Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Lampuhyang

Peningkatan Literasi Digital Dan Karakter Peserta Didik Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Ni Nyoman Lisna Handayani
Lampuhyang Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v14i2.354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan literasi digital dan karakter peserta didik antara yang mengikuti kurikulum merdeka dengan peserta didik yang mengikuti kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 1V Kecawatan Sawan. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data literasi digital dan karakter peserta didik diukur dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan Manova. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan literasi digital antara siswa yang dibelajarkan melalui kurikulum merdeka dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan kurikulum 2013 pada siswa kelas IV Kecamatan Sawan, pada hasil uji anava A diperoleh nilai F = 31,708 P<0,05 ini berarti nilai signifikansi F hitung lebih kecil dibandingkan dengan F tabel 0,05; 2) Terdapat perbedaan karakter antara peserta didik yang dibelajarkan melalui dengan peserta didik yang mengikuti kurikulum 2013 pada siswa kelas IV Kecamatan Sawan, pada hasil uji anava A diperoleh nilai F = 7,071 P<0,05 ini berarti nilai signifikansi F hitung lebih kecil dibandingkan dengan F tabel 0,05; 3) Terdapat perbedaan literasi digital dan karakter peserta didik secara simultan antara antara peserta didik yang dibelajarkan melalui dengan peserta didik yang mengikuti kurikulum 2013 pada siswa kelas IV Kecamatan Sawan, pada hasil uji manova diperoleh nilai F = 15,516 P<0,05 ini berarti nilai signifikansi F hitung lebih kecil dibandingkan dengan F tabel 0,05.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Penggerak Di Sdn 4 Tukadsumaga Handayani, Ni Nyoman Lisna
Lampuhyang Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.371

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan kurikulum merdeka di sekolah penggerak SDN 4 Tukadsumaga. Teknik wawancara dan observasi digunakan untuk menggambarkan peran kepala sekolah dan guru dalam mensukseskan kurikulum merdeka, mengulas efisiensi penerapannya, serta mengidentifikasi problematika atau kendala. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sebetulnya Implementasi Kurikulum Merdeka lebih mudah diterapkan di SDN 4 Tukadsumaga karena kurikulum baru ini mengusung Konsep Merdeka Belajar yang memungkinkan guru tidak terlalu direpotkan dengan pekerjaan administratif. Kemudian dari segi pelaksanaan intra kurikuler, hampir semua anak mampu memenuhi standar, dan pelaksanaan kurikulum merdeka ini lebih sederhana daripada kurikulum 2013.
Peningkatan Motivasi Berprestasi Dan Prestasi Belajar Ipas Melalui Pembelajaran Kontekstual Handayani, Ni Nyoman Lisna
Lampuhyang Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i2.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan motivasi berprestasi dan prestasi belajar IPAS antara yang mengikuti pembelajaran kontekstual dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 1V SDN 1 Banyuning. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data motivasi berprestasi peserta didik diukur dengan menggunakan kuesioner motivasi berprestasi. Data prestasi belajar IPAS peserta didik diukur dengan menggunakan tes prestasi belajar. Data yang terkumpul dianalisis dengan Manova. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, motivasi siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 6,804; p<0,05). Kedua, prestasi belajar IPAS siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 15,034; p<0,05). Ketiga, secara simultan motivasi dan prestasi belajar IPAS antara siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional