagangan yang memiliki tujuan untuk melakukan relokasi pedagang kaki lima di Kelurahan Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone. Relokasi yang dilakukan oleh aparat pemerintah kabupaten Bone kepada para pelaku pedagang kaki lima Kelurahan Lappa Kabupaten Bone bisa dibilang sudah cukup efektif karena tujuan kebijakan sudah tercapai meskipun belum sepenuhnya terwujud seperti beberapa kawasan di Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone sudah ada yang bebas dari pedagang kaki lima seperi di Kawasan Terminal
Sosialisasi Tanggap Bencana Alam di Kabupaten Sinjai Kiki Rasmala Sani; Abd Haris
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v4i1.1803

Abstract

This community service was carried out in Pattongko Village, Central Sinjai District, by considering the location's vulnerability to natural disasters such as landslides and tornadoes. The high rainfall in the area is one of the leading causes of frequent natural disasters, compounded by the mountainous and hilly topography. These factors make the community highly susceptible to disasters that result in significant material and immaterial losses. The primary aim of this service activity was to build awareness and strengthen the community's disaster response capabilities, enabling the creation of a disaster-resilient village.The activity was conducted through socialization efforts involving various stakeholders, including the Pattongko village community, the village government, local youth groups, and the Sinjai Regency Regional Disaster Management Agency (BPBD), which served as the lead agency in disaster response in the region. Despite being a one-day event, the activity was expected to provide essential disaster education and training for the local population, enhancing their knowledge of disaster preparedness and response. By doing so, the initiative aimed to minimize the potential victims and the scale of losses caused by natural disasters in the future.This activity also supported broader government programs aimed at forming Disaster Resilient Villages. In the future, the program will be extended with further activities, such as establishing community disaster response teams, organizing disaster simulations, and strengthening disaster management protocols within the village. This long-term plan will ensure that the community remains well-prepared for any potential disaster events
Bureaucratic Reform and Political Elite Behavior Change: The Impact of Merit System on Political Patronage in Regional Government Abd Haris; Hermansyah Hermansyah; Kiki Rasmala Sani; Suardi Mukhlis
Proceeding of the International Conference on Social Sciences and Humanities Innovation Vol. 2 No. 1 (2025): June : Proceeding of the International Conference on Social Sciences and Humani
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/icsshi.v2i1.65

Abstract

This study examines the impact of bureaucratic reform through merit system implementation on political elite behavior and patronage politics practices in regional government. Using a mixed-method approach combining quantitative analysis of 150 regional governments and qualitative case studies in five provinces during 2019-2024, this research investigates how civil service recruitment reforms influence transactional political practices. The study employs New Public Management theory, political patronage theory, and institutional change theory to analyze the transformation of elite behavior. Results indicate that merit system implementation significantly reduces political patronage practices (β = -0.627, p < 0.001), with stronger effects in regions with higher institutional capacity and civil society oversight. However, political elites adapt by shifting patronage mechanisms from recruitment to procurement and project allocation. The study reveals that successful bureaucratic reform requires simultaneous strengthening of transparency mechanisms, political accountability, and civil society participation. These findings contribute to understanding the complex relationship between administrative reform and political behavior change in decentralized governance systems.
Strategi Pemerintah Desa Panaikang Dalam Pengembangan Desa Wisata Pasca Keberhasilan Desa Wisata Nusantara Tahun 2023 Andi Besse Awalia; Kiki Rasmala Sani; Mochamat Nurdin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.911

Abstract

Salah satu kunci pembangunan di Indonesia yaitu pembangunan dalam sektor pariwisata. Ada beberapa program yang direncanakan oleh pemerintah Desa Panaikang untuk mendukung pembangunan daerah melalui sektor pariwisata, salah satunya yaitu program pengembangan desa wisata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemerintah desa panaikang dalam pengembangan desa wisata pasca keberhasilan desa wisata nusantara tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpalan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan Kesimpulan. Pengembangan wisata baru yang berorientasi pada nilai-nilai pelestarian lingkungan dan budaya masyarakat akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Demikian pula dengan pemanfaatan objek wisata yang bisa memberikan sisi posiitf bagi desa, warga dan pengelola. Hasil Penelitian ini menujukkan bahwa Strategi yang telah dilakukan oleh pemerintah desa dapat dilihat dari tiga konsep dasar, yaitu dalam hal atraksi wisata, fasilitas wisata, dan aksesibilitas wisata. Dalam hal atraksi wisata, strategi pemerintah desa yaitu mengembangkan objek wisata baru dan mengembangkan lapak UMKM. Dalam hal fasilitas, strategi pemerintah desa yaitu penyediaan homestay dan pengembangan fasilitas pendukung wisata. Dalam hal aksesibilitas, strategi pemerintah desa yaitu memperbaiki infrastruktur desa dan peningkatan promosi wisata.
Optimalisasi Digitalisasi Administrasi Pemerintahan Dalam Meningkatkan Kualitas Dan Responsivitas Pelayanan Publik Di Kantor Desa Barugae Ismayanti Syam; Darmawati Darmawati; Kiki Rasmala Sani; Fitriani Fitriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1962

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menilai dampak digitalisasi terhadap efisiensi administrasi pemerintahan di Desa Barugae, serta menganalisis elemen-elemen yang memfasilitasi dan menghalangi implementasinya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital memberikan dampak positif terhadap efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik, khususnya melalui pemanfaatan situs resmi desa dan layanan administrasi mandiri secara daring. Namun, digitalisasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan kemampuan aparatur desa dalam mengoperasikan teknologi, kualitas jaringan internet yang belum stabil, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Keberhasilan transformasi ini sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan desa yang visioner, kesiapan infrastruktur teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan dan pendanaan dari pemerintah daerah.
Strategi Implementasi Digitalisasi Pelayanan Dan Transparansi Pemerintahan Desa Di Desa Manera Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone Haris Munandar; Muhammad Suyuti; Suardi Mukhlis; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aktual pelayanan administrasi dan transparansi informasi di Desa Manera, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, serta merumuskan strategi implementasi digitalisasi yang kontekstual dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aparatur desa dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik di Desa Manera masih bersifat manual, dengan keterbatasan akses informasi dan belum adanya media digital resmi. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur internet, rendahnya literasi digital perangkat desa, serta ketiadaan regulasi pendukung. Meskipun demikian, desa ini memiliki potensi awal berupa infrastruktur jaringan dan antusiasme masyarakat terhadap digitalisasi. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan infrastruktur digital, pelatihan teknis, pengembangan website dan media sosial desa, penyusunan peraturan desa, serta literasi digital masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan lokal untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Analisis Dampak Pemangkasan Anggaran Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Sinjai Al Ahkam Fabila Farnul; Muhlis Hajar Adiputra; Kiki Rasmala Sani; Fitriani Fitriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pengurangan anggaran terhadap mutu pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sinjai. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus sebagai kerangka analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta telaah dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan, diketahui bahwa pemangkasan anggaran berdampak langsung pada ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan, penghentian layanan keliling, serta terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan akibat pengurangan jaringan pelayanan. Meskipun demikian, instansi berupaya melakukan adaptasi melalui digitalisasi layanan, efisiensi operasional, dan koordinasi lintas sektor. Analisis menggunakan teori kebijakan William N. Dunn mengungkap bahwa kebijakan efisiensi anggaran tanpa strategi pendukung dapat menurunkan kualitas layanan dasar publik. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mempertimbangkan pentingnya layanan administrasi kependudukan sebagai fondasi pelayanan publik yang lebih luas.
Implementasi Kualitas Pelayanan Dan Kepercayaan Publik Terhadap Terhadap Ketaatan Wajib Pajak Di Kantor Pelayanan, Penyuluhan, Dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Di Kab. Sinjai Anisa Putri; Usnida Umar; Syamsiah Hasyim; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2277

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi dampak dari mutu layanan. serta tingkat kepercayaan masyarakat tentang kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kabupaten Sinjai. Kepatuhan dalam pembayaran pajak adalah aspek krusial untuk pendapatan negara, tetapi masih banyak yang menunjukkan rendahnya partisipasi wajib pajak dalam menggunakan layanan yang telah ada. Mutu pelayanan yang diberikan oleh KP2KP dan tingkat kepercayaan publik menjadi dua elemen penting yang dapat mempengaruhi kepatuhan pajak tersebut. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan cara studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara yang mendalam, pengamatan, dan pengumpulan dokumen, dengan informan yang terdiri dari wajib pajak, pegawai KP2KP, serta tokoh masyarakat. Proses analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang keabsahannya diuji melalui triangulasi sumber dan metode.
Analisis Penerapan Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) Pada Pemilu 2024 Di Kabupaten Sinjai: Capaian Dan Tantangan Nur Paisah; Sukarno Hatta; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) pada Pemilu 2024 di Kabupaten Sinjai, dengan fokus pada capaian dan tantangan implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota dan staf teknis Bawaslu Kabupaten Sinjai yang terlibat langsung dalam penggunaan Siwaslu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siwaslu telah meningkatkan efisiensi pelaporan, konsolidasi data, dan deteksi pelanggaran, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Namun, implementasi Siwaslu menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur jaringan, dan kurangnya literasi digital pengawas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Siwaslu sangat tergantung pada kesiapan infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia. Disarankan agar Bawaslu meningkatkan infrastruktur jaringan, memberikan pelatihan yang lebih baik, menyediakan perangkat yang memadai, dan memberikan dukungan teknis yang berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi Siwaslu dalam pengawasan pemilu di masa depan.